Asih gadis berparas cantik yang merupakan salah satu kembang desa, banyak laki-laki yang mengejar cintanya tak hanya pemuda desa, duda dan laki-laki beristri pun mengejar cinta Asih. Namun kemalangan menimpa nya Asih ditemukan seorang warga tergeletak tak bernyawa disalah satu kebun warga. Siapakah orang yang tega berbuat keji terhadap Asih?
Yuk baca terus kisahnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arztha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32
Rama dan Dokter Viona merencanakan rencana selanjutnya untuk mengungkap kematian Asih. Rama bersyukur saat ini ia tidak sendirian untuk mengungkap kematian Asih ternyata masih banyak orang yang baik.
"Kita nunggu teman kamu Vi, soalnya kata si mbok sebelum kejadian Asih sempat menerima pesan lalu dia pergi dan besoknya ditemukan sudah tidak bernyawa. " Jelas Rama.
"Ponsel nya kamu temuin nggak Ram? "
"Kalau aku nemuin mungkin nggak sesulit ini Vi, mengungkap ini semua. "
"Iya sih Ram, semoga temanku bisa mengungkap ini semua. "
"Aamiin."
"Kamu sampai kapan di sini Ram? "
"Aku tiga atau empat hari lagi disini Vi, soalnya udah mau dua minggu aku tinggal di sini dan cuti ku juga mau habis. "
"Lah kalau kamu pulang kasus ini siapa yang mau lanjutin? "
"Aku bakal usahain cari pelakunya Vi, kasihan Asih belum tenang dia. "
"Loh benar ya apa yang di ceritain para warga disini ? "
"Iya Vi banyak warga yang di gangguin Asih di sini. "
"Ya ampun ko aku jadi merinding ya. Kamu sendiri nggak digangguin gitu di sini? "
"Nggak ko Vi, beberapa kali juga Asih datang tapi nggak gangguin kita di sini, cuma dia bilang dia akan balas dendam kepada para pelaku nya. "
"Berarti dia sendiri Ram yang mau balas dendam sendiri gitu, tanpa bantuan kita? "
"Bisa di bilang gitu, tapi kan kasian sama warga yang nggak bersalah di ganggu juga. "
Obrolan mereka terus berlanjut tanpa terasa waktu cepat berlalu matahari pun terlihat sudah mulai terbenam. Dokter Viona pun pamit kepada mbok Inah dan juga Rama ia segera kembali ketempat ia tinggal selama di desa Rengas.
"Aku pamit ya mbok, Assalamu'alaikum.
"Iya nak, kamu sebaiknya di antar nak Rama saja lumayan jauh kalau jalan kaki ke tempat kamu tinggal. "
"Ayok Vi aku antar, mbok Rama antar Viona dulu ya. "
"Iya kamu hati hati ya nak Rama. "
Tanpa mereka sadari ada yang sedang memperhatikan mereka dengan tatapan sendu melihat orang yang di cintainya berboncengan dengan wanita cantik. Ya, Asih melihat dan mendengar semuanya, Asih memang cemburu tapi ia tidak boleh egois biar gimana pun Asih dan Rama sudah berbeda. Asih ingin Rama bahagia di dunia ini.
🍂🍂🍂
Disepanjang jalan Rama dan Dokter Viona menjadi pusat perhatian warga desa. Bahkan mereka mengira kalau Rama dan Dokter Viona adalah sepasang kekasih.
"Dokter Viona dan mas Rama cocok ya yang satu ganteng yang satunya cantik. "
"Iya bu mereka cocok banget. "
Para warga desa pun terus memperhatikan Rama dan dokter Viona.
"Eh ko mereka terlihat akrab sekali ya, apa mungkin mereka saling kenal? "
"Mungkin saja bu mereka sudah kenal lama. "
Mereka pun terus membahas kedekatan Rama dan dokter Viona. Dari arah berlawanan muncul mobil Andre yang baru pulang dari rumah sakit. Andre melihat dokter Viona sedang di bonceng dengan Rama. Andre yang belum kenal dengan dokter Viona bertanya tanya siapa perempuan cantik itu..
"Gila cantik banget. " gumam Andre.
"Siapa bos? " Jono penasaran.
"Itu tadi cewek yang di bonceng Rama, lo tau nggak siapa itu cewek? "
"Nggak bos, gue juga baru liat. "
"Coba cari tau Jon. "
"Oke bos nanti gue cari tau. "
Andre dan Jono pun telah sampai di rumah, sedangkan Rizal dan Ahmad menemani Raka berganti di rumah sakit. Ternyata di rumah Andre tengah heboh membahas dokter cantik yang akan bertugas di desa mereka.
Andre yang baru masuk kerumah pun mendengar apa yang sedang anak buah nya bicarakan.
"Oh ternyata cewek cantik itu seorang dokter. " Andre pun berbicara tanpa sadar.
"Iya bos dia akan tugas di puskesmas mulai besok bos. " jelas salah satu anak buah Andre.
Andre pun diam mendengar penjelasan anak buahnya. Andre terpesona pada pandangan pertama dengan dokter Viona. Andre berniat ingin meluluhkan hati dokter cantik itu.
🍂🍂🍂
Motor yang dikendarai Rama pun tiba di sebuah rumah yang di tempati Dokter Viona selama bertugas di desa Rengas. Dokter Viona segera turun dari motor yang Rama kendarai.
"Aku langsung pulang ya Vi. "
"Nggak mampir dulu Ram? "
"Nggak Vi dah mau maghrib. "
"Oh yasudah terimakasih sudah dianter ya Ram."
"Sama sama Vi, hati hati dirumah kalau ada yang ngetuk pintu malam malam jangan dibukain ya, sebelum dia beri salam dengan benar. "
"Loh memang nya kenapa Ram? "
"Pokoknya jangan di bukain ya. Itu pesan warga sini."
Rama pun berlalu meninggalkan Rasa penasaran dokter Viona....
🍃🍃🍃
Maaf telat update nya 🙏🏻
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya..