NovelToon NovelToon
LEONARA~Misi Menaklukkan Cowok Cuek!

LEONARA~Misi Menaklukkan Cowok Cuek!

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College / Romansa / Obsesi
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: HaluBerkarya

Aira Putri Manggala tidak tahu arti kata menyerah. Sudah 99 kali ia menyatakan cinta, dan 99 kali pula Leonel menolaknya tanpa ragu.
Cowok paling cuek di sekolah itu seperti tembok es. Sulit didekati, mustahil ditaklukkan.
Tapi Aira bukan tipe gadis yang mundur hanya karena ditolak.
Bagi Aira, cinta bukan soal harga diri. Ini soal perjuangan.
Seluruh sekolah mengenal obsesinya. Sebagian menertawakan, sebagian menunggu keajaiban.
Yang tidak pernah mereka tahu…

AIRA-LEONEL DI SINI!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HaluBerkarya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34. Di ruang kerja Daddy William

Leonel dan penjaga itu sama-sama keras kepala. Alhasil Leonel masih saja duduk diam di atas motornya dan menolak pergi begitu saja. Ia terus mengirimkan pesan singkat kepada Aira sebagai bentuk teror yang sama persis seperti saat Aira dulu sering menerornya dengan pesan-pesan absurd.

​Sesekali ia menengadah menatap ke arah balkon kamar Aira kemudian kembali menunduk menatap layar ponselnya. Sekilas ia terlihat seperti anak hilang yang sedang lupa jalan untuk pulang.

​Hingga kemudian suara klakson panjang dari mobil di belakangnya terdengar memekakkan telinga namun tetap tidak membuat Leonel beranjak dari tempatnya. Ia seolah sengaja bertahan di sana demi membiarkan mobil di belakangnya merasakan apa yang ia rasakan yaitu tertahan di depan gerbang selama berpuluh-puluh menit.

​"Leonel, minggir!" Dari dalam mobil itu suara bariton Daddy William terdengar menggelegar.

​Teriakan itu justru membuat Leonel sengaja berlama-lama di sana karena ia ingin membalas dendamnya pada pria itu setidaknya untuk beberapa detik saja. Tak lama kemudian Daddy William keluar dan melangkah mendekat ke arahnya dengan langkah yang sangat tegas. Wajahnya datar dengan aura dominasi kuat yang seolah-olah ingin memakannya hidup-hidup namun Leonel sudah tidak peduli lagi dengan semua itu. Ia hanya ingin menjadi pemberontak kecil untuk sebentar saja.

​"Aku dilarang masuk sama penjaga ini jadi biarkan aku di sini, Daddy!" ujar Leonel sambil menatap William dengan wajah menantang yang terang-terangan. Kalimat itu seketika membuat pria di hadapannya mendengus kasar karena merasa dipermainkan.

​"Daddy? Daddy! Aku bukan ayahmu!" jawab William dengan wajah yang sangat tidak bersahabat. Sorot matanya menajam seolah ingin meruntuhkan keberanian Leonel saat itu juga.

​"Masuk!" titahnya kemudian dengan nada perintah yang tidak terbantahkan.

​Keputusan itu membuat Leonel menarik sudut bibirnya tipis dan menunjukkan senyum kemenangan yang samar. Ia akhirnya melajukan motornya masuk ke halaman rumah yang luas itu kemudian disusul oleh mobil William yang membuntuti tepat di belakangnya dengan aura yang tetap mencekam.

Begitu William turun dari mobilnya Leonel sebenarnya merasa sedikit menciut namun ia tetap memaksakan wajah tenangnya di hadapan pria dewasa itu. Suara William kembali terdengar memecah keheningan dengan nada yang tidak terbantahkan. "Ikut ke ruang kerjaku!" titahnya kemudian melangkah masuk lebih dulu sementara Leonel mengekorinya dari belakang. Ini adalah pertama kalinya Leonel menginjakkan kaki ke dalam rumah yang jauh lebih mewah dan lebih besar daripada kediamannya sendiri. Suasana di dalamnya terasa hangat namun atmosfernya jauh lebih mendominasi menurutnya. Ia berjalan layaknya anak ayam yang mengekori induknya. Tubuh tegap William yang sedang menenteng tas kantor itu seolah menutupi tubuh Leonel hingga ia seketika merasa jauh lebih kecil di depan sosok dewasa tersebut.

​"Mommy," sapa William sambil memeluk istrinya yang datang menyambut. Wajah pria itu seketika berubah menjadi jauh lebih lembut dan bahkan terlihat sedikit manja. Perubahan itu sangat kontras dengan wajah dinginnya tadi hingga sempat mengejutkan Leonel. Ternyata pria itu memiliki sisi lain di balik aura dominannya yang mengerikan.

​Leonel hanya melirik sekilas ke arah mereka. Ia merasa seperti sedang melihat kedua orang tuanya sendiri yang juga selalu bersikap romantis di mana pun berada.

​"Kenapa dia terus berada di luar?" bisik William pelan pada istrinya.

​Alena tersenyum tipis lalu menatap Leonel sekilas dengan tatapan yang sulit diartikan. "Entahlah. Dia dilarang masuk oleh Aira tadi," bisik wanita itu kembali membalas suaminya.

​Leonel tersenyum kikuk ke arah Mommy Alena saat menyadari sedang dibicarakan. Ia segera menyalami tangan wanita itu dengan sopan sebelum akhirnya benar-benar mengikuti langkah kaki William menuju ruang kerjanya. Pintu besar di depannya seolah siap menelan keberanian yang tersisa di dalam diri Leonel sore ini.

...****************...

​Masuk ke dalam ruangan kerja William ternyata terasa jauh lebih mencengkam bagi Leonel. Nyali yang tadi sempat tersisa di depan pria dewasa itu seketika sirna tidak berbekas. Tangannya meremang merasakan dinginnya suhu ruangan ditambah aroma parfum William yang membekas kuat di sana seolah menegaskan bahwa ia sedang berada di wilayah kekuasaan orang lain yang memiliki aura gelap.

​"Duduk!" titah William dengan nada datar sambil membiarkan Leonel duduk di sebuah kursi tepat di hadapan mejanya. Ia kemudian beralih ke kursi kebesarannya sendiri lalu menggeser beberapa dokumen di atas meja sebelum mencari sesuatu di dalam laci meja kerjanya.

​Sebelum benar-benar membuka sebuah surat yang ada di sana ia menatap Leonel sejenak. Ruangan itu menjadi hening selama beberapa detik dan hanya menyisakan suara napas tertahan dari Leonel serta jarum jam yang berdetak pelan namun terasa seperti sedang menikam jantungnya perlahan-lahan.

​"Sangat berani!" buka William dengan suara rendah namun terdengar sangat tajam. "Atas izin siapa kamu membuat putriku menangis hari ini, Leonel? Lalu dengan lancangnya kamu menculik dan membawanya pulang ke rumahmu. Sekarang di sini kamu sudah berani menampakkan diri?" tanya William penuh penekanan.

Leonel meneguk ludahnya kasar. Pandangannya sedikit demi sedikit mulai berani membalas tatapan William di depannya lalu ia menghela napas panjang. "Aku tidak berniat membuatnya menang—"

​BRAK!

​Suara gebrakan meja itu terdengar sangat keras dan menggema di antara ruangan besar yang kedap suara itu.

​"Tidak berniat? Di dalam kamusku tidak ada kata tidak berniat, Leonel! Kamu membuatnya menangis dan melupakan janjimu yang mengatakan tidak akan membiarkan siapa pun membuatnya menangis!" bentak William dengan nada bicara yang meninggi.

​"Aku minta maaf. Sungguh aku benar-benar tidak sengaja!" Leonel berusaha membela diri meski suaranya sedikit bergetar.

​"Sengaja ataupun tidak sengaja tapi kenyataannya kamu membuat putriku menangis! Satu hal lagi. Bukankah aku bilang kamu harus tetap bertahan dengan semua yang seharusnya kamu lakukan? Tapi hari ini kamu justru menunjukkan sesuatu yang jauh lebih..."

​"Tidak bisa! Aku tidak bisa lagi kalau harus terus berpura-pura di depan Aira. Sama sekali tidak bisa!" bantah Leonel dengan cepat sebelum William sempat menyelesaikan kalimatnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Maap ya teman-teman jarang up. Entah kenapa beberapa hari ini kepala aku panas mikirin lanjutan ceritanya🤣🙏

1
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cih dadynya egois😑
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Betul kak🤣
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wlekkeke ayok mulai rajin up lagi 🫣 pesan dari outhor yg lbh lama gk up🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 🤣🤣Emang kepala akhir2 ini agak2, mana mau baca sebelah belum up lagi😭
total 1 replies
syiidaa
pliss lanjutt thorr🙏
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wah kiw kiw malu mlau🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cieee ketemu camer kiw kiw/Slight//Slight/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
healah gadis ajaib😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cieeee gunung es meleleh😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kebalek ege😭
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 🤣🤣🤣Takutnya nanti Leonel hamil benaran
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
bagus kemasan air minum mmg harusnya di buang menyebalkan/Left Bah!/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
aaaaa aku maluuuu🫣🫣🫣🫣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
dih gengsi🤣🤣🤣🤣 noh marai cleo dih kesel dasar merk air minum😑
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Kalau kata Anya: Malu Aqua😭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
jiakkkkk jmkangen sma pembuat onar🤧🤧🤧🤣🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kamu terlalu lama leonel harusnya kl. km mmg suka sama aira jangan belagak gk suka😑 skrg aira ada yg ngejar kmnya cembukur😑
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: ah lambat🤣
total 6 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cieee kalah cepat cieee🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: iya aku bingung kaynaya berangkat dluan thu leonel kok tiba tiba aldaren yg sampe dluan🙄🤣
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wahhh??😱😱😱 bapak negra leonel malu???? 🫣🫣🫣🫣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: iya sih😭😭😭😭😑
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kannnn😭😭😭😭😭😭😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
plis gk sanggup baca lanjutannya tkt bgt aku yg baca aku juga yg malu😭😭😭😭🤧
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 😭😭Apalagi aku, malu banget kak🤣
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
gpp thor tpi hari ini tipel ya🫣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dih othor gk asik😑🤣
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
eh visi misi mengejar leonel? 😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: shok aku
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
thor up lgi yokkkk/Slight//Slight//Slight/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!