NovelToon NovelToon
Story Of Hazel Lyra Raven

Story Of Hazel Lyra Raven

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Dark Romance / Mafia / Time Travel / Reinkarnasi / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:953
Nilai: 5
Nama Author: AEERA-ALEA

Kisah seorang gadis muda bernama hazel lyra raven, anak konglomerat dari seorang kepala rumah sakit ternama. Rumah sakit swasta raven medika. pada awalnya dia di jodoh kan oleh seorang dokter bedah terkenal.

Pharma Andrian, justru perjodohan itu malah membawa petaka??, seorang wanita asing yang mengaku dirinya adalah istri sang dokter pharma pada pernikahan mereka??

kedatangan wanita misterius itu membawa petaka. konflik di mulai, tapi sayangnya wanita itu memiliki ide busuk!!..ia mendorong lyra dari lantai 20??. tapi saat terbangun. lyra malah bangun di di 3 tahun sebelum kejadian??, Dan malah bertemu laki laki lain yang dapat membantu nya!!


Tapi terbangun nya lyra ke 3 tahun sebelumnya bukan hanya untuk mengubah takdir nya, tanpa ia sadari..masalah ternyata yang datang lebih besar

Organisasi misterius yang melakukan perdagangan barang gelap mengintai rumah sakit megah, mereka telah menanam bom besar yang terpasang tepat di bawah rumah sakit itu..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AEERA-ALEA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 31

Tarn mengepalkan tinjunya hingga persendian tangannya memutih, sebuah gestur kemarahan yang jarang ia tunjukkan di hadapan bawahan mana pun. Matanya yang dingin menatap kobaran api di Delphi Hospital dengan kebencian yang mendalam, bukan karena gedung itu hancur, melainkan karena kebodohan Pharma yang membiarkan identitasnya tersingkap ke permukaan.

Selama bertahun-tahun, Tarn telah mencurahkan segala sumber daya dan pengaruh organisasi hitam DJD untuk melindungi kerahasiaan operasional Pharma, sebuah proyek jangka panjang yang sangat krusial bagi dominasi mereka di dunia bawah tanah.

Demi menjaga agar topeng dokter bedah itu tetap melekat sempurna, Tarn bahkan harus merelakan beberapa petinggi terbaiknya dikorbankan ke tangan hukum demi mengalihkan perhatian publik dan kepolisian.

Ia teringat betapa beratnya kehilangan Dr. Kael (kaon), seorang jenius strategi yang kini harus membusuk di sel tahanan demi menutupi jejak Pharma. Begitu pula dengan Hellex yang memiliki kekuatan fisik luar biasa dan Terra yang menguasai jalur logistik gelap mereka semua tertangkap dalam serangkaian operasi pembersihan yang sengaja dirancang Tarn sebagai tumbal demi menjaga integritas nama baik Rumah Sakit Delphi dan sang dokter bedah.

Namun kini, dalam satu malam yang ceroboh, seluruh pengorbanan itu seolah menguap menjadi abu tak bernilai karena Pharma tidak mampu mengendalikan situasinya dengan bersih.

"Semua pengorbanan itu... Kaon, Hellex, Terra... mereka semua berakhir di penjara hanya untuk melindungi seorang dokter yang sekarang membiarkan wajahnya terpampang di hadapan detektif kelas teri dan adiknya," desis Tarn dengan suara yang berat dan bergetar karena murka yang tertahan.

Vos yang berdiri di sampingnya merasa atmosfer di atas gedung itu menjadi sangat mencekik, ia tahu bahwa jika Tarn sudah mulai menyebutkan nama-nama anggota DJD yang tertangkap, itu berarti kesabarannya telah mencapai titik nadir.

"Pharma telah menjadi beban, Tarn. Dia bukan lagi aset yang bisa kita pertahankan jika identitasnya sudah masuk ke dalam arsip kepolisian," sahut Vos dengan nada hati-hati, mencoba merespons kegelisahan pemimpinnya.

Tarn berbalik dari pemandangan kota, wajahnya kini sepenuhnya tertutup bayangan, namun aura kegelapan yang ia pancarkan jauh lebih mengerikan daripada ledakan di bawah sana.

"Jika dunia harus mengetahui siapa dia, maka dunia tidak boleh mendapatkan satu pun bukti dari apa yang telah ia kerjakan untuk kita. Aku tidak akan membiarkan Magnus atau unit kepolisian itu menemukan satu baris kode pun dari data eksperimen yang tersisa di dalam lab itu."

Tarn melangkah menuju meja kendali yang terpasang di sudut balkon, jemarinya yang terampil mulai menekan serangkaian perintah enkripsi yang sangat rumit pada panel kontrol satelit pribadi milik DJD.

"Kita tidak punya pilihan lain. Aktifkan protokol pembersihan total. Jika Delphi harus jatuh, maka ia harus membawa seluruh rahasianya ke dalam liang kubur bersama siapa pun yang masih ada di dalamnya"

"Maksudmu, kita akan meledakkan seluruh kompleks rumah sakit ini?" tanya Vos, matanya membelalak sedikit karena terkejut dengan skala keputusan tersebut.

"Ya, tapi tidak sekarang," jawab Tarn dengan senyum yang sangat kejam.

"Ledakan di bawah tanah tadi hanyalah pembukaan kecil yang tidak sengaja. Aku ingin sebuah penghancuran yang terencana secara struktural. Kita butuh waktu untuk mensabotase pipa gas utama dan menempatkan muatan termit di titik-titik pondasi gedung. Berikan aku waktu dua hari."

Tarn menatap jam mekanis di dinding, detiknya seolah berdetak seirama dengan rencana kehancurannya yang baru.

"Dalam empat puluh delapan jam, saat semua orang berpikir situasi sudah terkendali dan para polisi itu mulai mengumpulkan barang bukti, kita akan meratakan seluruh tempat ini dengan tanah. Tidak akan ada lagi yang tersisa tidak dokumen, tidak mayat, bahkan tidak juga nama Pharma."

Vos segera mencatat instruksi tersebut pada perangkat komunikasinya, ia tahu bahwa dua hari adalah waktu yang cukup bagi DJD untuk menyusup sebagai tim pembersih atau teknisi darurat guna memasang peledak di seluruh penjuru Delphi. "Dua hari, Tarn. Dalam dua hari, Rumah Sakit Delphi hanya akan menjadi catatan sejarah yang terbakar."

Tarn kembali menatap ke arah kerumunan polisi di bawah sana, melihat Magnus yang sedang berjuang menyelamatkan Paul, tanpa menyadari bahwa mereka semua sedang berdiri di atas bom waktu yang sudah mulai berdetak.

"Nikmatilah kemenangan kecilmu malam ini, Magnus. Ambillah detektif itu, selamatkan gadis itu jika kau mampu. Namun ketahuilah, dalam dua hari, aku akan menghapus semua keberhasilanmu ini dari muka bumi."

Suasana di atas gedung tinggi itu semakin dingin seiring dengan angin malam yang membawa kabar duka bagi masa depan. Tarn dan Vos mulai bergerak meninggalkan balkon, langkah mereka yang berat bergema di lantai beton yang kosong, meninggalkan Delphi yang sedang berdenyut dalam api yang belum seberapa dibanding apa yang akan terjadi dua hari kemudian.

Bagi DJD, identitas yang terbongkar adalah dosa yang hanya bisa ditebus dengan penghancuran total, dan Tarn telah menetapkan vonis kematian bagi gedung itu beserta semua rahasia yang tersembunyi di dalamnya.

Di kegelapan malam, rencana penghancuran yang paling masif dalam sejarah mafia DJD telah dimulai, dan tak ada satu pun orang di bawah sana termasuk Paul, Lyra, maupun Magnus yang menyadari bahwa mereka hanya memiliki sisa waktu empat puluh delapan jam sebelum seluruh tempat itu meledak dalam simfoni api yang mematikan.

Tarn tidak pernah memberikan kesempatan kedua, dan kali ini, Delphi Hospital harus membayar harga atas terbongkarnya rahasia organisasi hitam yang paling ditakuti di kota tersebut.

1
AEERA♤
bacaa woee
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!