NovelToon NovelToon
Terbukanya Mata Batin Nathan

Terbukanya Mata Batin Nathan

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Mata Batin / Hantu
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Selya

Nathan Dwi herlangga atau yang biasa dipanggil Nathan adalah anak dari sepasang suami istri Ibu Dewi dan Pak Rama yang tinggal di gubuk sederhana.Semenjak Nathan lahir tidak ada tanda-tanda menunjukan kalau dirinya punya mata batin.Namun seiring berjalan nya waktu Mata batin Nathan terbuka saat ia menginjak usia 7 tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak masuk sekolah

 Pagi yang tidak di inginkan oleh Nathan.Rasa sakit yang membuat nya tak dapat tidur dengan nyenyak.Terasa ngilu luka di lututnya,tak mungkin ia akan pergi ke sekolah sementara untuk jalan pun masih terasa sakit.Untuk sementara ia hanya bisa berdiam diri di rumah entah sampai kapan harus bergelut dengan rasa sakit nya.

Ibu Dewi akan pergi ke sekolah untuk meminta izin pada ibu guru.Takutnya Nathan akan lama tidak masuk sekolah.Di temani dengan sopir Baru nya.Bu Dewi akan beranjak ke sekolah,ia sudah berdandan rapi dan bau parfum nya semerbak sampai wangi nya tertinggal walaupun sudah jauh orang nya.

"Baik-baik di rumah,kalau ada apa-apa langsung kabari ibu"ucap Ibu Dewi sembari mengambil Tas di meja televisi.

"Lalu ibu mau kemana sudah rapi sekali"Tanya Nathan pelan.

"mau ke sekolah kamu.Izin dengan kepala sekolah"jawab nya ketus sambil berjalan keluar pintu.

Rupanya Nabila seperti biasa sudah menunggu di depan gerbang sekolah.Namun ada sebuah mobil yang tidak biasa nya datang ke sekolah.Siapa itu ?Tanya nya pelan.

Lalu seseorang berpakaian rapi memakai sandal hak tinggi turun dari mobil.Melepas kaca mata hitam nya.Seketika Nabila tersadar kalau itu adalah ibunya Nathan.

"eh tante Dewi,tumben sekali datang ke sekolah ada hal apa Bu ?"bertanya dengan nada sopan sambil berjabat tangan dengan ibu Dewi.

"Nathan kecelakaan kecil Nabila.Mungkin akan cuti sekolah untuk beberapa hari.Makanya Tante datang ke sekolah untuk meminta izin langsung dari kepala sekolah"ujarnya pelan.

Nabila langsung bersedih hati,teman setia yang selalu bersama nya mengalami kecelakaan.Pasti kelas akan sepi tanpa kehadiran Nathan.Nabila akan menjenguk Nathan sepulang sekolah,Nabila sangat khawatir akan keadaan nya.

Nabila risau di dalam kelas,hati dan fikiran nya gelisah.Entah apa yang di jelaskan ibu guru di kelas,dia hanya mencorat-coret buku nya saja.Pura-pura sibuk menulis agar tidak di marahi oleh Bu guru.Padahal fikiran nya sedang gelisah menunggu bel sekolah berbunyi.

Kringg..... Bel sekolah berbunyi.Nabila segera menutup bukunya dan buru-buru keluar mengambil sepeda di parkiran.Dia hanya anak orang biasa,bukan anak orang berada seperti Nathan.Ke sekolah pun ia tempuh dengan bersepeda,terkadang kakinya terasa penat namun ada ilmu yang harus di timba nya di sekolah.

Sesampai di rumah Nathan ia langsung menaruh sepeda nya dan masuk ke dalam.Kebetulan pak Rais sedang mencuci mobil nya di garasi.

"Pak.Pak Rais.tolong bukain pintu gerbang nya"Teriak Nabila.

"eh iya Neng sebentar"pak Rais langsung membuka pintu gerbang.

Pak Rais kemudian menemani Nabila masuk ke dalam rumah.Dia terkejut melihat keadaan Nathan dengan kepala dan kaki nya yang di perban.Bagaimana bisa dia kecelakaan sampai seperti itu.

"Nathan,kamu baik-baik saja.Kenapa kamu bisa kecelakaan ?"bertanya dengan nada gelisah.

"tidak apa-apa kok,paling luka sedikit.Sebentar lagi juga sembuh"ujar Nathan dengan santai.

"makasih ya udah jengukin aku ke rumah"Tambahnya lagi.

Nathan bercerita kepada Nabila jikalau dia di ganggu oleh kuntilanak yang di lihatnya di kelas.Dia membututi nya pulang hingga mengalami kecelakaan.

"Lain kali kamu harus berhati-hati lagi Nathan "ucap Nabila.

.

Nabila memang tidak kapok datang ke rumah Nathan ,namun matanya terus tertuju pada kamar itu.Yang membuat nya tak dapat tidur semalam suntuk waktu menginap dirumah Nathan.

"ya sudah aku pamit pulang ya Nathan"Ujar Nabila.

"maaf ya aku gak bisa antar kamu pulang karena keadaan aku seperti ini"ujar Nathan dengan Nada sedih.

Padahal ingin sekali rasanya ia masuk sekolah.Rindu suasana kelas padahal baru cuti sehari,kalau terus diam diri di rumah akan mengingatkan nya pada almarhum ayahnya yang sering kali menangis di kamar.Namun Nathan sekarang acuh mendengar nya,lebih baik ia keluar rumah dari pada mendengar tangisan almarhum Ayahnya.Kalau bisa Nathan ingin pindah rumah,Pasti kalau dia pindah rumah itu akan menjadi terbengkalai.Mana mungkin ada yang betah tinggal di sana selain Nathan dan ibu Dewi.Pasti sehari pun sudah kabur karena satu kamar yang mistis menjelang malam hari tiba.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!