NovelToon NovelToon
Kehidupan Ke 2 Legenda Raja Pembunuh

Kehidupan Ke 2 Legenda Raja Pembunuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:871
Nilai: 5
Nama Author: Iqbal Pertha

black hole yang menjadi legenda pembunuhan di masanya kini sedang berbaring lemah menahan rasa sakit karena penyakit yang menggerogoti tubuhnya.

" dalam hidup ini aku sudah banyak melakukan dosa, dan sudah tidak terhitung berapa nyawa yang aku hilangkan."

" jika sakit ini menjadi menjadi penebus atas dosaku, maka aku bersumpah di kehidupan keduaku aku akan menjadi seorang yang lebih baik dan tidak akan menghilangkan nya orang lagi kecuali itu terpaksa. "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iqbal Pertha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

mall terbesar kita S

" kak Wira kau benar benar misterius kau sungguh membuatku sangat mengagumi mu, kak tolong angkat aku jadi adikmu. " ucap firman.

" kamu dari dulu adalah dik ku sampai kapanpun tidak akan berubah." jawab Wira.

" hahahaha terimakasih kak terima kasih kak." senang firman.

" alpha buka akses ruang penyimpanan." ucap Wira.

" baik tuan rumah. Ruang penyimpanan sudah bisa di akses silahkan tuan rumah memulai prosedur." ujar alpha.

Wira yang berdiri di depan pintu besi segera mulai memasukkan beberapa kode akses dan tak lama pemberitahuan terdengar.

"Pintu ruang penyimpanan terbuka...."

Wira membuka pintu itu dan pemandangan di dalamnya sangat menyilaukan mata, didalam uang begitu banyak tertata dengan rapi, ada juga mas batang dari segala ukuran membentuk sebuah Piramida bermacam variasi tingginya. Di dalam lemari kaca tertata rapi jam jam tangan mahal edisi terbatas, logam mulia, berlian dan mutiara serta beberapa jenis batu seperti giok dan lainnya.

Firman hanya bisa menelan ludah melihat semua ini, sebenarnya seberapa kaya Wira, dan wajar jika dia bosan menjadi orang kaya hingga memutuskan untuk menjadi orang biasa saja.

" kak mengapa uang ini menumpuk di sini tidak di simpan di Bank saja. " ujar firman.

" itu hanya karena aku malas jadi taruh saja di rumah, jika kamu mau kamu bisa mengambilnya sebanyak yang kamu mau." ucap Wira.

" haha kakak sedang mengujiku ya, tidak aku tidak akan mengambil apapun di sini, persaudaraan kita lebih penting dari semua ini." ucap firman, dia juga tidak munafik dia mau jika di kasih tapi dia harus tau diri dan menahan diri agar tidak di kuasai nafsu sesaat.

" aku tidak menguji mu kamu bisa mengambil apapun yang kamu mau jika ingin." ujar Wira.

" tidak kak untuk saat ini aku masih tidak butuh tapi jika satu saat aku ingin aku akan bilang pada kakak." ucap firman.

" baik lah katakan apapun jangan sungkan nanti...." ucap Wira.

Wira mengambil kartu bang negara I dan mengambil koper, kemudian memasukkan uang kedalamnya. Firman hanya melihat semua yang di lakukan oleh Wira otaknya masih tidak dapat bekerja dengan baik dia hanya bisa kagum dan terpana pada Wira.

" sudah selesai, kamu benar benar tidak mau apapun." tanya Wira kembali pada firman.

" hehe kak boleh kah aku memiliki satu jam tangan milik mu." ucap firman.

" boleh saja.... alpha buka kunci lemari kaca." " ucap Wira.

" baik tuan rumah...." jawab alpha.

Pintu lemari pun terbuka dan firman mulai memilih jam tangan yang menjadi incarannya.

" Kakak boleh aku memiliki yang ini." ucap firman.

" um.... Ambillah...." ucap Wira.

setelah selesai di ruang penyimpanan mereka pun keluar. Dan Kembali ruang penyimpanan itu tertutup dan terkunci.

" Firman sekarang kita istirahat besok kita baru kembali ke kota M, kamu bisa ambil kamar mana pun yang kamu suka." ujar Wira kemudian meninggalkan firman dan memasuki sebuah kamar.

" um... Baik kak...." jawab firman

...****************...

" kak apa kah semua mobil ini milikmu" ucap firman melihat jejeran mobil dari mobil pribadi hingga mobil sport semua ada.

" ya....." jawab Wira.

" firman kamu ambil lah satu aku lihat mobil mu sadah usang dan perlu istirahat, tidak perlu di jual letakkan saja di sini ketika kamu rindu kamu bisa memakainya lagi." ucap Wira.

" kak kau kakak terbaik dalam hidupku kali ini aku tidak akan sungkan aku harap kakak tidak menyesal memberikan mobil padaku." ucap firman

" ambil lah." jawab Wira.

Firman mulai mendatangi satu persatu mobil itu melihatnya dengan pandangan terpesona hingga beberapa waktu akhirnya menjatuhkan pada satu mobil pribadi mewah, dengan warna hitam dan hanya ada 3 di dunia pada masanya.

" kak aku mau yang ini." ucap firman.

" ya ....." jawab Wira.

Wira dan firman pun segera meninggalkan rumah itu dan langsung kembali ke kota M Wira khawatir jika terlalu lama pergi akan terjadi sesuatu pada istri dan anaknya.

" kak mobil baru dan mahal memang beda rasanya ya......" ujar firman yang sangat senang.

" bicara baru, sepertinya kakak iparmu sudah lama tidak memiliki ponsel, ayo dapatkan satu untuknya." ucap Wira.

" baik di kota S ini merupakan pusat teknologi jadi urusan ponsel memang tepat untuk mendapatkannya di sini karena kita bisa memilih berbagai jenis merek ponsel terbaik dan terbaru." ucap firman, yang memiliki pengetahuan luas .

" berhenti di mall Xsx itu saja." ujar Wira.

" hahaha kakak memang tau surga nya orang orang kaya menghabiskan uang." ucap firman.

Wira hanya tersenyum manis sebagai jawaban nostalgia di kota M dalam kehidupan kali ini sedikit lebih berwarna.

Wira asik menikmati sekitar nya layaknya manusia biasa.

tak butuh waktu lama mereka pun sudah memasuki area dalam mall, yang terdiri dari 5 lantai, Wira tidak asing dengan mall ini walau sudah banyak berubah sejak dirinya mengasingkan diri dari dunia lalu meninggal dan hidup lagi di kehidupan kedua setelah berlalu satu tahun dalam kehidupan sebelumnya.

Mereka pun mendatangi toko terbesar toko yang menjual berbagai ponsel dengan merek ternama dan model terbaru dengan kualitas terbaik dan bahkan di setiap mereknya mungkin hanya lima atau bahkan satu saja dalam sekali keluar.

" selamat datang di toko kami ada yang bisa kami bantu." ucap seorang pelayan wanita.

" berikan satu ponsel model terbaru, dengan spesifikasi terbaik." ucap Wira.

" baik, tapi sebelumnya mohon maaf untuk memenuhi permintaan tuan toko kami memiliki aturan untuk memeriksa keuangan pelanggan Deni kelancaran dalam transaksi." ucap pelayan itu sangat ramah dan sopan.

Wira yang sudah tau aturan itu sudah akan mengeluarkan kartu bank miliknya hingga satu suara datang menghentikannya.

" bukankah ini Wira, si sampah dari kota M..." suara wanita penuh dengan sarkas dan terkesan merendahkan.

Wira dan firman menoleh untuk melihat siapa orang yang datang.

saat melihat siapa yang datang Wira mulai mengecilkan sudut pandangnya, barulah Wira tau siapa orang itu.

" kamu apa yang di lakukan tempat seperti ini, aku beritahu tempat ini bukan untuk sembarangan orang apa lagi orang seperti kamu yang merupakan seorang pecundang." ucap wanita itu. Tapi Wira hanya diam dan melihat mual wanita di depannya.

" apa yang aku lakukan bukan urusanmu." ucap Wira.

" miskin aja, masih berlagak orang kaya, sadar diri dong." ujar wanita itu.

" kamu merasa kamu kaya raya." ucap Wira.

" tentu saja, kamu lihat tasku ini, jika aku jual aku bahkan bisa membeli gudang baju yang kamu pakai." ucap wanita itu.

" dasar badut, aku tidak tau berapa kilo bedak yang kamu pakai di wajahmu, dan berapa lipstik yang kamu poles di bibirmu.dan parfum ini apa di rumahmu kekurangan air hingga kamu mandi parfum." ucap Wira tajam dan menusuk, kemudian semua orang mulai melihat kearah wanita itu dan mulai berbisik bahkan beberapa wanita mulai tersenyum mengejek.

wanita itu mulai terganggu karena tatapan banyak mata dia yang tadinya percaya diri mulai sedikit kikuk dan panik.

" kalian kampungan ya, tidak bisa melihat wanita cantik....." ucap wanita itu dalam kepanikan.

firman yang melihat kejadian itu menahan tawa tidak tau jika mulut firman begitu berbisa, dan bisa memberikan ULTI mematikan dalam sekali serang.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!