NovelToon NovelToon
Gacha Sultan: Auto Kaya Sejagat Jakarta - Part:2

Gacha Sultan: Auto Kaya Sejagat Jakarta - Part:2

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Playboy / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Harem
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: DipsJr

⚠️ PERHATIAN PEMBACA! ⚠️ Ini adalah Part 2 (Season 2) dari novel Gacha Sultan: Auto Kaya Sejagat Jakarta. Sangat disarankan untuk membaca Part 1 terlebih dahulu guna memahami alur cerita, intrik karakter, dan asal mula jatuhnya Sang Sultan!

SINOPSIS PART 2: BULAN KUTUKAN & KEBANGKITAN RAJA

Dulu, uang triliunan adalah solusi mutlak bagi Raka Adiyaksa. Namun, bagaimana jika kekayaan itu tak lagi bisa melindunginya?

Sistem menjatuhkan hukuman terberat: "Roda Nasib Buruk". Selama 30 hari, Raka harus bertahan hidup tanpa cheat Sistem di tengah badai musibah.

Mampukah Raka melewati bulan kutukan ini dan merebut kembali takhtanya? Siapa yang akan setia, dan siapa yang akan berkhianat?

Roda nasib telah berputar. Pembalasan dendam baru saja dimulai. Selamat datang di neraka Sang Sultan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DipsJr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MAKAN BARENG

Raka nyaris menangis darah. Ini udah ke-328 kalinya si Sistem durhaka itu lepas tangan dan ninggalin dia menderita sendirian. Giliran lagi butuh-butuhnya pencerahan, malah ditinggal offline.

Tapi ya mau gimana lagi. Titah udah turun, suka nggak suka dia wajib nyelesaiin quest itu tepat waktu.

Masalahnya, misi pertama nyari cuan 10 Triliun Rupiah dalam waktu sebulan itu gila banget! Buat orang normal, dapet duit segitu dalam sebulan itu cuma halusinasi tingkat dewa!

"Untungnya, gua emang bukan orang normal."

Sebaris senyum miring tercetak di bibir Raka. Untung saja dia punya visi tajam dan udah membangun ekosistem Kawasan Komersial Baru. Meskipun saat ini perputaran profit dari sana belum kerasa masif, dia cuma perlu putar otak sedikit buat mengeksploitasi potensinya secara maksimal.

Karena Raka tipe orang yang lebih mementingkan aksi ketimbang omong kosong, dia langsung berdiri di depan jendela dan menelepon Wahyu. Setelah itu, dia buru-buru mandi, ganti baju kasual branded, lalu tancap gas mengeluarkan Rolls-Royce-nya dari garasi.

"Bos Raka, sori banget nih, tapi menurut gua rencana lu barusan super nggak rasional."

Begitu Raka membeberkan ide gilanya di kantor, Wahyu langsung menolaknya mentah-mentah dengan nada tegas.

"Nggak rasional di mananya?" Raka duduk nyantai bersandar di kursi kebesarannya sambil menyesap teh premium dengan wajah tanpa dosa.

Wahyu mulai menjabarkan hasil analisis risk and reward-nya. "Lu kan niatnya mau meres cuan gila-gilaan dari Kawasan Komersial Baru kita. Tapi lu sadar nggak sih? Belakangan ini bisnis kita emang kelihatannya meledak dan viral parah. Tapi secara hitung-hitungan, margin profit-nya itu super tipis! Bahkan beberapa sektor hospitality kita malah boncos karena nombok subsidi. Coba lu pikir, kenapa kawasan kita bisa se-viral dan seramai itu?"

"Ya karena harga kita hancur-hancuran murahnya, tapi service kita kelas bintang lima, Bos."

"Nah, itu dia letak masalahnya! Justru gara-gara itu, kalau lu mendadak naikin harga, customer pasti bakal langsung ngamuk massal. Kita bisa kehilangan mayoritas pengunjung setia kita!"

Rencana awal Raka sebenarnya simpel. Karena traffic pengunjung di kawasan itu udah sangat masif, dia berencana menaikkan tarif sedikit saja di beberapa sektor printilan yang nggak terlalu mencolok. Sedikit kenaikan dikali jumlah volume massa yang raksasa, pasti langsung jadi ladang uang instan.

Tapi Wahyu menilai bahwa Raka terlalu meremehkan potensi penurunan traffic. Kalau tambahan omzet dari kenaikan harga itu nggak sebanding sama hilangnya pemasukan dari pengunjung yang kabur, maka skema ini fix berujung blunder total.

"Omongan lu masuk akal juga sih," gumam Raka sambil mengelus dagunya, mengangguk setuju. "Tapi rantai ekosistem bisnis ini kan nggak bisa dibiarin jalan di tempat tanpa nembus target cuan yang lebih gede."

Wahyu langsung melongo. Saking gregetannya, dia menatap bosnya dengan tampang nyaris putus asa. "Terus dari kemarin lu ngapain aja, Bambang?! Waktu awal nentuin positioning brand, lu sendiri kan yang ogah ngambil segmen high-end kelas atas! Lu sendiri yang ngotot masang target demografi di segmen kelas menengah ke bawah dengan gimmick barang murah kualitas sultan!"

Raka mendadak tersadar. Dengan wajah polosnya dia malah nanya balik, "Oh iya juga ya... Lah, kenapa lu kagak ngingetin gua dari awal?!"

Wahyu bener-bener speechless. "Bos, lu amnesia apa gimana? Udah puluhan kali gua ingetin pas meeting, tapi ide gua lu tolak mulu gara-gara kagak sreg di hati lu!"

"Masa sih?" Raka cuma bisa berkedip dengan tampang super clueless, matanya menatap Wahyu dengan sok polos.

Intinya, rencana eksploitasi jalur pariwisata ini terpaksa di-veto karena sangat tidak memungkinkan untuk dieksekusi.

"Kalau lu emang lagi kejar setoran dan pengen ngeruk duit gila-gilaan dalam waktu singkat, kita harus push dari sektor rumah produksi film kita," saran Wahyu.

Raka menimbang-nimbang sebentar, dan setuju. Saat ini, Grup Santoso yang sudah terafiliasi dengan Grup Adiyaksa sedang mematangkan proyek film berbujet raksasa. Apalagi mereka sukses melobi aktris top sekelas Diana Putri sebagai pemeran utamanya. Kalau film ini meledak di pasaran, margin keuntungannya dipastikan bakal sangat fantastis.

Masalahnya, gara-gara pengawasan yang bapuk di masa lalu, Raka sempat kebobolan memproduksi beberapa film ampas yang jeblok di pasaran.

Makanya, untuk mega-project kali ini mereka wajib ekstra hati-hati. Sedikit saja ada kecacatan produksi, netizen pasti bakal langsung nge-rujak film itu habis-habisan. Belum lagi ancaman dari studio rival yang udah pasti bakal ngerahin barisan buzzer buat menghancurkan reputasi Grup Adiyaksa.

"Yaudah, biar aman, proyek film ini gua yang bakal pegang langsung," ucap Raka santai. "Gua bakal fokus monitoring proses syuting sama produksinya. Lu handle urusan operasional di Kawasan Komersial Baru, sekalian urusin anak-anak perusahaan Grup Adiyaksa yang lain. Semangat ya, Bro."

Wahyu tersenyum tipis sambil mengangguk, tapi dalam hatinya dia udah ngabsen seluruh isi kebun binatang. Ngurusin operasional harian yang isinya perkara printilan tuh stresnya jauh lebih gila daripada ngurus syuting film! Harus sering berinteraksi sama macem-macem orang, gampang hilang fokus, dan gampang banget kecolongan masalah.

"Lagian lu kan sekarang udah naik pangkat jadi shareholder. Nih, si Satria gua hibahin buat lu pake aja," tawar Raka dengan sok dermawan. Satria ini asisten serba bisa yang aslinya kerja menempel dengan Raka. Tapi karena sekarang Raka merasa sudah tak terlalu butuh bantuannya, mending dilimpahkan ke Wahyu.

Wahyu langsung menangkap maksud terselubungnya. Dengan senyuman jahil dia ngeledek, "Oh, jadi ngelepas Satria biar Risa bisa nempel terus nemenin lu, gitu ya Bos?"

"Dih, apaan sih lu... Bisa nggak kita ngebahas urusan logic aja ketimbang mikirin detail kagak penting begini?" Raka pura-pura ngeles dan enggan memperpanjang bahasan. Padahal kenyataannya, sebagai sekretaris pribadi, kinerja Risa emang jauh lebih luwes dan serba pengertian.

Di balik layar, Raka sendiri juga tidak berleha-leha menunggu keajaiban.

Sederhananya: Jangan pernah menaruh semua telur di dalam satu keranjang yang sama.

"System! Sisa poin gua masih ada kan? Langsung redeem semuanya ke Kartu Cashback Sultan 10x Lipat!"

【Sistem: Baik, Tuan Muda. Total poin yang Anda miliki adalah 450 poin. Seluruhnya telah berhasil ditukar dengan Kartu Cashback Sultan 10x Lipat. Total durasi aktif: 216 jam. Harap perhatikan batas waktu penggunaan.】

Artinya, terhitung sejak detik ini, setiap rupiah yang dikeluarkan Raka akan otomatis dikalikan sepuluh, dan duit cashback raksasa itu bakal langsung cair ke saldo rekeningnya!

Sayangnya, 216 jam itu cuma setara dengan 9 hari aktif.

Tapi masuk akal juga sih. Kartu cashback 10x lipat ini barang Ultra Rare alias langka parah. Kalau durasinya kepanjangan, wajar kalau bisa bikin inflasi.

Tak berselang lama, ponselnya berdering menampilkan panggilan masuk. Kali ini, Raka langsung mengangkatnya tanpa ragu.

"Halo, Bos Raka! Malam ini ada jadwal kosong nggak buat makan bareng? Tenang aja, aku yang traktir kok!"

Terdengar suara merdu yang super manis dan manja dari bibir Diana Putri di seberang sana. Raka tersenyum tipis, lalu dengan santai langsung mengiyakan ajakan dari sang artis cantik tersebut.

1
Kanda Prabu
ini novel nyeritainbapaan sih ribet banget,berbelit Belit GK karuan🤦
Jaka
harus kuat💪💪
Oppie Abdurahman
raka² hanya bisa menghindari masalah, bukannya dihadapin satu² sama fakta yang ada, padahal masalah akan membuatmu semakin kuat mentalnya.
Oppie Abdurahman
yahh plot wist kecelakaan disini
Lilia_safira
aku udah nungguin sampe nge cek berkali kali dan akhirnya 😄😄
Lilia_safira
jadwalin dong update kapan 😄!!
Oppie Abdurahman
akhirnya rilis
Oppie Abdurahman
mungkin bagi pecinta fiksi ini lumayan menarik, tapi tergantung selera juga sih.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!