Assalam mualaikum semua...
ini karya kedua ku yang sedang dalam revisi Alur dan juga typo agar cerita nya lebih enak lagi di baca.
Jangan lupa tinggalkan vote dan like sebanyak mungkin🥰🥰🥰
Apa jadi nya ketika kita mencintai seseorang dengan tulus namun orang itu membalas nya dengan kesakitan yang dia be8rikan.
Amelia Lidyora Prameswary seorang wanita cantik keturunan Indonesia-Amerika.
Harus merasakan kesakitan setelah satu hari melangsungkan pernikahan dengan sang pujaan hati.
Damian Alexander Bramantyo seorang CEO AB Group,mempunyai wajah tampan bak dewa yunani,melakukan pernikahan hanya untuk membalaskan dendam nya dimasa lalu.
"Apa maksud mu Mas,kenapa kau tega sekali kepada ku?setelah apa yang kita lakukan
sekarang kau ingin menceraikan aku mas".(Ucap Melia)
Kau saja yang bo*d*h Melia ,aku menikahi mu hanya untuk membalaskan dendam ku kepada abang mu".(Ucap Damian)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Myname_isnia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#30 (Ajeng)
Nama ku Ajeng Shelomita,aku adalah gadis yatim piatu awalnya karena aku sejak kecil dan sampai dewasa tinggal di Panti Asuhan.
Hari ini Terhitung satu tahun aku pindah kekota ini,mengikuti suami ku yang membuka kantor cabang dikota ini.
Hari ini aku berniat untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari yang sudah habis,aku mulai bergegas mandi dan berangkat menuju supermarket yang tidak jauh dari sini.
Sampai nya aku disana ,aku langsung mengambil troli belanjaan dan gegas ku dorong troli itu menuju rak-rak yang berisikan ikan-ikan segar dan sayur mayur.
Aku memilih dua jenis ikan yang sangat disukai oleh suami ku,tidak lupa juga aku memilih ayam dan juga beberapa sayur mayur.
Namun saat aku melewati rak buah ,mata ku langsung memandang salah satu wanita hamil yang sedang memilih-milih buah-buahan.
Melia,,ya wanita itu adalah Melia seorang gadis yang terkenal cantik,pintar dan juga ramah pada saat di Kampus ku dulu,biarpun dia seorang anak yang tergolong berasal dari keluarga kaya tapi dya tidak pernah membeda-bedakan teman.
Aku cukup akrab pada saat sekolah dulu dengan nya,aku mencoba menegur ny,Apa dya masih mengenali ku atau tidak.
..."Hay Mel,apa kabar?.."Tanya ku....
Awalnya ku lihat Melia sedikit bingung melihat ku.Namun tidak lama dia langsung tersenyum ramah kepada ku.
..."Hay,kamu Ajeng kan temen kuliah ku dulu di kota S?..".Tanya Melia....
..."Iya,aku Ajeng,Mel...ih seneng nya bisa bertemu dengan kamu di kota ini.Ucap...
Tak kusangka Kemudian Melia langsung memeluk Ajeng.Ah begitulah Melia dimemang selalu ramah kepada semua orang.
..."Iya aku juga ga nyangka kita bakalan ketemu disini".Ucap Nya...
..."Oiya kamu sedang hamil Mel?..Sudah berapa bulan?.."Tanya Ku...
..."2 bulan lagi aku akan Melahirkan Jeng".Ucap nya....
Wah aku merasa hidupnya pasti sangat bahagia dengan suami nya apalagi sekarang mereka sedang menunggu kelahiran anak mereka.
Sesuatu yang aku harapkan selama setahun ini menjadi wanita yang sempurna dengan bisa merasakan dan mengandung seorang anak tapi bagaimana aku ingin merasakan semua itu sedangkan Mas Ronald pun tak pernah menyentuhku sama sekali dari semenjak kami menikah,ya walaupun kami menikah hanya atas dasar perjodohan tapi sesungguhnya aku sangat mencintai nya.
..."Wah,semoga aja ya kamu melahirkan nya lancar dan ibu serta baby nya sehat.Ucap Ku sambil tersenyum....
..."Ini hamil pertama kamu kan Mel?.."Tanya Ku....
..."Bukan Jeng,Aku hamil kedua,anak pertama ku sudah SD Jeng"....
..."Ya ampun seneng banget sih jadi kamu"....
..."Kalau kamu Sudah punya anak berapa Jeng?.."Tanya Nya....
Saat ku dengar pertanyaan nya tiba-tiba saja hati Ku seperti ditusuk oleh ribuan pisau.
Seketika raut wajah Ku terlihat sedih,dan aku pun melihat wajah nya Melia yang melihat wajah Ku berubah Sedih pun menjadi merasa
tidak enak hati kepada ku.
..."Bagaimana aku bisa memiliki anak sedangkan dya semenjak menikah tidak pernah menyentuh ku".Ucap Ku dalam hati....
..."Hey kok kamu malah melamun Jeng,Kamu kenapa Jeng??..."Tanya Nya....
Tanpa sadar aku langsung menatap Melia dengan pandangan yang berkaca-kaca.
..." Aku belum punya anak Mel"....
..."Ooo,,ya ampun maaf ya Jeng,aku ga tau"....
..."Gpp kok Mel"...
Dan aku mencoba meminta no telpon nya,ya siapa tau kapan-kapan aku bisa mengobrol lagi dengan nya.Apalagi selama aku pindah ke kota ini aku sama sekali tidak memiliki teman.
..."Mel,boleh kan aku minta no telpon mu?..,siapa tau nanti kapan-kapan kita bisa ngobrol lagi"....
..."Boleh dong jeng".Ucap nya....
Akhir nya Aku saling bertukar nomor telpon dengan Melia.Dan Aku mulai melanjutkan berbelanja kebutuhan rumah ku begitu pun juga dengan Melia.