NovelToon NovelToon
Istri Shalihah Athalla

Istri Shalihah Athalla

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Nikahmuda / Cintamanis / Suami ideal / Istri ideal / Tamat
Popularitas:10.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pasha Ayu

Seharusnya pernikahan dilangsungkan bersama pria matang yang sedari kecil digadang-gadang menjadi jodoh Khadijah.

Namun, takdir berkenan lain hingga masa lajang Khadijah harus berakhir dengan pemuda asing yang menabraknya hingga lumpuh.

Kedatangan Athalla di Kalimantan Barat untuk memenuhi panggilan balap liar, justru disambut dengan jodoh tidak terduga-duga.

Pasalnya, kecelakaan malam itu membuat calon suami Khadijah lebih memilih menikahi adik kandungnya; Nayya.

Khadijah dibuat remuk oleh pengkhianatan calon suami dan adiknya. Lantas, di waktu yang sama, Athalla menawarkan pernikahan sebagai bentuk tanggung jawabnya.

Romantis/Komedi/Sangat mendekati keseharian. Thanks buat yg sudah mampir ya💋❤️🫂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ISTALLA TIGA EMPAT

"Sepatuku." King berdecak. Tak hanya sekali, King Miller sudah bercuap-cuap mengomentari jalanan sedari masih di mobil.

Sekarang, Aisha harus menyaksikan suaminya merutuk karena kotor. Di sana, bahkan Sky Rain tak bisa membawa Allasca, anak itu kekeuh tidak mau keluar dari mobil.

Ah, sudah lupakan. Aisha sudah tidak sabar lagi bertemu dengan besan putrinya.

Sepanjang perjalanan, Aisha teringat masa lalu, di mana dirinya sempat menolak halus Tyas hanya karena tidak satu kufu dengan putra bungsunya.

Lebih tepatnya, Aisha terkejut Rayyan menikah secara tiba-tiba. Anak bungsu yang masih belum menghasilkan sedikitpun uang, menikah secara sembunyi-sembunyi.

Kalau dipikir lagi, rasanya cukup Rayyan saja yang mengalami hal itu. Dan sekarang, Athalla mengalami kasus pernikahan diam- diam yang hampir sama dengan Rayyan.

Walau, Aisha akui, Athalla sudah layak menikah karena sudah memiliki banyak penghasilan dari bengkelnya. Tidak menganggur bahkan terbilang sukses di usia mudanya.

"Nyonya--" Beberapa orang menyambut, mempersilahkan wanita tua berbusana serba putih itu masuk. Bahkan tanpa menunggu King Miller dulu, Aisha antusias sekali.

Dahulu, Aisha pernah meragukan ketulusan Tyas. Saat ini tidak, Aisha cukup yakin hanya melihat dari bagaimana Khadijah bicara.

Sopan, teduh, santun, walau berbeda perangai tapi, sedikit banyak Khadijah mirip dengan Tyas yang hampir selalu maklum dengan semua keputusan Rayyan sebagai seorang suami.

Masya Allah sambutan keluarga sederhana ini, prasmanan pun mengingatkan dirinya pada acara di kampung lahirnya. Di sana, cucu-cucu dari Rayyan tengah bercanda tawa.

Biasa, Raka, Rewind dan Lucky selalu ada saja interaksi tebak-tebakan. Ah, Aisha jadi terharu, sekarang Rayyan sudah sibuk dengan urusan bisnis yang dikembangkan sendiri.

Rayyan tak bisa hadir karena masih berada di Kuala lumpur. Hanya Tyas yang duduk di sisi cucu-cucu laki-lakinya.

Perangkat lunak yang diciptakan Rayyan bersama putra-putra hebatnya berhasil membangun kerajaan kecil. Sekarang Aisha maklum kalau dulu, Rayyan lebih memilih tidak mencalonkan diri sebagai kandidat CEO Millers Corpora.

Mungkin, Athalla pun demikian. Athalla memang tidak tertarik belajar ke Al-Azhar seperti Mas Abrar, tapi, Athalla betul-betul menekuni setiap keahlian yang dimilikinya.

"Oma!!" Aisha menatap cucu dari putra lainnya. Azha sudah antusias sekali menyambut kedatangannya.

"Kamu ngapain di sini?"

"Ada yang kesurupan, Oma." Azha meraih neneknya hati-hati. "Mungkin khodamnya mau eksis. Kalau enggak, dia kemasukan setan karena terlalu banyak melamun."

Di sana, Syahrul bicara. "Bukan kesurupan, coba dibawa ke Rumah Sakit supaya diketahui gejalanya. Bisa saja pikiran yang terlalu stress. Masalah hidup jangan dianggap ringan, bawa ke Rumah Sakit!"

Tak lama, wanita bertubuh gemuk diboyong beberapa orang. Aisha dan Azha hanya melihat dari kejauhan, sementara mobil disiapkan untuk membawa wanita itu.

"Pokoknya, Andre! Belikan Mamah mobil yang lebih mahal, Andre!!" teriaknya.

Aisha sempat tersentak. Ibu itu mengingatkan dirinya kepada mantan besannya yang telah wafat dan sempat stroke parah setelah tamparan tangannya.

"Kasihan Tante Jodha." Azha menggeleng.

"Namanya Jodha?" Azha menyengir melihat tatapan penasaran Omanya. "Mungkin."

Sontak, decakan bibir malas yang Aisha keluarkan. "Kamu ini kebiasaan ganti nama orang, nggak baik loh begitu."

"Hehe-"

"Cepat King! Kita lihat besan!!" Aisha lekas menarik suaminya. Di mana itu menjadi pemandangan yang cukup mencengangkan bagi mata-mata para wanita di sana.

"Ini baru yang namanya Sugar Daddy. Anak cucunya saja kalah damage-nya!" Entahlah, walau bagaimana, ucapan wanita berambut pirang selalu disetujui teman-temannya.

"Sky!! Kau lamban sekali!!" King meneriaki pria yang sibuk dengan sepatu kotornya. Manusia terkaya nomor satu di Jakarta.

Kalau saja bukan King Miller yang mengajaknya datang ke kota ini. Sky Rain tidak akan pernah mau menyambangi rerumputan bercampur genangan air ini.

"Kau bahkan lebih lamban dari peliharaan buas mu, Sky!!"

"Stagaaa, mulut Tuan Takur kedua tidak lebih baik dari Tuan Takur pertama," gerutu Sky.

..."**"--__--"**"...

      Setelah sekian drama yang dialami, selanjutnya acara berjalan lancar. Warga yang sempat tercengang sudah ikut nimbrung bersama prasmanan yang tersuguh.

Heboh sudah pasti, lumrahnya warga sama saja, entah dari menengah ke atas maupun menengah ke bawah akan tetap heboh dengan barang-barang bawaan yang dikhususkan untuk keluarga Hariman.

Bedanya, warga di desa akan lebih natural dalam mengekspresikan diri. Sedang warga kaum elit, biasanya hanya sedikit menunjukkannya dengan senyum bermakna.

Malam ini, di ranjang sederhana Rumah panggung kayu ini, Khadijah dan Athalla memutuskan untuk menginap. Sementara keluarga yang lainnya kembali ke hotel.

"Kenapa harus ke Jakarta, Bang?!"

Athalla baru keluar dari kamar mandi, teriakan Nayya cukup lantang terdengar. Sejatinya, Athalla tak peduli percakapan mereka, tapi, kata Jakarta membuat Athalla penasaran.

Athalla sengaja memperlambat ayunan kaki panjangnya. Berharap, dia masih bisa mendengar percekcokan Nayya dan Andre.

"Abang memang dipindah tugaskan. Ya, mau nggak mau Abang ke Jakarta."

"Abang yakin ini murni tugas? Bukan Abang sendiri yang mengajukannya? Nayya curiga. Jabatan Abang kan tinggi, kalau hanya minta dipindahkan, siapa yang bisa bantah?"

"Demi Allah, ini murni tugas dari atasan, Nayya. Hanya Abang, satu-satunya orang yang belum merasakan rolling. Jadi wajar saja kalau mereka menugaskan Abang."

Athalla tak perlu menempelkan telinga ke tembok hanya untuk mengambil informasi dari sepasang sejoli di dalam sana. Suara mereka benar-benar terdengar walau tidak terlalu gamblang.

Athalla meraih ponselnya, ia menghubungi Lingga untuk menanyakan sesuatu. Dia menanyakan apakah benar jika Andre dipindah tugaskan ke Jakarta atau tidak.

Tak butuh waktu lama untuk Lingga membalas pesannya. Rupanya, Andre memang dipindah tugaskan setelah pengajuan mandirinya satu bulan yang lalu.

"Ada apa, Mas?"

Athalla sempat mendengus oleh sapaan itu, ia masuk ke dalam kamar sempit Khadijah lalu merangsek melangkahi tubuh baring wanita itu demi mengungkung istrinya.

Khadijah tergelak, dirinya sudah tidak lagi datang bulan, bisa jadi dengusan yang barusan Athalla desis, salah satu kode untuk mengutarakan keinginan mesumnya.

"Mas mau hak Mas?"

Athalla sempat tertawa untuk pertanyaan spontan Khadijah. "Memangnya, kamu siap aku bobol di sini hmm?" bisiknya serius.

"E-enggak juga."

Khadijah mendongak desah seketika mendapatkan serangan kecupan di lehernya. Bahkan, semakin lama Athalla menyatukan tubuh, semakin kerap desah napasnya.

Khadijah tidak lupa saat Khadijah mendengar suara bercinta Nayya dan Andre. Kamar tidur mereka bersisian, sempit dan hanya tersekat oleh dinding kayu yang tidak kedal suara.

Bukan tidak mungkin jika deru dera yang terjadi di kamar ini akan terdengar hingga kamar sebelah. "Kamar ini bersampingan sama kamar Nayya. Dan, kamar ini tidak besar, pasti kalau kita bersuara akan--"

"Ssstt--"

Athalla tak memikirkan hal itu. Ingat rumusnya, saat Athalla ingin sesuatu, maka sesuatu tersebut harus menjadi bagian dari pencapaian yang wajib dilaksanakan.

1
Matchamatcha
queen size itu uk 160 bukan sih,, aku loh dipake berempat🤣🤣🤣
sultan emang beda yaa🤣🤣🤣
Matchamatcha
baru ngeh,, ternyata mas atha dapet perawan kalimantan ya mas😄😄😄
Matchamatcha
ibu mulutnya kek petasan banting ya buuu
Sugianti Bhe
Bagus
Sulianty Uyat
sukakkk
It's me💓💓
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
It's me💓💓
pal tarno prok prok jadi ap🤣🤣🤣
Cak Alfi
apa GK ada kelanjutannya ya thor soalnya sdah di tunggu" dari kemarin kok blm muncul"
HIATUS: Sudah tamat di KBM akak
total 1 replies
Cak Alfi
sangat bagus dan luar biasa, seakan bisa menghipnotis pembaca
Ratna Tiara
bagus bangettttttt,,,
q suka bacax ndak bertele2 ceritanya,
ada komedix juga, suka suka suka🥰🥰🥰
Eli Elieboy Eboy
𝑦𝑎 𝑎𝑙𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑘𝑎𝑟 𝑠𝑎𝑦𝑛𝑔 𝑏𝑛𝑒𝑟 𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑙𝑜 𝑝𝑢𝑛𝑦𝑎 𝑏𝑎𝑏𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑢𝑙𝑒 𝑑𝑖 𝑙𝑒𝑤𝑎𝑡𝑘𝑎𝑛 𝑑𝑎𝑛 𝑑𝑖 𝑠𝑖𝑎2𝑘𝑎𝑛 𝑔𝑡𝑢 𝑎𝑗ℎ𝑎 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑘𝑜𝑘 𝑗𝑑 𝑖𝑘𝑙𝑎𝑛 𝑜𝑟𝑒𝑜 𝑠𝑖ℎ 𝑏𝑎𝑏𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑢𝑙𝑒 𝑛𝑒 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑝𝑜𝑣 𝑠𝑒𝑘𝑎𝑟 : ℎ𝑎𝑚𝑖𝑙𝑖𝑛 𝑎𝑑𝑘 𝑑𝑜𝑛𝑘 𝑏𝑛𝑔 🤣🤣🤣
𝑝𝑜𝑣 𝑙𝑢𝑐𝑘𝑦 : 🤒🤒🤒
Eli Elieboy Eboy
𝑦𝑎 𝑎𝑚𝑝𝑢𝑛 𝑏𝑎𝑏𝑎𝑛𝑔 𝑙𝑢𝑐𝑘𝑦 𝑦𝑔 𝑢𝑛𝑦𝑢2 𝑘𝑎𝑦𝑎𝑘 𝑚𝑎𝑟𝑚𝑢𝑡 🤣🤣🤣 𝑠𝑒𝑘𝑎𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑢 𝑏𝑖𝑛𝑖𝑘 𝑏𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑎𝑛 𝑚𝑎𝑛𝑢𝑠𝑖𝑎 𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑏𝑖𝑗𝑖2𝑎𝑛😂😂😂
Eli Elieboy Eboy
𝑎𝑤𝑎𝑙 𝑑𝑖 𝑗𝑜𝑑𝑜ℎ𝑘𝑎𝑛 𝑠𝑜𝑘2𝑎𝑛 𝑛𝑜𝑙𝑎𝑘 🤣 𝑙𝑎ℎ 𝑢𝑑ℎ 𝑙𝑒𝑝𝑎𝑠 𝑛𝑖𝑘𝑎ℎ 𝑙𝑎𝑛𝑔𝑠𝑢𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑔𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑖 𝑑𝑎𝑛 𝑝𝑛𝑔𝑒𝑛 𝑏𝑎𝑛𝑔𝑒𝑡 𝑚𝑜𝑐ℎ𝑖 𝑘𝑒𝑚𝑏𝑎𝑟🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑠𝑒𝑙𝑎𝑚𝑎𝑡 𝑦𝑎 𝑙𝑢𝑐𝑘𝑦 𝑘𝑟𝑛𝑎 𝑑𝑜𝑎 𝑚𝑢 𝑠𝑢𝑑𝑎ℎ 𝑡𝑒𝑟𝑘𝑎𝑏𝑢𝑙 𝑦𝑔 𝑚𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑘𝑎ℎ 2 𝑏𝑙𝑛 𝑙𝑔 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑦𝑎 𝑒𝑙𝑎 𝑎𝑛𝑘 𝑛𝑦𝑎 𝑝𝑎𝑘 𝑚𝑜𝑛𝑡𝑖𝑟 𝑚𝑎ℎ 𝑘𝑒𝑘 𝑔𝑡𝑢....
𝑑𝑖𝑗𝑎ℎ 𝑙𝑔 𝑢𝑛𝑔𝑘𝑎𝑝𝑖𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑎𝑠𝑎𝑎𝑛 𝑚𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖 𝑏𝑖𝑙𝑎𝑛𝑔 𝑔𝑜𝑚𝑏𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑑𝑎𝑛 ℎ𝑟𝑢𝑠 𝑑𝑖 𝑔𝑎𝑛𝑡𝑖 𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑑𝑒𝑠𝑎ℎ 𝑝𝑢𝑙𝑎 𝑖𝑡𝑢 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑙𝑎ℎ 𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑡𝑎ℎ𝑢𝑎𝑛 𝑑𝑖 𝑠𝑖𝑛𝑖 𝑠𝑖𝑎𝑝𝑎 𝑙𝑒𝑏ℎ 𝑗𝑎ℎ𝑎𝑡 𝑑𝑎𝑛 𝑏𝑢𝑠𝑢𝑘 𝑝𝑒𝑟𝑎𝑛𝑔𝑎𝑖𝑛𝑦𝑎 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑦𝑔 𝑠𝑎𝑏𝑎𝑟 𝑦𝑎 𝑙𝑢𝑐𝑘𝑦 𝑠𝑜𝑎𝑙𝑛𝑦𝑎 𝑗𝑜𝑑𝑜ℎ𝑚𝑢 𝑚𝑎𝑠𝑖ℎ 𝑑𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑠𝑒𝑠 𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑘𝑎𝑘 𝑜𝑡ℎ𝑜𝑟 😂
Eli Elieboy Eboy
𝑠𝑘𝑚𝑎𝑘𝑚𝑎𝑡 𝑔𝑎𝑘 𝑔𝑢 𝑘𝑎𝑡𝑎2 𝑑𝑖𝑗𝑎ℎ
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!