Alia, gadis desa yang harus merantau jauh dari ibu kota untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga nya, gadis cantik dan polos itu bekerja sebagai seorang maid di salah satu rumah terbesar di kota itu, tapi siapa sangka, seiring berjalannya waktu dia di minta untuk menyewakan rahim nya untuk mengandung anak dari sang majikan.
bagaimana kah kisah selanjutnya mari mampir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deby cahya Karmila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kondisi yang semakin membaik(26)
"Alia, aku sudah tidak sabar menunggu kedatangan putra kecil kita,"lirih Albert.
"hmm aku juga sama mas,"
"Alia, maaf kan aku,"lirih Albert.
"Maaf untuk apa,"ucap wanita itu
"Di Awal pertemuan kita, aku hanya ingin menyewa rahim mu, agar aku memiliki anak, aku bahkan selalu berkata kasar padamu, yang membuat hatimu pasti sakit,"ucap Albert.
"Tapi aku tidak menyesal menyewa rahim mu, justru aku bahagia, mungkin beginilah cara Tuhan mempersatukan kita, aku juga bahagia karena tuhan dengan cepat memperlihatkan bagaimana kelakuan Bella di belakang ku,"ucap nya lagi.
"Tuan,"lirih Alia
"Aku belum yakin dengan ini semua, aku juga belum memantap kan diriku untuk tinggal bersama mu, aku ini hanya lah seorang gadis desa yang tidak memiliki apapun di banding dengan diri mu,"
"Kau masih bisa mencari wanita lain yang lebih berpendidikan di luar sana, soal putra kita, aku iklhas memberikan nya padamu nanti, tapi tolong jangan halangi aku jika ingin bertemu dengan nya,"lirih Alia.
"Tidak Alia, aku tidak mau mencari wanita lain, aku hanya ingin bersamamu, bersama ibu dari anakku,"ucap Albert.
"Alia, tolong beri aku kesempatan, aku akan membuktikan bahwa kau layak bersama ku,"lirih nya lagi.
"jika perlu, seluruh harta ku akan ku serahkan pada mu dan putra kita,"ucap Albert terus memohon.
"Eh Jangan tuan, tidak usah,"lirih Alia.
"Aku hanya tidak mau membuat mu malu nanti nya,"lirih Alia
"Malu? Malu karena apa,"ucap Albert.
"Aku tidak mau membuat mu malu karena kau menikah dengan seorang pembantu dan wanita miskin seperti ku,"lirih Alia.
"Alia, aku tidak mempermasalahkan hal seperti itu, yang penting aku bisa bahagia, kenapa aku harus malu,"ucap Albert.
"kalau pun ada yang berani menghinamu, maka aku sendiri yang akan membalas nya.
"Ayolah Alia, beri aku kesempatan, aku akan membuat hidup mu jauh lebih baik, dan akan membuat mu layak bersama ku,"
"Kau juga harus ingat,jika sekarang kita sudah memiliki seorang anak, apa kau tega jika dia besar nanti dan melihat orang tua nya tidak bersama, bagaimana jika dia sekolah nanti dan melihat teman teman nya yang memiliki orang tua yang utuh, sedang kan diri nya tidak"ucap Albert terus berusaha meyakinkan Alia.
Alia terdiam, dia juga sebenarnya tak tega meninggalkan putra nya.
Ibu mana yang tega meninggalkan anak nya sendiri.
"Alia percaya lah, aku akan membahagiakan mu bersama anak kita,"ucap Albert lagi.
"Hmm kita jalani saja dulu,"ucap Alia yang di angguki oleh Albert.
Ke esokan hari nya, Alia pun kembali mengunjungi putra nya di rumah sakit.
Di sana sudah ada Johan yang begitu rajin mengecek kondisi bayi itu.
"Johan, ada apa,"ucap Albert mendekati pria itu.
"Issh Albert, kau ini panikan sekali, aku hanya mengecek kondisi nya, mungkin sebentar semua alat yang ada di tubuh nya bisa di lepas,"ucap Johan.
"Tapi apa dia tidak akan kenapa kenapa kan,"ucap Albert.
"Tidak akan, sekarang kondisi nya sudah membaik, bahkan dia juga sudah bisa keluar sekarang juga,"ucap Johan.
"benarkah?,"lirih Alia
"iya benar, ini semua juga berkat mu, kau sangat rajin membawa asi untuk nya, maka dari itu tubuh nya sudah semakin kuat,"ucap Johan.
Alia tersenyum bahagia, dia menatap putra nya, tubuh nya sudah terlihat besar, dia benar-benar bahagia.
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
❤️❤️❤️❤️❤️