Di Benua Mendalam, seni bela diri telah mencapai puncak kejayaannya. Xiao Xuan, leluhur tua Keluarga Xiao, memiliki sebuah cheat yang mampu mereplikasi segala sesuatu tanpa batas. Dengan kekuatan ini, dia memimpin keluarganya mendominasi seluruh langit berbintang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wusan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
wilayah tian che
Lima hari telah berlalu sejak kejadian di Wilayah Dong Hai. Di tengah hiruk-pikuk perbincangan tentang Klan Xiao yang masih bergema di seluruh penjuru Benua Timur, dua sosok berjubah hitam dan putih memasuki batas Wilayah Tian Che. Mereka berjalan dengan langkah biasa, tak menampakkan aura sedikit pun. Dari luar, mereka tampak seperti kakek dan cucu yang sedang bepergian—sosok tua bungkuk dengan jubah putih lusuh, dan pemuda tampan berjubah hitam dengan pedang di punggung.
Mereka adalah Xiao Yan dan Xiao Dong.
Wilayah Tian Che terbentang luas di hadapan mereka. Dengan luas mencapai 3 miliar mil, wilayah ini merupakan salah satu jantung peradaban kultivasi di Benua Timur. Seribu prefektur tersebar di dalamnya, masing-masing dipimpin oleh kekuatan kelas 2 dan kelas 3 yang saling bersaing. Enam kekuatan kelas 1 berdiri kokoh di wilayah ini, menjadikannya salah satu wilayah paling strategis di benua—setara dengan Wilayah Dong Hai yang terkenal itu. Di sinilah banyak Kaisar Agung lahir, di sinilah sekte-sekte kuno yang usianya mencapai puluhan juta tahun masih berdiri gagah.
"Leluhur, kita sudah memasuki Wilayah Tian Che," ujar Xiao Yan sambil menatap peta di tokennya. Sebuah layar hologram kecil muncul, menampilkan garis-garis wilayah yang rumit. "Prefektur tempat api surgawi itu berada bernama Prefektur Lembah Iblis. Letaknya sekitar dua ratus juta mil dari sini. Jika kita menggunakan kecepatan normal, mungkin kita akan sampai besok pagi."
Xiao Dong tersenyum tipis. "Tidak perlu terburu-buru, Nak. Mari kita singgah di kedai terdekat. Aku ingin mendengar kabar terbaru tentang dunia luar. Beberapa hari ini kita hanya fokus pada perjalanan, tidak sempat memeriksa informasi."
Mereka memasuki sebuah kota kecil di perbatasan Wilayah Tian Che. Kota itu ramai oleh para kultivator yang lalu lalang, kebanyakan dari mereka adalah petualang kelas menengah yang berburu binatang buas di pegunungan sekitar. Di sebuah kedai sederhana, mereka duduk di pojok ruangan, memesan teh hangat dan beberapa piring makanan ringan.
Xiao Yan mengeluarkan token klannya dan mulai memeriksa informasi yang masuk selama lima hari terakhir. Matanya membelalak seketika.
"Apa yang terjadi, Nak?" tanya Xiao Dong sambil menyesap tehnya.
"Leluhur... nama klan kita..." Xiao Yan menelan ludah. "Nama Klan Xiao menyebar ke seluruh Benua Timur. Informasi tentang pertempuran di Dong Hai sudah menjadi berita utama di semua jaringan informasi."
Dia mulai membaca dengan suara pelan, nyaris berbisik. "Wilayah Dong Hai: Sepuluh Kaisar dari berbagai kekuatan kelas 1 terluka parah oleh satu serangan telapak tangan misterius. Pelaku mengaku dari Klan Xiao. Permaisuri Yun Ling dari Aula Yuan Hua, Kaisar Kesengsaraan ke-7, dibuat berlutut tak berdaya. Seorang ahli Kaisar dari klan yang sebelumnya tidak dikenal ini memaksa pembatalan penghancuran perjanjian pertarungan yang melibatkan Putra Mandat Surgawi mereka."
Xiao Yan terus menggulir layar hologram di tokennya.
Wajahnya aneh dan agak tertekan.
"Di Paviliun Tianji, para tetua mengadakan sidang darurat untuk membahas kemunculan klan misterius ini. Mereka menyebut bahwa Klan Xiao mungkin adalah klan kuno yang telah ada sejak ratusan juta tahun lalu dan memilih mengasingkan diri dari hiruk-pikuk benua."
"Di Istana Naga Azure, Kaisar Naga Azure memerintahkan pencarian informasi tentang Klan Xiao. Mereka mengirim utusan ke Prefektur Li, ke Kota Cangnan, untuk mencari jejak."
"Di Sekte Pedang Surgawi, Kaisar Pedang Langit yang telah mengasingkan diri selama ribuan tahun tiba-tiba membuka matanya. Katanya, kekuatan yang tidak mengandung dao itu hanya mungkin dimiliki oleh klan yang telah mengumpulkan warisan dari era yang sangat kuno."
xiao dong menghela nafas."aku tak menyangka kakak kedua masih seperti dulu,tempramen nya masih meledak ledak seperti biasa".
Xiao Yan berhenti sejenak. Matanya menatap Xiao Dong dengan ekspresi tak percaya. "Leluhur... ini Leluhur Kedua?"
"Emm benar hanya leluhur kedua yang mempraktikan tanpa dao,atau yang di sebut dengan dao tabu."xiao dong berkata misterius
Xiao Dong tersenyum tenang. "Baca terus, Nak. Aku ingin tahu apa lagi yang mereka katakan tentang kita."
Xiao Yan mengangguk, lalu melanjutkan membaca. "Informasi tentang Putra Mandat Surgawi Klan Xiao mulai beredar. Namaku—nama Xiao Yan—sekarang ada di bibir setiap kultivator di Benua Timur. Mereka menyebut aku sebagai pemuda yang berani membuat perjanjian tiga tahun dengan Gadis Suci Aula Yuan Hua. Mereka juga tahu bahwa aku seorang Saint Bela Diri, dan bahwa aku akan pergi ke Aula Yuan Hua untuk menuntaskan perjanjian itu."
Ia menggulir lagi. "Banyak kekuatan kelas 1 yang mulai mencari tahu tentang Klan Xiao. Dinasti Qin mengirim mata-mata ke berbagai prefektur. Sekte Bulan Abu-abu menggunakan formasi ruang mereka untuk mencoba melacak lokasi markas klan kita. Paviliun Pedang Abadi secara terbuka menyatakan hormat kepada 'Kaisar Tak Bernama'—sebutan mereka untuk Leluhur Kedua."
"Leluhur, mereka bahkan memberi julukan untuk Leluhur Kedua? 'Kaisar Tak Bernama'?"
Xiao Dong tertawa kecil. "Sebutan yang cukup bagus. Lanjutkan."
"Ada juga informasi tentang Permaisuri Yun Ling. Katanya, setelah pertempuran itu, dia langsung kembali ke markas Aula Yuan Hua di Benua Tengah. Leluhur Tua Aula Yuan Hua mengadakan sidang tertutup. Belum diketahui keputusan apa yang diambil, tapi mereka tidak langsung mengirim bala bantuan ke Dong Hai. Banyak yang menafsirkan itu sebagai tanda bahwa Aula Yuan Hua tidak ingin memperpanjang konflik dengan Klan Xiao."
Xiao Yan menggulir ke bagian lain. "Berita tentang pertempuran itu juga memicu perbincangan di kalangan kultivator biasa. Di setiap kedai, di setiap persimpangan jalan, orang-orang membicarakan tentang Klan Xiao. Ada yang bilang kita adalah klan kuno yang bangkit dari tidur panjang setelah ratusan juta tahun bersembunyi. Ada yang bilang kita adalah keturunan dari salah satu kekuatan besar yang pernah hancur di era kuno. Ada juga yang bilang... kita sengaja bersembunyi untuk menunggu momen yang tepat sebelum muncul kembali."
Ia menghela napas panjang. "Dalam satu tahun lebih, nama klan kita sudah terkenal. Padahal satu tahun lebih yang lalu, tidak ada yang tahu siapa kita."
Xiao Dong mengangkat cangkir tehnya. "Itulah kekuatan dari sebuah pertunjukan, Nak. Satu serangan yang tepat di saat yang tepat, di depan mata seluruh kekuatan besar. leluhur kedua Xiao Dao tahu betul apa yang dia lakukan. Dia tidak hanya membela kehormatan klan, dia juga mengirim pesan ke seluruh Benua Timur: Klan Xiao bukanlah klan yang bisa dianggap remeh."
"Kau dengar berita tentang Klan Xiao?" seorang kultivator berjubah biru bertanya pada rekannya.
"Siapa yang tidak mendengar? Seluruh benua sedang membicarakannya. Konon, Kaisar mereka bisa mengalahkan sepuluh Kaisar sekaligus hanya dengan satu telapak tangan. Dan yang paling mengerikan, kekuatan itu tidak mengandung dao. Tidak mengandung dao, kau bayangkan? Itu berarti kekuatan mereka berasal dari warisan kuno yang bahkan tidak terikat oleh hukum dao surgawi biasa."