NovelToon NovelToon
Warisan Gaib

Warisan Gaib

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Mata Batin / Hantu
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Menjadi seorang dukun bukanlah sebuah pilihan atau cita-cita, tapi sebuah panggilan jiwa...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kematian Maryati

Setelah kejadian itu Joko terlihat banyak merenung. Ia lebih memilih menghabiskan waktunya untuk membaca buku tentang Islam meskipun ia belum memutuskan untuk berpindah keyakinan.

Maryati dengan sabar membimbingnya, walaupun sesekali ia masih melihat Joko melakukan ritual kejawen. Hal itu tak membuatnya marah ataupun putus asa. Karena ia tahu semuanya butuh proses.

Kondisi Joko setelah kejadian itu menjadi sering sakit-sakitan. Namun sakit itu seketika hilang setelah ia melakukan ritual.

Aneh, tapi Maryati tahu benar jika hal tersebut sudah biasa di lingkungan ilmu hitam. Ia tak menyerah, justru Maryati semakin bersemangat untuk membantu sang putra melepaskan diri dari keilmuannya.

Hari itu Maryati sengaja mengajak Joko bertemu dengan seorang ulama. Awalnya Joko menolak, namun Maryati terus meyakinkannya.

"Semoga saja Kyai Rahman bisa menyembuhkan sakit mu,"

"Tapi Bu,"

"Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini le, Allah tidak akan memberi ujian yang hambanya tidak mampu menanggung nya,"

Joko mengangguk setuju meskipun dengan berat hati.

Pagi-pagi sekali mereka pergi menuju ke sebuah desa di Arjawinangun. Perjalanan menuju ke desa itu membutuhkan waktu yang cukup lama.

Setibanya di sana seorang pemuda menyambut kedatangannya dan mengajak mereka menuju ke sebuah pondok pesantren.

Rupanya hari itu Maryati mengunjungi sebuah pondok pesantren dan meminta kepada para santri untuk mendoakan putranya Joko.

Maryati memang luar biasa meskipun ia sangat ingin Joko sembuh dan melepaskan semua keilmuannya, namun ia tak menyuruh Kyai untuk menyembuhkannya. Ia hanya meminta mereka mendoakannya. Agar Joko mendapatkan hidayah dan bisa sembuh dari sakitnya.

Lelah mulai menghinggapi Maryati. Wanita tua itu merasakan tubuhnya begitu lemah sekembalinya dari pondok. Wajar saja, ia melakukan perjalanan jauh meskipun kondisinya sedang kurang sehat. Namun ia tidak mengeluh.

Selesai sholat magrib seperti biasa ia pun mengaji untuk menunggu waktu isya. Adzan isya berkumandang membuat wanita tua itu segera berhenti mengaji. Ia merapikan sajadahnya dan bersiap untuk sholat.

Rasa kantuknya mulai datang saat ia selesai sholat. Baru saja ia hendak menarik selimutnya, aroma dupa tiba-tiba mengganggu aroma penciumannya.

"Aku lupa kalau hari ini adalah hari sabtu, hari dimana Joko akan bergumul dengan istri gaibnya,"

Maryati turun dari ranjangnya. Ia mengambil Al-Qur'an yang sudah ia masukan kedalam lemari. Tangan keriputnya membuka kembali kalam illahi yang sudah ia simpan sebelumnya.

Bibirnya bergetar, dan alunan indah suaranya mulai terdengar di seluruh ruangan.

Tiba-tiba lampu kamar berkedip-kedip, namun Maryati tak bergeming. Ia sudah terbiasa dengan hal itu, dan terus melanjutkan bacaannya hingga lampu kamar pun padam.

Gelap gulita, ia tahu Joko tidak mungkin keluar untuk menyalakan lampu, karena memang ia mematikan lampu di kamarnya.

Maryati tetap duduk di tempatnya. Percuma juga ia beranjak untuk menghidupkan lampu, karena ia tahu tidak mungkin bisa. Yang ia lakukan hanya berdzikir hingga pagi tiba. Karena melawan pun percuma, ia bukan tandingannya.

Pagi itu Maryati merasakan sakit seluruh tubuhnya. Bahkan ia tak mampu bangun dari ranjangnya.

Hingga Joko datang.

"Ibu kenapa??" tanyanya lirih

"Sakit lagi??" imbuhnya

Maryati mengangguk pelan, ia menunjukkan memar di seluruh tubuhnya membuat Joko langsung mengoleskan minyak urut ke seluruh tubuhnya.

Ia juga memijatnya lembut membuat Maryati merasa nyaman.

"Gimana, udah enakan Bu??" tanya Joko

"Iya le, makasih ya, tapi ibu kok ngantuk ya, boleh gak ibu tidur di pangkuan mu," ucap Maryati

"Ibu pasti begadang ya semalam, ngaji sampai pagi?" tanya Joko dengan wajah cemberut

"Ya namanya juga sudah sepuh le, ya sudah sewajarnya begitu, kan sekarang memang ibu tinggal menunggu mati, jadi harus banyak-banyak beribadah, buat bekal ibu nanti!"

"Ih apaan sih Ibu, dasar orang tua ngomongnya itu loh kok suka ngawur!" celetuk Joko kesal

"Sebentar lagi ada yang jemput ibu, sebentar lagi ada yang dandanin ibu, sebentar lagi kamu gak bisa ketemu ibu lagi, jadi ibu harus siap-siap le,"

"Ngomong apa lagi ini, jangan aneh-aneh deh bu!" seru joko

Joko masih belum tahu apa yang dibicarakan oleh sang ibu. Ia mengira ibunya ngelantur karena kelelahan beribadah semalaman.

"Ayo bantu ibu le," ucap Maryati

"Bantu apa?"

"Ikuti kata-kata Ibu," ucapnya lirih

Joko mengikuti setiap ucapan maryati dengan hati-hati. Tentu saja, karena Joko tidak tahu makna kata yang ia ucapkan tersebut.

"Asyhadu anlaa Illaha Illa allah wa ashadu anna muhammdar Rosulullah, La illa ha illallah....:"

Maryati menutup matanya selesai mengucapkan kalimat syahadat yang diikuti oleh Joko. Nafasnya seketika berhenti dan wanita itu menoleh ke kanan dengan wajah tersenyum.

Joko mengira ia hanya tidur, sehingga tak bereaksi apapun. Hingga ia merasa kakinya kesemutan dan ingin memindahkan ibunya ke kasur. Namun ia merasa ada yang janggal saat memindahkan tubuh wanita itu.

Karena penasaran ia pun berusaha membangunkannya. Namun Maryati tak bergeming. Tubuhnya kaku hingga membuat Joko segera mengecek nadinya. Seketika Joko terdiam saat mengetahui ibunya tak bernafas lagi. Air matanya seketika jatuh membanjiri wajahnya.

Dadanya begitu sakit menahan kesedihan kehilangan orang yang begitu ia cintai untuk kedua kalinya.

Hari itu Maryati menghembuskan nafas terakhirnya setelah berhasil mensyahadatkan Joko tanpa ia sadari. Aroma wangi tiba-tiba menyeruak mengisi seluruh ruangan. Joko baru sadar jika aroma itu sangat mirip dengan aroma wangi bunga yang ada di alas Roban saat ia melakukan pernikahan gaib.

Keesokan harinya tepat di tanggal 1 Januari, jenazah Maryati akan di kebumikan.

Wanita itu hidup sebatang Kara, namun siapa yang mengira di hari kematiannya semua anak-anaknya berkumpul bahkan sang suami pun ikut mengebumikan jenazahnya.

Semua kerabat berdatangan termasuk Pranyoto dan kedua kakak laki-laki Joko.

Meskipun memiliki perbedaan keyakinan Pranyoto ikut menguburkan sang istri hingga tempat peristirahatan terakhir.

Joko dan kedua saudaranya berada di liang lahat untuk melepaskan Maryati di tempat peristirahatan terakhirnya. Saat ia hendak meletakkan jenazah Maryati, Joko tiba-tiba pingsan di liang kubur sang ibu tepat di kakinya.

Saat pingsan, Joko kembali menjalani perjalanan spiritual. Kali ini ia melihat sang ibu untuk terakhir kalinya.

Tepat setelah kakak pertama Joko mengumandangkan adzan di liang lahat Maryati, tiba-tiba saja Joko merasakan pusing hingga Ia pun jatuh pingsan di liang lahat sang ibu.

Joko jatuh pingsan tepat di kakinya. Semua orang berteriak. Mereka segera turun dan membawanya meninggalkan area pemakaman.

Hari ini ia melihat ibunya berpamitan padanya untuk terakhir kalinya. Namun yang membuat Joko benar-benar tak habis pikir adalah saat wanita itu menemui dirinya ia diapit oleh orang-orang yang ia temui saat ia koma.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
insyaallah....
aamiin ya rabbal alamiin Pak Kyai Rahman
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
Berneda tapi sama --> Berbeda tapi sama
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
wooooooooooow
jaaadiiii yang barusan aja keluar dari mulut Joko itu adalah seekor kalajengking toooh😱😱😱😱
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
apa.... aaapaaaa yang barusan aja keluar dari mulut Joko ????
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
waaaduuuh apakah Dewi Poncowati marah ama Joko yaak sehingga Joko langsung aja dihempaskan begitu kerasnya sehingga semua santri yang ada di pesantren keluar semua seeeh
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
angin aja ampe bisa mengibaskan rambut Joko, berarti saat ini Joko rambutnya gondrong donk
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
Joko merasa panas tinggal di pesantren karena udah terbiasa pake AC atau karena di pesantren banyak santri yang melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an tuuuh
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
btw kapan Maryati cerita ke Kyai Rahman neeeh..
apakah Maryati sebelum dirinya wafat kali yaaa 👉👈
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
astaghfirullah....
begitu sulit ujian yang harus dialami Joko saat Joko memutuskan untuk hijrah
emeng seeeh....memulai segala sesuatu yang menuju kebaikan itu selalu aja ada banyak godaan yang akan datang taapiiiii insyaallah jika kita bisa melewati semua ujian itu maka kita akan naik level ke pribadi yang lebih baik dari sebelumnya
aamiin ya rabbal alamiin
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
Alhamdulillah ternyata kematian Maryati dapat membuat Joko untuk hijrah kembali ke jalan yang di ridhoi oleh Allah
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
......r kalinya wanita itu berpamitan kepadanya kemudian ia --> ini kayaknya paragrafnya kepotong ya kak ??
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
saat wanita itu menemui dirinya ia diampill oleh orang-orang --> saat wanita itu menemui dirinya, ia diapit oleh orang-orang
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
Saat Ia pingsan di kaki Maryati Joko kembali mendapatkandapatkan perjalanan spiritual --> Saat ia pingsan di kaki Maryati, Joko kembali mendapatkan perjalanan spiritual
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
Pagi itu setelah menang adzan berkumandang di liang lahat ibuku, tiba-tiba saja sok kau merasakan pusing hingga --> maaf kak Bunga...
maksudnya paragraf ini bagaimana yaa kalimatnya kak 👉👈
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
waaaduuuh bau wangi yang mirip saat Joko melakukan pernikahan ghaib 🤔🤔🤔
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
Alhamdulillah Maryati wafat dengan wajah yang tersenyum 😍😍😍
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
waah Maryati kok udah kayak kasih sinyal jika dirinya akan segera menghadap ke Allah, sang pencipta alam semesta seeeh 😭😭😭
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
wooooow di seluruh tubuh Maryati memar ???
mosok di gebukin ama makhluk ghoib seeeh🤔🤔
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
haaadeeeh baru juga Maryati mau memejamkan matanya untuk tidur eeeeh lha kok mendadak bau dupa seeeh, ini pasti Joko sedang melakukan ritual deeeh
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
begitu besar pengorbanan yang dilakukan oleh Maryati demi Joko😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!