Gita mati karena penghianatan, ia didorong oleh keluarga dan sahabatnya sendiri ke tengah zombie demi menyelamatkan diri mereka. namun, Gita kembali ke masa satu bulan sebelum wabah mematikan menghancurkan dunia. dengan ingatan masa depan dan sebuah kalung Dimensi misterius, Gita bersiap menghadapi kiamat sebelum menjauh dari orang - orang yang pernah membunuhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duna Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27
Ding - Kepercayaan 100%
Pak Edward sudah memberi tahukan kepada semua penghuni apartemen jika mereka semua aman ada di dalam apartemen dan tidak perlu panik.
Toh kan mereka sudah menimbun banyak makanan, jadi cukup untuk beberapa bulan kedepan jika mereka hemat bisa sampai 1 tahun.
"Lalu apa yang harus kita lakukan mbak?" tanya Jek.
"Semua dengarkan ucapan saya. Saya mempunyai ide jika Orang dewasa akan di latih menembak, dan bertarung agar bisa melawan siapapun. Karena Pak Rio adalah seorang guru Taekwondo jadi Pak Rio yang akan bertugas untuk mengajarkan bela diri kepada semua orang di sini dan ajari juga bela diri dengan menggunakan benda tajam!" jawab Gita
"Baik mbak" balas pak Rio
"Mbak apa kita juga harus membuat perkebunan? Kemarin saya lihat ada truk di basement yang berisi tanah untuk menanam sayuran" saran Tria
"Tapi tidak ada sinar matahari di basement jika kita membuat perkebunan di basement apa sayuran bisa tumbuh jika tidak ada sinar matahari?" tanya Gebi ( 8 ) nomor ini menunjukkan dia tinggal di lantai berapa
"Iya betul" balas ruka
"Bisa saja. tapi kita harus mencoba nya terlebih dulu, yang terpenting kita sudah mencoba. Saya punya bibitnya jadi tenang, nanti kita semua bersama - sama membuat perkebunan dan" perintah Gita
"Baik" balas serentak mereka.
Kepercayaan mereka terhadap Gita 100% karena hadiah dari sistem agar memudahkan hidup Gita karena di kehidupan lalu terlalu banyak pengkhianatan jadi sekarang sistem membuat semuanya percaya kepada Gita.
Mereka pun langsung berkerja, Gita kembali ke unit apartemen nya untuk membawa bibit sayuran di dalam ruang dimensi, dia juga membawa selang, cangkul dan banyak lagi peralatan untuk bertani yang Gita bawa.
15 Menit Kemudian
Gita sudah ada di basement untuk membagikan cangkul ke petani.
"Ini peralatan bertani, ini bibitnya. Semoga saja ini berhasil ya, jadi kita bisa bertahan hidup dari hasil pertanian" ujar Gita
"Semoga saja. Karena banyak wadah buah - buahan kita bisa menggunakannya, susun dengan rapih agar tidak terlalu banyak memakan tempat" perintah Tria
Semua orang langsung bekerja, mereka tidak menanyakan dari mana Gita mendapatkan semua alat pertanian ini karena sistem sudah merubah Mereka menjadi 100% kepercayaan, jadi apapun yang Gita lakukan mereka akan percaya.
Namun jika Gita memanfaatkan mereka untuk hal buruk Gita akan mendapatkan peringatan atau hukuman dari sistem.
"Pak Roni bagaimana dengan tempat pelatihan tembak?" tanya Gita
"Ada di bagian belakang mbak. dulu ruangan itu berfungsi sebagai gudang tapi sekarang kami sudah memberitahukan dan sekarang di alih fungsi kan untuk tempat pelatihan tembak" jawab pak Roni
"bagus kalau begitu pak. Saya mempercayakan pelatihan tembak ini kepada pak Roni, saya akan memberikan beberapa pistol Laras panjang dan pendek. Namun Jika nanti bapa melihat ada orang yang menurut bapak bagus dan bisa menembak biarkan dia membantu bapak untuk mengajarkan yang lainnya juga" ucap Gita
"Baik saya akan berusaha semampu saya" Balas pak Roni
Gita pun meninggalkan pak Roni dengan pistol dan peluru yang tadi di bawa olehnya.
Dan dia melihat ke arah bagian perkebunan yang mulai terlihat sudah menyusun wadah dan memasukan tanah ke dalam wadah
Setelah Gita melihat semuanya aman, Gita juga membagikan akses cctv untuk para keamanan agar mereka bisa melihat dan mengamati keadaan di luar.
Gita langsung ke unit apartemen nya lagi, dia melihat melalui balkon apartemen nya, di luar begitu sangat kacau.
Yang awalnya air berwarna keruh kehijauan namun berubah menjadi keruh hitam darah, karena banyak orang yang langsung terjatuh dan langsung di mangsa oleh zombie berlian merah.
Namun masih banyak juga yang selamat karena mereka masih ada di dalam apartemen mereka, di layar tv tertulis WARNING!! namun tidak ada tulisan lagi, entah apa yang di maksud kan mereka.
Gita menghidupkan drone dia ingin melihat situasi yang sedang terjadi, di area apartemen nya.
Saat drone di terbangkan, Gita bisa melihat kehancuran dunia yang sudah mulai terlihat.
Banyak orang menjerit, meminta tolong dan zombie ada di mana - mana.
"Wah gila ini gila" ucap Gita terkejut melihat keadaan yang ada di bawah sana.
Gita melihat pemandangan yang sangat mengerikan itu.
Wussshhh
Srak....
Tiba - tiba gelombang cukup besar datang ke arah daratan, bukan Tsunami tapi seperti ada sesuatu di bawah air yang sedang bergerak mendekat ke arah daratan yang sedang banjir.
"Apa itu?" bingung Gita
Gita melihat ombak kecil itu semakin dekat dengan daratan.
Ding - misi selamatkan para petugas pemadam kebakaran dan paramedis. keuntungan 100% kepercayaan.
Gita pun langsung mencari petugas pemadam kebakaran dan paramedis yang mencoba membantu korban tanpa tahu bahwa sekarang mereka ada dalam masalah besar, dengan drone Gita langsung mencari mereka dengan cepat.
dan dia menemukan mereka, Gita melihat ada 5 orang yang ada di kapal karet yang sedang melaju dengan cepat mencari tempat aman karena mereka sudah kehilangan beberapa teman mereka dan mereka juga di ikuti oleh zombie
Gita masuk ke dalam ruang dimensi dan mengambil senjata apinya.
Dia turun langsung ke lantai 5 untuk keluar dari apartemen untuk menyelamatkan mereka.
Ting
Gita langsung masuk ke dalam unit apartemen kosong dan membuka jendela, mengeluarkan kapal besar dari ruang dimensi secepat mungkin.
Byuar....
Gita menutup pintu kaca dan langsung menuju mereka.
Dor.... Dor....
Gema suara tembakan terdengar karena para zombie yang melihat keberadaan Gita dengan cepat langsung berenang menuju kapal besar Gita.
"Ada bantuan... Ada bantuan" ucap seorang paramedis yang melihat kapal Gita
"Cepat naik" ucap Gita setelah mereka sudah ada di samping kapal Gita
Mereka satu persatu naik, dan Gita langsung dengan cepat melajukan kembali kapal besarnya menuju ke apartemen dengan cepat.
Namun sayang mahluk yang tadi menuju ke daratan mendeteksi kemunculan kapal Gita, dan para zombie yang lain anehnya langsung menyingkir.
Membuat Gita semakin panik.
"Sialan" maki Gita
"Siapa yang bisa nyetir kapal?" tanya Gita
"Saya" ucap seorang pemadam kebakaran
"Ganti posisi, arahkan kapal ke apartemen berwarna hijau. Paling ujung, ingat jalankan kapal dengan cepat" perintah Gita
"Baik" balas nya
Gita pun langsung ke belakang dan membidik mahluk yang sedang mengejar kapal mereka.
Dor....
Dor...
Dor...
Tembakan terus menerjang hewan yang ada di bawah air, beberapa kali peluru mengenai mahluk di bawa karena warna air berubah menjadi merah tepat dia Atas mahluk itu.
"Si*lan" maki Gita
Gita terus menembak sampai pelurunya habis, dia melihat ke belakang dan melihat apartment nya sudah terlihat.
"berhenti di balkon itu. Kalian langsung masuk ke dalam apartemen tanpa perlu memikirkan siapapun, dan jangan memperlambat" perintah Gita
Mereka semuanya mengangguk.
Srak....
"TURUN!!" teriak Gita
Mereka langsung turun dan masuk ke dalam apartemen dengan cepat.
"TUTUP!!" teriak Gita kembali
Mereka langsung menutup pintu dan meninggalkan Gita di atas kapal, Gita langsung melajukan kapalnya menjauh dari apartemen dan benar saja mahluk itu juga ikut menjauh dan mengejar kembali kapal Gita.
SRAKK...
BYUAR.....
GRUAHHHHH.....!!
Hewan aneh meloncat dari dalam air dengan punggung di penuhi berlian biru yang tajam dan bersinar seperti mahluk buas Godzilla.