Rhea , agen elit berkode sandya 01 , mati ditikam 13 kali oleh seorang CEO dari perusahaan Long Corp di misi terakhirnya.
Saat membuka mata, dia justru terbangun di tubuh wanita gendut 120 kg bernama Rhea juga. Istri yang dibenci, dibuang ke sebuah gudang oleh Rey Long, dan akan dibunuh malam ini demi wanita simpanannya .
Semua mengira Rhea Long bodoh dan lemah. Mereka salah besar. Karena ' istri gendut ' bisa membunuh dengan pulpen, punya IQ 180, dan baru menyusun rencana untuk meruntuhkan Long Corp dari dalam .
Tapi Rey Long tidak tahu , malam ini dia bukan membunuh Istrinya. Dia justru membangunkan pembunuhnya .
Kira-kira balas dendam apa yang pertama kali dilakukan Sandya 01 pada suami pembunuh yang tidak tahun siapa dia hadapi ?
Yang penasaran dengan ceritanya ikuti dari awal hingga akhir ya Guyss 🙏 😊 🤗 🥰
Happy Reading 📝
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33
10 menit setelah Insiden kopi pahit .
Jessica sudah duduk di kursinya , Gaun merahnya masih terdapat noda kopi , tapi wajah nya terlihat sangat kesal melihat Sandra .
Dalam hati Jessica berkata " kurang ajar , staff baru itu berani sekali mempermalukan aku "
Tiba-tiba Jessica membanting map di atas meja " BU LISA " Jessica berteriak , hingga membuat semua karyawan yang terlihat serius bekerja diam dan menatapnya .
HR yang bernama Bu Lisa segera berlari kearah Jessica " I-iya nyonya Lee "
Jessica beranjak berdiri dan setelahnya dia menatap Sandra dengan tatapan yang terlihat sangat tajam , " dia staff baru yang bernama Sandra itu pecat sekarang " ucap Jessica menunjuk kearah Sandra yang terlihat sangat santai .
Semua karyawan menatap Sandra yang terlihat sangat serius seolah-olah tidak terjadi apapun , tetapi Sandra tersenyum tipis dan perlahan dia mengangkat kepalanya dan menatap Jessica dengan tatapan polosnya.
" Sa-saya nyonya ? " tanya Sandra menunjuk dirinya sendiri
Jessica terlihat semakin marah dia melangkah kearah meja Sandra dengan tatapan tajamnya , heels nya yang setinggi 15cm berbunyi .
Tak .... Tak ... Tak ....
Terdengar seperti palu hakim .
" IYA KAMU " ucap Jessica
Sandra segera berdiri dan menunduk " Maaf nyonya Lee saya tidak bermaksud ___ "
" DIAM " ucap Jessica lalu mengambil map yang ada di atas meja Sandra dan membantingnya ke lantai .
" kamu pikir kamu siapa .... Hah ...! baru dua hari kamu bekerja disini , tapi kamu sudah sangat berani membuat aku malu , aku ini nyonya Lee istri pemilik perusahaan ini , istri pangeran Hongkong " ucap Jessica
Sandra terdiam rasanya dia ingin tertawa mendengar ucapan dari Jessica yang sangat berlebihan itu . Dalam hati Sandra berkata " pangeran Hongkong , ..... Hahahaaa .... Memang sih tapi lebih tepatnya Adrian itu pangeran naga "
" maaf nyonya Lee .... saya tidak akan mengulanginya lagi , tapi jangan memecat saya " ucap Sandra matanya berkaca-kaca , dia mulai berakting sedih di hadapan semuanya . Level Oscar .
Staf Divisi langsung berbisik-bisik " aduh kasian Sandra "
" iya padahal dia kan hanya salah buat kopi saja masa langsung mau di pecat "
" nyonya Lee kejam banget "
Jessica semakin panas mendengar ucapan dari meraka " DIAM .... KALIAN SEMUA DIAM .... JANGAN ADA YANG MEMBELA NYA DIA ITU SALAH .... DIA SUDAH BEKERJA DENGAN TIDAK BECUS DI TAMBAH DIA SUDAH MEMBUATKAN AKU KOPI PAHIT " Jessica langsung mendorong bahu Sandra dengan pelan .
Taixu Jian yang ada di tas Sandra berkedip-kedip seakan pedang itu ingin kembali membesar dan membasmi orang-orang yang ingin mencelakai Sandra.
" Kamu iri kan sama aku ? Karena aku ini Istri CEO ? " ucap Jessica menatap Sandra
Sandra mundur selangkah , setelah nya dia memegang bahunya yang di dorong oleh Jessica " Saya .... Saya tidak pernah iri nyonya . .. Saya hanya ingin bekerja dengan baik " ucap Sandra dengan suaranya yang terdengar sangat lirih .
Bu Lisa segera menghampiri Jessica " Nyonya Lee ... tenanglah pemecatan itu harus ada SP1.... SP2 tidak bisa langsung __ "
" PROSEDUR ...? " Jessica tertawa sinis " Saya ini istri CEO ? Istri Adrian Lee .... istri pangeran Hongkong , jadi jika saya mengatakan pecat dia ya pecat ! Jika Bu Lisa tidak mau memecatnya maka saya yang akan memecat Bu Lisa sekarang juga "
Satu Divisi diam " ......" udara yang ada di dalam ruangan itu berubah menjadi dingin , Sandra mengigit bibirnya , setetes air matanya terjatuh dia sudah mulai berakting menangis level dewa .
" Nyonya ..... Saya ... saya sangat butuh perkejaan ini .... Saya mempunyai adik yang sedang sakit dan berada di rumah sakit " ucap Sandra penuh dengan kepura-puraan .
" itu bukan urusan saya , pergi dari sini sekarang atau aku akan memanggil security untuk menyeret mu keluar " ucap Jesicca dia mantap tajam Sandra .
Sandra menyeka air matanya dengan senyumannya yang sangat tipis lalu dia menatap Jesicca dengan tatapan yang tidak seperi biasanya nya " saya tahu anda Nyonya Lee ... tapi anda juga tidak mempunyai hak untuk memecat saya seperti ini , lagian baru hari ini anda masuk bekerja .... nyonya Lee " ucap Sandra suaranya terdengar datar tidak seperti biasanya.
Jessica terdiam menatap wajah wanita itu yang tidak seperti biasanya , tiba-tiba pintu terbuka .
Semua nya menoleh kearah pintu dan melihat sosok Asisten Rudi yang melangkah masuk dengan jas nya yang sangat rapi , wajah nya terlihat datar , tatapi auranya sangat dingin seperti Adrian versi 2,0 , di belakang nya ada dua orang pria berpakaian serba hitam dan memiliki badan yang besar .
Ruangan yang tadi nya ramai kini berubah menjadi hening .
Jessica langsung memasang senyuman manjanya , dia segera menghampiri asisten Rudi " Rudi kebulatan banget .... ! pecat staff itu sekarang .... Dia sudah berbuat tidak sopan kepada saya "
Asisten Rudi tidak menanggapi ucapan Jessica dia berjalan kearah Sandra " Nona Sandra apa anda baik-baik saja ? " tanya Asisten Rudi suaranya pelan tetapi terdengar sangat hormat.
Sandra menggelengkan kepalanya " saya .... Saya baik-baik saja tuan Rudi .... " ucap Sandra dia tidak tahu kenapa asisten Rudi bisa berada di ruangan ini dengan tiba-tiba seperti ini , padahal dia ingin bermain-main dengan Jessica sih nyonya Lee palsu .
begitu pun juga dengan semua karyawan mereka tidak tahu bagaimana bisa asisten Rudi bisa berada di ruangan Divisi Marketing , yang biasanya pria itu tidak pernah menginjak ruangan ini .
Sandra menganggukkan kepalanya kepada Asisten Rudi dan mengatakan kepada pria itu lewat anggukan kepala jika dia bisa mengatasi wanita yang seperti Jessica ini dengan sendirian .
Asisten Rudi mengerti dia menatap Jessica yang terlihat diam menatap nya " Nona Jessica Lauren " suara Asisten Rudi terdengar sangat datar dan profesional " saya baru saja mendapatkan laporan jika Nona Jessica sedang melakukan kerusuhan di ruangan ini .... dan saya meminta kepada Nona untuk tidak melakukan hal itu lagi apa lagi ini hari pertama Nona Jessica bekerja disini "
"A-aku minta maaf asisten Rudi " ucap Jessica wanita itu menunduk .
Asisten Rudi tidak mengatakan apapun sebelum dia melangkah pergi dari sana dia melihat ke arah Sandra dan menganggukkan kepalanya dengan pelan kepada wanita itu .
Sandra membalas anggukan nya dengan tersenyum tipis , setelah nya Asisten Rudi melangkah pergi bersama dengan kedua pria berpakaian serba hitam .
Ruangan kembali tenang semuanya kembali mengerjakan pekerjaan mereka masing-masing tetapi Jessica dia masih sangat menyimpan dendam kepada Sandra sesekali dia melirik Sandra yang terlihat serius mengerjakan sesuatu.
Dalam hati Jessica berkata " tunggu akan ku balas rasa Maluku ini Sandra "
Sandra walaupun dia terlihat diam tetapi dia mengetahui jika Jessica sesekali meliriknya dalam hati Sandra berkata " rasanya hidup ku sangat lah tenang jika bisa bermain-main dengan nyonya Lee Palsu ini , ini baru awal Nona Jessica kita tunggu tanggal mainnya , aku akan memperlihatkan kepadamu siapa yang kamu hadapi "
Taixu Jian yang berada di gantungan tas Sandra berkedip satu kali seakan dia mengatakan jika sebentar lagi dia akan melihat drama baru yang sangat menarik .
.
.
.
lalat ny penyeek🤭🤭🤭🤣🤣🤣
pertunjukan yg seruuuu ,,
sayang popcorn ny udh abis🤭🤭🤭🤭🤣🤣
habiiis laaa kau jesicaa ,, 😒😒😒