Freen yatim piatu, sangat cantik kehidupannya mengalami perubahan sejak pertemuannya dengan keluarga Cankimha.
sebagai rasa hormat dan berterimakasih kepada orang tua angkatnya, akhirnya freen bersedia di jodohkan dengan Becky amstrong, seorang terlahir special atau futa.
sementara Becky amstrong mau menerima perjodohan karena tidak ingin fasilitas yang di miliki di tarik oleh orang tuannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ImFireGo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB. 22. Akan menebus dosa
Mendengar suara nona Lisa manoban, membuat Freen dan tuan muda terkejut.
sementara freen akhirnya mulai sadar dengan keberadaan Becky yang tiba-tiba berada di kediaman nona lisa.
Freen masih berdiri dalam diam terpaku, sebenarnya kalau boleh jujur freen sangat bahagia sekali dengan kedatangan becky ingin rasanya segera berlari dan memeluknya.
Dorongan untuk menghampiri semakin kuat, tetapi rasa marah dan kecewa pada Becky lebih mendominasi, sehingga freen memilih diam di tempatnya.
"Kenapa kamu ada disini". tanya freen mencoba bersikap dingin
Becky yang mendengar pertanyaan dari freen sedikit bingung, apakah pertanyaan freen ditujukan padanya atau pada siapa, karena selain dirinya ada nona Kim Jisoo.
kalau nona lisa tidak mungkin, sebab ini adalah kediamannya, begitulah tuan muda berfikir.
"Aku....?". tanya Becky menunjuk dirinya sendiri
"Iya kamu mau siapa lagi, karena orang yang tidak ingin ku lihat itu cuma kamu dan jennie". Jawab freen kesal
"Aa...aa...aku kesini mau menemui istriku". jawab tuan muda
"Pergilah aku tidak membutuhkan kamu disini". ucap freen datar
"Jangan paksa aku pergi freen, karena aku tidak akan pergi, kamu dan anak kita membutuhkan aku". jawab Becky memelas
"Sampai kapanpun aku tidak akan pergi, sekalipun kamu yang memintanya". tegasnya
"Apaaaa...anak?". tanya nenek Amstrong
"Maksudmu apa dengan anak kita...anak apa maksudnya?". tanya freen bingung
"Maaf freen...aku sengaja memanggil tuan muda kesini dan memberitahu pada nona muda kalau kamu sedang hamil". ucap Lisa
" Alasannya karena menurutku tuan muda wajib tahu kehamilan kamu freen, karena tuan muda sampai saat ini masih tercatat sebagai suami sah". lanjut Lisa
"Hamil...aku ha...hamil? siapa yang mengatakan aku hamil? ". tanya freen
"Oh Tuhan terimakasih cucu menantuku, kamu memberikan cicit pada nenek". Nenek segera memeluk freen
"Nenek akan mengurusmu freen tenang saja kamu jangan khawatir". ucap nenek
" Besok nenek akan segera mengurus perceraian kalian, biarkan Becky mengurus nona Jennie saja". Nenek menatap tajam pada Becky
"Nenek...mana bisa begitu, aku daddy nya dan freen masih istriku,dan sampai kapanpun aku tidak akan menceraikannya". protes Becky
" Sudahlah jangan pura-pura lagi, kau tidak mencintai freen bahkan kau tidak menginginkannya jadi untuk apa di lanjutkan pernikahan kalian".
"nenek tidak akan mengijinkan kau menyakiti freen lagi hanya karena nona jennie". tegas nenek
Freen yang mendengar perkataan nenek jadi panik, sesungguhnya freen memang kecewa, tetapi freen tidak ingin memiliki anak tanpa orang tua yang lengkap.
"Tenang saja freen...Becky akan tetap menjadi daddy dari anak yang kamu kandung tetapi kalian tidak perlu memaksakan diri untuk bersama".
"Karena membangun rumah tangga keduanya harus saling mencintai dan juga rumah tangga kalian akan tetap hancur jika nona jennie masih ikut campur". ucap nenek
Becky tidak percaya nenek yang sangat mencintainya justru mendukung perceraian mereka.
"Nek...aku akui kesalahanku sangat banyak pada freen, bahkan aku sangat menyesal atas semua yang pernah aku lakukan padanya".
" Jennie sudah aku tuntun dan jebloskan dalam penjara, sampai kapanpun jennie tidak akan bisa lagi muncul di hadapanku, apalagi dihadapan freen, aku jamin itu".
"Tapi tolong beri aku satu kesempatan untuk mencintai istriku dari awal lagi dan aku berjanji akan memperlakukan istri dan anakku dengan baik".
"Aku berjanji akan menggunakan
kesempatan yang di berikan sebaik-baiknya nek". Tiba-tiba tuan muda berlutut dan bersujud dihadapkan neneknya
Nenek amstrong sebenarnya hanya ingin menguji keduanya, sampai dimana mereka berdua memperjuangkan pernikahannya.
"Freen sudah tidak lagi menginginkanmu apalagi hidup bersamamu, bahkan dia sudah tidak dapat lagi memaafkan semua kesalahan yang kamu buat selama dua tahun menjadi istrimu".
Lisa dan Jisoo sepertinya sudah memahami maksud nyonya besar amstrong.
"Freen kalau memang kamu sudah tidak menginginkan pernikahan kalian, memang benar yang di katakan nyonya besar, sebaiknya kalian segera mengurus perceraian kalian". Ucap Lisa
"Aa....aa...aku bukan begitu, maksudnya tidak ck...maksudnya biarkan kami berdua membutuhkan ruang sendiri sementara waktu, untuk masing-masing berfikir". Jawab freen gugup
"Freen bolehkah aku bicara denganmu sebentar saja?". tanya tuan muda
"Aku....(berfikir sebentar) tidak perlu". jawab freen
"Kamu lihatkan? Freen sudah tidak menginginkan kamu bec, pergilah sekarang dari hadapannya dan jangan coba-coba muncul di hadapannya lagi". ucap nenek
"Nenek....jangan mengusirnya". freen sedikit merengek pada nenek, mencegah agar nenek jangan mengusir suaminya
"Freen...bawalah tuan muda kedalam kamarmu, selesaikan masalah kalian". perintah Lisa
"Jangan lupa besok kalian ke rumah sakit untuk memeriksakan kandungan, dokter yang memeriksamu yang mengatakan bahwa kamu hamil dan menyuruh untuk USG ke rumah sakit.
"Biar nenek yang akan mengantarmu besok freen". ucap nenek Amstrong
"Nenek...ada aku daddy nya, biar aku yang mengantarnya". jawab Becky dengan tatapan memohon
"Freen tidak akan mau kau mengantarnya Becky... percayalah". pancing nenek
Freen segera menarik tangan Becky dan membawanya kekamar yang ditempatinya.
Becky terkejut dengan tindakan freen yang tiba-tiba,tetapi ia hanya menurut saja kemana freen akan membawanya.
Nenek, Lisa dan Jisoo tersenyum melihat kepergian mereka berdua.
"Sepertinya saya mengerti maksud anda nyonya besar". ucap Lisa tersenyum
"Apakah sangat terlihat? tapi nona lisa juga sangat pandai memahami situasi". puji nenek Amstrong tulus
" Sebenarnya memang sangat terlihat jelas nyonya". ucap Jisoo jujur
"Bahkan kalian saja dapat mengerti, tapi kenapa mereka berdua bahkan tidak dapat memahami". jawab nenek Amstrong sambil menggelengkan kepalanya
*****
Sementara dikamar, freen melepaskan tangan Becky ketika dia memastikan pintu kamarnya sudah terkunci dengan baik.
Saat freen berbalik dan hendak berbicara pada suaminya, tiba-tiba Becky memeluknya dari belakang.
"Aku tahu kamu sangat membenciku freen, kamu sangat marah dan kecewa padaku".
"Semua sikap, perbuatan dan kata-kataku membuatmu terluka terlalu dalam".
"Aku gagal menjadi suami, aku bahkan tidak mempercayaimu aku tidak bisa melindungimu".
"Sangat wajar kamu membenci dan kecewa padaku, bahkan aku tidak mengetahui ancaman jennie selalu mengintaimu".
" Lebih parahnya lagi, aku lebih mempercayai dan mendengarkan Jennie dari pada istriku sendiri".
"Aku pantas mendapatkan hukuman darimu freen". tuan muda berdiri di hadapan freen, meraih kedua tangan freen
"Tapi bisakah aku memohon padamu freen, berikanlah kesempatan padaku untuk mencintai dan menyayangimu, menjaga,melindungi dan merawatmu juga calon anakku".
"Mendampingi kamu dimasa kehamilan, aku ingin menjadi suami yang siaga". tuan muda menangis lagi dihadapan freen
"Tolong....beri aku kesempatan padaku, sekali saja". mohonnya
"Kamu tidak sendiri sayang, ada aku bersamamu, sebaiknya kita merawat dan membesarkan anak kita secara bersama-sama". suara tuan muda bergetar
Freen pun ikut menitikkan air mata, saat melihat Becky sedang menangis dan sudah memeluk kakinya lalu mencium perut freen yang masih rata.
Becky mengelus perut freen dan memberi ciuman beberapa kali.
"Beckyyyyy...berdirilah...". perintah freen karena perbuatannya membuat hatinya menghangat
"Aku tidak akan berdiri sebelum kamu benar-benar memaafkan aku dan memberi kesempatan padaku freen". ucap becky
"Jangan seperti ini bec, aku tahu kamu tidak mencintaiku, bahkan dulu kamu sendiri yang memintaku untuk tidak berharap padamu bukan? ". jawab freen
"Sayangggg...itu duluuu, tidak dengan sekarang". ucap becky
"Apa bedanya dulu dengan sekarang?". tanya freen pura-pura dingin
"Jelas berbeda sayang...dulu aku tidak mencintaimu sedangkan sekarang aku sudah mencintaimu". Jawab Becky
"Bagaimana mungkin kamu mengatakan mencintaiku, sedangkan dengan sadar kamu mengirimku kerumah sakit jiwa". kebencian freen seketika datang ketika mengingat kejadian itu
"Membiarkan aku hidup diantara orang-orang gila, orang-orang yang tidak normal".
"Kamu....hiks hiks hiks...kamu jahat menganggapku gila bec". Freen menangis sangat kencang, bahkan tubuhnya bergetar
Becky sangat terluka mendengar tangisan istrinya, Becky bersujud mencium kaki istrinya dan terus tanpa henti memohon maaf pada freen atas kesalahannya.
"Maafkan aku sayang...aku akan meminta saint mengirimkan dan memasukkan aku ke rumah sakit jiwa, seperti aku mengirimmu saat itu, aku janji".
"Aku berjanji akan menebus semua dosa-dosaku padamu". tuan muda mencium kedua kaki freen, kemudian memcium perut freen lalu berdiri dan memeluknya freen sangat erat, setelah itu Becky mencium kening, kedua mata, kedua pipi, hidung dan juga bibir freen
Freen menutup matanya, saat bibir Becky menyentuh bibirnya.
"Aku akan pergi bersama saint ketempat dimana dulu yang membuatmu terluka....".
"Aku mencintaimu istriku freen sarocha amstrong".
Becky kemudian pergi dan berlalu dari hadapan freen, saat melewati ruang keluarga Becky memeluk neneknya, kemudian memeluk lisa juga Jisoo.
" Nona Lisa tolong jaga istriku, maaf merepotkanmu, aku akan mengirim beberapa orang untuk mengurus segala yang diperlukan oleh istriku".
"Nona Kim Jisoo aku mengandalkan kamu, dampingi istriku dengan segala masa lalunya yang sangat berat karena perbuatanku".
"Tolong bantu istriku agar kembali seperti dulu dan sembuh dari rasa traumanya". ucap tuan muda
"Aku akan melakukan dengan maksimal tuan muda". jawab Kim Jisoo
"anda akan pergi kemana tuan muda, sebaiknya tetaplah disini". cegah lisa
"Tidak...aku tidak bisa disini aku akan pergi menebus semua dosa-dosaku". jawab Becky
Tanpa di sengaja semua menangis, mereka semua terharu dan terbawa suasana yang sangat menyedihkan.
___________
*Huaaaaa huaaaaaaaa 😭😭😭
...Happy reading all...
...ImFireGo...