NovelToon NovelToon
DIKEJAR MANTAN

DIKEJAR MANTAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

"Gak usah sok baik sama gue. Ingat, lo tuh orang yang paling gue benci," sewot Niar saat berhadapan dengan bos sekaligus mantan saat SMA dulu. Takdir macam apa ini? mau resign sayang gaji dan fasilitas penunjang, bertahan juga harus menyiapkan mental bertemu dengan dia setiap hari.

"Gak usah jutek gitu. Nanti minta balikan," ledek Gesta yang memang senang sekali bisa bertemu dengan mantan pacar yang terpaksa putus, padahal masih sayang.

Akankah mereka akur dan bisa profesional? happy reading.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KENALAN BARU

"Mbak Niar beneran nih aku tinggal?" tanya Zifa yang sudah dijemput oleh sang abang. Niar mengangguk, karena dia juga sedang menunggu jemputan dari Gesta.

"Iya, gak pa-pa. Mana jemputan kamu?" tanya Niar sembari celinguk ke arah lobi mall, si Arkan masih melayani tanda tangan, katanya kalau sudah selesai langsung cus pulang. Alhasil Niar pun tak perlu menunggunya.

"Itu Mbak!" jawab Zifa sembari menunjuk seorang laki-laki yang menghampiri Zifa.

"Wuih, hati-hati Zifa. Pacar kamu berani banget nyamperin kamu, nanti kalau dijepret fans gimana, masuk akun gosip?" Niar jelas khawatir, masalah Wilona baru saja reda. Ini model baru malah terang-terangan dijemput pacar, bisa diomelin Gesta kalau ada masalah.

Zifa tertawa, "Itu abang aku!" Niar melongo seketika.

"Hah? Abang kamu?" tanya Niar memastikan. "Gusti Allah, best gen banget keluarga kamu Zif," puji Niar clamitan, secara tidak langsung mengakui kalau abang Zifa cakep.

"Mbak bisa aja," ujar Zifa sembari menabok lengan Niar pelan. "Nanti aku kenalin deh, siapa tahu cocok sama Mbak. Belum mau nikah tuh padahal udah 28 tahun," Niar hanya tersenyum canggung. Wah feeling gak enak sih, kalau sudah mencium perjodohan. Just kenalan saja lah.

Zifa benar mengenalkan Niar dengan sang abang. "Niar!"

"Zaldy!" jawab abang Zifa dengan ramah, keduanya bersalaman dan saling lempar senyum.

"Hati-hati ya, Zifa," pesan Niar saat sang model berpamitan.

"Kenapa kok gak diajak bareng aja?" tanya Zaldy, saat sang adik memasang sabuk pengaman.

"Kayaknya dijemput Pak Bos deh, tadi sempat lihat chatannya," ucap Zifa yang memang sempat melirik chat Niar dengan Gesta.

"Dih, gak sopan mengintip begitu, Dek!" nasehat Zaldy. Zifa hanya meringis dan berjanji tak akan mengulanginya lagi.

"Lagian nih, Bang. Aku tuh penasaran sama rumor di kantor, kalau Mbak Niar tuh mantan saat SMA si bos. Biasanya kan mantan kalau bertemu lagi saling sindir atau sinis kan ya, nah ini enggak sama sekali. Mereka profesional, tapi mereka juga terkadang makan berdua, kayak lupa jadi mantan gitu!" seperti inilah Zifa bila dengan bersama sang abang, pasti berceloteh.

"Kamu kepo amat sama urusan orang!"

"Ya gimana ya, rumor itu senter banget terdengar di semua rekan kerja. Cuma Mbak Niar dengar-dengar gak mau balikan."

"Lalu?" Zaldy melirik sebentar pada sang adik.

"Jangan marah ya, Bang. Sebenarnya Zifa tuh cocok banget bekerja sama Mbak Niar. Dia itu baik banget dan gak menunjukkan senioritas kayak yang lain. Tiba-tiba aja terpikir, enak kali ya punya kakak ipar seperti Mbak Niar, sefrekuensi!" Zaldy tertawa mendengar penuturan sang adik. Misi pencarian jodoh ternyata juga dilakukan oleh Zifa juga. Padahal Zaldy sudah bosen ditanya kapan nikah, oleh keluarga besar. Eh sang adik ikut-ikutan.

"Kok ketawa sih!" protes Zifa tak suka.

"Sejak kapan kamu jadi biro jodoh buat Abang? Mau ikut-ikutan umi, oma, sama tante-tante?" sindir Zalda dan Zifa hanya berdecak sebal.

"Abang udah 28 tahun, jadi dosen, punya cafe juga, soal penghasilan insyaAllah mampu lah, mau cari gimana lagi sih. Emang gak bosen hidup sendiri?" tanya Zifa yang diminta membujuk Zaldy oleh umi.

"Nikah itu bukan ajang perlombaan, Zifa. Belum waktunya abang ketemu jodoh, mungkin abang diminta untuk menikmati waktu sendiri dulu, bersama Umi, dan Kamu! Nanti kalau Abang nikah, kamu dan Umi protes karena abang lebih mendahulukan istri abang. Gak mau ah sampai begitu."

"Pasti Mbak Niar gak kayak gitu, percaya deh!" Zaldy kembali tertawa.

"Sebaik apa sih, Niar sampai promosi ke abang sebegitunya," Zifa kemudian menyebutkan kebaikan Niar selama mereka bekerja. Zifa menangkap, Niar adalah cewek mandirir yang sangat bisa menempatkan diri, kapan jadi rekan kerja, kapan jadi teman main, enak diajak ngobrol lagi. Tekad untuk menjadikan Niar kakak ipar sangat besar, kalau abangnya tak mau bergerak, biarlah Zifa menyodorkan sosok Niar pada umi langsung.

Zaldy hanya mendengar sambil lalu sosok Niar yang diceritakan oleh sang adik, tak mengharap apa-apa, dan tak merespon berlebihan. Berbeda dengan umi Rahma, ibu Zaldy dan juga Zifa, beliau sangat antusias saat Zifa menceritakan pertemuan pertama sang abang dan Niar. Apalagi Zifa juga menyebutkan, bahwa Niar mengakui kalau Bang Zaldy tampan, tentu saja umi begitu bangga, kesan pertama disambut positif oleh Niar.

"Pokoknya besok Umi ikut ke kantor kamu ya Zifa!" pinta umi penuh semangat.

"Tapi, Mi. Zifa besok gak ada jadwal. Promosi sudah berakhir tadi, syuting juga beres! Alasan apa Zifa ke kantor?" tanya Zifa bingung.

"Alasan mah banyak, kita bisa pura-pura kasih makan Mbak Niar itu bilang aja lagi dekat area kantor mau mengucapkan terimakasih sudah dibantu di projek pertama ini!" duh Umi begitu lancar mengarang, curiga deh kalau beliau guru bahasa Indonesia.

"Wih, umi hebat. Natural sekali alasannya, tapi ya aneh aja, Mi. Zifa kan belum gajian dari projek ini, masa' iya kasih makanan ke Mbak Niar, kelihatan banget kalau modus!" masih saja Zifa tak yakin rencana sang umi berhasil.

"Ck, sekalian promosi dong, bilang saja ini dari cafenya Bang Zaldy, barang kali mau mampir gitu kan bisa," Zifa langsung tertawa ngakak, umi begitu antusias bertemu Niar sampai-sampai karangannya begitu masuk logika.

Wajar beliau antusias, sudah tak tahan ditanya teman pengajian kapan mantu, apalagi bujangnya sudah mendekati kepala 3. Khawatir sekali gak laku, padahal sudah mapan. Bahkan ada beberapa teman yang menjodohkan dengan putrinya, baru disodorkan foto ke Zaldy langsung ditolak. Ada saja alasan bujang satu itu, entah terlalu cantik, entah terlalu menor, padahal cuma lihat di foto.

Sekarang, umi ingin membuktikan omongan Zifa tentang Niar itu, kalau memang sesuai dengan fakta di lapangan. Umi akan melamarnya untuk Zaldy, bahkan kalau perlu tak perlu persetujuan putra sulungnya itu.

Zifa dan Umi berangkat diantar sopir, tak memberi tahu Zaldy kalau ada rencana ke kantor sembari membawa makanan yang tersedia di cafe sang abang. Di rumah juga ada box bertuliskan cafe milik Zaldy, sekalian ajang promosi deh. Mereka ke kantor mendekati makan siang, dan sepertinya alam sedang mendukung.

Niar akan masuk ke loby, setelah keluar dari mobil kantor, entah dari mana. Zifa langsung menyapanya. "Mbak Niar!" panggil Zifa sedikit berlari menghampiri Niar.

"Lah, Zif. Gak ada jadwal pemotretan kan? Ngapain mending tidur kali di rumah, kemarin super padat gitu jadwal kamu!" cerocos Niar santai, sembari bersalaman dengan Umi dan Zifa.

"Oh ini loh, Mbak. Saya cuma mau antar ini buat makan siang Mbak Niar dari cafe abang saya. Sebagai ucapan terimakasih, karena Mbak Niar sudah sangat baik mendampingi saya sebagai model baru!" ucap Zifa.

"Kamu bisa aja! Repot-repot banget, makasih!" ucap Niar ramah.

"Oh ya, Mbak. Kenalkan ini Umiku," ujar Zifa. Sedangkan Umi terpana dengan keramahan dan cantiknya Niar. Sebenarnya Niar bukanlah cantik layaknya artis ibu kota, hanya saja proporsi wajahnya sangat pas, dan terlihat ayu.

"Ya Allah, Maaf Umi, saya tidak menyapa hanya bersalaman saja tadi," ucap Niar ramah dan kembali menyalami dengan sopan Umi Zifa.

Umi serasa terhipnotis, dan menjawab Niar dengan asal bunyi ala emak-emak pencari mantu. "Ya Allah, jadi mantu saya ayo!" Niar dan Zifa terdiam seketika.

Umi to the point sekali, batin Zifa protes.

😭😭😭

1
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
dasar konco edan🤣🤣
Lel: asyikkan
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
oh blasteran tho , kl uminya indo kah?
Lel: iyup gak langsung kok dari kakek pihak ayah
total 1 replies
dwi ka
Jgn sampe si gesta gila kyk bagas 🫣🤭🤣
Lel: aduh takut enggak ah...biar aku sibukkan dengan anaknya angel aja
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
🤣🤣ya ampun ummi yg bahagia ..ini berkat umi sih ya wlpn awal.mula ketemu malu2in ziva tapi top cer
Lel: gercep
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
awww malu kucing nya🤣🤣🤣 simpel kali y pak zaldi mmng cm ini kbthn laki2🤭
Lel: realistis aja
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
catettttt
Lel: pengalaman
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
limited edition ini kkanya ziva🤣🤣 sgtunya ya yg g pernah cinta2an serius banget jatuh cinta ny ssh sekaline ktmu cewe mantap gas pol lgsg sreg
Lel: gas pol aje
total 1 replies
FiKiBiMi
terbaik emang. syerrruuuu..
lanjut pasti nya..
FiKiBiMi
kok ya seneng akunya..
lanjotkan kak🤭
Lel: buat kakak apa sih yang enggak? 🤣🤣🤣
total 1 replies
Nur Wakidah
stop jangan marah Bang Gessss 🤣🤣🤣 kan situ ndiri yg kurang tegas ,
Lel: marah nomor satu
total 1 replies
FiKiBiMi
maaciyaw akak. sering2 5bab minimal 🤭
FiKiBiMi: 😄😄😄😄😄😄😄
total 2 replies
Sri Wahyuni Abuzar
cuus ke tukang jahit aahh..harus buat 2 kebaya ini ..buat lamaran dan nikahan niar...ee tunggu tunggu...aku di undang kann yaa niar 🤣🤣
Lel: yuk kondangan yuk
total 1 replies
Nurul Boed
Gass pollll,, kelamaan nunggu Gesta 🤭
Lel: buang aja ke laut
total 1 replies
Jumi Saddah
yeeeeeeey langsung lamaran plus nikah sja,,,,
Lel: enaknya gitu gak sih
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
boleh jgnknn geal geol akrobat jg boleh🤣
Lel: malu nanti🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
weh doamu trkabul zif pnya kk ipar niar..g nyangka org yg baru aja ktmu mlh jodoh e gentel n mapan sih..nyesel km ges salahe mlh njaga angel n anak yg bpk nya g jls siapa
Lel: kita ledek gesta nanti ya
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
aku sih yess niar🤭
Lel: aku juga😍😍😍
total 1 replies
Ne Ajja
sippp....
sama2 terbuka...
jadi nya enak...bisa nyari solusi bareng..
Lel: betullll 😍😍😍
total 1 replies
Lia Kiftia Usman
da da da...geestaa

tapi niar harus kenal dulu siapa zaldy..
Lel: pastinya
total 1 replies
dwi ka
Asiik akhirnya sama zaldy..
Biarin aja Gesta emg demennya ma cwe bekasan yg udh berbuntut.. Biar nyaho tuh gesta dapetin cewe sekenan 🤣
Btw ga pantes thor tu cwe dikasi nama angel, hrsnya devil aja 🤭
Lel: biar kapok harus ditinggal lagi
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!