NovelToon NovelToon
Petualangan Si Penyendiri Di Dunia Lain

Petualangan Si Penyendiri Di Dunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Isekai / Balas Dendam
Popularitas:132
Nilai: 5
Nama Author: Hilman padli

fadli seorang siswa penyendiri yang di panggil ke dunia lain bersama teman sekelas nya. namun ia justru tidak memiliki, skil, sihir mau pun kekuatan. setelah itu ia di buly oleh semua teman sekelas nya. akhirnya raja membuang dia ke hutan. saat fadli pasrah di hutan dan menunggu kematian teringat kembali hinaan yang di lontarkan teman- teman nya. ia pun memilih untuk tidak menyerah, ia mulai berpetulang dan mendapatkan skil, sihir dan kekuatan sedikit demi sedikit. sampai akhirnya ia menjadi yang terkuat di dunia itu. bagaimana kisah fadli? silakan di baca sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab. 26 indentitas di balik topeng

Setelah 7 hari berlalu akhir nya fadli sadar juga. Ia bangun dan bingung ketika melihat sekitar.

"Ini di mana?" Tanya nya dalan hati, "kita ada di rumah sakit tuan," jawab kei. "Oh iya kei aku kan pingsan, syukurlah aku baik- baik saja," kata fadli tertawa. "Benar sekali tuan, status tuan juga meningkat drastis," jelas kei.

Mendengar itu fadli segera membuka status nya.

(Status fadli)

Hp, 10.000. Mana 1.200.000,Skil penguat level 20. Skil penilai level 10. Skil panah air, skil abnormal perampas tidak memiliki level,skil penyembuh tingkat tinggi, skil penyembur api.

 item :, pedang karat, pedang kuning, tongkat sihir, dan gelang penyembuh. Keuangan, 1 juta dan 3000 keping perak.

"Ah.. benar sekali hp aku naik ke angka 10 ribu lalu mana aku jadi 1,2 jura hebat," kata nya dengan senang.

"Jadi tuan, selama tuan pingsan anu... maaf aku tidak bisa menjaga tubuh tuan, sekarang penyamaran tuan sudah terbongkar, " jelas kei.

Mendengar itu fadli segera memengang wajah nya, "topeng aku mana?" Tanya nya dengan panik.

"Di sini,..." jawab kenici yang tiba- tiba masuk.

"Kenici, jangan- jangan..." tanya fadli.

"Benar, semua nya sudah tau, kamu ternyata orang dunia lain yang di buang oleh raja, kamu ternyata fadli dan kamu masih hidup," jelas kenici.

"Balikin topeng ku," kata fadli.

"Maaf, tapi ada yang ingin bicara dengan kamu," jelas kenici.

"Sudah pasti raja kan? Juga teman- teman aku, maaf aku mau pergi saja," jelas fadli dengan tegas.

Ia segera bangun namun tubuh nya masih dalam keadaan lemas. "Astaga aku belum kuat berdiri ya, kalau begitu aku akan memakai sihir penyembuhku," kata fadli dalam hati nya.

"Saran, jangan lakukan itu," jelas kei.

"Kenapa?" Tanya fadli.

"Mana tuan belum penuh tuan juga lihat kan tadi mana tuan baru sampai di angka 900 ribu," jelas kei.

"Ya pasti cukup kan?" Tanya fadli.

"Benar sekali, tapi akan lebih merepotkan jika mereka tau, guru tuan dan kerajaan, mereka akan sangat merepotkan jika mereka mengetahui kekuatan tuan yang sebenar nya," jelas kei.

Mendengar itu fadli terdiam dan berpikir dahulu. Ia lalu di tarik kembali ke kasur. "Apa yang kamu lakukan, kaku masih sakit kan jadi jangan banyak bergerak tidur saja," jelas kenici dengan tegas.

"Hahaha.. baiklah, anu.. tas sih8r aku mana?" Tanya fadli.

"Pihak kerajaan mengambil nya, tapi nanti akan di kembalikan lagi padamu, mereka penasaran apa yang ada di dalan tas sihir itu," jelas kenici.

Mendengar itu fadli langsung panik, "kei..bagaimana ini?" Tanya nya dengan nada khawatir, "tenang saja tuan naga hitam nya tidak akan terdeteksi," jelas kei dengan santai. "Semoga saja seperti itu," jawab fadli. "Tenang saja tuan aman kok, tapi saya mengambil 10 ribu nana tuan untuk menyembunyikan naga itu di dalam tas sihir nya," jelas kei. "Aku tidak mengerti bagaiman cara kamu melakukan nya tapi syukurlah," jelas fadli. Ia lalu kembali tiduran dengan tenang.

"Sebenar nya apa yang membuat kamu sampai pingsan seperti itu fadli?" Tanya kenici penasaran.

"Hanya kelelahan setelah mencari herbal dan item," jelas fadli dengan santai.

"Ya intinya tunggu sebentar lagi, diana akan datang dia akan memulihkan kamu sepenuh nya, entah kenapa saat kamu pingsan dia tidak bisa mengobati kamu," jelas kenici.

"Gawat, kenapa dia yang datang merepotkan sekali," kata fadli.

"Dia sangat khawatir loh, wajar saja karena dia itu guru kamu," jelas kenici.

Fadli pun segera menarik selimut dan pura- pura tidur. "Kei.. kamu punya saran tidak?" Tanya fadli. "Hem... lebih baik ikuti dulu saja alur nya tuan," jelas kei. Fadli pun segera menutup mata nya.

Setelah beberapa jam berlalu akhirnya diana datang juga ke ruangan fadli,

Diana, "syukurlah fadli kamu masih hidup, tapi kenapa kamu harus menyamar seperti itu?"

Fadli, " ya aku ingin hidup tenang, kamu juga tau kan kalau aku tidak di inginkan oleh raja,"

Diana, "aku sudah bicara dengan beliau, sekarang kamu tinggal di kerajaan bersama kami ya,"

Fadli, "bodoh ogah, ngapain coba sudah di buang mau tinggal di tempat yang sama ,lebih baik aku tinggal di hutan saja, sudah lah bu aku hanya minta tas sihir aku di kembalikan,"

Mendengar itu bu diana terlihat kecewa. Ia ingin fadli masih bisa bersama mereka. Namun fadli yang sudah sakit hati memutuskan untuk tidak tinggal di kerajaan lagi. Setelah beberapa jam kemudian komandan kerajaan masuk ke kamar fadli. Ia memberikan tas sihir fadli.

"Ini dia yang kamu minta, tapi aku sudah mengambil dua pedang dan juga tongkat sihir nya, kamu tidak layak memakai itu," jelas komandan dengan tegas.

"Kalau begitu bukan masalah ambil saja, makasih hanyak telah mengembalikan tas sihir aku," jawab fadli.

"Baiklah, bukan masalah , tapi setelah kamu sembuh kamu harus datang ke istana, kamu harus melawan gergio sekali lagi, dulu kamu menang pasti karena pedang itu," jelas komandan dengan tegas.

"Tidak itu merepotkan," jawab fadli dengan santai sambil makan.

"Kalu begitu ini," kata komandan memasangkan sebuah gelang kepada fadli.

"Apa ini?" Tanya fadli.

"Pokok nya setelah sembuh datang ke istana. Itu adalah gelang pengikat, kamu tidak akan bisa keluar dari tembok yang mengelilingi kota," jelas komandan dengan tegas.

"Eh... begitu ya, kalau begitu bisa bisa kamu pergi tidak? Aku mau tidur, ini sudah malam," jelas fadli sambil mengusir halus komandan itu.

Komandan kerajaan itu terlihat kesal namun ia tetap pergi dari kamar fadli. Fadli pun tiduran dengan santai.

"Tuan saya akan hancurkan gelang itu boleh?" Tanya kei.

"Ya ambil saja mana aku dan hancurkan sihir di gelang nya, kalau gelang nya biarkan saja sih," jelas fadli.

"Baiklah, akan aku lakukan, tuan apa nanti akan melawan teman tuan?" Tanya kei.

"Besok kita berangkat dan lawan dia," jelas fadli.

"Kalau begitu tuan saya akan menyiapkan mode pertempuran penuh, " kata kei.

"Ya..."

Fadli pun memutuskan untuk tidur karena besok ia akan melawan gergio di istana.

Setelah semalaman istirahat fadli pun kembali pulih.

"Yakin kamu akan melawan gergio tanpan sihir apa pun?" Tanya kenici yang terlihat khawatir.

"Ya mau bagaimana lagi aku tidak punya kekuatan sihir, lagian kedua pedang aku di ambil, lalu tongkat sihir aku juga di ambil, ya aku akan bertaruan dengan tantan kosong, meski pun aku sudah tau sih kalau raja melakukan ini karena ingin menghabisi aku," jelas fadli.

"Kalau begitu kamu melarikan diri saja, aku akan membantu kamu," jelas kenici yang khawatir.

Fadli hanya terseyum kecil saja, "sudah ayo kita pergi ke istana akan aku lawan mereka semua, jika ada yang berani melakukan sesuatu aku bunuh saja mereka, " jelas fadli.

"Tidak bukan ke istan tapi kita harus pergi ke arena pertarungan," jelas kenici.

Mendengar itu fadli pun mengangguk, ia pun pergi bersama kenici menuju ke colosseum untuk bertarung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!