NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Aurora

Cinta Untuk Aurora

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:56.6k
Nilai: 5
Nama Author: Anna LA

Berawal dari sebuah pertemuan secara kebetulan dalam sebuah insiden, ternyata mereka telah dijodohkan oleh kakeknya sejak mereka masih belia. Dan sebuah insiden semalamlah yang menjadi awal pertemuan mereka.
Saling mengenal tetapi tidak sadar jika mereka yang telah dijodohkan. Dari sebuah keterpaksaan perjodohan hingga muncul benih cinta yang tak mereka sadari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna LA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28

Ara dan Devan akhirnya pergi keluar bersama, di dalam mobil suasana sangat canggung sekali, Ara dan Devan sama-sama bingung mau memulai pembicaraan yang seperti apa. Hingga akhirnya Devan yang memulainya.

“Kenapa lirik-lirik curi pandang begitu Ra? Kakak tahu kok kalau kakak ini ganteng maximal.”

“Idiiiihh kak Devan narsis banget siihh!”

“Hahahaha.” Devan tertawa terbahak-bahak.

“Ya habisnya dari tadi diam aja loh Ra.”

“Kakak juga diam kan, jadi bingung juga Ara mau ngomong apa.”

“Ya udah yuk kita ngobrol aja biar enggak mengantuk gitu, Ara siihh enak tadi sudah ketiduran kan.”

“Hehehe iya kak, habisnya tunggu kakak enggak datang-datang dan karena mungkin bangunnya kepagian juga.”

“Maaf juga Ra, tadi bangun kesiangan padahal sudah janji dengan Ara.”

“Tak apa kak, jadi sekarang kita mau kemana?” tanya Ara.

“Masih rahasia dong, nanti juga Ara akan tahu.”

“Iiisshh kak Devan pakai rahasia-rahasia segala.”

“Ooh ya Ra, kakak tanya sekali lagi tentang perjodohan kita, Ara terpaksa atau tidak untuk menjalaninya?” tanya Devan serius.

Ara terdiam sejenak, “Jujur dari awal sudah Ara katakan pada kakak, Ara sudah ikhlas menjalani semua ini kak, Ara yakin pilihan kakek tidak akan salah, dan sekarang tinggal bagaimana kakak menerima atau tidak segala kekurangan Ara ini.”

“Ara kekurangan dan kelebihan yang kita miliki adalah pelengkap hubungan ini, jujur saja aku juga bukan seorang yang sempurna, juga masih memiliki banyak kekurangan, jadi bisakah kita berjalan bersama dan saling membantu membenahi kekurangan kita itu nanti?”

“Semoga kita bisa menjalani seperti apa yang kita inginkan kak.”

“Ya semoga saja Ra, karena kita sama-sama dalam satu perahu untuk membahagiakan keluarga dan kebahagiaan kita juga kan.” Ucap Devan yang direspons Ara dengan anggukan yang menandakan jika setuju.

Selama di perjalanan itu mereka mengobrol apa saja yang bisa membuat mereka lebih mengenal masing-masing. Dan karena perjalanannya keluar kota menempuh beberapa jam perjalanan Devan dan Ara singgah di cafe yang mereka lalui. Ara yang masuk memesan minuman dan Devan menunggu di luar dan hampir tertidur.

“Kak, ini minumnya.” suara keras Ara yang disengaja untuk mengejutkan Devan.

“Astaga Ara bikin orang kaget saja, terima kasih.” Devan yang terkejut menerima minuman dari Ara.

“Hahaha, abisnya tidur kok disini, kalau kakak diculik tante-tante yang lewat sini bagaimana?”

“Mana ada tante-tante Araaa.” balas Devan dengan mengacak-acak lembut rambut Ara.

“Iiissshh kakak, berantakan kan rambut Ara.” Sambil manyun Ara membenahi rambutnya.

“Jangan manyun-manyun gitu Ra, makin cantik loh ntar, yuukk masuk ke mobil, panas disini.”

“Mana mungkin sih kak orang manyun kok makin cantik.” debat Ara sambil jalan ke parkiran mobil yang Ara pikir itu mobil Devan.

“Eeehh Raa, mau kemana mobilnya disini kok malah jalan kesana?” ucap Devan sedikit berteriak karena Ara jalan berlawanan arah dengan Devan.

“Laahh eeehh, Ara pikir itu tadi mobil kak Devan makanya Ara kesana.”

“Makanya kalau jalan itu jangan sambil manyun agar enggak salah mengenali mobil orang, hahaha.” Devan semakin terbahak karena tingkah Ara itu dan Ara semakin manyun.

Setelah masuk ke dalam mobil pun Ara masih manyun, dan Devan masih juga tertawa.

“Puas kak Devan ketawanya, ketawa saja terus enggak usah jalan-jalan ini mobilnya.”

Sadar Ara yang sudah semakin cemberut akhirnya Devan meminta maaf.

“Ya ya ya maaf Ara, Ara lucu begitu siih jadi susah buat berhenti ketawanya, maaf ya Ara cantiknya kakak.”

Pipi Ara langsung berubah memerah karena malu dan bercampur bahagia atas ucapan Devan.

“Iiisshh kak Devan bikin Ara salting niihh.” Ucap Ara sambil menutup wajahnya dengan cup minuman yang masih Ara pegang.

“Awas minumnya tumpah nanti, dan baju Ara menjadi kotor, kenapa salting begitu, nanti bakal sering-sering kakak bikin Ara salting begitu lagi yaa. Hahaha!”

“Aiihh kak Devan, Ara telepon kakek niihh.”

“Eeeiiitt eeiitt jangan dong Ra, yuukk pakai lagi seatbelt nya, kita lanjut perjalanannya.” ucap Devan sambil memasang seatbelt di bangku Ara dan kemudian melanjutkan perjalanannya.

“Nanti kita makan siang di sana saja ya Ra, tanggung tinggal sebentar lagi soalnya.”

“Terserah kak Devan saja, kan Ara juga belum tahu kak Devan mau ajak Ara kemana.”

“Iya juga ya, ya sudah Ara tidur saja jika mengantuk, nanti jika sudah sampai kakak bangunkan.”

“Enggak ahh kak, masa kak Devan nyetir sendiri dan Ara tinggal tidur, kan enggak enak.”

“Ya sudah yuuk bercerita lagi dech.” ucap Devan.

Akhirnya mereka bercerita kisah mereka, dan tak lama kemudian Ara tertidur juga. Devan memberhentikan mobilnya, dan sedikit merebahkan sandaran bangku Ara agar sedikit nyaman tidurnya.

“Cantik.” ucap Devan dengan tersenyum saat sejenak menatap Ara yang tertidur, dan kemudian melanjutkan perjalanan lagi.

Lumayan lama Devan melajukan mobilnya, karena Ara tertidur dan juga tak mau mengebut, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan, Devan memarkirkan mobilnya terlebih dahulu, kemudian menunggu Ara terbangun dengan sendirinya karena Devan tak tega untuk membangunkannya.

Tak berapa lama akhirnya Ara terbangun dan menggeliat kecil, mengumpulkan sisa-sisa kesadarannya.

“Apakah sudah sampai ini kak?” tanya Ara.

“Sudah, ini sudah sampai tinggal kita turun untuk membeli tiket masuknya saja.” jelas Devan.

“Sudah daritadi kah kita sampai kak, mengapa tak bangunkan Ara.”

“Ara tertidur pulas sekali, jadi tak tega untuk bangunkan, lagi pula juga baru saja kita sampai kok.”

“Ya sudah yuuk kak kita segera turun, Ara sudah penasaran seperti apa tempat yang kita kunjungi saat ini.”

“Yuukk, pasti Ara enggak akan menyesal saat melihat sendiri betapa indahnya tempat ini.” tutur Devan.

“Betulkah itu kak.” ucap Ara yang mengikuti langkah Devan menuju loket pembelian tiketnya.

“Dua ya mbak!” ucap Devan kepada penjaga loket, dan juga memberikan satu lembar uang seratus ribu.

“Yuk Ra masuk, pakai dulu ini gelangnya.” ajak Devan sambil memasangkan gelang Ara.

Saat memasuki pintu masuk, Ara sudah dapat melihat taman bunga dengan berbagai bunga yang indah.

“Wonderful!!” ucap Ara takjub.

“Tempat ini indah sekali kak, Ara belum pernah ke tempat seindah ini kak.”

“Syukurlah Ara menyukainya, yuuk keliling lagi, ada satu tempat istimewa disini yang harus Ara kunjungi dan jangan sampai terlewatkan.”

“Benarkah kak, ini saja sudah sangat indah loh kak, ini masih ada tempat yang lebih istimewa lagi, waaww kereeenn!” ucap Ara.

Devan tersenyum puas, karena berhasil membuat Ara bahagia saat ini. Dan mereka berjalan mengelilingi semua tempat, dan tersisa satu tempat istimewa.

1
𒈑⃟⃞🦅ELANK༻🍒⃞⃟🦅
update lah smapai tamat...
❀∂я🅐nita🅟🤎M⃟3💋 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
🙈ya ampuuun emosi kok di pake si Devan gara2 cemburu ampe makan yg Ara bawa pun gk mau km sentuh🤭
jangan sampai emosi mu menghancurkan hati Ara ingat baru bertunsngsn loh bisa bubar apa kg yg udah nikah aja aja yg cerai
jangan sampai ego merusak segala2 y Devan🤭
❀∂я🅐nita🅟🤎M⃟3💋 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
buat pesta pertunangan Devan ❤ Ara aja dah meriah mengundang para rekan kolegan apalg pesta pernikahannya bisa2 presiden n para pejabat nya banyak yg diundang semakin senang nya 🤭
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Kinerja yang membawa hasil, Ara punya talenta 👍👍
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Ara malu ketemu dengan Devan 😁
❥␠⃝ ͭ🍁𝐂LIFF❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
percayalah km pasti akan mêndapat kejutan dr ayank🤭🥰
❥␠⃝ ͭ🍁𝐂LIFF❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
makanan paling simple. n makanan sejuta umat🤭
❥␠⃝ ͭ🍁𝐂LIFF❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
ada aura kasih eh auro jodoh nih🤭
❥␠⃝ ͭ🍁𝐂LIFF❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
ketipu rudi.. dipikir py ayank yg lain🤭
❥␠⃝ ͭ🍁𝐂LIFF❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
duh py kesayangan yg lain kah devan🤔
🍁Rina❣️💋🅽🅸🆃🅰️👻ᴸᴷ
tetap semangat kak
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Momen sekamar berdua masih hadir dalam ingatan Devan ketika Aurora dalam pengaruh obat menabrak Devan saat di Cafe.. Sekarang mereka akan dijodohkan oleh para kakek.
Semoga berhasil dan lancar acaranya
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
belum jodoh mereka berdua tiap ada Devan bertemu Bu Mayra si Aurora malah di toilet
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
wahh terbayang-bayang di mata, dikasih uang jajan jadi keinget terus ama Ara
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
para kakek kolaborasi menjodohkan cucu-cucunya, pake modus nganter kue jahe lagi
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
kakek-kakek pada antusias menjodohkan cucunya, kalo ketemu kayaknya lucu nih
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
ohh ternyata emang dari kecil udah barengan dan dijodohin dari kecil
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Ara ketemu terus sama Asistennya tapi sayangnya Ara gak ingat soalnya lagi mabuk
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Salah pilih teman jadi jadi banyak teman yang hanya mengambil keuntungan dan memanfaatkan
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
nah kan disuruh cepat-cepat menikah.. usiamu emang udah matang buat menikah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!