Bagaimana jika orang yang kamu anggap biasa dan tidak penting dalam hidup mu ternyata adalah belahan jiwamu yang selama ini kamu cari.
Murat terpaksa menikahi Hanna, sahabat dari mendiang istriny zahra. Bagi Hanna ini adalah pernikahan impian karena Murat adalah cinta pertamanya, sedangkan bagi Murat pernikahan ini merupakan amanah yang harus dijalankan demi putranya.
Bagaimana kelanjutan kisahnya... stay tune yah aku harap kalian suka dengan karyaku ini 🥰🥰🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fei yuu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23. AZRA PULANG
Beberapa hari ini Mansion keluarga Demir tampak sibuk. Ny. Amel sangat bersemangat. Suaranya sejak tadi tidak berhenti mengatur para maid.
" Ningsih kamu sudah bersihkan semua kamar?"
" Sudah Nyonya".
" Rudi, mana? Bahan bahan yang saya suruh beli sudah sampai belum?"
" Sepertinya sudah Nyonya". Kali ini Tri yang menjawab.
Ny. Amel mengangguk. Dia pun pergi ke dapur untuk mengecek pekerjaan beberapa maid dan koki disana.
Seharusnya seorang Ny. besar sepertinya tidak perlu repot mengatur semuanya. Tetapi karena besok adalah hari spesial dia ingin memastikan semuanya berjalan dengan baik.
Tring...tring...
" Halo iya Pah, ck...Kenapa gak jadi hari ini? ...Pokoknya mamah enggak mau tahu, besok Papah harus sudah sampai dirumah !"
Tadinya tuan Mahmet merencanakan kepulangannya dari negara Malaysia hari ini. Tetapi karena ada beberapa hal yang belum bisa diselesaikan jadi dia menunda kepulangannya.
Wanita itu agak kesal. Rencana yang disusun sepertinya tidak berjalan baik. Ditambah lagi Murat yang sulit sekali dibujuk untuk menginap di Mansion.
" Huft... Awas saja kalau anak itu tidak menurut". Ny. Amel berkacak pinggang, sambil mengatur napasnya.
Dia ingin semuanya berjalan sempurna karena putrinya yang tinggal di Jerman akan berlibur di Indonesia bersama keluarga kecilnya.
Segala persiapan yang wanita itu persiapkan telah rampung, sekarang waktu menunjukan pukul 15.14 WIB. Dia juga telah bersiap untuk menyambut kepulangan anak tertuanya.
Tepat saat dia baru mendudukan dirinya di bangku taman Mansion, Mobil Toyota New Alphard Hybrid memasuki gerbang utama.
Mobil mewah itu pun parkir didepan pintu utama mansion. Ny Amel sedikit berlari, dia tidak mau ketinggalan menyambut putrinya.
Azra wanita cantik yang berusia 35 tahun itu turun dari mobil bersama putra kembarnya, disusul oleh suami tampannya yang berkewarganegaraan Jerman.
"Azra putri cantik mamah". Tiba tiba Azra dipeluk oleh ibunya. " Ya Tuhan mamah". Wanita itu memeluk erat ibunya.
Suami dan kedua putranya tersenyum bahagia melihat bagaimana kedua wanita cantik itu melepaskan rindu.
" Mamah rindu sekali padamu sayang". Wanita paruh baya itu semakin erat memeluk putrinya.
" Aku juga sangat merindukanmu mamah". Azra menangis haru, padahal mereka baru saja bertemu beberapa bulan yang lalu saat kedua orang tuanya melakukan kunjungan ke Eropa.
" Mana cucu cucu Oma". Ny. Amel ingat dengan kedua cucu kembarnya.
" OMAAAA..." Keduanya pun berlari memeluk neneknya.
" Ya Tuhan cucu cucu tampan Oma, Sayang" Ny. Amel memeluk dan menciumi si kembar.
kemudian menantu tampannya pun mendekat.
"Mark apa kabarmu, nak?". Ny. Amel memeluknya singkat.
" Aku baik mah". Meskipun Mark bedarah jerman tetapi dia sangat pandai berbahasa Indonesia, karena dulu dia pernah bekerja di Indonesia.
" Ayo masuk mamah sudah suruh koki menyiapkan makanan kesukaanmu". Wanita itu membimbing putri dan keluarga kecilnya untuk masuk kedalam Mansion.
...****************...
Setelah makan malam usai, kini Ny. Amel sedang bercengkraman dengan Putrinya di ruang keluarga sementara si kembar sedang sibuk bermain dengan Ayahnya di ruang bermain anak.
" Mamah enggak nyangka kamu akhirnya pulang ke Indonesia". Meskipun hanya berlibur tetapi, inilah momen yang selalu dinanti olehnya.
Putrinya itu sangat sulit untuk disuruh pulang ke Indonesia karena kesibukan suaminya. Azra sudah cukup lama tinggal di Jerman, mungkin hampir 10 tahun wanita itu tinggal di negara Jerman.
Azra dulu berkuliah di kota Munich. Setelah lulus dia belum mau pulang ke Indonesia hingga dia mendapatkan pekerjaan di negara itu. Padahal Tuan Mahmet berharap putrinya itu mau bekerja di perusahaan milik keluarganya.
Namun tak berapa lama wanita itu medapatkan pekerjaan di perusahaan ya ada di negara itu, setelah bekerja kurang lebih 2 tahun. Disanalah dia bertemu dengan Mark. Pria tampan yang yang menjadi atasan barunya.
Pertemuan mereka sangat singkat dan lancar, tidak ada drama yang menguras air mata seperti kisah cinta pada novel picisan.
Terakhir kali pasangan itu pulang ke indonesia adalah saat Mark melamar Azra dan mereka mengadakan resepsi pernikahan di Indonesia.
Setelah itu Mark memboyong Azra tinggal kembali di negaranya, karena Pria itu baru saja merintis perusahaanya sendiri dan tentu saja kedua orang tuanya setuju dengan keputusan menantunya itu.
Itulah sebabnya Ny. Amel sangat bahagia dengan kepulangan putrinya. Dia ingin menghabiskan banyak waktu dengan putri cantiknya.
" Bagaimana pernikahan Murat dengan Hanna, mah?" tiba tiba saja Azra menanyakan keadaan rumah tangga adiknya.
Ny. Amel bingung harus menjawab apa, dia tahu bagaimana putranya itu bersikap pada istrinya.
"Entahlah, mamah bingung sama adikmu". Azra heran, setahunya, adiknya tidak menolak sama sekali saat dinikahkan dengan Hanna.
" Maksudnya mah?". Azra menuntut jawaban ibunya karena dia sangat penasaran.
"Azra mamah tidak tahu harus jawab apa sayang, kamu tahu sendiri bagaimana adikmu, kamu tahu kan dia cinta mati pada Zahra".
Azra terkejut dengan jawaban ibunya. Bagaimana mungkin adiknya yang bodoh masih saja bodoh, bahkan setelah Zahra meninggal sekalipun.
" Apakah mereka tidak mengatakan pada si Bodoh itu?" Wajah Azra tampak serius dan kesal.