NovelToon NovelToon
Emergency Love

Emergency Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Cinta Seiring Waktu / Cintamanis
Popularitas:96.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: dtyas

Dituduh Cinta karena kesalahan. Rama membuktikan kalau cintanya bukan kesalahan, murni rasa dari mata turun ke hati. Usaha mendapatkan cintanya seolah didukung oleh jagat raya meski berawal dari kesalahpahaman.

“Nggak masalah nikah karena digrebek, yang penting sah.”

“Siapa kamu, berani mencintai seorang Bimantara.”

“Di dunia ini, Rama jodohnya Gita.”

Kisah cinta Rama Purwangga dan Gita Putri Bimantara, jadilah saksi seberapa darurat cinta mereka.

Spin off Bosku Perawan Tua dan Diam-diam Cinta

=== Mohon dengan sangat agar tidak baca dengan melompat bab dan ikuti sampai akhir ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dtyas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Kamu Ketahuan

Bab 32

 

 

“Abangnya tidur,” ucap Gita berdiri menyambut pasangan yang dia tahu sahabat dari Rama.

“Duduk sini,” ajak Ibu. Yuli dan Rendi pun ikut duduk di sofa, memperkenalkan diri mereka dan berbincang mengenai kondisi Rama.

“Udah sadar kok, tadi sudah diperiksa dokter juga, bilangnya ngantuk. Mbak Lisa bilang masih efek obat.”

“Kamu gimana? Baik-baik aja ‘kan?” tanya yuli mengusap punggung tangan Gita.

“Aman, mbak.”

“Tante, Gita, aku balik lagi. Eh, ada Yuli sama dokter rendi juga.” Lisa datang dengan kedua tangan memegang kantong plastik dengan brand bakery dan toko buah.

“Bawa apa, Sa?  Bukannya pulang, istirahat.”

Gita mengekor Lisa mengeluarkan makanan itu ke atas meja makan.

“Makanan untuk tante sama neng Gita, jangan sampai sakit ya.”

“Wah, banyak amat mbak. Makasih ya.” Gita tersenyum, sahabat-sahabat suaminya baik luar biasa dan rasa peduli mereka tidak usah diragukan.

“Tante sama Gita menginap di sini?” tanya Lisa diangguki Mira juga Gita. “Nggak pa-pa kalau malam bisa ditemani yang lain. Bang Beni dan Sapri bisa nemenin Rama loh.”

“Iya, Ibu istirahat di rumah aja,” seru Yuli.

“Nggak pa-pa, di sini juga nggak ngapa-ngapain cuma duduk. Apalagi Gita, mana mau dia disuruh pulang.”

“Sabar ya Git, mungkin ini ujian pernikahan kalian.” Lisa mengusap pundak Gita.

Rama terjaga saat sahabatnya sudah pamit, sedangkan Gita sedang di toilet.

“Bu … Gita mana?”

“Ada, nggak ditinggal kok. Lagi mandi dia. Tapi kasihan kalau suruh tidur di sini, ibu suruh pulang aja ya.”

“Jangan bu, vitamin aku itu. Efeknya lebih dahsyat dari antibiotik.”

“Hah, dasar. Suami istri udah pada bucin.” Ibu menggeleng pelan. “Makan ya, dokter bilang udah boleh makan minum. Ini udah diantar makan malamnya.”

“Kalian sudah makan?”

Ibu mengangguk. “Mertua kamu aja belum lama pulang. Makan ibu sama Gita dia yang urus, Lisa tadi bawa makanan juga tuh. Tadi ada beberapa orang jenguk kamu, ibu lupa namanya. Bersyukur kamu dikelilingi orang baik, Ram.”

“Yang urus kamar dan biaya, siapa bu?”

“Ya mertua kamu. Ibu diminta terima beres dan suruh tenang.” Mira menaikan bagian kepala ranjang lalu menyodorkan botol air dengan sedotan.

“Makan ya, ibu suapin.”

“Eh, abang udah bangun,” cetus Gita melihat suaminya sudah terjaga. Menggantung handuk lalu bergegas menuju ranjang bahkan duduk di tepinya.

“Sayang wangi banget, jadi pengen kok0p.”

“Rama!”

Gita tertawa menutup mulutnya. Rama tanpa rasa bersalah senyum-senyum mendengarkan nasihat dari ibu.

***

“Sudah kalian dapat?” tanya Arya.

“Sudah bos. Orangnya sudah ada sama kita,” ujar pria diujung sana. “Tidak ada urusan dengan bos atau perusahaan. Juga dengan Mas Rama.”

“Lalu?”

“Yang beri perintah ternyata teman kuliah Non Gita.”

Arya mengusap wajahnya. Orangnya sudah menyelidiki, bahkan mobil truk dan motor yang menjebak Rama sampai tertabrak dan oleng pun sudah didapat. Tidak menduga kalau ada hubungannya dengan Gita.

“Siapa dia berani-beraninya berurusan denganku.”

“Kami akan selidiki lagi, segera kami laporkan.”

Mobil yang membawa Arya sudah memasuki kediamannya. Sarah menyambut di beranda.

“Rama gimana mas?” meski sudah mendapatkan kabar kalau menantunya itu sudah aman, rasanya kalau tidak dengar langsung seperti ada yang kurang.

“Rama sudah di kamar rawat, operasinya lancar. Tinggal pemulihan.” Arya merangkul Sarah berjalan bersisian masuk ke rumah.

“Gita ditinggal?”

“Mana mau dia pulang. Betul kata Mada, dia udah kayak cicak nemplok ke suaminya. Nangis nggak karuan, bucin banget.” Arya menggeleng sambil berdecak pelan.

Sarah tersenyum. “Kok dejavu ya, mas. Mirip siapa gitu posesif sama bucinnya, eh turun dari kamu kali.”

Arya kembali berdecak, dengan ejekan istrinya. “Yang nemenin Rama, Cuma Bu Mira sama Gita?”

“Iwan aku minta stand by di sana, nanti gantian sama yang lain."

“KOk bisa Rama kecelakaan sih? Apa motornya nggak sehat?”

Arya menggeleng, untuk sementara ia akan merahasiakan kalau kecelakaan itu ada unsur kesengajaan. Sarah dan Gita akan gusar kalau tahu masalah ini, biarkan diselesaikan dengan caranya saja.

Mau main-main dengan keluargaku, batin Arya tersenyum smirk.

***

Hampir jam 9 malam, dokter dan perawat sudah melakukan kunjungan. Sesekali Rama meringis karena bekas luka-lukanya. Apalagi lengan yang terseret motor. Memakai seragam pasien, model kimono karena beberapa bagian masih dibalut perban.

“Loh, sakit ya?”

“Sedikit,” ucap Rama menggigit bibirnya. Tidak ingin membuat kedua wanita yang ia cintai itu khawatir.

“Ibu panggil perawat atau dokter ya?”

“Nggak usah. Jam 10 nanti jadwal aku disuntik, bentar lagi.” Sebagai nakes dia tahu jadwal pasien mendapatkan asuhan keperawatan.

Gita tertidur di ranjang pendamping pasien sejak tadi.

“Ibu istirahat aja, aku nggak pa-pa. Tolong ponsel aku. Besok ibu pulang aja, masalah yang jaga aku mah gampang.”

“Ck, mana bisa tenang di rumah, kamu kayak gini. Ibu di sofa ya, kalau butuh apa-apa panggil. Nggak usah maksain turun.”

“Siap ibu suri,” sahut Rama lalu fokus dengan ponselnya.

 

...Beni Ganteng...

^^^Bang, gue curiga dibuat celaka^^^

Nggak usah mikirin itu, fokus sehat aja. Mertua lo udah suruh orang cari tahu

^^^Hah, serius?^^^

Rendi bilang lo sebutin nopol tapi bukan motor lo

^^^Iya, itu nopol truk yang nabrak gue^^^

Udah dihandle, lo tenang aja

“Papa udah tahu,” gumam Rama. “Siapa yang mau jahat sama gue, ya.” Rama menoleh ke arah bed di mana Gita berada. Meringkuk dan tertidur dengan damai. “Sabar ya neng, nanti gue sembuh kita honeymoon.”

Sedangkan di tempat berbeda, Arlan meneguk isi gelas lalu menggoyangkan kepalanya. Berada di club malam merayakan rencana yang sudah berhasil.

“Bersulang lagi,” ucapnya setelah mengisi kembali gelasnya.

Ponselnya bergetar, ia berdecak lalu menghidupkan layar dan mengernyitkan dahi.

Bos, rencana gagal. Mereka tahu ini bukan kecelakaan

“Hah, gobl0k!” pekik Arlan.

 

 

1
Arin
Itu memang obat paling mujarab dan manjur ya Rama untuk meredam emosi🤭🤭🤭🤭🤭
Shee_👚
obat emosi gita😂😂😂
Shee_👚
sombong keluarin ram, punya mertua kaya tujuh turunan g usah takut🤣🤣🤣
Shee_👚
bisa jawab kagak lo pada, kemana waktu bapaknya rama masih idup kagak ada ngaku sodara, sekarang bapak rama dah g da ninggalin warisan banyak pake acara ngaku sodara, dah gitu minta jadi besan situ waras?? 🙄
Shee_👚
mau tau, sini aku bisikin.
gita itu anak kesayangan nya papih arya, keturunan nya Bimantara, tau kagak?? g bakalan tau lah orang maenannya di sawah sih😂
Shee_👚
lah emang kelakuan kalian harus di aduin, kalau kagak mah tuman😏
mmh nengmuti
dasar rama sableng🤣🤣🤣🤣
Shee_👚
dah kaya pengangguran tapi di gaji, duh mau aku🤣
Shee_👚
😂😂😂😂😂😂
sabar ram, ora g sabar kan tanah luas
Shee_👚
di rumah sakit dah di bikin emosi sama palkiran, nyampe rumah di bikin emosi sama cing ihsan sudahlah cing ihsan jadi sasaran emosi rama🤣
Felycia R. Fernandez
obat lelah ya Ram 🤣🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Rama/Curse/ sempet²nya kamu ya, Astaghfirullah/Facepalm//Facepalm/
💟노르 아스마💟
kudu sempat yo bang ...hadehhhh
mery harwati
Mau disuntik anestesi sama Rama kayaknya Ida & Ihsan 😀
Rahmawati
kesampaian nikah karna digrebek 🤣🤣🤣
Rahmawati
ikut deg deg an jadinya
Rahmawati
Gita jgn ikut ikutan ke club lah, apalagi nanti disana ada arlan
Rahmawati
wah, langsung ketahuan sama papa arya
Rahmawati
langsung tembak tanpa basa basi
gina altira
Sikat Rama, kasih paham tuh si Ida yang sok ke pedean
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!