NovelToon NovelToon
Gadis SMA Milik Sang Duda

Gadis SMA Milik Sang Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Romansa Fantasi / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Vava olive

Seorang gadis sma yang berpura-pura sudah kuliah dan mengajar les kini terjebak dalam sebuah hubungan yang membuat hidupnya berubah menjadi nyonya besar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vava olive, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Saga dan nadia kini tengah berada di dalam apartemen,

Sebenarnya ini sudah berada di luar perjanjian,

Perjanjian dimana tidak boleh menginginkan sesuatu di sertai ancaman.

Saga lebih dahulu membersihkan diri dan merebahkan tubuhnya diatas kasur,sedangkan nadia bergantian masuk kedalam kamar mandi.

Cukup lama nadia berdiam diri dikamar mandi hingga membuat kesabaran saga hampir teruji.

"Nad.." panggil saga.

"Ck.." saga berdecak karna kesal,ia pun memutuskan untuk bangkit dan mengambil tas kerjanya,

Ia mulai mengecek lembar demi lembar berkas yang ia bawa dari kantor.

"Pak saga manggil saya?" Tanya nadia sembari membetulkan handuk yang melingkar diatas kepalanya.

"Ngapain aja si,mandi lama banget.."

"Besok-besok kita mandi bareng aja.."

"Dan jangan manggil pak,bisa ga si jangan terlalu formal.."

"Hmm..maaf.." nadia pun merebahkan diri dan menutupi tubuhnya dengan selimut.

Melihat gerak gerik itu sontak membuat saga berdiri dan menghampirinya.

"Kenapa malah ke kasur?"

"Terus kita ngapain kesini pak?"

"Cup.." saga mengecup bibir nadia sekilas.

"Jangan panggil pak" ucap saga.

Lengannya yang kekar kini melingkar di panggul nadia yang kecil,

Ia mulai mencium dengan lebih intens membuat nadia sesekali kehabisan nafas hingga memukul dadanya perlahan.

"Kenapa?"

"Aku kehabisan nafas.."

"Kamu harus menikmatinya agar tidak kehabisan nafas.."

Saga pun kembali mencium bibir nadia,dan memasukkan lidahnya kedalam mulut nadia,

Tangannya meremas kembali dua bukit kembar nadia yang kini ukurannya bertambah sedikit.

"Ehmm.."

"Aku suka mainan seperti ini.." lenguh saga.

Saga pun bangkit melepaskan semua kain yang menutupinya dan menarik tali piyama nadia hingga keduanya pun sama-sama polos.

Saga merebahkan tubuh nadia kembali,ia mulai mencium seluruh area sensitif nadia,dari leher,hingga meninggalkan jejak-jejak merah di dada nadia.

Tangannya pun tak mau kalah,ia merapa meremas lalu memasukkan satu jarinya kedalam inti milik nadia.

"Aahhhkk.." suara lenguhan panjang keluar bersamaan dengan masuknya jari tengah saga.

"Apakah enak?" Tanya saga.

Nadia hanya mengangguk dan menggigit bibir bawahnya sendiri,

Ia masih malu untuk mengakuinya.

Saga pun menuntun tangan nadia agar menyentuh lobak besar miliknya.

"Jangan di diamkan saja.." ucap saga.

Wajah nadia memerah mendengarkan ucapan saga,ini kali pertamanya memegang benda keras seperti ini.

Dengan ketidak tauannya itu ia hanya meraba halus seperti yang saga lakukan terhadap tubuhnya.

"Aahh sayang.." lenguh saga begitu tangan nadia menggenggam sedikit keras miliknya.

Saga pun mengeluarkan jarinya yang kini sudah basah oleh cairan milik nadia.

Ia kemudian bangkit dan memposisikan lobaknya tepat di depan inti milik nadia.

Nadia menggelengkan kepala karna masih takut sakit.

"Jangan tutup mata,lihat aku.." ucap saga yang kemudian mencium bibir nadia kembali,bersamaan dirinya memasukkan lobaknya yang masih sedikit kesusahan namun akhirnua berhasil juga.

"Aaahhhh.."

"Masih sedikit ngilu.." keluh nadia.

"Aahhhkk sempit sekali,aku suka sayang.."

Saga pun mulai menggerakkan pinggulnya perlahan keatas dan kebawah.

Bahkan sesekali ia memberikan ritme atas pergerakannya,dimana dua tiga kali ia mendorong pinggulnya perlahan,dan hitungan ke empat dengan dorongan lebih keras.

"Aaakkkhh aahhkk.." erang nadia dengan sedikit lebih keras karna perlakuan itu.

Ia memeluk erat tubuh saga dan tanpa di sengaja ia mulai berani mencium leher kekar saga dan meninggalkan bekas merah yang lebih pekat dari buatan saga.

"Aahhh sayang.."

"Itu akan sangat terlihat.." ucap saga setelah menerima perlakuan nadia.

Saga pun mengobrak abrik inti milik nadia dengan kembali bergerak sedikit keras,

Dengan cepat ia membalik tubuh nadia agar berpegangan sandaran kasur dan memasukkannya dari belakang.

"Aaakkkhhh.." keduanya pun mengerang bersama begitu lobak milik saga masuk penuh kedalam inti nadia.

Saga menarik leher jenjang nadia dan mulai menciumnya kembali.

Cukup lama saga dan nadia bermain dengan posisi seperti ini.

Lalu saga membalikkan posisi seperti semula.

"Aaakkhh aku seperti ingin pipis.." ucap nadia

Bukannya melepaskan,saga semakin gentar memberikan goyangan kepada nadia,

Ia bahkan memasukkan lobaknya lebih dalam dan meliyuk-liyukkan di dalam.

"Aahhhkk aku ga kuat.."

"ayo lepaskan aku.." pinta nadia.

"Bukan seperti itu sayang..kamu harus menahannya kita akan keluar bersama.." ucap saga yang kini bergerak sangat cepat kedepan dan belakang.

"Ayo sayang,aakhh keluarkan aakkhhh" erang saga.

"Aaakhhhh.."

Nadia pun ikut mengerang bersamaan dengan saga yang menumpahkan seluruh cairan kental putih kedalamnya.

Tubuhnya bergetar dan matanya terasa gelap.

Nafas keduanya pun terengah-engah.

Saga pun ambruk kesebelah kiri tubuh nadia,

Meninggalkan satu tangan kirinya yang berada di atas perut nadia.

Saga melihat sekilas bahwa nadia tetap menutup matanya hingga nafasnya teratur kembali.

Setelah rasa lelahnya berkurang ia pun memungut pakaian yang ia buang sembarang dan memakainya kembali,

Ia berjalan keluar kamar setelah sebelumnya menyelimuti tubuh nadia yang nampak mengkilap akibat keringat yang ia ciptakan.

Saga menyesap kopi panasnya yang ia buat sendiri menggunakan mesin kopi otomatis.

Aroma kopi hitam yang khas membuat rasa lelahnya sedikit berkurang.

Ia memandang keluar balkon udara yang dingin karna mendung.

Saga menghubungi orang tuanya untuk menanyakan kabar aldo dan berencana untuk menjemputnya sabtu ini,

Tapi ternyata aldo menolak karna masih betah dibandung.

"Jadi rabu,kamis,jum'at ini nadia kosong.."

"Dia ga bakal kerumah!"

"Aaarrgghh alasan apalagi yang akan ku katakan agar dia datang kerumah.." bathin saga sembari meremas ponselnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!