NovelToon NovelToon
Jiwa Modern Sang Agen Rahasia : Pembalasan Permaisuri Lin

Jiwa Modern Sang Agen Rahasia : Pembalasan Permaisuri Lin

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Agen Wanita / Time Travel
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Amber Mist

Lin Meilin adalah agen intelijen modern papan atas yang ditakuti karena keahliannya dalam taktik pertempuran dan racun mematikan. Namun, sebuah misi rahasia untuk merebut kembali Giok Dinasti Long yang hilang di luar negeri justru berakhir tragis. Meilin dikhianati oleh rekan seperjuangannya sendiri hingga sekarat.Saat tetesan darah Meilin menyentuh permukaan giok kuno tersebut, keajaiban mistis terjadi. Jiwanya terlempar melintasi waktu dan terbangun di dalam tubuh Permaisuri Lin—seorang wanita berkedudukan tinggi namun memiliki kepribadian yang sangat lemah dan penakut. Di dunia kuno ini, Permaisuri Lin baru saja diracun oleh selir kesayangan kaisar dan dibuang hingga terabaikan di Istana Dingin yang sunyi.Kini, tidak ada lagi permaisuri lemah yang bisa ditindas! Dengan jiwa agen rahasia yang haus akan keadilan, Meilin bangkit untuk mengacak-acak seisi istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amber Mist, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25: Amarah Sang Naga dan Cemburu Posesif

Namun, dari kejauhan di balik kobaran api, Meilin sempat menoleh ke belakang sejenak. Di sana, di atas sebuah batu besar, Panglima Davin berdiri tegak dengan pedang besarnya yang terhunus. Sepasang mata dingin pria itu tampak menatap lurus ke arah siluet jubah perak gelap milik Meilin yang melompat di atas tebing, memancarkan kilatan pengenalan taktis yang sangat tajam.

Musuh dari masa depan kini telah berdiri nyata di atas papan catur masa lalu, dan kampanye perang barat Dinasti Long kini resmi berubah menjadi ajang pembantaian pribadi yang dipenuhi oleh konspirasi antar-dimensi yang mematikan.

Bara api hijau zamrud dari pembakaran logistik di lembah masih terlihat berkilat samar dari kejauhan saat Lin Meilin melangkah masuk ke dalam tenda komando utama Celah Guan shan. Pelat pelindung perak gelapnya sedikit dikotori oleh jelaga hitam, namun gerakannya tetap lincah, tegap, dan tanpa cedera sedikit pun. Sepuluh pemuda yatim piatu didikannya telah kembali ke pos masing-masing setelah sukses menjalankan misi sabotase malam pertama.

Di dalam tenda yang diterangi oleh obor minyak yang menyala benderang, Kaisar Long Feng sedang berdiri tegak menunggu dengan cemas. Aura dominasi mutlak setingkat dewa perang memancar kuat dari tubuh tingginya, namun guratan kepanikan di wajah tampannya tidak bisa disembunyikan.

Begitu matanya menangkap siluet tubuh ramping Meilin yang melangkah masuk, Long Feng bergerak secepat kilat. Lengan kekarnya langsung menyergap pinggang ramping Meilin, menarik jubah perak wanita itu dengan sangat kasar dan posesif hingga tubuh mereka menempel tanpa celah di depan meja strategi.

"Kau kembali," suara bariton Long Feng terdengar serak, dipenuhi oleh kelegaan yang amat sangat sekaligus amarah posesif yang tertahan. Tangannya yang besar meraba bahu, lengan, dan leher Meilin dengan terburu-buru, memastikan tidak ada seujung kuku pun dari kulit istrinya yang terluka. "Gao Zan melapor bahwa gudang musuh telah meledak menjadi abu. Tetapi kenapa kau lama sekali di sana, Meilin? Apakah kau tahu bahwa setiap detik kau berada di dalam kegelapan malam itu, jantungku rasanya seperti berhenti berdetak?"

Meilin menahan dada bidang Long Feng dengan telapak tangannya, menolak kehangatan instan yang ditawarkan sang suami. Sepasang mata elangnya yang biasanya sedingin es kini memancarkan riak keguncangan emosi yang tidak bisa disembunyikan sepenuhnya.

"Yang Mulia, lepaskan aku. Ada situasi darurat yang jauh lebih besar daripada sekadar pembakaran gandum," ujar Meilin, nadanya sangat serius dan tajam.

Long Feng mengernyitkan alis tebalnya, namun ia menolak melonggarkan pelukannya. Ia justru semakin mempererat kuncian lengannya di pinggang Meilin, memaksa wanita itu untuk mendongak menatap lurus ke dalam manik mata hitam pekatnya. "Situasi apa yang bisa membuat seorang agen paling dingin sepertimu tampak... goyah seperti ini, Rubah Kecil?"

Meilin menarik napas pendek untuk menstabilkan detak jantungnya. "Aku melihat panglima tertinggi kavaleri besi Kerajaan Bei di tenda musuh tadi. Namanya Davin."

Davin.

Mendengar nama asing itu keluar dari bibir manis Meilin, atmosfer di dalam tenda komando mendadak anjlok hingga ke titik beku. Cengkeraman tangan Long Feng di tubuh Meilin mendadak mengeras bagai jepitan besi, matanya berkilat penuh kilatan cemburu posesif yang teramat pekat. Sebagai seorang penguasa tertinggi, insting kelelakiannya langsung menangkap ada keterikatan emosional yang mendalam—baik itu cinta maupun dendam kesumat—di balik cara Meilin menyebut nama pria tersebut.

"Davin?" Long Feng mengulang nama itu dengan nada suara yang sangat rendah, dingin, dan mengancam. "Siapa pria itu, Meilin? Kenapa tatapan matamu berubah menjadi penuh kemarahan saat menyebut namanya? Apakah dia... pria dari dunia masa depanmu?"

Meilin mengangguk perlahan, tidak berniat menyembunyikan kebenaran konspirasi ini dari Long Feng. "Dia adalah rekan seperjuanganku di organisasi masa depan. Dialah orang yang menembak dadaku hingga jiwaku terlempar ke tubuh Permaisuri Lin ini. Aku tidak tahu bagaimana mekanismenya, tetapi ledakan energi Giok Dinasti Long malam itu tampaknya juga menarik jiwanya dan melemparnya ke dalam tubuh Panglima Militer Kerajaan Bei."

Mendengar bahwa pria bernama Davin itulah yang telah merenggut nyawa Meilin di kehidupan sebelumnya, amarah di dalam dada Kaisar Long Feng meledak sepenuhnya tanpa sisa. Kekuatan dalam (Qi) internalnya yang padat bergetar hebat tak kasat mata, membuat obor-obor di dalam tenda bergoyang kencang dan gelas perunggu di atas meja strategi retak seketika.

Rasa cemburu karena ada pria lain yang mengenal Meilin lebih lama darinya, berbaur dengan kebencian yang mendalam terhadap orang yang berani menyakiti wanitanya, menjelma menjadi hasrat membunuh yang teramat pekat.

"Berani-beraninya dia..." bisik Long Feng, suaranya menggelegar rendah penuh dominasi mutlak seorang dewa perang. Ia menundukkan wajah tampannya, menekan keningnya pada kening Meilin dengan cengkeraman jantan yang menuntut kepemilikan penuh. "Dia berani menembakmu di dunia masa depan, dan sekarang dia berani memimpin pasukan untuk menyerang perbatasanku di dunia masa lalu? Lin Meilin, dengarkan aku baik-baik. Kau adalah permaisuriku, milikku seutuhnya seumur hidupmu. Dendammu adalah dendamku. Aku sendiri yang akan memotong kepala pria itu di medan pertempuran besok pagi!"

Meilin menatap lurus ke dalam mata elang Long Feng. Di balik amarah dan cemburu posesif suaminya, ia bisa merasakan ketulusan cinta yang teramat murni untuk melindunginya. Benteng es di hatinya kian meleleh, digantikan oleh gairah bertempur yang membara karena tahu ia tidak lagi berdiri sendirian menghadapi musuh masa lalunya.

"Dia tidak akan mudah dikalahkan, Yang Mulia," Meilin tersenyum licik, sebuah senyuman menawan yang sarat akan kelicikan seorang agen elit. Ia mengulurkan tangannya, dengan berani mencengkeram jubah pelindung dada Long Feng. "Davin menguasai analisis taktis modern sepertiku, dan sekarang dia memiliki kavaleri besi Kerajaan Bei di tangannya. Besok pagi, dia pasti akan melancarkan serangan balasan pasca-kebakaran logistik ini. Kita harus menggunakan formasi pancingan."

Long Feng mempererat dekapannya, mendaratkan sebuah kecupan yang teramat dalam, intim, dan penuh gairah kepemilikan di atas bibir manis Meilin untuk membungkam seluruh kekhawatiran wanita itu.

Cup.

"Biarkan dia datang dengan seluruh pasukannya, Permaisuriku," bisik Long Feng dengan suara bariton serak setelah melepaskan pagutan bibirnya sejenak. "Besok fajar menyingsing, aku akan memimpin garis depan Pasukan Serigala Hitam untuk menghancurkan kavalerinya. Atur formasimu, Rubah Kecil. Kita akan menjadikan Celah Guan shan ini sebagai kuburan massal bagi pria dari masa lalumu itu."

Siasat maut telah matang di tengah api cemburu dan amarah sang penguasa tertinggi. Pertempuran es di Celah Guan shan besok fajar tidak lagi sekadar perang perebutan wilayah perbatasan, melainkan ajang pembantaian berdarah yang melibatkan konspirasi antar-dimensi dua agen elit masa depan yang memperebutkan takhta kekuasaan di daratan kuno Dinasti Long.

1
sasa adzka
cerita makin keren ey 😍😍
semangat up nya kak, Terima kasih sdh up beberapa bab kak😍😍.. utk jam berapa nya kau up terserah aja ya.. aku selalu menantikan kelanjutan cerita mu ini.. semoga sampai tamat 😍😍😍
Amber Mist: 😍 baik lah terima kasih
total 1 replies
Lina Hibanika
jangan kasih ampun pelayan calutak seperti itu mah
Amber Mist: uda baca ampe bab brp kakak?
total 1 replies
sasa adzka
wahhh sebentar lagi bucin neh si kaisar long sama meilin🤭🤭🤭
Amber Mist: Siap2, ya Yang Mulia. Lebih suka upload jam brp kak?
total 1 replies
Lina Hibanika
hadiah perkenalan,, segelas kopi buat author ☕
Amber Mist: 😍 terima kasih Yang Mulia
total 1 replies
sasa adzka
I like it permaisuri meilin😍😍😍 aku suka karakter nya... pertahan kan kak.. pokok nya harus kuat mah MC cewek nya😍😍😍😍
semangat ya
Amber Mist: wahhh, makasi Yang Mulia, dukung aku terusnya "follow" dan jangan lupa "bintang5nya"
total 1 replies
sasa adzka
hallo baru mampir kak othor...
semoga sampai tamat ya😍😍
semangat up nya💪💪
Amber Mist
Yang Mulia Datu Zahra, bagian mana ya yg fisiknya brubah? coba dibaca ulang, karena Meilin ahli racun kak, itu bukan fisik yg brubah tapi jiwanya uda ganti kak
Datu Zahra
Dibab sebelumnya disebutin udah lewat seminggu, tambah dua hari seudha kaisar pergi sampe fisik berubah, ya kali nyebut racun semalam. ngaco
Amber Mist: Yang Mulia, sepertinya harus baca ulang ya
total 1 replies
Amber Mist
Halo Yang Mulia Ratu pembaca setia Permaisuri Lin, Salam Kenal.

Yuk, voting, kalian lebih suka aku upload di jam brp?

Yang setia ikutin, pencet " ikuti" + kasih 💫 bintangmu ya.

Hamba butuh dukungan kalian
Alia Chans
suka.... like + bunga😉
semangat thor nulisnya nya🤭




kalo berkenan mampir thor😉
Amber Mist: 😍👍 siap kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!