NovelToon NovelToon
Dijadikan Taruhan

Dijadikan Taruhan

Status: tamat
Genre:Idola sekolah / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:58.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yenny Een

Rani tanpa sadar dijadikan taruhan oleh Wira karena kalah balapan liar dengan Arlo. Arlo rela memberikan motor sport barunya untuk Wira demi untuk mendapatkan Rani.

Arlo memasukkan sesuatu ke dalam minuman dan makanan Rani. Arlo hampir melecehkan Rani. Tapi sesuatu terjadi.

Rani berhasil melarikan diri bersama seseorang dan mengalami kecelakaan. Rani menghilang. Arlo dan Wira mencari Rani karena mereka takut Rani membocorkan rahasia mereka.

Rahasia apa yang tersembunyi?

Apa yang akan terjadi kepada Rani?

Apakah Wira dan Arlo tidak akan melepaskan Rani?

Ikuti kelanjutan ceritanya?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenny Een, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Dita berlari ke pinggir sungai memanggil Rama dan Bima yang sedang asik berenang. Dita terus memanggil Rama. Rama dengan malasnya naik ke tepi sungai menghampiri Dita. Dita mengganggu kesenangannya.

"Apa an sih. Ganggu orang aja!" Rama menekuk wajahnya.

Dita memberitahu Rama, Rani tadi sakit perut. Rani pergi ke kamar mandi. Sampai saat ini Rani belum kembali. Dita minta Rama menemaninya menyusul Rani.

Rama mulai mengkhawatirkan Rani. Rama berteriak memanggil Bima yang ada di tengah sungai. Rama memberi isyarat kepada Bima agar dia mengikutinya.

Bima berenang ke pinggir sungai. Jujur, Bima sama sekali tidak tahu maksud dari isyarat Rama. Bima mencari sandalnya. Bima berlari mengejar Rama dan Dita yang begitu jauh di depannya.

Bima mengibas-ngibaskan rambutnya yang basah. Langkahnya juga terasa berat karena pakaiannya basah. Dari kejauhan Bima melihat punggung seseorang yang menggendong Rani. Bima sangat yakin itu Rani.

Bima mempercepat larinya. Rama dan Bima berlari merebut Rani dari orang itu. Bima mengambil Rani. Rama kaget saat melihat Kenzo. Rama langsung menghantam Kenzo. Mereka saling balas pukulan.

Bima dibantu Dita membawa Rani masuk ke dalam tenda. Setelah Rani ditidurkan di dalam tenda, Bima keluar dan kembali ke kamar mandi.

Kenzo melihat Bima berlari ke arahnya. Kenzo mendorong dengan keras dada Rama. Kenzo melarikan diri sekuat tenaga. Kenzo tidak siap dikeroyok Rama dan Bima.

Bima dan Rama mengejar Kenzo. Bima mengambil batu yang ada di pinggir jalan. Bima melempar batu ke arah Kenzo. Terlihat Kenzo memegangi bagian kepalanya. Kenzo terus berlari.

Bima harus mendapatkan Kenzo. Bima akan menyerahkan Kenzo ke kantor polisi. Selama Kenzo masih berkeliaran, hidup Rani terancam.

Kenzo masuk ke dalam sebuah mobil yang berhenti di pinggir jalan. Mobil itu dengan cepat melaju meninggalkan Rama dan Bima. Rama dan Bima hanya bisa memandangi mobil merah sampai menghilang dari pandangan.

"Itu Kenzo!" Teriak Bima.

"Ya, Kenzo ingin menculik Rani!" Rama menstabilkan napasnya.

"Napas gue mau habis. Kaki gue gak ada rasa!" Bima terduduk di tepi jalan.

Rama dan Bima berisitirahat sebentar di tepi jalan. Bima mendengar ada yang memanggil namanya. Rama dan Bima menoleh ke arah belakang.

Mobil Demian berhenti di samping mereka. Demian keluar dari mobil dan duduk di samping Bima. Demian melihat kondisi Bima dan Rama yang basah. Baju Rama terlihat kotor.

"Pa, Kenzo ingin menculik Rani."

"Ya, Om. Dia melarikan diri," tunjuk Rama.

Demian menarik Rama dan Bima masuk ke dalam mobil. Demian melarikan mobilnya sekencang mungkin. Demian sangat mengenal jalan area perkemahan. Demian masuk ke jalan pintas.

Rama cerita semuanya kepada Demian. Entah apa yang terjadi seandainya saja Rama dan Bima datang terlambat. Mungkin saja Rani menghilang lagi seperti dulu.

Demian bertanya apakah mereka masih ingat mobil yang membawa Kenzo. Rama masih ingat, mobil itu berwarna merah. Rama memperhatikan mobil yang ada da di jalan. Rama menunjuk mobil yang ada di depan mereka.

Demian sekali lagi memastikan, apakah benar mobil yang ada di depannya adalah mobil yang membawa Kenzo. Bima dan Rama dengan kompak menjawab iya.

Demian memperdalam pedal gasnya. Demian menyeruduk mobil merah yang ada di depannya. Pengemudi mobil merah menjulurkan kepalanya.

"Woiiiiii, bisa nyetir tidak!" Teriaknya.

Kenzo yang penasaran, juga menjulurkan kepalanya keluar jendela mobil. Demian melihat Kenzo. Demian kembali menabrak bagian belakang mobil merah.

BRUUUUKK!

Tanpa mereka duga, Kenzo menjulurkan tangannya. Kali ini Kenzo mengarahkan pistol. Sebelum Kenzo menembakkan pelurunya, Demian nekat tancap gas mensejajarkan mobilnya.

Demian menghantam bagian kiri mobil merah dengan kencang. Mobil merah oleng dan tak terkendali. Demian kembali menabrak sisi kiri mobil merah. Kali ini, mobil merah berputar-putar dan terbalik dengan begitu cepat.

Kenzo merasakan tubuhnya terhempas. Pandangannya berbayang. Kenzo juga mendengar jendela mobil pecah. Kacanya menancap di wajah Kenzo.

Kepulan asap putih membumbung tinggi keluar dari kap mobil merah. Kenzo menoleh ke arah sopirnya. Darah segar mengalir dari kepalanya. Sopir Kenzo merintih menahan sakit.

Sopir Kenzo terjepit, tubuhnya tidak bisa digerakkan. Bagian rem dan kopling yang penyok menjepit kakinya.

Kenzo masih bisa mendengar suara langkah kaki menghampiri mobilnya. Kenzo mendengar suara Rama dan Bima memanggil namanya.

"Kenzo! Kenzo!" Panggil Rama.

"To ... tolong!" Kenzo berteriak sekencang mungkin.

Terdengar suara raungan mobil ambulans dan sirine polisi. Demian yang menelpon polisi dan ambulans.

Polisi mengevakuasi Kenzo dan juga sopirnya. Kenzo masih bisa mendengar sayup-sayup suara di sekelilingnya. Kenzo dan sopirnya dimasukkan ke dalam ambulans.

"Lapor, Pak! Pasien bernama Kenzo. Dia adalah seorang buronan. Tolong diawasi Pak," kata Demian.

"Baik, kami akan tindak lanjuti," ucap polisi.

Demian, Rama dan Bima masuk ke dalam mobil. Tidak seberapa jauh setelah mereka meninggalkan lokasi kecelakaan, mobil merah milik Kenzo meledak.

Suara ledakannya keras seperti petir di siang bolong. Kaca-kaca mobil berterbangan menjadi serpihan. Dalam sekejap, ledakan itu membuat mobil merah itu menjadi rongsokan.

Jalanan kini menjadi macet. Ledakan itu mendatangkan orang-orang yang penasaran dengan apa yang terjadi. Mereka mendadak menjadi wartawan dengan menyiarkan secara langsung di lokasi ledakan.

Berita itu dalam waktu singkat tersebar luas. Latif yang berada di kota Jade segera menghubungi Rama. Beberapa kali panggilan Rama tidak menjawab teleponnya.

Latif kemudian menghubungi Dita. betapa terkejutnya Latif saat mendengar, Rani hampir diculik Kenzo. Dan saat ini, Rama dan Bima berusaha menangkap Kenzo.

Takut terjadi sesuatu kepada Rama dan Bima, Latif menghubungi Demian. Dari Demian lah, Latif mendapatkan informasi yang akurat. Latif memperingatkan Demian agar berhati-hati. Deddy bisa saja membalas dendam untuk Kenzo.

...----------------...

Di tempat lain, Deddy menerima laporan dari pengawalnya, Kenzo berhasil kabur dari rumah untuk menemui Rani.

Awalnya Kenzo hanya ingin mengajak Rani tinggal bersamanya. Kenzo meminta bantuan kepada sopirnya untuk menuju bumi perkemahan.

Tapi siapa yang menyangka, Kenzo mengalami kecelakaan. Kenzo dimasukkan ke Rumah Sakit Polisi kota Jade.

"Kenapa harus rumah sakit polisi! Bagaimana caranya membebaskan Kenzo!" Deddy mengepalkan tangannya.

"Apa ada perintah, Bos?" tanya pengawal.

"Untuk sementara, biarkan Kenzo di sana. Kalian, ke bumi perkemahan. Cari cara agar bisa membawa Rani!"

Deddy menunjukkan foto Rani kepada pengawalnya. Beberapa pengawal Deddy, menuju ke bumi perkemahan. Mereka akan menyamar sebagai petugas.

Para pengawal Deddy menggunakan pakaian berwarna putih dengan celana berwarna hitam. Mereka menuju bumi perkemahan.

Sesampainya di sana, mereka dihadang oleh beberapa petugas keamanan. Mereka meminta mereka yang mengaku sebagai petugas di bumi perkemahan menunjukkan kartu identitasnya.

Salah satu dari mereka bilang, kartu identitasnya ketinggalan karena tadi dapat telepon mendadak dari pimpinan.

Petugas keamanan tidak langsung percaya. Dia juga menghubungi pimpinan dan menanyakan apakah pimpinan menyuruh petugas kebersihan hari ini untuk datang.

"Maaf, kalian tidak diterima di sini!" Kata petugas keamanan.

Pengawal Deddy sedikit emosi dan melayangkan pukulannya.

PLAK!

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Fang
Ditunggu karya berikutnya. Request cerita horor lagi Thor 😘🥰
Na!
ditunggu karya berikutnya 💪
Mauk
Waaaaaaaaw
Mauk
😱😱😱😱😱😱
Na!
makhluk jadi²an
Mauk
🤭
Mauk
Astaga. pasti aman sembunyi di sana.
Na!
😱
Na!
Sereeeeeem
Al!f
niat banget ngurung
Nashira
Gaaaaaawaaaaat
Nashira
pantas saja Damin dan Mira menangis bacanya
Nashira
Rumah persembunyian kh?
Aila
masih hidup, wira gila hati2
Al!f
Wira 😱
Fang
Rais ternyata sudah meninggal dan Wira masih hidup
Mauk
Wira msh hidup 😱
Na!
😱 Rais suka Rani
Na!
sulit Thor 😭. hanya org tertentu yg bisa
Na!
biaa ditebak, psti Sekar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!