NovelToon NovelToon
Dendam Paras Kembar

Dendam Paras Kembar

Status: sedang berlangsung
Genre:Tumbal / Balas dendam pengganti / Balas Dendam
Popularitas:50
Nilai: 5
Nama Author: Mbak Ainun

Penasaran dengan ceritanya yuk langsung aja kita baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Ainun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33: LABORATORIUM BAYANGAN

BAB 33: LABORATORIUM BAYANGAN

Terowongan di bawah sumur tua itu tidak seperti yang dibayangkan Aarohi. Alih-alih lorong tanah yang lembap dan berbau tanah, ia justru mendarat di atas lantai logam yang sangat bersih dan diterangi oleh lampu LED putih yang sensornya menyala secara otomatis mengikuti langkah kakinya. Suhu di bawah sini sangat stabil, sekitar 20 derajat Celcius, dan aroma udara yang ia hirup bukan lagi bau pinus Shimla, melainkan aroma tajam zat kimia dan disinfektan.

Aarohi menggenggam pistolnya dengan tangan gemetar. Di tahun 2026 ini, ia menyadari bahwa teknologi bukan lagi sekadar alat, tapi bisa menjadi penjara bagi kemanusiaan.

"Selamat datang kembali, Subjek A," suara wanita yang terdengar sintetis bergema melalui pengeras suara di langit-langit koridor.

"Siapa kau?! Tunjukkan dirimu!" teriak Aarohi, suaranya bergema di lorong yang sunyi.

Ia terus berjalan hingga sampai di sebuah pintu kaca besar yang terbuka secara otomatis. Di balik pintu itu, jantung Aarohi seolah berhenti berdetak. Ia berdiri di sebuah ruangan raksasa berbentuk silinder. Di sepanjang dinding ruangan tersebut, terdapat ratusan tangki inkubasi berisi cairan biru bercahaya.

Di dalam setiap tangki, terdapat sesosok manusia.

Aarohi mendekat ke salah satu tangki dan hampir menjatuhkan senjatanya. Di dalam tangki nomor 099, seorang wanita yang wajahnya benar-benar identik dengannya dan Tara sedang mengambang dengan tenang. Matanya terpejam, dan berbagai kabel perak menempel di kepalanya.

"Ini tidak mungkin..." bisik Aarohi.

Ia bergegas ke tangki berikutnya, dan berikutnya lagi. Semuanya sama. Ratusan wajah yang mirip dengannya—ada yang tampak lebih muda, seumuran, dan sedikit lebih tua. Proyek Gemini bukan hanya tentang dirinya dan Tara. Mereka adalah produksi massal.

"Kau adalah yang pertama yang berhasil 'hidup' di dunia luar dengan emosi yang stabil, Aarohi," suara itu kembali terdengar.

Seorang pria paruh baya dengan jas laboratorium abu-abu keluar dari balik meja kendali komputer hologram. Wajahnya tampak tenang, tetapi matanya memancarkan kegilaan seorang ilmuwan yang merasa dirinya adalah Tuhan. Namanya adalah Dr. Viren, kepala riset yang dianggap sudah meninggal dalam kecelakaan laboratorium tahun 2012.

"Deep Raj Singh dan Keluarga Malik hanyalah donatur untuk riset ini," kata Dr. Viren sambil mengusap layar hologram yang menampilkan data biometrik Aarohi. "Deep menginginkan seorang istri yang sempurna, sementara Malik menginginkan tentara bayaran yang tidak memiliki rasa takut. Mereka semua menggunakan hasil riset kami untuk ambisi mereka yang remeh."

"Kau gila! Kami bukan objek riset!" teriak Aarohi, ia mengarahkan moncong pistolnya tepat ke dahi Dr. Viren.

Dr. Viren tidak gentar. Ia malah tersenyum tipis. "Kenapa kau pikir kau bisa membalas dendam dengan begitu rapi pada Deep? Kenapa kau pikir kau bisa selamat dari ledakan biara dan serangan Tara di rumah sakit? Itu karena genetikmu telah kami rancang untuk bertahan hidup di atas rata-rata manusia biasa. Kau adalah mahakarya kami, Aarohi."

Dr. Viren menekan sebuah tombol di panel kendali. Tiba-tiba, salah satu tangki di tengah ruangan mulai menguras cairannya. Sosok di dalamnya perlahan membuka mata.

Aarohi mematung. Wanita yang keluar dari tangki itu bukan sekadar kembaran. Ia mengenakan pakaian taktis hitam, dan saat ia menatap Aarohi, matanya tidak memiliki emosi sedikit pun—kosong, dingin, dan mematikan.

"Perkenalkan, ini adalah Subjek Z. Versi yang telah kami sempurnakan untuk menyingkirkan 'cacat' emosional yang kau miliki," kata Dr. Viren. "Dia tidak akan memiliki rasa kasihan, dia tidak akan mencintai Shravan, dan dia akan mematuhiku sepenuhnya."

Subjek Z melompat dari tangki dengan kelincahan yang tidak masuk akal. Ia menyerang Aarohi dengan gerakan bela diri yang sangat presisi. Aarohi mencoba menembak, tetapi Subjek Z terlalu cepat. Senjata Aarohi terlepas dari tangannya.

Dalam pergulatan maut di dalam laboratorium bayangan itu, Aarohi menyadari satu hal yang mengerikan. Selama ini ia bertarung melawan Tara karena mengira Tara adalah musuhnya. Ternyata, musuh sesungguhnya adalah penciptanya sendiri.

"Aku tidak akan membiarkanmu menyentuh anakku!" teriak Aarohi sambil menggunakan sisa kekuatannya untuk menghantamkan tabung oksigen ke arah Subjek Z.

"Anakmu, Shravan, adalah generasi berikutnya dari Proyek Gemini," Dr. Viren tertawa dengan nada yang mencekik. "Deep menyembunyikannya di panti asuhan bukan untuk melindunginya dari Malik, tetapi untuk menyembunyikannya dariku. Karena Deep tahu, Shravan adalah subjek pertama yang lahir secara alami dari rahim salah satu produk kami. Dia adalah kunci evolusi yang kami cari."

Aarohi merasa dunianya runtuh. Shravan adalah target utama sejak awal. Segala drama antara Deep, Tara, dan Malik hanyalah tirai untuk menutupi agenda yang jauh lebih gelap di tahun 2026 ini.

Dengan satu gerakan nekat, Aarohi menarik granat asap dari sabuk taktis yang ia ambil dari penjaga sebelumnya. Ruangan itu seketika dipenuhi asap putih tebal. Ia tidak lari keluar; ia justru berlari menuju server utama laboratorium tersebut.

"Jika aku tercipta dari tempat ini, maka aku juga yang akan menghancurkannya!" desis Aarohi.

Ia memasukkan virus siber yang pernah diberikan Abhimanyu ke dalam terminal pusat. Alarm darurat mulai meraung di seluruh laboratorium. Di tengah kekacauan itu, Aarohi harus berpacu dengan waktu sebelum Subjek Z menemukannya di dalam kabut asap, dan sebelum seluruh laboratorium ini meledak bersama semua rahasia berdarah di dalamnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!