NovelToon NovelToon
ALEA STORY

ALEA STORY

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Dokter
Popularitas:583.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Alea Winslow (22th), melanjutkan pendidikan S2-nya di salah satu kampus ternama di Belanda.

Hidupnya yang awalnya dia pikir akan bebas, malah hancur lebur karena harus berhadapan dengan Damon Alvaro. Dokter tampan 39 tahun, kadang hangat kadang dingin, yang tiba-tiba mulai terlibat dalam hidupnya.

Damon selalu menjadi saksi Alea melakukan hal-hal konyol. Bahkan mencuri di salah satu pertokoan di Belanda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pendek?

Damon segera menutupi pandangan Alea dengan tangannya agar gadis itu tidak melihat pemandangan mengerikan itu lebih lama, sambil tubuhnya melindungi tubuh mungil itu di belakangnya, siap menghadapi segala kemungkinan bahaya yang mengintai di lorong sunyi tersebut.

Belum sempat mereka bergerak atau bernapas lega, tiba-tiba dari kedua arah ujung lorong, sekelompok orang berhamburan masuk. Sekitar lima sampai delapan orang laki-laki bertubuh kekar dengan wajah garang dan tatapan membunuh. Di tangan masing-masing dari mereka memegang kayu balok tebal dan pipa besi yang terlihat berat dan mematikan.

"Lihat, rupanya ada pasangan yang lagi berbuat mesum di sana." Seru salah satu dari mereka dengan logat kasar. Alea  menatap mereka marah dari balik tubuh Damon.

"Kalian yang mesum, bajingan gila! Orang ciuman doang di bilang mesum, itu simulasi. Ngerti simulasi kan?!" tukas Alea dengan berani, suaranya melengking memotong suasana tegang itu.

Mata para preman itu membelalak, seolah tidak percaya ada cewek mungil yang berani memaki mereka seperti itu. Sementara Damon di depannya hanya bisa menghela napas pendek, rahangnya sedikit mengeras tapi di dalam hati ia benar-benar heran setengah mati.

Simulasi? batin Damon bergumam takjub. Bisa-bisanya di situasi seberbahaya ini, otak anak ini malah menyebut kata-kata aneh seperti itu. Dasar bocah ...

"Tetap di belakangku Alea, mereka berbahaya. Jangan memancing mereka," perintah Damon tegas, tangannya melindungi pinggang gadis itu lebih erat.

Alea mendengus kesal, tapi tetap menurut dan bersembunyi rapat di balik punggung lebar pria itu.

"Mereka bikin aku kesel om. Duh, mana aku takut banget lagi sama yang berdarah-darah, syok ini, syok," gerutunya pelan, suaranya sedikit bergetar bukan karena takut pada preman, tapi karena bayangan genangan merah tadi masih menghantuinya.

"Heh! Bocah pendek mulutnya tajam ya!" seru salah satu preman yang paling besar, wajahnya memerah menahan amarah.

"Hah?! Bocah pendek?! Coba bilang sekali lagi tiang listrik silayan, eh sialan! Tuhkan jadi latah. Ble-ble!"

Damon hampir pecah tertawa, tapi ia sadar benar ini adalah situasi serius. Dia tidak boleh gegabah.

"Alea,"

"Mereka bilang aku pendek om. Pendeek..." Ujarnya manja, jelas gak terima.

"Sudah ku bilang mereka berbahaya kan? Berdiri tenang di belakangku." Suara Damon serius dan tegas, membuat Alea akhirnya patuh. Ia terpaksa menurut, merasakan pinggangnya dipegang makin erat oleh laki-laki itu, seolah Damon takut kalau-kalau gadis nekat ini tiba-tiba maju sendiri dan berkelahi dengan orang-orang itu.

Gerombolan preman itu berjalan makin dekat, langkah mereka berat dan menghentak, wajah mereka garang sekali siap menerkam. Tapi anehnya, Alea justru santai saja. Bahkan ia masih sempat mencubit pelan pinggang Damon dari belakang.

Tenang Alea, tenang... batinnya. Dalam situasi begini, pengawal bayangan daddy pasti bakal muncul. Mereka itu kayak hantu, nggak kelihatan tapi selalu ada. Tinggal tunggu waktu aja.

Benar saja, tepat saat pemimpin preman itu mengangkat kayu balok tinggi-tinggi siap memukul ...

BRUK! ARGHH!!

Dua sosok gelap melesat secepat kilat turun dari atap lorong dan muncul dari balik tumpukan barang bekas di sudut gelap. Gerakan mereka begitu cepat hingga hampir tak tertangkap oleh mata telanjang.

Dua orang pria bertubuh tinggi, berpakaian serba hitam, wajah mereka datar tanpa ekspresi. Mereka adalah pasukan elit pengawal bayangan yang selalu ditugaskan Damian Winslow menjaga putrinya.

Tanpa banyak bicara, salah satu dari keduanya langsung melesat ke arah gerombolan preman. Satu lawan delapan, tapi ia sama sekali tidak kewalahan.

Bugh!

Satu pukulan telak mendarat tepat di wajah preman yang tadi memaki Alea. Pria itu terlempar jauh hingga menabrak dinding bata dan pingsan seketika.

Duar!

Tendangan kilat menyambar pipa besi di tangan preman lain hingga benda itu terlempar keluar, diikuti pukulan cepat ke arah perut yang membuat korban langsung terbatuk darah dan jatuh tersungkur.

Suara benturan, erangan kesakitan, dan kayu yang patah bergema memekakkan telinga. Alea yang melihat itu dari balik bahu Damon malah bertepuk tangan pelan dengan mata berbinar.

"Wih! Keren! Gitu dong hajar! Bikin kapok mereka!" serunya heboh, lupa kalau dia baru saja ketakutan setengah mati.

"Sini sini kakak bodyguard, pukul yang kepala botak itu! Dia yang paling kasar tadi bilang aku lagi berbuat mesum!"

Damon hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum tipis melihat tingkah gadis di belakangnya. Dasar anak aneh, baru saja mau dibunuh malah jadi komentator pertarungan.

Tidak butuh waktu lama, kurang dari dua menit, delapan preman yang tadi terlihat garang dan mengerikan itu sudah berguling-guling di lantai sambil merintih kesakitan. Beberapa pingsan, yang lain memegang tangan atau kaki mereka yang patah. Pengawal bayangan itu berdiri tegak di tengah mereka, napasnya bahkan tidak terdengar memburu. Wajahnya tetap dingin.

Salah satu pengawal yang memiliki bekas luka di alisnya segera berjalan menghampiri Damon dan Alea dengan langkah hormat.

"Tuan Damon, nona muda, maaf membuat kalian menunggu. Situasi sudah aman," lapornya singkat dan padat.

"Mm, kerja bagus," jawab Damon singkat. Alea mengernyit bingung,

"Kakak-kakak ini kenal sama om Damon? Perasaan belom pada kenalan kan?"

Damon dan kedua laki-laki itu saling bertukar pandang. Salah satu di antara mereka mengalihkan dengan mengatakan sesuatu yang lebih penting, memang penting.

Pengawal itu lalu menundukkan suaranya menjadi bisikan serius,

"Tuan, soal orang yang tergeletak berdarah di sana ... Dia bukan orang sembarangan. Dia adalah anak dari salah satu petinggi negara di sini. Salah satu mitra bisnis tuan Damian juga. Keadaannya kritis sekali, harus segera di periksa."

Damon melirik ke pria yang tergeletak berlumuran darah di sana.

"Segera bawa dia ke rumah sakit, aku akan memeriksanya."

"Tidak bisa rumah sakit. Keberadaannya harus di sembunyikan untuk sementara."

"Kenapa tidak bisa?" tanya Damon tajam.

"Karena kasusnya sangat sensitif, tuan. Jika tercium dia terluka parah bisa memicu gejolak politik dan skandal besar. Kita harus membawanya ke tempat aman. Ikut kami saja."

Damon mengangguk paham, tidak banyak tanya lagi. Ketika ia hendak mendekat ke korban yang masih tergeletak di lantai beberapa meter dari mereka itu, Alea melepaskan genggamannya. Damon menoleh ke belakang.

"Kenapa?"

"Om pergi aja sendiri. Jangan bawa aku, aku bisa pingsan kalo liat darah."

"Tutup saja matamu, ayo. Jangan jauh-jauh. Mungkin masih ada bahaya di sini."

"Nggak!" tolak Alea tegas, wajahnya sudah pucat pasi menahan rasa mual.

"Aku tunggu di sini aja di belakang kakak bodyguard."

Damon menatapnya lama, lalu menghela napas pasrah.

"Dasar manja. Baiklah, tunggu di sini. Jangan bergerak satu inci pun. Paham?"

Alea mendengus, tapi tetap mengangguk malas.

1
Syifa Azhar
mau di ajak ke acara nikahan Elora, jangan pingsan ya Alea 😂😂
Syifa Azhar
yes.... Antony ternyata laki-laki sejati,berani berbuat harus berani tanggung jawab,jangan berani berbuat berani minggat🤣🤣🤣
Windy Veriyanti
kocak bener Alea ini 😂🤣
Tuti Tyastuti
𝘮𝘢𝘶 𝘬𝘦𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘪𝘬𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘦𝘭𝘰𝘳𝘢 𝘭𝘦𝘢
Tuti Tyastuti
𝘯𝘢𝘩 𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘮𝘢𝘶 𝘦𝘭
faridah ida
sepertinya mau ke acara nikahan nya Elora dan Anthony ini ...
faridah ida
naah gitu kamu terima aja , biar sepupu kamu tambah iri kamu jadi nyonya Anthony ...😂😂😂😜
faridah ida
naah benar itu , kamu harus lepas dari keluarga gak jelas itu Elora ...
faridah ida
kereen ... kereenn....👍👍👍👏🏻👏🏻👏🏻
faridah ida
waaah kereen niih laki2 seperti Anthony langsung nikahin ...👍👍👍
faridah ida
beruntung kamu Anthony dapat perawan ....😁😜
faridah ida
😂😂😂 tonton daah tuh ke romantisan mereka tante dan sepupu durjana ...🤪🤪
Aidil Kenzie Zie
ke pernikahan Elora itu Al
faridah ida
kereen Anthony ...👍👍👍
bawa daah tuh Elora ke rumah sakit , setelah itu tinggal sama kamu dan jangan balik lagi di rumah tante nya ...
faridah ida
diih sok akrab , .. sepupuh kurang ajar anggap Elora pembantu .../Hammer//Smug/
Aidil Kenzie Zie
yes 💪 Anthony bakal belah duren tiap hari 🤭🤭🤭 dan Om Damon yang nggak kebagian 🤣🤣🤣
faridah ida
diiih tante apa seperti itu , mending keluar dari rumah tante kamu Elora ..
faridah ida
mending kamu tinggal sama Lea aja Elora , mungkin setelah kejadian ini Anthony mau bertangung jawab dan kamu keluar dari rumah tante kamu ..
Tuti Tyastuti
𝘱𝘢𝘬 𝘢𝘯𝘵𝘩𝘰𝘯𝘺 𝘨𝘢𝘴𝘱𝘰𝘭 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘨𝘦𝘯𝘥𝘰𝘯𝘨😂
Lilik Juhariah
si Om Damon ini apa ke nikahannya Pak Dosen ya, mencak mencak.lah si Ale
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!