NovelToon NovelToon
Princess Anna

Princess Anna

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Anak Yatim Piatu / Spiritual / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:723
Nilai: 5
Nama Author: Diyah_ell

Namanya Anna.. Dia anak yang polos namun tangguh, berjiwa bebas dan baik hati.. ia terlahir di sebuah gubuk sederhana di dalam hutan yang jauh dari pemukiman warga, meski hidup sederhana, ia merasa hari harinya selalu dipenuhi kebahagiaan.
Hingga sampai suatu waktu, tragedi menimpa keluarga kecilnya dengan tragis.. Ternyata ayahnya adalah seorang putra mahkota, dan Anna pun tiba tiba menjadi seorang Putri.
bisakah Anna beradaptasi di kehidupan barunya??
Lika liku percintaannya dimulai..inilah kisah Princess Anna..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diyah_ell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1 hari bersama Sir Aaron Millers Smith

Siapa sangka seorang Putri Kaisar saat ini sedang makan daging tusuk sambil berjalan, sesekali Putri juga berhenti di pedagang lain untuk membeli camilan..ini adalah kali pertama Aaron melihat sosok Putri Anna yang seperti ini, putri terlihat sudah terbiasa melakukan aktivitas seperti ini, ia terlihat nyaman dan jauh lebih ceria.. Aaron merasa bernafas lega jika bisa melihatnya selalu seperti ini, rupanya Aaron mulai menyadari betapa terpesonanya dirinya kepada Putri.

Namun baginya saat ini perasaan miliknya itu hanyalah bentuk dari loyalitas kepada atasannya yang sudah seharusnya ia jaga dengan mempertaruhkan nyawa, dengan berpikir seperti itu perasaan Aaron menjadi lebih tenang.

Tiba tiba seorang anak kecil perempuan yang membawa keranjang bunga menabrak Aaron hingga bunga bunga dagangannya menjadi berserakan.

"Maafkan saya Tuan" ucap gadis kecil yang gemeter ketakutan itu.

"Tidak apa-apa.. Kenapa kau terburu buru sekali?" ucap Aaron.

"Bukan apa apa Tuan, saya memang ingin pergi kesana untuk menjual bunga yang saya petik sebelum keduluan anak anak lain"

"Kau baik baik saja?" ucap Anna lembut.

"Iya Nona.."

"Kalau begitu biar aku saja yang membeli semua bungamu apa boleh?" ucap Aaron.

"Benarkah Tuan?" seketika gadis kecil itu menjadi riang dengan mata berbinar.

"Tentu! Tolong dibungkus semuanya yaa"

"Baik Tuan, anda tampan dan baik hati ya hehe beruntungnya Nona memiliki kekasih seperti anda!" ucapnya riang.

"Eh?? Hubungan kami bukan seperti itu nak!" jawab Aaron canggung. Anna hanya tersenyum mendengar interaksi keduanya

"Sudahlah.. Tuan tidak perlu malu! saya sudah selesai membungkusnya" Anak itu menyerahkan buket bunga berwarna warni yang dibungkus dengan apa adanya itu. Aaron pun membayarnya.

"Terimakasih Tuan.. Kembaliannya.."

"Tidak usah! Belilah makanan enak bersama teman temanmu!"

"Baik Tuan Terimakasih banyak!" gadis itu lari menghampiri teman temannya.

"Yang Mulia.. Ini untuk anda" Aaron memberikan buket bunga ditangannya.

"Baiklah.. Terimakasih Sir Aaron, ternyata Anda bisa bersikap lembut juga ya kepada anak anak" Anna mengacungkan jempolnya memuji Aaron. Aaron hanya menanggapi pujian itu dengan tersipu malu.

Setelah itu Anna dan Aaron masuk ke sebuah toko aksesori yang tak ada pengunjungnya, begitu mereka membuka pintu terdengar bunyi "Criinggg.." yang lembut.

Pengelola toko menyambut mereka dengan ramah.. Meski bukan barang barang mahal tetapi bagi Anna kualitasnya cukup baik.

Setelah melihat lihat dan membeli beberapa mereka keluar dari toko.

"Sir Aaron.."

"Iya Nona"

"Pegang buket ini lalu Menunduklah sedikit.." Aaron segera menurut menundukkan kepalanya.

Saat itu Anna memasangkan sebuah kalung rantai berwarna perak di leher Aaron. "Aku membeli ini karena sepertinya terlihat cocok untuk anda, Ini balasan dari hadiah buket bunga itu..dan juga karena anda sudah menemaniku hari ini"

Aaron menyentuh kalung rantai kecil di lehernya "Ini bagus Nona.. Saya menyukainya, terimakasih"

"Benarkah? Syukurlah kalau anda suka" Anna mengambil kembali buket bunga di tangan Aaron.

"Iya.. Hari sudah semakin sore Nona, haruskah kita kembali?"

"Iya.. Ayo!"

Saat hendak berbelok tiba tiba seseorang berdiri di depan Anna membuat Aaron menjadi waspada.

"Salam Yang Mulia Putri Sylvanna" ucap seorang pria yang suaranya terdengar tak asing..membuat Anna kaget karena ada orang yang mengenalinya. Ternyata orang di hadapannya itu adalah Leonard stephanos.

"Halo Duke muda.. Saya tidak menyangka kita bertemu disini? Bagaimana kabar Nona Elisia?" jawab Anna dengan tersenyum ramah.

Leonard mengernyitkan matanya begitu melihat buket bunga alakadarnya di tangan Putri Anna.

"Adik saya masih menderita fisik dan mentalnya" ucapnya dingin.

"Ah.. Saya doakan semoga Nona Elisia segera pulih ya Duke muda"

"Sekarang panggilan saya bukan Duke muda lagi Yang Mulia Putri.. Karena kedua orang tua saya meninggal secara tragis sekarang posisi saya adalah Kepala keluarga! Jadi tolong jangan salah lagi mengucapkan gelar saya!" ucapnya dengan nada menyindir.

Seketika raut wajah Anna menjadi tak nyaman "Baiklah Tuan Duke.. Silahkan lanjutkan perjalanan anda, saya permisi dulu.."

"Tunggu Yang Mulia Putri.."

"Ada apa lagi Tuan Duke?"

"Bagaimana rasanya bersenang senang di atas penderitaan orang lain?"

"Jaga ucapan anda!!" ucap Aaron menyela.

"Kenapa? Pengawal rendahan sepertimu berani menyela ucapanku!!"

"Bicaralah yang sopan kepada Yang Mulia Putri!"

"Bagaimana ya.. Aku tidak mau menuruti ucapan pengawal rendahan!"

"Orang gila!!" Aaron hendak mengeluarkan pedangnya namun Anna menahan tangan Aaron dan menggelengkan kepalanya.

"Biarkan saja Sir Aaron.. Sepertinya Tuan Duke ini sedang butuh tempat pelampiasan.. Silahkan lanjutkan apa yang ingin anda ucapkan" ucap Anna tenang.

Tiba-tiba kepala Leonard tertunduk, wajahnya terlihat sangat kesal.

"Apa sudah cukup Tuan Duke? Kalau sudah saya pergi ya.." ucap Anna lagi.

"Kenapa anda bahkan tidak menahan saya saat saya bilang ingin mengakhiri hubungan kita, seharusnya anda memohon supaya saya merasa berat mengakhirinya seperti ini" ucapannya membuat langkah Anna terhenti.

"Semuanya sudah berlalu.. Saya hanya melakukan apa yang anda inginkan, dan menurut anda itu tetaplah kesalahan? Saya juga sempat menyalahkan diri sendiri atas semua yang terjadi kepada keluarga anda, tetapi ketika pikiranku menjadi sedikit jernih sekarang saya tidak mengerti kenapa semuanya menjadi kesalahan saya"

"Seharusnya anda bisa sedikit menghargai hubungan kita sebelumnya dengan tidak terlibat dengan laki laki lain terlebih dahulu!"

"Kau tahu Aaron adalah pengawal ku kan? Ucapan tak berdasar apa yang keluar dari mulut anda itu?" Anna mulai merasa kesal karena orang di depannya ini terus mengatakan kata-kata kasar.

"Hahhh!! Pengawal? Tidak ada pengawal yang akan memberikan buket bunga jelek seperti itu kepada orang yang dilayaninya!!"

"Semakin lama hanya ada kata-kata kasar saja yang bisa didengar! Ayo kita pergi saja Sir Aaron!"

Setelah itu Leonard tak menahan kepergian Anna, perasaannya kembali rumit saat ia melihat Anna memasangkan kalung di leher Aaron, ia cemburu melihat Anna tersenyum dan dekat dengan pria lain begitu ia lepaskan, padahal dirinya merasa sangat menderita sedangkan Putri Anna terlihat baik baik saja.. Ia merasa kecewa, Leonard berharap Anna seharusnya menunjukkan sedikit rasa penyesalan, tetapi sejak melihatnya masuk ke dalam toko aksesori dia tersenyum dan terlihat bahagia bersama laki laki lain.

Anna dan Aaron akhirnya sampai dengan selamat di istana Putri.. Daisy menyambut kedatangan mereka "Selamat datang Yang Mulia yang suka pergi tanpa berpamitan hiksss" ucap Daisy.

"Maaf ya Daisy hehe"

"Tidak apa-apa karena anda pergi bersama Sir Aaron saya tidak khawatir lagi!"

"Iya Daisy.. Lain kali aku akan bilang padamu dulu"

"Iya Yang Mulia.."

"Daisy tolong taruh bunga ini di vas bunga yang berisi air ya"

"Baik!"

"Kembalilah dan beristirahat Sir Aaron.. anda pasti lelah! Oiyaa.. 7 hari lagi waktunya acara perburuan tahunan kan Sir?"

"Iya benar Yang Mulia.."

"Tahun ini aku harus ikut!"

"Tapi Yang Mulia.. Trauma anda?"

"Kita bicarakan besok lagi ya Sir, aku mau mandi lalu tidur, pergilah.."

"Baik"

Bersambung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!