NovelToon NovelToon
Love Scandal 2

Love Scandal 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Tentara
Popularitas:16.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Seorang gadis polos kehilangan harta warisannya akibat kelicikan saudara tiri, ia dipaksa menikah dengan seorang pria dari keluarga perwira tinggi, namun pria tersebut pergi di hari pernikahan hingga akhirnya adik pria tersebut yang notabene seorang duda harus menyelamatkan nama besar keluarga dengan menyembunyikan identitas aslinya. Ayah gadis itu pun seorang tentara tapi seolah tak pernah menyayanginya.

Saat tau kabar kabur tentang identitas pria tersebut. Ibu tiri gadis itu menyesal dan iri setengah mati.

Kesakitan yang di alami gadis itu membuatnya trauma hingga sangat waspada dan sulit percaya. Kini pria tersebut harus berjuang sekuat tenaga untuk menembus tembok pertahanan hati istrinya yang selalu berpura-pura di balik tingkah randomnya, padahal ia tidak tau.. siapa pria yang bersamanya saat ini.

SKIP bagi yang tidak tahan dengan KONFLIK.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31. Rasa aneh.

Hingga siang ini, para anggota melaksanakan persiapan kegiatan kenaikan pangkat esok hari.

"Jill bagaimana, Bang?" Tanya Bang Rakit, ia memang mencemaskan keadaan Jill belakangan ini.

Bang Reigar menoleh mendengar sapaan adiknya. "Nggak ada masalah, dia baik-baik saja. Hari ini juga gabung dengan kepengurusan dan membaur dengan istri anggota lain."

"Memangnya rangkaian pengajuan nikah Abang sudah selesai?"

"Sedikit lagi, tinggal cek kesehatan dan menghadap Danyon saja." Kata Bang Reigar.

Bang Rakit mengangguk. Ia tau betul Jilly adalah istri Abangnya tapi ia juga sulit menepis bahwa di dasar hatinya terbersit perasaan yang sulit di jelaskan.

Bang Reigar tersenyum tipis, lalu menepuk bahu adiknya pelan. "Sebentar lagi semuanya beres, dokumen resmi sudah selesai sepenuhnya. Abang bisa tenang."

Adik Letnan Reigar itu kembali mengangguk, ia berusaha menyembunyikan segala rasa dalam hatinya di balik senyum santun dan penghormatan pada Abangnya. Rasanya sungguh berat menahan rasa yang tak seharusnya ada, terutama saat melihat kebahagiaan yang terpancar jelas dari wajah kakak kandungnya saat memberi perhatian penuh pada wanitanya.

"Syukurlah kalau begitu, Bang." Senyum tampan itu kembali terurai tipis, ia berusaha menganggapi sewajarnya sebagai seorang adik. "Semoga besok acara kenaikan pangkat berjalan lancar tanpa halangan apapun. Segala administrasi pengajuan nikah juga cepat segera beres."

"Aamiin.. Kau pun jangan terlalu santai, jodoh memang ada di tangan Tuhan, tapi kau juga harus berusaha menjemput jodohmu itu." Kata Bang Reigar menepuk bahu adiknya sekali lagi lalu berjalan menuju kelompok petugas lain. Setiap ucapannya itu seolah menegaskan bahwa ia harus segera mencari pengganti Jilly dengan cara yang halus.

Langkah Bang Reigar sudah semakin jauh. Pandangan Bang Rakit ikut mengarah pada sekumpulan istri anggota yang sedang sibuk menyiapkan perlengkapan kegiatan esok. Di sana juga ada Jilly, istri Abangnya itu berbicara santai sambil tersenyum, wajahnya cerah tanpa beban. Hati Bang Rakit terasa nyeri, namun ia tau batasan sebagai seorang ipar. Jilly adalah istri abangnya, dan rasa itu harus ia kubur sangat dalam sedalam-dalamnya agar tidak merusak ikatan persaudaraan di antara dirinya Abang kandungnya.

...

"Kambingnya sudah di beri rumput, Gar?" Tanya Bang Reigar pada Prada Garo.

"Siap.. sudah, Dan." Jawab ajudan Bang Reigar.

"Lumayan juga ya, dua hari kedepan kita full kegiatan Jangan lupa kalian minum vitamin. Ada stock atau tidak di barak kalian?" Ujar Bang Reigar yang kini merasakan sedikit lelah.

"Siap.. Sudah ada, Dan." Jawab Prada Danu.

Tiba-tiba saja Bang Reigar sedikit terhuyung merasakan pandangan matanya berkunang-kunang. Ia meremas perutnya yang terasa sesak dan mual hingga harus melonggarkan ikat pinggangnya.

"Dan.. Komandan tidak enak badan??" Tanya Prada Garo.

"Aman, saya baik-baik saja. Kalian bisa lanjut kegiatan lain..!!" Jawab Bang Reigar.

Kedua ajudan pun undur diri tapi, beberapa langkah mereka pergi, Bang Reigar berjongkok dan muntah di tepi aliran sungai.

"Daaann.."

Bang Reigar mengibaskan tangannya, wajahnya pun nampak kesal. Ia menolak perhatian kedua ajudannya tersebut. Mau tidak mau, ajudan segera meninggalkan tempat.

'Rasanya belakangan ini aku selalu mual. Masuk angin tapi kok rasanya begini amat.'

"Hhhkkk.." Bang Reigar terus saja muntah, suaranya terdengar begitu menyiksa hingga beberapa saat lamanya, ia membaringkan tubuh lelahnya di tepi sungai sambil menatap langit berawan bertudung pohon asem yang rindang. "Enak bener rasanya nyemilin asem. Tapi........."

Bang Reigar bangkit perlahan, membersihkan sisa air di bibirnya dengan air sungai yang mengalir jernih. "Aku ini kenapa?? Nggak seperti biasanya aku lemas. Kenapa mendadak tidak kuat begini." gumamnya pelan.

Mungkin karena terlalu lelah memikirkan persiapan kenaikan pangkat, urusan administrasi pernikahan dan masalah keluarga yang belum selesai sepenuhnya, membuatnya mendadak masuk angin berat.

:

Bang Reigar mengikuti kegiatan lapangan, hanya saja kali ini dirinya sungguh tidak bisa berkonsentrasi, mulutnya seakan menginginkan makanan berasa asam. Rasa tidak nyaman itu belum sepenuhnya hilang. Ia tetap memaksakan diri berdiri tegak dan memeriksa setiap detail persiapan, meski sesekali matanya terpejam sebentar sembari menengadah menahan pusing dan rasa ingin muntah yang datang lagi. Pikirannya terus melayang.

"Apa aku salah makan?" Gumamnya sambil terus memegangi perutnya.

"Dan, ijin.. Saya lihat dari tadi komandan kurang sehat. Apa tidak sebaiknya komandan istirahat dulu?" Kata Prada Danu.

"Carikan saya asam, mangga muda lebih baik." Perintah Bang Reigar.

"Mang_ga muda, Dan?" Prada Garo terkejut sambil melirik lettingnya, Danu. Lalu kembali menatap Bang Reigar. "Kalau komandan sampai muntah, ada indikasi asam lambung. Apa tidak masalah?"

"Kau cari saja, saya benar-benar pengen makan yang rasanya asam." Jawab Bang Reigar.

.

.

.

.

1
dyah EkaPratiwi
ngidam ya bang reigar
Maysuri
ngambek aj jill...
Tanti
ayo Jill...rayu terusss sampe emosi bang reigar turun🤭
lanjut mba Nara
Ana
soalnya si reina ini HAMA betul dy🤣🤣🤣
Tanti
mba Nara .. bikin diriq penasaran😭
Ana
Lanjt thor....
semoga reina anak org lain....Amin🙏
Maysuri
penasaran thor.....lanjut
Maysuri
spotnya bagus nih....semangat mbak nara..💪💪
Tanti
suka deh....mba Nara pst suka bikin teka teki...👍👍👍makin tambah penasaran
dyah EkaPratiwi
apa benar anak papa rinto
Tanti
Reina...reina...tobato yoooo
Bang Huda sabar yaaa...
Tanti
weesss no coment bang🤭🤭
Maysuri
bang huda..... 💪💪💪
Maysuri
hhhhhhhhhh
dyah EkaPratiwi
nggak bener ini reina udahlah bang Huda di kasih lampu hijau tu
Ana
Mantap kali Maju bang Huda semoga dapat perempuab yg baik😄

bang rakit semoga kau juga dapa wanita yg sholeha..amin🙏

dosa klo cinta sm istri abang sendiri🙏
Maysuri
🤣🤣
Tanti
sabar Bang....harap dimaklumi🤭🤭
dyah EkaPratiwi
salah mu sendiri bang reigar, ngerjain istri
Tanti
Dirimu Jiiilll TV segede gaban dipsg dikamar....g bs bayangin itu kamarnya segede apa itu mba Nara???blm prnh bertamu di asrama, mskpn rmhq deket asrama🤭🤭😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!