NovelToon NovelToon
Istriku Yang Manja

Istriku Yang Manja

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Cinta Murni / Mengubah Takdir
Popularitas:890
Nilai: 5
Nama Author: Parhusib

Liam, adalah anak terbuang. dari kecil hingga dewasa, dia tidak pernah merasakan memiliki keluarga. bahkan di masa tua nya, dia belum pernah merasakan cinta.
Walaupun memiliki harta yang berlimpah, namun kekayaan itu terasa tidak berguna. hingga akhirnya dia meninggal, dan terlahir kembali.
dia terlahir kembali ke umur dua puluh tahun. namun yang aneh adalah, dia terlahir kembali, dan langsung di nikahi oleh seorang gadis cantik dan manis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Parhusib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kedatangan Andes Arison

Setelah kegembiraan itu, Liam memutuskan untuk mengajak Yuna, melakukan tes kehamilan ke rumah sakit. Dengan agak terburu-buru, mereka bergegas keluar dari dalam kamar.

Wajah riang dan senang Liam, sangat terlihat ketika dia berjalan menuruni tangga, sambil menggandeng tangan Yuna.

Namun, kegembiraan di wajahnya itu seakan menghilang, setelah dia melihat orang-orang yang ada di ruang tamu villa nya.

Liam melihat ibunya sedang duduk berhadapan dengan seorang pria. Dengan wajah sombong dan sedikit menuntut, pria itu menatap Mulan dengan sinis. Tentu saja Liam tahu, siapa pria itu. Dia adalah Andes Arison, ayah Liam.

"Apa yang membuat bajingan ini, datang kemari?," gumam Liam dingin. Lalu dia berjalan mendekat dan duduk di samping ibunya.

"Apa tujuanmu kemari?," tanya Liam dengan wajah datar.

"Liam, kita perlu bicara," ucap Andes setelah melihat Liam.

Liam tidak menggubris, suaranya dingin. "Aku tidak punya apa-apa untuk dibicarakan denganmu."

Melihat sikap Liam, yang tidak menganggap nya sama sekali, wajah Andes berkedut muram. "Ini tentang keluarga Arison. Kamu tidak bisa terus seperti ini. Keluarga Arison juga keluarga mu, apakah kamu harus melakukan sejauh ini?."

Liam berbalik, senyum sinis menghiasi wajahnya. "Oh, aku bisa. Dan aku akan terus melakukan ini, sampai keluarga Arison hancur," ucap Liam dingin, dengan nada mencekam.

"Aku tahu kamu marah, karna aku meninggalkan ibumu. Tapi, kamu juga tidak bisa menyalahkan ku, aku tidak tahu, kalau saat itu ibumu sedang hamil." ucapnya menjelaskan, tapi wajahnya tidak menunjukkan rasa bersalah sama sekali.

"Jadi?, maksudmu kalau kamu tau ibuku sedang hamil, kamu tidak akan meninggalkan nya?," tanya Liam aneh.

"Tentu saja!," jawab Andes dengan percaya diri.

"kalau begitu, bagaimana dengan putra sulung mu itu?, dia bahkan lebih tua beberapa bulan dariku, bukankah semuanya sudah jelas, hanya dengan itu saja?," tanya Liam dingin.

Mendengar itu, Andes gelagapan, mencari alasan yang dapat menguntungkan nya. "Tapi, kamu kan tahu, kalau ibumu dan aku hanya korban pernikahan politik. Kami tidak saling mencintai, dan aku mencintai orang itu, dan itu sudah menjadi hal wajar di kalangan kita."

"Ohh, kalau kamu mencintai orang lain, kenapa kamu masih kesini?," ucap Liam semakin dingin.

" Meski Kami tidak saling mencintai, tapi kami sudah pernah berkeluarga, dan kamu adalah putra Kami berdua. Kamu adalah bagian dari keluarga Arison. Kamu punya tanggung jawab. Kamu harusnya meningkatkan kejayaan keluarga Arison, bukan malah menghancurkan nya." ucap Andes dengan wajah tak tahu malu.

"Tanggung jawab? Kau yang membuang tanggung jawabmu saat membuang ibuku. Sekarang jangan bicara soal tanggung jawab padaku. Dan aku sungguh tidak sudi menganggap keluarga Arison sebagai keluarga ku." ucap Liam.

Andes mendekat, suaranya meninggi. "Jangan kurang ajar, Liam! Aku ayahmu!."

"Ayah? Ayah macam apa yang tidak pernah ada saat aku tumbuh dewasa? Kau hanya muncul saat aku sudah siap menghancurkan mu."

Liam berdiri, berjalan mendekati Andes. "Dengar baik-baik, Andes. Aku tidak peduli dengan keluarga Arison. Aku tidak peduli dengan kekayaanmu. Aku hanya ingin melihatmu menderita."

"Kamu tidak akan berani." ucapnya Andes

"Oh, aku berani. Aku akan menghancurkan setiap bisnis yang kau miliki. Aku akan membuatmu kehilangan segalanya. Dan saat kau sudah tidak punya apa-apa, aku akan datang dan menyaksikan kamu mengemis dijalanan," ucap Liam dingin.

Andes terkejut, mundur selangkah. ''Kamu gila!, aku ayahmu, dan kamu berani mengatakan itu?."

"Mungkin. Tapi kegilaanku ini adalah hasil dari perbuatanmu. Jadi jangan salahkan aku jika aku menghancurkan segalanya."

Liam menatap Andes dengan tatapan dingin, tanpa sedikit pun rasa kasihan. "Sekarang, pergi dari sini. Jangan pernah kembali. Atau aku tidak akan segan-segan menghancurkan mu sekarang juga."

Andes terdiam, wajahnya pucat pasi. Dia tahu Liam tidak main-main. Dengan langkah gontai, dia berbalik dan pergi, meninggalkan Liam yang tersenyum sinis.

Dia awalnya berfikir bahwa, akan mudah untuk menundukkan Liam. Dia menganggap kalau Liam melakukan semua ini, hanya agar dia melirik nya, lalu mendekat dan merangkulnya. Dia beranggapan kalau Liam hanya menginginkan kasih sayangnya. Jadi kalau dia memberikan kasih sayang itu, dia akan mendapatkan semua yang dia inginkan.

Dia akan mengendalikan Liam, mengendalikan semua bisnisnya, dan menjadi tokoh paling terkemuka di negri.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!