NovelToon NovelToon
LADY GAGAL YANG DIAM-DIAM BERBAHAYA

LADY GAGAL YANG DIAM-DIAM BERBAHAYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: ꧁Diajeng rini꧂

Elara Safira Nirmala hanyalah gadis yatim piatu biasa di dunia modern, ia ditinggal oleh orang tuanya sejak kecil dan dia tinggal di kos-kos an sederhana di salah satu kota. Pagi itu Elara hanya ingin pergi ke sekolahnya tetapi ada suatu yang terjadi padanya, ada sebuah tragedi membuatnya terbangun sebagai Elara Mirabel Astoria, lady terbuang dan tak berguna di kerajaan kuno, dengan kemampuan modern yang canggung dan komentar sarkastiknya Elara harus bertahan di tengah drama keluarga bangsawan, intrik politik, dan mungkin sedikit cinta yang tak terduga. Langsung baca aja yuk ceritanya daripada penasaran!!!!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ꧁Diajeng rini꧂, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33

Halaman luas Mansion Astoria pagi ini tampak seperti sedang bersiap menyambut kedatangan anggota keluarga kekaisaran. Karpet merah dibentangkan dari gerbang utama hingga ke depan pintu aula. Duke Alaric berdiri di barisan paling depan dengan rahang yang mengeras, diapit oleh Duchess dan Lilian yang mengenakan gaun paling mewah mereka, ada juga Julian yang berdiri tegap disamping ayahnya, meskipun wajah mereka tampak sangat tidak ikhlas.

​Seminggu yang lalu sebuah surat dengan segel resmi Pangeran Mahkota datang memberikan perintah mutlak yang tak bisa dibantah "Lady Elara telah menyelesaikan masa tinggalnya di istana. Saya sendiri yang akan mengantarnya pulang ke mansion Astoria. Pastikan sambutannya layak bagi seorang Lady yang telah menjadi tamu istana selama tiga bulan"

​"Ayah, apa kita benar-benar harus melakukan sandiwara ini?" bisik Julian dengan nada jijik, tangannya mengepal erat tanda ia sedang emosi "Dia hanya si gagal yang beruntung bisa menarik perhatian Pangeran. Kenapa kita harus menyambutnya seperti seorang Putri?"

​"Diam Julian" desis Alaric tanpa menoleh "Kau ingin kita semua dihukum karena tidak menghormati tamu istana? Jaga wajahmu, atau Pangeran Kaelen akan mencurigai sesuatu"

​Tepat saat itu suara gemuruh roda kereta kuda dan derap langkah ksatria pengawal mulai terdengar. Sebuah kereta kuda megah dengan lambang emas kerajaan perlahan memasuki gerbang mansion. Semua pelayan langsung menundukkan kepala dengan takzim, namun suasana di sana terasa begitu mencekam.

​Para pelayan yang dulu sering melempar makanan basi ke gudang tua Elara kini gemetar ketakutan. Mereka tidak tahu Elara seperti apa yang akan turun dari kereta itu.

​Kereta itu berhenti tepat di depan Duke Alaric. Kaelen turun lebih dulu dengan wibawa seorang calon raja yang tak terbantahkan. Ia tidak langsung menyapa sang Duke melainkan berbalik dan mengulurkan tangannya ke arah pintu kereta dengan gerakan yang sangat hormat.

​"Silakan Lady Elara. Kita sudah sampai di rumahmu" ucap Kaelen dengan suara yang cukup keras agar bisa didengar oleh semua orang di sana. Dan tentu saja Lilian sudah kebakaran jenggot melihat sikap Pangeran Kaelen ke Elara.

​Sepatu tumit tinggi berbahan kristal perak menyentuh karpet merah. Elara muncul dari kegelapan kereta berdiri tegak dengan gaun sutra berhiaskan kupu-kupu yang memeluk tubuhnya dengan sempurna. Tidak ada lagi bungkuk karena rasa takut, tidak ada lagi tatapan sayu yang memohon belas kasihan. Elara Astoria yang sekarang berdiri di sana dengan dagu terangkat, matanya yang berkilat dingin menatap langsung ke arah Duke Alaric dengan senyum miring yang provokatif.

​"Wah rame banget ya" ucap Elara santai, suaranya jernih namun terasa menekan udara di sekitarnya "Padahal aku hanya pergi sebentar tapi sepertinya Ayah sangat merindukanku sampai harus menggelar karpet merah segala?"

Sebelum Elara melangkah lebih jauh, pintu kereta kedua di belakang mereka terbuka. Dua sosok wanita muncul dengan gerakan yang sangat sinkron. Rhea dan Mina berdiri tegap di sisi kiri dan kanan Elara.

​Lilian yang berdiri tidak jauh dari sana mengepalkan tangan hingga kukunya memutih dan menembus telapak tangannya. Matanya membelalak penuh iri hati. Bagaimana mungkin Elara yang tidak berguna itu, kini dikawal oleh pelayan pilihan langsung dari Putra Mahkota Kaelen.

​Mereka berempat kemudian melangkah membelah barisan pelayan yang tertunduk dalam. Kaelen berjalan beriringan dengan Elara di barisan depan sementara Rhea dan Mina mengikuti dengan langkah kaki yang berdentum mantap di atas karpet merah, menciptakan irama yang menekan mental siapa pun yang mendengarnya. Saat tepat berada di hadapan Duke Alaric Elara tiba-tiba berhenti. Ia mengangkat gaun kupu-kupunya sedikit lalu melakukan curtsy yang sangat sempurna, anggun dan penuh tata krama istana. Sebuah gerakan formal yang sangat kontras dengan Elara yang dulu sering tersandung kakinya sendiri.

​"Senang bisa kembali ke rumah Ayah. Terima kasih atas sambutan yang sangat... luar biasa ini" ucap Elara dengan nada lembut yang dibuat-buat namun matanya berkilat penuh kemenangan.

​Duke Alaric hanya berdehem singkat dengan wajah sekaku papan kayu "Masuklah. Beristirahatlah di kamarmu Elara" Ia tidak ingin berdebat di depan Kaelen dan segera memberi isyarat agar sang Pangeran mengikutinya menuju ruang kerjanya

​Namun drama yang sebenarnya baru dimulai saat Elara mulai menaiki tangga menuju lantai atas. Di tengah lorong yang sepi Lilian tiba-tiba melompat keluar dan menghadang jalan Elara. Wajahnya merah padam dan napasnya memburu karena emosi yang sudah di ubung-ubung kepala.

​"Jangan pikir karena kau pulang dengan kereta emas kau benar-benar menjadi bangsawan hebat Elara! Kau tetaplah sampah gagal yang tidak punya bakat sihir sedikit pun. Kau hanya memalukan nama Astoria dengan sandiwara murahanmu ini, kau adalah wanita yang tidak berguna bahkan dunia ini enggan untuk kau pijaki" desis Lilian dengan kata-kata yang tajam seperti belati.

​Mina melangkah maju satu tindak menghalangi jarak antara Lilian dan Elara "Jaga bicaramu Nona. Anda sedang berbicara dengan Lady yang berada di bawah perlindungan langsung Putra Mahkota. Menghinanya sama saja menghina Yang Mulia"

​Rhea menimpali dengan suara yang sangat tenang namun jauh lebih menyakitkan bagi harga diri Lilian "Dan satu hal lagi Nona Lilian. Sebaiknya Anda sadar diri akan posisi Anda di rumah ini. Lady Elara adalah darah murni Astoria, anak kandung yang sah yang memiliki hak waris mutlak. Sedangkan Anda? Anda hanyalah bunga tambahan yang kebetulan dibawa masuk ke keluarga ini. Jangan pernah mencoba menyamakan kedudukan rendah Anda dengan Lady kami"

​Lilian terkesiap dan wajahnya seketika pucat pasi seolah seluruh darahnya tersedot keluar sebelum akhirnya berubah menjadi merah tua karena malu. Ia menunjuk Rhea dengan jari yang gemetar hebat "Beraninya pelayan rendahan sepertimu bicara begitu padaku! Aku akan mengadukan kalian pada Ayah, Ayah akan memastikan kalian dihukum gantung karena kelancangan ini!"

​Di belakang kedua pengawalnya Elara hanya berdiri diam. Ia tidak membuang tenaga untuk berteriak atau membalas makian. Elara hanya mengangkat satu alisnya tinggi-tinggi menatap Lilian dengan pandangan malas dan penuh simpati seolah-olah ia sedang melihat seekor serangga kecil yang berusaha keras menakuti raksasa. Senyum miring tersungging di bibirnya tanpa suara, sebuah ejekan bisu yang lebih menyakitkan dari seribu makian. Elara kemudian hanya memberi isyarat kecil pada Rhea dan Mina untuk melanjutkan perjalanan melangkah melewati Lilian yang membatu karena frustrasi dan amarah yang tidak tersampaikan....

Ada drama apalagi ini di kediaman Astoria, pasti ngerepotin Elara banget nih si Lilian😭

Sosok MC plenger di balik cerita ini (Elara Mirabel Astoria) 👇

1
Cty Badria
up lg ya ni hadiah
Pa Muhsid
yeay lixan otw
Miaaaoowww😸
wewwwww diperebutkan 2 cogan😍😍😍
kayaknya gak bakal pilih dua2nya🤣🤣🤣
Diajeng rini: bisa jadi sihhh, tapi liat aja besok Elara pilih yang mana🤭🤭
total 1 replies
Pa Muhsid
yang baju ungu siapa, apakah nona linggis ganti baju? 🤔
Diajeng rini: semuanya foto Elara soalnya rambut hitam
total 1 replies
Pa Muhsid
visual nya aja gak sinkron sama kaelen mah, tabrakan tor😃😃😃
Cty Badria
👍👍👍
Cty Badria
ayo lg tak beri hadia /Rose//Rose/
Diajeng rini: udah di up ya kakk🥰
total 1 replies
Cty Badria
ya kok cmn 1 lg donk
Diajeng rini: diusahakan ya kakkk, sabar okeyy, tunggu kelanjutan Elara kakakk🥰
total 1 replies
Pa Muhsid
cemburu nya 😋
Cty Badria
umik, lucu tdk membosankan
Cty Badria
y banyak donk tak Kasi hadia u byk juga
Diajeng rini: oke kak lagi dibikin dulu yaa, tunggu kelanjutannyaaa🥰🥰🥰
total 1 replies
Miaaaoowww😸
jadi jenius serba salah🤣🤣🤣
aku
jatuh sudah kata sakral sihir krn elara. mana diibaratkan sm kentut pula 🤣🤣🤣
aku: tau2 ada bau 😭😭
total 2 replies
aku
baca puisiii 😭😭😭 mantra itu el, ah elah ngelawakk 🤣🤣🤣
Pa Muhsid
up sing sering atuh tor😃
sering atos sing seueur
Diajeng rini: iya sabar yaaa
total 1 replies
Cty Badria
ni hadia /Rose//Rose/
Diajeng rini: makasih kakak berkah selalu, tunggu kelanjutan cerita Elara besok pagi yaa🥰
total 1 replies
Cty Badria
lg y byk
aku
mantap elara 🤣
Diajeng rini: Elara udah makin hebat, gasabar pngen liat Lilian dibantai🤣
total 1 replies
Miaaaoowww😸
elara si jenius yg kocakkkk🤣🤣🤣
Diajeng rini: Elara gitu lohhh, tungguin terus update an nya biar bisa baca keseruan Elara terus😍
total 1 replies
Pa Muhsid
tor bukan elxan tapi lixan (linggis &Xander) 🤣🤣🤣
Diajeng rini: bole lah bole lahhhh🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!