NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Sang Mantan

Terjebak Cinta Sang Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Wardani

Setelah tiga tahun berpisah, Rocky kembali menggemparkan hati Ariana dengan membawa calon tunangannya.
Siapa sangka CEO tempat Ariana bekerja adalah sang mantan sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Wardani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saling Mengenal

*****

" Buk Nelly? Apa yang ibuk lakukan di sini? Ini kan toilet pria?" Ucap Marvin sangat kikuk.

Nelly tersenyum menyeringai menatap Marvin.

" Ibuk? Nggak salah? Di sini nggak ada siapa - siapa. Cuma ada ka-mu dan a-ku." Jawab Nelly mengusap dada Marvin.

" Lepaskan Nelly. Jangan sampai ada yang melihat kita di sini."

" Apa sudah tidak ada lagi cinta di hatimu untuk ku, Marvin? "

" Kita sudah tidak punya hubungan apa - apa lagi setelah kamu pergi meninggalkan aku."

" Aku tidak pernah meninggalkan kamu. Aku hanya sedang mencari kebahagiaan ku sendiri. Untuk sekarang ini mungkin bersama Rocky. Dia orang kaya. Dia punya segala nya. Tapi dia tidak bisa memuaskan ku, seperti kamu memuaskan aku,Marvin." Nelly berbisik tepat di telinga Marvin, membuat Marvin merinding kedinginan.

" Kalau begitu kejar lah kebahagiaan mu itu. Aku harus pergi."

" Aku rindu kamu. Sejak pertama Rocky mengenalkan kita, tubuh ku serasa begitu merindukan kamu. Gairah ku naik 100 persen di banding berada di dekat Rocky. Kamu lebih menggoda dari Rocky."

" Ckk...."

" Apa kah kamu tidak merindukan aku? Kita masih bisa melanjutkan hubungan kita, Marvin. Walaupun aku bersama Rocky, tapi kamu tetap yang terbaik di atas ranjang." Rengek Nelly seolah seperti bernyanyi lagu romantis.

" Hentikan ucapan kamu itu, Nelly. Kita sudah tidak punya hubungan apa - apa lagi." Suara Marvin naik satu oktaf namun tetap terdengar berbisik.

Nelly terdiam.

" Aku harap kamu dapat melupa...."

Belum sempat Marvin menyelesaikan ucapan nya, tanpa di sengaja Nelly membungkam bibir Marvin begitu saja. Seperti tak ingin mendengarkan perkataan Marvin yang mungkin dapat melukai hati nya.

Marvin ingin menghindar, namun Nelly terus memaksa Marvin untuk mengikuti kemauan nya. Nelly mengalungkan tangan nya ke leher Marvin, mengajak Marvin masuk ke dalam kamar mandi tanpa menghentikan aktifitas mereka itu.

Sampai di dalam kamar mandi, Marvin juga tak mampu lepas dari ciuman Nelly. Nelly kini memojokkan Marvin di dinding kamar mandi. Tidak membiarkan Marvin bergerak kemana pun.

" Aku masih sangat mencintaimu, Marvin. Hanya saja aku ingin menjadi pasangan yang bebas. Tidak ingin terikat dalam pernikahan." Ucap Nelly saat ciuman itu membutuhkan oksigen yang baru.

Meskipun sudah berusaha pasif tidak membalas ciuman Nelly, akhirnya benteng pertahanan Marvin runtuh juga mendengar pernyataan cinta yang keluar dari mulut Nelly mendadak membuat tubuh Marvin tidak sejalan dengan pikiran nya. Akhir nya Marvin menarik pinggang Nelly dan membalas pagutan itu dengan sangat liar.

" Hummmpphhh..." Desah Nelly.

" Ough... Marvin. Aku menginginkan mu."

Saat Marvin ingin melanjutkan aktifitas nya, mulai mencium leher indah milik wanita itu, tiba - tiba jadi lentik Nelly bergerak untuk melepas gesper Marvin dengan cekatan. Kedua - dua nya sama - sama terlena oleh kehangatan yang tercipta. Marvin kini menjelajahi belahan dada Nelly sambil sesekali memelintir dua gundukan Nelly yang sudah sangat mengencang.

Benteng pertahanan Marvin kini benar - benar hancur. Aksi Nelly yang membabi buta membuat nya semakin liar menjamah tubuh wanita itu yang masih tertutup baju.

Nelly yang sempat begitu bergairah dengan tubuh Rocky, kini dia bisa melampiaskan semua gairah nafsu nya selama ini dengan Marvin.

Tak ingin terlalu lama menyentuh tubuh Nelly, Marvin bergegas membuka celana nya dan menurunkan nya.

" Lakukan sekarang, sayang." Pinta Nelly mendesah.

Tiba - tiba ponsel Nelly berdering, Rocky sedang berusaha menghubungi nya.

Marvin menatap Nelly.

" Angkat saja dulu. Mungkin penting." Ucap Marvin menghentikan aktifitas nya.

" Halo, beb." Ucap Nelly setelah dia menggeser tombol hijau pada layar ponsel.

" Kamu dimana? Aku ada meeting di luar." Ucap Rocky.

" Aku... di toilet."

" Aku tunggu di ruangan ku sekarang." Ucap Rocky lalu dia mematikan ponsel nya.

" Rocky ada meeting di luar. Dia sedang menunggu ku."

" Tapi tadi dia bilang, dia tidak ada kegiatan apa pun hari ini. Mungkin dia hanya ingin menghindar dari mu." Sindir Marvin kembali menaikkan celana nya.

Nelly pun ikut merapikan pakaian dan dandanan nya yang sudah acak acakan oleh ulah Marvin.

" Apa menurut mu dia selingkuh?" Tanya Nelly penasaran.

" Bisa jadi." Jawab Marvin singkat.

" Aku pernah melihat nya berjalan dengan karyawan nya si Ariana itu. Tapi aku tidak terlalu yakin. Jhoni tidak mau buka mulut soal itu.  Aku perlu membuktikan nya." Ucap Nelly lalu melangkah keluar dari toilet.

Nelly mempercepat langkah nya menuju ruangan Rocky. Dan ternyata Rocky sudah menunggunya di depan ruangan nya.

" Rocky..." Panggil Nelly.

" Kamu pulang saja duluan. Aku harus pergi meeting dengan klien." Kata Rocky lalu hendak melangkah pergi.

" Kamu ninggalin aku? Kenapa aku nggak ikut meeting dengan kamu saja? Aku bisa duduk di meja lain. Tidak akan mengganggu meeting kalian." Balas Nelly yang tampak sudah kesal.

" Aku sudah bilang kan, di rumah tadi, hari ini aku sibuk. Banyak meeting. Aku nggak bisa bawa kamu, jadi kamu pulang saja duluan."

Kini Rocky benar - benar meninggalkan nya tanpa mendengar kan penolakan dari Nelly lagi. Nelly hanya berdiri dan memandangi punggung Rocky sampai menghilang di dalam lift dengan wajah yang kesal.

" Kenapa?" Tanya Marvin saat Rocky sudah tidak terlihat lagi.

" Gelagat Rocky mulai mencurigakan. Masak dia nyuruh aku pulang duluan. Aku mau ikut meeting, malah nggak di bolehin. Aku yakin, dia pasti mau menemui perempuan simpanan nya itu."

" Mau aku temenin?" Tanya Marvin menoleh pada Nelly.

*

*

*

Dengan menaiki mobil Marvin, Marvin dan Nelly mengikuti mobil Rocky dari belakang. Namun tak ada tanda - tanda kalau Rocky sedang di kejar waktu untuk meeting. Terbukti dari laju mobil nya yang begitu santai.

" Kata nya mau meeting, tapi dia nggak ngebut." Ucap Nelly jutek.

" Dia bilang dengan ku, kalau dia tidak mencintai kamu Nelly. Ada wanita lain yang benar - benar dia cintai. Bahkan sedang dia perjuangkan sekarang. Segitu cintanya kamu dengan Rocky?"

" Rocky itu aset untuk ku, Marvin. Menikah dengan Marvin akan menjamin aku bisa hidup mewah tujuh keturunan. Kamu tahu, menjadi calon tunangan nya saja, aku sudah bisa keliling dunia. Liburan keluar negeri kapan saja aku mau. Aku nggak peduli, dia mau cinta dengan ku atau tidak. Aku hanya butuh bisa menikah dengan dia dan mempunyai anak dari Rocky Mahendra."

" Jangan terlalu berkhayal tinggi. Kalau jatuh, kamu akan merasakan sakit yang luar biasa."

" Bukan urusan kamu."

Mobil tersebut melaju ke sebuah hotel mewah, dan di depan hotel, Ariana dan Amelia sudah menunggu dengan senyum lebar.Mata Nelly membelalak saat melihat Rocky turun dari mobil dan langsung menghampiri Ariana.

Dengan gerakan yang terlalu akrab bagi seorang teman, Rocky memeluk Ariana dan mencium keningnya dengan mesra.

" Sudah aku duga, dia psti menemui perempuan simpanan nya. Kurang ajar kamu Ariana. Kamu ingin merebut Rocky dari ku. Perempuan rendahan seperti kamu tidak akan mampu mengalahkan aku." Ujar Nelly mengepalkan tangan nya dengan geram.

" Dia Ariana. Dia adalah karyawan lama di perusahaan Mahendra Tower. Aku menyukai nya, tapi dia tidak pernah merespon nya. Aku sudah berulang kali menyatakan perasaan ku pada nya. Tapi dia selalu saja menolak ku. Ternyata ini alasan nya. Dia sudah memiliki hubungan dengan Rocky." Ucap Marvin tanpa mengalihkan pandangan nya dari Rocky dan Ariana

Nelly merasakan hatinya teriris, dan Marvin yang berada di sampingnya juga terlihat murka, wajahnya memerah oleh cemburu.

" Dasar wanita murahan..."

" Jangan pernah menghina Ariana dengan ucapan busuk mu itu. Dia tidak seperti yang kamu bayangkan. Dia wanita baik - baik."

" Cckk... wanita baik - baik, keluar dari hotel? Wanita baik dari mana?" Tanya Nelly dengan nada merendahkan.

" Tadi malam Ariana mabuk, dan wanita yang ikat rambut itu, adik nya Ariana, Amelia. Adik nya yang menjemputnya. Yah.. mungkin saja Amelia membawa Ariana ke hotel. Jadi buang jauh - jauh pikiran kotor kamu itu."

Nelly terdiam.

" Harus nya yang kamu salahkan itu Rocky. Sudah punya tunangan, malah mendekati wanita lain."

Menggeram dalam hati, Nelly menggenggam erat tangan Marvin. Mereka berdua menyaksikan adegan itu dengan penuh amarah, dan setelah beberapa saat, Nelly memutuskan untuk bertindak.

" Kita harus bekerja sama, Marvin. Kita harus pisahkan mereka berdua. Aku dapat kan Rocky, kamu dapat kan wanita itu." Usul Nelly tersenyum.

" Nama nya Ariana."

" What ever lah. Siapa pun itu. Yang penting kamu bisa mendapatkan wanita yang kamu cintai."

" Aku pernah melihat Ariana keluar dari mobil Rocky. Aku juga pernah melihat Rocky mencium kening Ariana. Walau pun Ariana tidak mau mengakui hubungan nya dengan Rocky, tapi aku tahu jika mereka saling berhubungan. Entah sejak kapan, aku juga tidak tahu pasti."

Dengan tekad yang membara, mereka menyusun rencana licik untuk menghancurkan hubungan antara Ariana dan Rocky, demi membalaskan sakit hati yang mereka rasakan.

Roki dengan lembut membuka pintu mobil untuk Ariana, memberikan senyum paling manisnya. Ariana tersipu, menundukkan kepalanya sembari melangkahkan kaki masuk ke dalam mobil. Nelly dan Marvin yang berada tak jauh dari situ memperhatikan setiap gerak mereka.

" Menjijikkan sekali. Aku penasaran, bagaimana rasa tubuh wanita itu sampai Rocky berani mengkhianati ku." Kata Nelly geram.

" Aku rasa Ariana tidak seperti itu. Dia bukan wanita yang memberikan tubuh nya sembarang dengan orang lain." Bela Marvin pada Ariana.

" Terus saja bela perempuan itu. Kamu itu sudah di tolak sama dia, tapi masih saja membela perempuan itu."

Begitu mobil Rocky melaju meninggalkan tempat itu, Nelly mengalihkan pandangannya kepada Marvin, senyum menggoda terpampang di wajahnya

Dia mendekati Marvin, jari-jarinya yang halus menyentuh leher Marvin dengan lembut.

"Ayo kita buat siang ini tak terlupakan. Aku masih merasa tanggung, Marvin. Aku sudah sempat basah tadi. Tapi Rocky malah mengganggu kita." Bisik Nelly dengan nada menggairahkan.

" Apa kamu tidak pernah puas dengan Rocky?"

" Senjata nya tidak lebih besar dari milikmu." Bisik Nelly menyentuh rudal Marvin dan menggenggam nya kuat.

" Kamu selalu bisa memuaskan aku, sayang. Hanya kamu yang sanggup membuat aku tidak berdaya. Ayo, sayang. Aku sudah sangat menginginkan mu." Ajak Nelly menggoda Marvin.

" Baiklah, kalau memang kamu memaksa. Siang yang panas ini, aku akan membuat kamu semakin panas." Marvin mengerlingkan sebelah mata nya pada Nelly.

" Aku menantikan nya."

Gairah sudah memenuhi pikirannya.Tanpa banyak bicara lagi, mereka berdua keluar dari mobil dan masuk ke dalam hotel tempat Ariana keluar tadi. Langkah mereka cepat dan penuh antisipasi, siap untuk melepas semua penat dan larut dalam kesenangan yang sudah lama ditunggu-tunggu.

*

*

*

" Rumah siapa ini?" Tanya Ariana saat mobil mereka berhenti di sebuah perumahan minimalis tak jauh dari kota.

" Ini rumah baru kamu dan Amel. Mulai hari ini kalian akan tinggal di rumah ini. Jhoni sudah melengkapi rumah ini. Tapi jika masih ada yang kurang, kamu bisa minta langsung pada Jhoni." Jawab Rocky.

" Rumah baru? Keren banget kak." Puji Melia melihat rumah dengan takjub.

" Rumah nya tidak terlalu besar. Tapi aku rasa cukup lah untuk di huni dua orang."

Amelia menatap rumah minimalis itu dengan tatapan penuh kekaguman. Meskipun berukuran sederhana, setiap sudut rumah itu memancarkan aura ketenangan dan keasrian, seolah-olah mengundang siapa pun yang lelah untuk beristirahat di dalamnya.

" Ayo kita masuk." Ajak Rocky.

" Ayo kak. Amel sudah tidak sabar melihat kamar Amel. Amel nggak satu kamar dengan kak Ari kan kak?" Sahut Amelia dengan riang.

" Nggak dong, Mel." Jawab Rocky.

Dengan perasaan bahagia, Ariana menggenggam tangan Rocky erat-erat. Langkah mereka menyusul Amelia, yang sudah dengan langkah gegas memasuki rumah tersebut.

Amelia takjub menyusuri setiap sudut rumah baru mereka, yang terbentang begitu luas dan mempesona. Cahaya matahari menyelinap masuk melalui jendela besar, menari di lantai kayu yang masih mengilap, membangkitkan perasaan takjub dan haru dalam dirinya.

" Kamar nya dimana kak?" Pekik Amelia.

" Semua kamar ada di lantai atas, Mel." Jawab Rocky.

Amelia pun segera berlari menuju lantai atas dari kamar nya.

" Ini buat aku?" Tanya Ariana menoleh pada Rocky.

Rocky mengangguk.

" Kamu suka?" Tanya Rocky balik.

" Aku suka. Ini sudah sangat indah buat aku, Rocky." Jawab Ariana mengedarkan pandangan nya ke sudut ruangan.

" Di atas ada tiga kamar. Dua buat kamu dan Amelia dan satu nya buat aku.  jadi aku bisa nginap di sini kapan pun aku mau." Ucap Rocky tersenyum.

" Itu sih mau nya kamu. Punya rumah kok doyan nya nginap di rumah orang lain." Celetuk Ariana berjalan meninggalkan Rocky.

" Rasa nya memang lebih enak tinggal di rumah orang lain dari pada di rumah sendiri. Aku bahkan lebih suka tidur di apartment dari pada di rumah. Di rumah Nelly bisa datang kapan saja. Dan itu membuat aku tidak nyaman." Jawab Rocky.

1
azzura faradiva
di FN judulnya sejuta cinta dari sang mantan karya Fitri Wardani sampai part 89
Fitri Wardani: author yang sama kak Zura.
Salam kenal dari Fitri Wardani 😍
total 1 replies
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak aku mampir. kalo berkenan boleh mampir keceritaku juga yang judulnya "Istri pengganti " mari saling suport🤗 makasih👋
azzura faradiva
kok ceritanya mirip di FN sebelah yaaa🤔nantinya si Rocky ini tergoda sama tubuhnya si Neli dan mereka akhirnya HS
Fitri Wardani: kalai Rafa mirip.
silahkan lihat nama penulis nya mbak 🤭🤭
total 1 replies
azzura faradiva
parah....,walau dipaksa dan terpaksa tetap aja itu sangat menjijikkan,masa seorang pria tenaganya kalah sama perempuan gatel🥶🤮
Ara putri
Hay kak, jika berkenan mampir juga keceritaku PENJELAJAH WAKTU HIDUP DIZAMAN AJAIB
Fitri Wardani: siap kakak ku.
saling support pastinya.
total 1 replies
kalea rizuky
laki g tegas keluar dr pekerjaan aja lah dripada ketemu. mantan goblok
kalea rizuky
trs arina pergi knp ini bapak nya Rocky kayak dukung lo apa emak nya Rocky yg buat ariana pergi
kalea rizuky
masih menyimak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!