NovelToon NovelToon
Tentangga 365

Tentangga 365

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Bad Boy
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Febian memiliki tetangga baru seorang wanita, awalnya Febian tidak tertarik sedikitpun kepada wanita itu hingga akhirnya semuanya pun berubah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23

Sore hari Nadila dan Fabian pun meninggalkan cafe, namun sejak masuk kedalam mobil Nadila asik dengan ponselnya.

" Kamu kalau mau marah sama aku, marah aja Dil ga usah kayak gini "

" Kayak gini gimana sih Bian ? Aku biasa aja ko "

" Ya tadi maksudnya apa coba ? Kamu duduk di Deket teguh, terus kamu juga seneng gitu dipanggil sayang sama mereka ? "

" Loh kamu sendiri aja manggil ke cewe lain sayangku, masa giliran pacarnya sendiri dipanggil kayak gitu kamu marah. Egois deh kamu Bian "

Fabian tak menjawab ucapan Nadila, sedangkan Nadila kembali fokus dengan ponselnya.

Setibanya di apartemen Fabian langsung mengajak Nadila untuk pergi ke unit miliknya

" Yaudah mau kamu sekarang apa kasih tau aku Sayang " ucap Fabian

" Gamau apa apa "

" Udah dong marahnya Dil, aku ga suka liat kamu kayak tadi "

" Iyah aku tau aku salah, kamu mau tampar aku ? Mau marahin aku ? Yaudah mau apa bilang bilang sama aku "

" Mau.. Main game lagi, ayo ajak mereka lagi "

" Engga "

Fabian mengambil ponsel milik Nadila, ia pun langsung meraup wajah kekasihnya itu

Fabian langsung mencium dan melumat bibir Nadila, perlahan Fabian mendorong tubuh Nadila hingga tertidur diatas sofa.

Mini Dress milik Nadila pun mulai tersingkap oleh tangan Fabian.

" Bian.. "

Ucap Nadila saat ciuman Fabian mulai turun dileher putihnya.

Nadila memejamkan matanya, tanganya pun ikut mengusap punggung kekar Fabian.

Diatas meja ponsel milik Fabian berdering panggilan masuk, awalnya Fabian mencoba mengabaikan namun karena terus terganggu akhirnya Fabian pun meraih ponselnya.

" Papah, bentar ya "

Nadila mengangguk, dan Fabian segera mengangkatnya.

" Kenapa Pah ?? " tanya Fabian lebih dulu

" Fabian, Mamah sama Papah mau Ke Bandung. Kamu mau ikut atau engga ? "

" Engga Pah "

" Yaudah kalau begitu "

Panggilan berakhir begitu saja, Fabian pun kembali meletakkan ponselnya.

" Kenapa Bian ? "

" Mamah sama Papah mau ke Bandung, mereka nanya aku mau ikut atau engga. Ya aku jawab engga, ngapain aku jadi nyamuk mereka "

" Ohh, yaudah aku mau balik dulu ya "

" Loh ko balik Dil ? Ga lanjutin yang tadi ? "

" Engga, udah ga mood Bian "

Nadila pun pergi begitu saja, sedangkan Fabian dua kali ia menelan rasa pahitnya.

.....

Nadila mendapatkan pesan jika Fabian akan keluar sebentar, Nadila pun mengiyakan dan memilih untuk bersantai di kamarnya.

Karena merasa bosan akhirnya Nadila mencari kesibukan, ia pun mengambil lingeri dari lemarinya dan mencobanya.

Nadila yang memiliki ide usil, akhirnya ia pun mengirimkan foto dirinya kepada Fabian.

Tak ada jawaban dari Fabian, mungkin Fabian memilih untuk menyimpan ponselnya pikir Nadila.

Nadila merasa perutnya sedikit lapar, ia pun pergi ke dapur untuk mencari makanan.

" Makan apa yah " Nadila pun membuka kulkasnya

Nadila mencari apa yang bisa ia makan, namun begitu melihat isi kulkas tak ada satupun yang menarik perhatiannya.

Saat Nadila menoleh kebelakang, Nadila melihat Fabian yang sudah berdiri sambil menatap dirinya.

" Loh Bian bukannya kamu keluar "

" Iya, tapi gara-gara pacarku yang nakal aku pulang"

" Nakal apa sih Bian ? Aku cuma kirim foto aja loh "

Fabian mendekat kearah Nadila, ia pun langsung menggendong Nadila membawanya ke kamar.

Pelan pelan Fabian menidurkan Nadila diatas ranjang Nadila.

" Cantik banget kamu Dil "

" Kamu suka Bian ? " ucap Nadila sambil tangannya masuk kedalam kaos milik Fabian

Fabian pun langsung melepas kaos hitam miliknya, ia melempar asal di lantai kamar Nadila.

Namun disaat keadaan tengah memanas, ponsel milik Nadila berdering panggilan masuk.

Awalnya Nadila mencoba mengabaikan, namun ponselnya terus berdering.

Nadila meraih ponselnya, dan ia melihat kontak sang Mamah yang menghubungi dirinya.

" Siapa sayang ? " tanya Fabian

" Mamah "

" Yaudah angkat dulu, mungkin penting "

Dengan terpaksa Nadila pun mengangkat panggilan itu.

" Ya, Hallo Mah kenapa ? "

Raut wajah Nadila berubah, saat itu Fabian tau ada yang tak beres.

....

Nadila pergi kerumah sakit setelah mendapatkan kabar mengenai Mamahnya, saat Nadila sampai disana ada ayah tirinya yang tengah menunggu.

" Mamah mana ? " tanya Nadila

" Lagi di tanganin sama dokter Nadila, kamu tunggu disini saja dulu "

Walaupun Nadila membenci sang Mamah, namun mendengar sang Mamah mengalami kecelakaan Nadila pun segera pergi menemui Mamahnya.

Dokter keluar dan memberikan kabar jika sang Mamah harus mendapatkan perawatan insentif, ditambah tangan kanannya patah.

Nadila pun langsung menemui sang Mamah, namun karena kondisi yang cukup parah sang Mamah belum sadar.

" Nadila pulang dulu ya, besok Nadila kesini lagi "

Nadila pun meninggalkan ayah tirinya dan juga Mamahnya yang belum sadarkan diri.

Nadila kembali menghampiri Fabian yang menunggu didalam mobil.

" Gimana Mamah kamu Dil ? "

" Tangan kanannya patah, sampai sekarang juga belum sadar "

" Terus kamu mau disini atau pulang ? "

" Pulang aja Bian, buat apa juga aku disini "

" Yaudah kita pulang sekarang ya "

Nadila mengangguk, Fabian pun segera menancapkan gasnya meninggalkan halaman rumah sakit.

Nadila sempat melamun memikirkan keadaan sang Mamah, terlebih ia dan sang Mamah yang baru saja bertengkar.

" Kamu mikirin apa sayang ? " Fabian Menggenggam tangan Nadila

" Ga apa apa Bian "

" Cerita sama aku Dil, kamu bisa cerita apapun ke aku "

" Aku cuma kepikiran Mamah aja Bian, belum lama ini kita bertengkar dan sekarang aku liat kondisi Mamah bikin aku ngerasa bersalah aja "

" Ini bukan salah kamu Nadila "

" Ya emang bukan salah aku Bian, tapi kayaknya aku belum siap kalau kehilangan mamahku Bian "

" Kamu berdoa aja sayang, mamah kamu pasti baik baik aja "

" Iyah Bian "

Nadila tersenyum dan ia kembali menatap kearah jalan yang sudah sepi dari kendaraan.

1
Rian Moontero
mampiiirrr😍
Mia Camelia
jadi so sweet banget yaa🥰
Mia Camelia
cie...cie...udah mulai nyaman nih🥰
Mia Camelia
jeremy atau ernest sih pacar nya nadila🤔🤔🤔
Mia Camelia
hahaaha jdi panas sendiri yas🤣
Mia Camelia
cerita nya bagus kak, episode pertama aja udh seru begini😄🥰
lanjut ya thor👍😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!