NovelToon NovelToon
Pasangan Misterius X & V

Pasangan Misterius X & V

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Pengantin Pengganti / Transmigrasi
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: ShinZa_17

Di mata dunia, pernikahan hanyalah sebuah formalitas saja.
Hingga suatu hari, seorang pria misterius yang selalu mengenakan topeng - yang dikenal sebagai asisten biasa - menikahi seorang wanita yang dijadikan alat penebus hutang.
Mereka tidak ada yang mencurigai apapun... hingga segalanya perlahan mulai berubah.

Ketika sang kakak menghilang secara tiba-tiba, sang adik perempuan dipaksa menggantikan posisinya sebagai istri.

Keputusan itu disetujui tanpa ragu oleh keluarga demi menebus hutang mereka.

Tidak ada seorangpun yang peduli dengan perasaannya... atau bahkan menanyakan keadannya.

Namun, mereka tidak pernah menyadari satu hal penting - adik perempuan mereka sebenarnya telah mati sejak berada di dalam gudang yang pengap karena dianggap telah mencoreng nama keluarga.

Kini, di dalam tubuh yang lemah dan penuh luka, telah tergantikan oleh jiwa lain.

Jika penasaran, ayo ikuti kisah mereka hingga akhir.

Selamat membaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShinZa_17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 Kaku?

Sedangkan di sebuah apartemen, seseorang mendapatkan alarm peringatan. Ia pun segera menyalakan laptopnya dan benar saja, seseorang telah masuk ke dalam sistem perusahaan Alexander.

Ia pun segera mengirim pesan ke alamat ID yang bernama, Rose, “Siapa Kamu?”

Tak lama setelah pesan itu terkirim, dengan ID bernama Rose, membalas pesan itu, “Seseorang yang mungkin akan membuat Perusahaan Alexander gulung tikar.”

Ia kembali mencoba memantau pergerakan ID Rose itu, namun ternyata, ia malah berada di sebuah tempat, ketika ia melacaknya, ia berada di tempat yang sangat jauh dari pusat kota, jauh dari tempat Perusahaan Alexander berada.

Ia mencoba untuk mengirim pesan, namun ternyata gagal. Ketika melihatnya kembali, orang yang ber ID Rose itu sudah tidak dapat dilacak kembali. Ia mencari tahu nama ID itu, tapi ternyata nama itu sudah tidak ada.

“Sial! Siapa dia?! Aku harus segera mengirim pesan pada Tuan Darius.”

Ia segera mengambil ponselnya dan membuka aplikasi hijau, lalu mencari nama Tuan Darius. “Selamat malam tuan, saya dari bagian IT hendak melaporkan bahwa saya baru saja mendapatkan alarm peringatan pembobolan sistem perusahaan. Tetapi, ketika saya lacak ID itu, nama ID itu sudah tidak terdaftar.”

“Ceklis 1? Apa aku coba hubungi asisten pribadinya? Lebih baik seperti itu.”

Ia segera mencari nama asisten itu dan mengirim pesan yang sama. Namun ternyata, ceklis 2 abu-abu.

“Semoga besok pagi segera dibaca,” gumamnya.

...🩵🩵🩵...

Bunyi alarm mulai terdengar.

...Bip... Bip... Bip...

Membuat Xavier yang tidur dengan posisi duduk mengerjapkan matanya perlahan. Ia pun mengambil ponsel yang tersimpan di atas nakas, lalu mematikan alarm itu.

Setelah suara bising itu berhenti, ia menghembuskan napas pelan. Ia merasakan tangannya hangat, ketika melihatnya, ternyata ia masih menggenggam tangan Violet.

Lalu pandangannya beralih pada wajah Violet yang masih tertidur namun terlihat cantik. Dengan gerakan pelan, Xavier menyingkirkan rambut yang menutupi wajah Violet.

Sepertinya, gerakan itu membuat Violet terbangun. Xavier segera menarik tangannya kembali.

“Eunghhh...”

Tangannya mengucek-ngucek matanya, lalu menatap ke arah langit-langit kamar yang kosong. Ia belum menyadari bahwa di kamarnya ada orang lain selain dirinya.

Violet merasakan tangannya hangat seperti di genggam sesuatu. Ia pun melihat ke arah tangannya, lalu melihat ke arah samping. Ketika matanya bertemu dengan Xavier, Violet terkejut bukan main.

“T-tuan,” ucapnya.

Xavier terkekeh. “Sepertinya, kamu melupakan perintah saya kemarin.”

“P-perintah apa?”

Namun bukaannya menjawab, Xavier malah mencium bibirnya.

Cup.

Violet terkejut mendapat serangan mendadak.

“Kenapa... malah mencium bibirku?” bisiknya pelan, tetapi masih dapat di dengar oleh Xavier.

“Kamu melupakan hal yang kita bicarakan kemarin. Jika kamu masih memanggil saya ‘Tuan’, maka saya akan menghukummu. Dan tadi adalah hukuman pertama karena kamu memanggil saya ‘Tuan’.”

Violet pun kembali mengingat pembicaraan kemarin dengan Xavier, lalu ingatannya langsung bertumpu pada bahwa, “Mulai sekarang panggil saya ‘My Alpha’. Jika kamu masih memanggil saya dengan sebutan ‘Tuan’, maka saya akan menghukummu.”

Wajah Violet langsung memerah mengingat itu. Xavier yang melihatnya terkekeh pelan. “Sudah ingat?”

Violet langsung tersadar kembali dan menundukkan wajahnya.

“Sekarang kamu mandi, hari sudah pagi. Setelah itu, kita sarapan. Hari ini kamu sekolah, kamu tidak lupakan?”

Violet langsung mengangguk dengan wajah tertunduk.

“Jangan tundukkan wajahmu di depan saya, Violet. Saya tidak suka itu. Atau kamu mau saya hukum lagi?”

Violet menggelengkan kepalanya, lalu menegakkan tubuhnya.

“Bagus. Saya akan kembali ke kamar saya dulu,” ucapnya.

Setelah itu, Xavier pun keluar dari kamar, meninggalkan Violet sendirian.

Violet pun langsung menyembunyikan wajahnya dalam bantal. Ia berbicara dengan pelan. “Aduhhh... malu banget aku...” Ia pun teringat kejadian barusan. Xavier menciumnya. mencium bibirnya. “Ahhhh, bibirku sudah tidak suci lagi” teriaknya teredam oleh bantal.

Violet segera duduk. Mencoba melupakan apa yang baru saja terjadi. Ia pun segera bergegas menuju kamar mandi.

Beberapa menit kemudian, akhirnya Violet pun sudah selesai menggunakan pakaian seragam sekolah dan juga make up tipis. Setelah itu, ia pun mengambil tasnya dan keluar dari kamar menuju ruang makan.

Di sana, Xavier sudah terlihat tengah meminum segelas teh hangat diantara piring-piring yang sudah tersaji makanan.

“Pagi... My Alpha,” sapanya dengan pelan.

Xavier pun langsung mengangkat wajahnya ketika mendengar suara Violet. “Pagi, My Luna.”

“Duduklah, kita sarapan sekarang.”

Violet pun segera duduk di dekat Xavier, dan mencoba melayaninya dengan baik.

Walaupun ini pertama kalinya melayani seseorang, apalagi statusnya sebagai suami, tentu tidak mudah bagi Violet. Tapi, ia berusaha sebaik mungkin melakukannya.

Xavier yang dilayani oleh Violet pun tersenyum kecil, rasa hangat menjalar dalam dadanya.

Setelah melakukan itu, mereka pun makan dengan khidmat, dan hannya suara dentingan sendok dan garpu yang terdengar.

...🩵🩵🩵...

Di rumah sakit, Tuan Darius, Mama Viony dan juga Agnes terbangun dari tidurnya.

Agnes yang tertidur di kursi merasa pegal lehernya. Ia pun memiringkan lehernya ke kanan dan kiri dan terdengar bunyi ‘Krek’ yang membuat ia merasa lega.

Melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 6 pagi, ia segera membuka kopernya untuk mengambil seragam sekolah, setelah itu ia pun masuk ke dalam kamar mandi.

Sedangkan Tuan Darius, setelah bangun dari tidurnya, ia merasa harus segera membuka ponselnya.

Ia pun mengambil ponselnya di atas nakas, yang kemarin mungkin diletakkan di sana oleh Bi Mijah. Ketika mentap layarnya, ternyata tidak menyala.

Dengan wajah yang mulai cerah, Tuan Darius pun menunggu putrinya Agnes keluar dari kamar mandi. Dan yang ditunggu-tunggu pun akhirnya keluar.

“Agnes, kamu bawa charger ponsel gak? Jika bawa, Papa pinjam sebentar, ponsel Papa mati.”

Agnes yang baru keluar dari kamar mandi pun langsung mengambil chargerannya dari dalam tas.

“Sekalian tolong colokkan. Tangan Papa tidak sampai,” ujar Tuan Darius sambil menyerahkan ponselnya.

Agnes pun memasangkan kabel charger ke ponsel Papa nya dan menyambungkannya ke stop kontak di dekat ranjang. Tak lama kemudian, layar ponsel Tuan Darius akhirnya menyala kembali. Ia pun langsung mengembalikan ponsel milik papa nya.

“Pa, Ma, aku berangkat sekolah dulu. Nanti pulang sekolah aku ke sini lagi,” ucapnya yang langsung berjalan ke luar kamar.

Di dalam kamar, Tuan Darius menunggu beberapa menit, hingga akhirnya, ponselnya berbunyi beberapa kali menandakan pesan masuk. Ia segera membuka aplikasi hijau itu.

Ketika melihatnya, ia terkejut. Karena tidak biasanya tim IT menghubungi dirinya langsung.

Tuan Darius pun segera membuka pesan itu. Ketika membacanya, tubuhnya langsung mendadak kaku.

Bahkan Mama Viony yang melihatnya langsung bertanya.

"Pa? Kenapa?

Bukannya dapat jawaban dari bibirnya, justru jawaban dari tubuh Tuan Darius yang mengirim jawaban.

Mama Viony terkejut dan langsung menekan tombol di dekat ranjang.

......... To be continued ... ......

1
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Waah langsung kejang nih pasti 🤣/Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ: 😱🤣🤣🤣/Casual//Casual/
total 6 replies
aku
laaah lah, kejang si bapak 😯😯🤣🤣
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: /Facepalm/kejang karena kaget dia🤣
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
kamu kelamaan up nya aku aga binggung dek... masa tak ulang lagi ini /Curse//Curse//Curse//Curse//Curse//Curse/
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ: Marahin aja marahin tuh othorna 🤣🤣
total 6 replies
Alya Senja
bagus kak karyanya tetap semangat!!!
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: makasihh kak/Smile/
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄
Apakah itu violet kecil dan Irene? semoga tebakanku benar
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: aku gak tau/Grievance/
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf꧄ꦿV⃗a͢n꙰a͢a⃗ꦿᵏⁱᵉˡяᷢ⃞🐰
Ini ingatan masalalu ny🤔🙏
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Bentar, mikir dulu mau nulis apa🤔
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: /Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
Jan lama2 tolong ya... klo tidak ingin ku boom GC mu nantinya
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: gak akan lama kok, kemungkinan....



2 × 1🤭/Chuckle//Chuckle/
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Apa violet hilang ingatan pa gimana 🤔
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: 🤣🤣/Facepalm//Facepalm/
total 15 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
tunggu kl itu masa kecil vio lalu siapa anak perempuan yg lbh besar itu?
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: 🤭/Facepalm//Facepalm/
total 4 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
akang atuh harusnya🤣
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: /Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
My Alpha My Luna 🤔 ganti nama pa begimane ini nda mudeng /Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ: 🫨 Ooohh
total 4 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Vier jangan buat aku iri dong/Scream/ aku malah pernah kesiram air mendidih sepanci, kamu gak khawatir sama aku gitu/Curse/
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: pasti kalau kaget teh...

disini juga ada yang kesiram air panas, tapi sampai melepuh, ngeri😬😬
total 11 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Kenapa gak kamu panggil kakanda aja sih🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Betul betul betul🤣🤣🤣
total 6 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
uhukkkk my luna😱 Luna Maya kah?
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: bukan bukan/Scream/ Luna maya punya Maxime /Scream/
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
Ciaaaa My Alpha
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥
nanti ada bagiannya🤭
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
bestinya si Irene gimana? belum di basmi tuh cacar ular
Dewi Payang
Aman berarti🤭🤭🤭
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: selamat selamat🤭
total 1 replies
Dewi Payang
Wh, ada Supra X disini🤭 peace kak✌️
Dewi Payang: /Facepalm//Facepalm/
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!