jeon jungkook gadis manis itu menyimpan sebuah rasa kepada sahabat masa kecilnya kim taehyung tapi sayang kim taehyung mencintai wanita lain.
hingga sebuah perjodohan membuat keduanya tinggal serumah.
akankah jungkook bisa mengungkapkan perasaannya?? atau justru dia akan memilih diam?
bagaimana nasib rumah tangga mereka dengan berbagai konflik yg hadir khususnya orang ketiga?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku ingin sendiri
Sesuai yang dikatakan oleh jungkook gadis itu benar-benar menepati janjinya dengan mentraktir teman-temannya dan tentu saja menggunakan uang kekasihnya.
Disalah satu meja terlihat jungkook yang tengah bercanda dengan para sahabatnya dan disampingnya ada jaehyun yang dengan setia menyuapi jungkook dan jungkook menerima dengan baik suapan dari jaehyun.
Setelah beberapa saat.
“Sudah jae, aku sudah kenyang", kata jungkook sambil mendorong sendok yang menuju mulutnya.
“Minum dulu", kata jaehyun sambil menyodorkan minuman kepada jungkook dan diterima dengan baik oleh simanis.
Cuup
Sebuah kecupan singkat mendarat di bibir jungkook dan tentu saja pelakunya jaehyun.
“Yaaaak bisa ga kalian ga umbar kemesraan selalu", kata lisa kesal dengan tingkah pasangan baru didepannya saat ini.
"Maaf kita ga ada maksud kayak gitu tapi memang beginilah kami”, kata jaehyun santai sambil merangkul bahu jungkook
"Biarkan saja lis mereka lagi hangat-hangatnya, jadi kita maklumi saja", kata jennie sambil tersenyum.
Sedangkan jisoo dan rose hanya tersenyum melihat semuanya.
Sedangkan di sudut meja ada taehyung yang juga sedang beristirahat bersama irene akan tetapi fokusnya hanya tertuju kepada sosok gadis yang saat ini tengah terlihat bahagia dengan status barunya.
“Taehyung, tae" panggil irene lebih keras yang membuat mereka berdua menjadi pusat perhatian dari seluruh siswa di kantin itu.
“Ah maaf, ada apa irene?" Tanya taehyung seketika.
“Kamu kenapa sih tae? Dari tadi aku ajak bicara tapi pikiranmu entah kemana”, kata irene kesal.
"Maaf aku sedang banyak pikiran”, kata taehyung singkat.
"Banyak pikiran apa? Aku tahu kamu memikirkan jungkook kan?” Kata irene sarkas.
"Ga usah mulai irene ssi”, kata taehyung dingin lalu setelahnya pergi meninggalkan irene yang berteriak memanggil namanya tapi taehyung sama sekali tidak menengok kebelakang.
Semua siswa yang melihatnya hanya terdiam tanpa mau ikut campur.
"Si taehyung kenapa aneh sih”, kata rose sambil menatap punggung taehyung yang mulai menjauh.
"Biarin saja bukan urusan kita”, balas jisoo.
Sedangkan jungkook sama sekali tidak peduli sama sekali karena fokus dia sekarang hanya hubungannya denagn jaehyun.
Di atap gedung sekolah terlihat seorang pemuda tengah berbaring sambil menatap langit di atasnya.
Ingatannya berputar kebelakang saat dirinya masih memiliki hubungan yang sangat dekat dengan jungkook.
"Aku bahkan sampai lupa kapan terakhir kita bicara berdua kookie”, monolog taehyung lirih.
"Kenapa hatiku sakit saat melihat kedekatanmu dengan jaehyun? Padahal kita tidak mempunyai hubungan apapun" taehyung lirih.
Sejak mendengar berita tentang hubungan jungkook dan jaehyun tadi pagi membuat dada taehyung terasa sesak, taehyung sama sekali bingung dengan perasaannya saat ini padahal kalau dipikir dirinya adalah kekasih irene.
Hari ini taehyung sama sekali tidak mengikuti kelas dirinya lebih memilih membolos menghindari jungkook dan jaehyun entahlah akan tetapi saat ini taehyung sudah berada di salah satu villa milik keluarganya di luar kota setelah sebelumnya mengabari sang mama jika dirinya ingin liburan ke luar kota.
Flashback on
"Ngapain kamu ingin menginap di villa kita tae?”, tanya sang mama saat panggilan tersambung.
"Tae hanya ingin disini sementara waktu mah”, jawab taehyung singkat.
"Baiklah terserah kamu saja, tapi ingat jika punya masalah cerita pada kami tae bagaimanapun kami adalah orang tuamu”, pesan sang mama.
"Iya mah”, jawab taehyung dan setelahnya taehyung mengakhiri panggilannya.
Flashback off
Taehyung mematikan ponselnya dia sama sekali tidak ingin diganggu oleh siapapun saat ini termasuk irene.
*****
Sementara itu di apartemennya irene terlihat uring-uringan saat mendapati ponsel taehyung sama sekali tidak bisa dihubungi.
"Kemana dia? Kenapa ponselnya tidak aktif”, monolog irene.
"Apa perlu aku ke mansionnya ya? Kata irene dan tanpa berpikir panjang irene langsung pergi menuju mansion kim sesuai alamat yang dirinya dapat dari taehyung beberapa waktu yang lalu.
Disinilah irene berada di ruang tamu mansion kim, pandangannya mengedar saat melihat isi di dalam mansion yang terlihat sangat mewah dan sebuah senyuman tersungging di bibirnya.
Saat dirinya masih mengagumi isi mansion sebuah suara mengalihkan perhatiannya.
"Maaf menunggu lama, kamu siapa ya?” Tanya seorang wanita paruh baya dengan penampilan sederhana tapi terlihat elegan.
"Selamat sore nyonya perkenalkan saya irene kekasih taehyung”, jawab irene sopan sambil membungkukkan badannya.
"Kekasih taehyung? Dia sama sekali tidak pernah cerita jika dirinya mempunyai kekasih”, kata nyonya kim tenang.
Irene terdiam mendengar perkataan jujur dari mama taehyung.
“Lalu ada perlu apa kamu datang kemari irene ssi?" Tanya nyonya kim.
“Saya hanya ingin mencari taehyung nyonya, karena saya tidak bisa menghubunginya", kata irene.
“Taehyung sedang tidak di mansion saat ini, dan dia juga tidak memberitahu saya dimana dia berada, tapi jika kamu ingin tahu dia dimana kamu bisa bertanya kepada seseorang", jelas nyonya kim.
“Siapa?" Tanya irene, dan disaat nyonya kim ingin menjawab suara familiar menyapa gendsng telinga keduanya.
“Mamaaaa kookie datang", teriak jungkook yang berlari memasuki mansion kim dengan diikuti jaehyun di belakangnya.
"Ya ampun sayang jangan berlari”, kata nyonya kim sambil tersenyum sedangkan jungkook hanya nyengir.
"Ada kemari hmm? Apakah kamu juga mencari taehyung?” Tanya nyonya kim
"Tidak mah, kookie kemari ingin mengantar ini untuk mama, kue kesukaan mama kebetulan tadi kookie lewat depan tokonya dan ingat dengan mama”, kata jungkook sambil menyerahkan sekotak kue kepada nyonya kim.
"Aduuh manisnya terima kasih sayang” kata nyonya kim sambil memeluk jungkook.
Pandangan nyonya kim tertuju kepada sosok lelaki yang dengan setia berdiri di belakang jungkook.
"Siapa pria tampan itu sayang?”, tanya nyonya kim dan jungkook pun menoleh.
"Ah iya perkenalkan mah dia jung jaehyun kekasih kookie”, kata jungkook sambil tersenyum.
Nyonya kim menatap jungkook tak percaya.
"Putri kecil mama sudah mengerti pacaran eoh”, goda nyonya kim sedangkan jungkook hanya tersipu malu.
Nyonya kim menatap jaehyun lalu tersenyum.
"Tolong jaga putri mama ya, dia agak ceroboh”, kata nyonya kim ssmbil tersenyum.
"Tentu saja nyonya, saya akan menjaga jungkook dengan baik”, jawab jaehyun cepat.
"Panggil mama, karena kamu kekasih jungkook sekarang”, kata nyonya kim dan diangguki oleh jaehyun.
Semua interaksi itu disaksikan oleh irene yang masih setia ditempatnya, ada rasa iri dan tidak suka saat melihat kedekatan nyonya kim dan jungkook.
"Ah iya kookie, mama mau tanya kamu tahu dimana taehyung sekarang?" Tanya nyonya kim.
Jungkook mengerutkan keningnya.
“Memang taehyung kemana mah?" Tanya jungkook balik.
“Mama juga tidak tahu sayang, tapi irene mencarinya dan katanya ponsel taehyung tidak bisa dihubungi", kata nyonya kim.
Mendengar kata irene pandangan jungkook tertuju kepada sosok gadis yang saat ini duduk manis di salah satu sofa.
“Irene ssi ada keperluan apa kamu datang kemari?", tanya jungkook.
“Aku mencari taehyung, sejak tadi ponselnya tidak bisa dihubungi, apakah kamu tahu dia dimana sekarang?", tanya irene.
Jungkook menggeleng
“Aku sudah lama tidak berkomunikasi dengan taehyung", jawab jungkook jujur.
Nyonya kim menatap jungkook.
"Benar sayang kamu tidak tahu dimana taehyung berada?” Tanya nyonya kim dan jungkook pun menggelengkan kepalanya.
Nyonya kim sendiri bingung di villa mana taehyung menginap karena kebetulan keluarga kim punya banyak villa disetiap kota sedangkan taehyung hanya mengatakan jika dirinya menginap di villa tanpa menyebutkan di villa mana dirinya menginap.
Nyonya kim menghela nafas.
"Mungkin taehyung memang ingin sendiri, jadi untuk saat ini biarkan dirinya menyendiri dulu”, kata nyonya kim.