NovelToon NovelToon
Takdir Kaisar Bintang

Takdir Kaisar Bintang

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Di Benua Langit Azure, kekuatan bela diri dan kedalaman Qi menentukan segalanya. Ye Chen, seorang jenius dari keluarga cabang klan Ye, dikhianati dan "Akar Roh" miliknya dicuri oleh saudara sepupunya sendiri demi ambisi klan utama. Menjadi cacat dan dibuang ke pinggiran desa, nasibnya berubah ketika sebuah meteorit hitam jatuh di dekatnya. Meteorit tersebut menyimpan warisan dari "Kaisar Kekosongan" dari era kuno, memberikannya seni kultivasi terlarang yang tidak membutuhkan Akar Roh, melainkan menyerap energi bintang. Ye Chen kini harus merangkak dari bawah, bersembunyi dari musuh-musuh kuat, dan menapaki jalan kultivasi untuk membalas dendam serta mencari kebenaran di balik hancurnya para Dewa Kuno

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35: Panggung Teratai Merah dan Hancurnya Sang Jenius Puncak

​Alun-Alun Teratai Merah adalah kebanggaan Ibukota Benua Tengah. Luasnya setara dengan sepuluh lapangan sepak bola, dilapisi oleh ubin pualam putih yang tahan terhadap api ribuan derajat.

​Pagi itu, puluhan ribu penonton telah memadati tribun yang melingkari alun-alun. Di bagian tengah, ribuan tungku perunggu telah disiapkan untuk babak kualifikasi umum. Asap dupa spiritual mengepul ke udara, menciptakan suasana yang sakral sekaligus menegangkan.

​Berkat Lencana VIP emas yang didapatnya kemarin, Su Yue dan Lin Chen tidak perlu berdesak-desakan di bawah. Mereka diarahkan oleh panitia menuju Teras Langit—sebuah balkon melayang yang terbuat dari giok hijau, khusus disediakan untuk para tamu kehormatan dan alkemis unggulan yang langsung masuk ke babak utama.

​Su Yue duduk di kursi gioknya sambil menatap ribuan alkemis muda di bawah yang sedang sibuk memanaskan tungku mereka.

​"Tekanan kompetisi di sini sangat gila, Lin Chen," bisik Su Yue. "Bahkan untuk babak kualifikasi saja, mereka diwajibkan meracik Pil Pengembun Jiwa tingkat tiga dalam waktu kurang dari satu jam. Di Sekte Pedang Awan, itu adalah ujian kelulusan untuk Tetua!"

​Lin Chen yang berdiri dengan tenang di belakang kursi Su Yue, layaknya pengawal pribadi yang setia, hanya tersenyum tipis.

​"Kualitas kayu bakar di kota ini memang sedikit lebih baik dari di desa, Kakak Senior. Tapi di hadapan api sejatimu, mereka semua hanyalah ranting basah," jawab Lin Chen santai.

​Pujian itu membuat wajah Su Yue sedikit merona, tapi ia dengan cepat fokus kembali ke arena.

​Tiba-tiba, suara sorakan riuh meledak dari arah pintu masuk utama alun-alun. Ribuan penonton berdiri dari kursi mereka, dan para alkemis yang sedang bersiap di bawah serempak menundukkan kepala dengan hormat.

​Dari udara, melayang turun sebuah kereta teratai emas yang memancarkan aura luar biasa menindas.

​Dari dalam kereta itu, melangkah keluar seorang pemuda tampan berjubah putih dengan sulaman sembilan bintang emas di dadanya. Pemuda itu berjalan di atas udara seolah menapaki anak tangga. Auranya memancarkan gelombang panas yang membuat ruang di sekitarnya sedikit terdistorsi.

​"Itu Tuan Muda Yun Xiao! Murid Inti Pertama dari Kuil Alkemis Suci!"

"Ya Langit! Dia baru berusia dua puluh lima tahun tapi sudah menjadi Alkemis Tingkat Empat Puncak, dan kultivasinya berada di Setengah Langkah Jiwa Baru Lahir!"

"Dengar-dengar dia memiliki Api Gagak Emas Surgawi, api legendaris peringkat ketujuh di Benua Langit Azure!"

​Bisik-bisik kekaguman bergema di seluruh alun-alun.

​Namun, yang menarik perhatian Lin Chen bukanlah si jenius angkuh bernama Yun Xiao itu. Melainkan gadis berpakaian sutra merah yang berjalan di belakangnya, wajahnya tertutup cadar sutra yang tebal.

​Itu adalah Liu Ruyan, Nona Muda arogan yang kemarin ditampar oleh Lin Chen!

​Ternyata Keluarga Liu memiliki hubungan erat dengan Yun Xiao. Sambil berjalan, Liu Ruyan menunjuk ke arah Teras Langit dengan tangannya yang bergetar penuh amarah, membisikkan sesuatu ke telinga Yun Xiao.

​Yun Xiao menghentikan langkahnya di udara. Ia mengangkat kepalanya, menatap tajam langsung ke arah balkon VIP tempat Su Yue dan Lin Chen berada.

​"Jadi, itu gadis udik yang mencuri Lencana VIP tanpa melewati ujian resmi?" suara Yun Xiao tidak keras, namun secara ajaib menggema di telinga semua orang berkat bantuan Qi-nya.

​Seluruh alun-alun seketika terdiam. Semua mata kini tertuju pada Teras Langit. Su Yue sedikit terkesiap menjadi pusat perhatian, namun ia tetap duduk tegak mempertahankan wibawanya.

​"Kakak Yun, pelayan di belakangnya itu menggunakan sihir iblis untuk melukaiku kemarin!" isak Liu Ruyan dari balik cadarnya, sengaja memprovokasi. "Mereka tidak pantas duduk di Teras Langit yang suci!"

​Yun Xiao mendengus dingin. Matanya memancarkan keangkuhan absolut. Sebagai Murid Inti Pertama, ia merasa bertanggung jawab untuk membersihkan 'sampah' yang mengotori turnamen bergengsi ini.

​"Seorang gadis antah-berantah dan pelayan fana berani duduk sejajar denganku? Sungguh lelucon," cibir Yun Xiao.

​Ia tiba-tiba mengangkat tangan kanannya. WUSSS!

​Api berwarna emas kemerahan yang memancarkan raungan samar seekor burung gagak meledak dari telapak tangannya. Panas yang luar biasa langsung membuat ubin di bawahnya meleleh. Itu adalah Api Gagak Emas Surgawi!

​"Biarkan aku menguji, apakah kau pantas memegang Lencana VIP itu, Nona Udik!" teriak Yun Xiao.

​Ia mengibaskan tangannya ke atas. Api emas itu berubah menjadi pilar api raksasa yang melesat melengkung ke udara, lurus membidik Teras Langit tempat Su Yue duduk. Panasnya cukup untuk melelehkan baja spiritual dalam hitungan detik. Serangan ini berkedok "ujian", namun niat aslinya adalah membakar Su Yue hingga cacat!

​Panitia dan para penonton menjerit tertahan. Tidak ada yang berani menghentikan Yun Xiao.

​Su Yue membelalakkan matanya. Tekanan dari kultivator Setengah Langkah Jiwa Baru Lahir membuat tubuhnya kaku tak bisa menghindar. Namun, sebagai seorang alkemis, instingnya merespons ancaman elemen. Ia memaksakan Dantiannya berputar, memanggil Api Bulan Biru-nya untuk bertahan.

​Tepat pada saat itu, sebuah tangan besar yang hangat menempel pelan di pundak Su Yue dari belakang.

​Itu adalah Lin Chen.

​"Jangan takut, Kakak Senior. Tunjukkan pada burung pipit itu betapa terangnya bulanmu," bisik Lin Chen lembut.

​Tanpa ada yang menyadari, seutas energi murni dari Teratai Api Inti Bumi yang telah dimurnikan di dalam Dantian Lin Chen mengalir masuk menembus bahu Su Yue, bercampur sempurna dengan Api Bulan Biru-nya.

​BUM!

​Api Bulan Biru milik Su Yue meledak keluar dari telapak tangannya. Namun kali ini, warnanya bukan lagi biru pucat, melainkan biru safir yang memancarkan cahaya putih perak di intinya. Hawa dingin dan panas bersatu dalam anomali yang luar biasa, mengubah suhu udara di seluruh alun-alun menjadi ekstrem!

​Kedua api itu bertabrakan hebat di udara, tepat di bawah balkon VIP.

​CRAAAASSHHH!

​Apa yang diharapkan semua orang—bahwa api Su Yue akan ditelan mentah-mentah—tidak terjadi. Sebaliknya, pemandangan yang membuat akal sehat hancur terpampang di depan mata mereka.

​Api Bulan Biru milik Su Yue... langsung membekukan dan menelan Api Gagak Emas milik Yun Xiao layaknya lautan yang memadamkan sebatang korek api!

​"T-TIDAK MUNGKIN!" Yun Xiao memuntahkan seteguk darah segar. Apinya terhubung dengan jiwanya. Saat apinya dihancurkan dengan brutal, Dantiannya mengalami serangan balik yang luar biasa. Pemuda angkuh itu terhuyung mundur di udara, wajahnya sepucat kertas.

​Liu Ruyan di bawah menjerit ngeri.

​Seluruh alun-alun sunyi senyap seolah waktu berhenti berdetak. Api peringkat ketujuh yang legendaris dikalahkan dalam satu detik oleh gadis tak dikenal?!

​Di atas balkon, Su Yue sendiri ternganga menatap kedua tangannya yang masih memancarkan aura safir. A-Api apa ini? Kenapa apiku menjadi ratusan kali lipat lebih kuat?! batinnya syok, sebelum menyadari tangan Lin Chen yang masih bertengger santai di pundaknya.

​Yun Xiao yang dipermalukan di depan puluhan ribu orang, kewarasannya langsung putus. Matanya memerah sempurna. Kesombongannya sebagai jenius nomor satu menolak kenyataan ini.

​"JALANG CURANG! KAU PASTI MENGGUNAKAN ARTEFAK TERLARANG!" raung Yun Xiao seperti orang gila. "AKU AKAN MEMBUNUHMU!"

​Menyingkirkan etika alkemisnya, Yun Xiao mencabut pedang spiritual dari cincinnya. Ia meledakkan seluruh Qi Setengah Langkah Jiwa Baru Lahir miliknya, berniat melesat ke atas balkon untuk memenggal kepala Su Yue secara langsung.

​Namun, sebelum kakinya sempat melompat...

​Udara di depan hidung Yun Xiao tiba-tiba beriak seperti air. Sosok pemuda berpakaian pelayan yang tadi berdiri di belakang Su Yue, entah bagaimana, telah muncul tepat di depannya dalam posisi melayang di udara kosong!

​Tidak ada fluktuasi Qi. Tidak ada mantra yang dirapalkan. Tubuh Ruang Hampa membawa Lin Chen melewati jarak ruang seketika.

​Yun Xiao membeku, bola matanya hampir menyentuh ujung hidung Lin Chen. Teror instingtual seketika melumpuhkan anggota tubuhnya.

​Lin Chen menatap jenius nomor satu itu dengan mata sekelam angkasa luar.

​"Turnamen belum dimulai, tapi kau sudah sangat berisik," gumam Lin Chen pelan, suaranya hanya bisa didengar oleh Yun Xiao.

​Lin Chen perlahan mengangkat jari telunjuk kanannya, lalu menyentil dahi Yun Xiao dengan gerakan yang terlihat sangat pelan dan main-main.

​Takk.

​Sebuah sentilan jari yang sederhana.

​Namun, di detik berikutnya...

​BOMMMMM!!!

​Tubuh Yun Xiao melesat jatuh ke bawah seperti komet yang kehilangan kendali! Kecepatannya begitu mengerikan hingga udara di sekitarnya pecah menciptakan dentuman sonik.

​KRAAAAAK! BLLAAARRR!

​Pemuda angkuh itu menghantam keras lantai pualam putih alun-alun, menciptakan kawah sedalam tiga meter dan lebar sepuluh meter! Debu dan pecahan batu beterbangan ke segala arah. Pedang spiritualnya hancur berkeping-keping di tangannya, dan seluruh tulangnya berderit patah.

​Yun Xiao pingsan seketika di dasar kawah, tidak bisa bergerak sedikit pun.

​Liu Ruyan yang berdiri di dekatnya terkena gelombang kejut dan terlempar puluhan meter hingga menabrak tembok tribun, kembali memuntahkan darah dan ikut pingsan menyusul pujaan hatinya.

​Angin berhembus menyapu debu di Alun-Alun Teratai Merah. Puluhan ribu mulut menganga, ribuan pasang mata melotot menatap kawah raksasa di tengah arena.

​Murid Inti Pertama Kuil Suci... harapan masa depan Ibukota... dikalahkan dengan satu sentilan jari?! Dan yang melakukannya adalah seorang pelayan fana tanpa Qi?!

​Lin Chen melayang turun secara perlahan dari udara, mendarat dengan mulus di tepi kawah. Ia merapikan ujung jubah pelayannya yang sedikit berdebu, lalu menatap kerumunan panitia dan tetua Kuil Suci yang wajahnya sudah pasi karena syok.

​Lin Chen tersenyum ramah, senyum yang sama persis seperti yang selalu ia berikan pada majikannya.

​"Maafkan kecerobohanku," kata Lin Chen dengan nada sopan dan santai, memecah keheningan yang mencekik. "Tuan Muda ini tadi sepertinya lupa cara mendarat, jadi aku hanya sedikit membantunya. Nah, bisakah kita mulai babak kualifikasi turnamen ini sekarang?"

1
nanonano
kapan gelutnya nih
Arinto Ario Triharyanto
joss gandozzz 💪
Gege
mantabb...💪👍
Gege
hancurkan lawan, sita harta rampasan, pergi...💪🤣
Gege
biar nambah kosakatanya "dan tak lupa cincin ruang penyimpanan segera diamankan" lumayan buat genapin 10k kata Thor...🤣
Arinto Ario Triharyanto
mantaappp... ga usah malu-malu, yg pamer sok kuat sok keras, tenggelam kan saja, ga pake lama 😎
Arinto Ario Triharyanto
Yoi joss gandozzz💪
Arinto Ario Triharyanto
joosss Thor 💪👍
Arinto Ario Triharyanto
bagus 👍👍👍
Arinto Ario Triharyanto
lanjut ya Thor, jangan berhenti di tengah jalan 😎
Arinto Ario Triharyanto
bagus bagus, sekalian biji nya di cabut 🤭
Arinto Ario Triharyanto
cabut aje, ambil lagi
Arinto Ario Triharyanto
bantai... kagak usah basa-basi
Gege
mantap Thor... gass teroos 10k kata tiap update
Nanik S
Keren sekali Tor👍👍👍
Nanik S
Bijih Api Surgawi
Nanik S
Akhirnya naik menjadi penunggu Api
Nanik S
Lin Chen.... menarik sekali dengan kekuatan Fisiknya
Nanik S
Shiiiiiip
Nanik S
Masuk Sekte pedang awan walau sebagai murid Luar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!