Fei Xing berasal dari abad masa depan—tahun 3080—dimana hampir semua aspek kehidupan dikuasai oleh mesin pintar canggih.
Kemajuan teknologi yang terlalu cepat mengakibatkan banyak kerusuhan dan konflik di seluruh dunia.
Ayahnya, seorang profesor jenius di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, menciptakan sebuah sistem canggih yang terpasang pada jam pintar Fei Xing.
Tujuan utama penciptaan sistem itu adalah untuk melindungi anaknya dengan mengirimkannya pergi dari tahun 3080 yang penuh bahaya.
Di dunia baru ini, Fei Xing bebas mengendalikan sistemnya sesuai keinginannya.
Sistem kecerdasan buatan ini sangat pintar dan memiliki protokol dasar: tidak boleh menyakiti atau melawan tuannya.
Dalam kurun waktu 100 tahun, Fei Xing sudah sering melakukan perjalanan lintas dunia—dari zaman modern, masa lalu, hingga dunia saat ini—hanya untuk bertahan hidup dan mengembangkan kemampuannya.
Namun Sistemnya membutuhkan energi untuk tetap beroperasi dan menjaga kelangsungan hidupnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dunia Zombie
Suara jendela yang terbuka perlahan terdengar di ruangan yang awalnya sunyi.
Fei Xing mengangkat tangan untuk menyeka embun yang menutupi kaca, berharap bisa melihat pemandangan baru dari lokasi yang diduga aman—tempat yang sistem katakan akan lebih baik, jauh dari kekacauan dunia mereka.
Namun saat dia membuka jendela lebar-lebar, sepasang mata kosong dan tidak bernyawa langsung menatapnya dari luar.
Darah hitam pekat mengalir perlahan dari mulut yang terbuka lebar, menetes ke kaca jendela, sementara gigi-gigi tajam yang mengeras menonjol dengan mengerikan.
Sosok itu berdiri tidak bergerak, hanya menempelkan wajahnya yang busuk ke permukaan kaca.
[PAKAIAN PELINDUNG DI AKTIFKAN!]
Suara elektronik yang tajam menyambar telinga Fei Xing tepat saat seragamnya berubah secara instan—dari pakaian santai menjadi baju pelindung berwarna hitam dengan aksen perak yang kokoh dan dilengkapi dengan sistem perlindungan energi.
Tanpa berpikir dua kali, Fei Xing melompat menjauh dari jendela dengan gerakan cepat, mendarat di sudut ruangan yang lebih aman.
Namun sosok itu—entah manusia atau bukan—hanya bergelantungan di balkon kecil di luar jendela, tetap dengan wajahnya yang menempel ke kaca tanpa bergerak sedikit pun.
Bau busuk yang menyengat mulai meresap masuk ke dalam ruangan.
[Tuan maaf! Aku benar-benar tidak tahu bahwa kita akan jatuh ke dunia ini!] Sistem berbicara dengan nada gemetar,sangat khawatir.
"Jangan bilang apa-apa dulu..." Fei Xing mengangkat tangan untuk menyela, matanya mengamati sosok di luar dengan ekspresi yang semakin dingin dan tegas.
[Ya, ini adalah akhir dunia tahun 2029—era di mana zombie lahir dan menyebar dengan cepat di seluruh permukaan bumi...] kata sistem dengan suara takut-takut, melihat bagaimana wajah pria itu menjadi semakin dingin.
Fei Xing menginjakkan kaki dengan keras ke lantai, matanya menyala dengan kemarahan yang terkendali.
".....Bukankah kamu bilang kita akan pergi ke tempat yang lebih baik?! Bukankah kita hanya akan mundur 50 tahun sebelum dunia kita hancur—dimana manusia masih hidup dan belum meninggalkan bumi secara total?!"
[Maaf, Tuan... saya benar-benar tidak mengira bahwa sistem waktu akan melompat sejauh ini....] jawab sistem dengan suara yang hampir menangis.
".....Jika kita mencoba memperbaiki kondisi di dunia ini, bukan hanya manusia seperti yang ada di planet kota atas dan bawah yang akan musnah....bahkan saya sendiri sebagai sistem juga akan terancam hilang total. Kesalahan dalam perhitungan koordinat waktu menyebabkan kita tiba di titik yang salah."
Fei Xing mengambil napas dalam-dalam untuk menenangkan diri, matanya tetap fokus pada sosok di luar jendela yang mulai sedikit bergerak.
Dia segera membuat keputusan tegas."....Kita tidak punya waktu untuk menyalahkan siapapun sekarang. Segera siapkan sistem peluncuran waktu lagi—kita akan melompat ke waktu berikutnya! Hindari rentang tahun 2000 sampai tahun kelahiran dunia kita! Cari titik waktu yang benar-benar aman, di mana kita bisa mulai bekerja tanpa membahayakan eksistensi siapapun!"
[Baik, Tuan! Sedang menghitung ulang koordinat dan mencari titik waktu yang stabil! Mohon tunggu sebentar—saya akan memastikan tidak ada kesalahan lagi!]
Saat sistem sibuk bekerja, Fei Xing melihat kembali sosok zombie yang mulai menggerakkan tubuhnya dengan lambat, mencoba meraih ke arah jendela.
Dia mengeluarkan senjata energi dari slot tersembunyi di lengan bajunya, siap menghadapi bahaya apa pun jika pelarian waktu mereka tidak berjalan sesuai rencana.
Dunia yang salah ini bukanlah tempat yang mereka cari—dan mereka harus segera pergi sebelum terlambat.
[Tuan... maaf... sistem mengalami kemacetan parah! Data koordinat waktu benar-benar terdistorsi—saya tidak bisa membuat ulang jalur waktu!] Suara sistem yang biasanya tenang kini penuh dengan kesusahan.
bahkan terdengar seperti ingin menangis.
[Bagaimana bisa terjadi kesalahan seperti ini?! Data kami jelas-jelas lebih canggih dari era ini! Semua perhitungan seharusnya akurat sampai pada tingkat mikrosekon!]
Tangisan elektronik yang terdistorsi itu membuat Fei Xing semakin merasa marah dan tidak sabar.
Dia tidak punya waktu untuk mencari tahu penyebab kesalahan saat ini—yang paling penting adalah menemukan cara untuk keluar dari situasi yang berbahaya ini.
Jelas mereka seharusnya tak berada disini
"......Berhentilah menangis dan fokus pada memastikan sistem pelindung tetap aktif!"seru Fei Xing sambil melihat sekeliling ruangan yang semakin terasa sesak.
Di sudut jauh, dia melihat satu pintu dengan tulisan "EXIT" yang masih jelas terbaca. Tanpa berlama-lama, dia segera berlari ke arah sana.
Sosok zombie pria yang menempel di kaca jendela seolah merespons gerakannya—mata kosongnya bergerak mengikuti langkah Fei Xing yang sedang melarikan diri.
Mulutnya yang terbuka lebar mulai mengeluarkan suara menggelegak yang mengerikan, kemudian ia mulai menggoyangkan tubuhnya dengan ganas, mencoba melepaskan diri dari balkon yang menjadi tempatnya bergelantungan.
Fei Xing tiba di pintu darurat dan membukanya dengan kekuatan, langsung melesat ke lorong gelap di belakangnya.
Dia menuruni anak tangga darurat dengan beberapa lompatan besar yang efisien, tidak menyia-nyiakan waktu.
Ada dua alasan mengapa dia tidak langsung menerobos keluar dari jendela pertama: pertama, dia tidak ingin menarik perhatian manusia yang mungkin masih hidup dan bertahan di dunia ini.
Mereka sudah cukup kesusahan menghadapi kiamat zombie tanpa harus menghadapi sosok asing seperti dirinya dengan teknologi canggih.
Kedua, dia benar-benar tidak tahu berapa banyak zombie yang berkeliaran di luar.
[ tuan jangan takut!sistem perlindungan masih berfungsi dengan normal, sistem yg lainnya juga ...kecuali Sistem waktu yg bermasalah...]
"Saya bukan takut pada mereka," gumam Fei Xing sambil melompat ke anak tangga berikutnya.
".....Hanya saja jijik melihat tubuh mayat yang membusuk berkeliaran bebas. Selain virus yang mengubah mereka, tubuh mereka pasti penuh dengan bakteri berbahaya yang bisa menyebabkan infeksi....."
[Tuan benar! Sistem mendeteksi setidaknya 17 jenis bakteri berbahaya dari sosok zombie di jendela tadi...]
[ Untungnya Pakaian pelindung Anda telah diatur untuk memblokir semua kontaminasi mikroba!] sistem segera menjawab setelah bisa mengontrol emosinya sedikit.
Saat Fei Xing hampir mencapai dasar anak tangga, dia mendengar suara gemeretak dari atas—sosok zombie itu berhasil melepaskan diri dan mulai mengikuti jejaknya dengan langkah yang goyah namun terus menerus.
Bunyi kaki yang menginjak lantai dengan berat semakin dekat.
Fei Xing mempercepat langkahnya, membuka pintu akhir di dasar tangga dengan cepat. Di depannya adalah lorong panjang yang mengarah ke pintu keluar luar gedung.
Udara di luar sudah mulai tercium bau busuk yang lebih kuat, menunjukkan bahwa bahaya ada di mana-mana.
Pintu keluar gedung terbuka dengan suara mengeras yang bergema di lorong kosong.
Fei Xing melangkah keluar ke jalanan, langsung menyadari bahwa tempat mereka berada adalah sebuah apartemen di kawasan kota padat yang kini sepi dan hancur.
Jalan-jalan yang dulunya ramai kini rusak parah—aspalnya berlubang dan tertutup reruntuhan kecil.
Mobil-mobil bermacam jenis berserakan di mana-mana, beberapa terbalik atau menumpuk satu sama lain seperti mainan yang dibuang sembarangan.
Di kejauhan, beberapa sosok zombie berjalan dengan langkah kaku dan goyah, mondar-mandir tanpa tujuan jelas.
Ada yang berdiri diam di tengah jalan, hanya menggerakkan kepalanya perlahan-lahan, sementara yang lain mengeluarkan suara menggelegak yang menusuk telinga.
Tanpa ragu, Fei Xing mengangkat tangan ke wajahnya dan mengaktifkan masker oksigen yg menutupi hidung dan mulutnya dengan rapi.
Setelah itu, dia mengeluarkan tongkat listrik berwarna keperakan dari slot tersembunyi di gelang lainnya, memegangnya erat di tangan kanannya.
[Tuan, apakah Anda akan bertarung dengan mereka?] sistem bertanya dengan sedikit khawatir, mendeteksi setidaknya 23 sosok zombie di area sekitar.
"Tentu saja tidak...!" ucap Fei Xing dengan nada kesal, menghela nafas dalam-dalam.
Dia tidak punya waktu untuk berkelahi dengan makhluk-makhluk ini, apalagi risiko kontaminasi yang tinggi jika mereka bersentuhan.
Tanpa berlama-lama, dia berbalik dan mulai berjalan cepat menjauh dari kelompok zombie yang sedang bergerak ke arahnya.
Segera setelah itu, sepasang sepatu roda canggih muncul dari bagian bawah sepatunya dilengkapi dengan sistem yang memungkinkannya melaju dengan kecepatan tinggi tanpa membuat banyak suara.
"Aktifkan mode pelarian diam!" perintahnya pada sistem.
Dalam sekejap, Fei Xing melesat pergi dengan kecepatan yang luar biasa, melewati mobil-mobil yang tertata hampir tak beraturan di jalan yang kosong.
Udara yang dingin menyapu wajahnya saat dia bergerak dengan lincah menghindari setiap rintangan di jalanan.
Dia menyentuh telinga dan helem pelindung segera muncul secara otomatis melindungi kepalanya.
[Tuan, sistem mendeteksi tidak ada aktivitas manusia di kawasan radius 5 kilometer dari sini. Semua sinyal kehidupan yang terdeteksi berasal dari zombie atau hewan liar yang masih bertahan hidup.]
Fei Xing hanya mengangguk tanpa mengurangi kecepatannya.
Dia melihat sekeliling pada gedung-gedung tinggi yang dulu megah kini penuh dengan bekas kerusuhan—jendela pecah, pintu terbuka lebar, dan tanda-tanda bahwa perjuangan untuk bertahan hidup pernah terjadi di sana.
".....Cari lokasi yang aman dan jauh dari pusat kota,...." perintahnya pada sistem sambil dengan cepat untuk menghindari mobil truk yang terbalik di tengah jalan.
".....Kita perlu menemukan tempat untuk menetap sementara sampai sistem bisa diperbaiki dan kita bisa menghitung ulang koordinat waktu yang benar."
Sepatu roda terus membawanya menjauh dari kawasan apartemen yang hancur, menuju jalan yang lebih lebar yang mungkin bisa membawanya keluar dari kota yang terlupakan ini.
Meskipun dia tidak takut, Fei Xing tahu bahwa di dunia yang penuh dengan bahaya ini, kehati-hatian adalah kunci untuk bertahan hidup dan menyelesaikan misinya.