NovelToon NovelToon
Antara Doa Dan Takdir

Antara Doa Dan Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Aqilaarumi

Dimasa lalu..

Lelaki berbaju kokoh merah maroon itu berusaha menarik tangan perempuan yang baru saja melompat dari gedung lantai dua.tatapan pria itu tajam menatap perempuan yang berusaha melepaskan genggaman tangannya.

Pria itu seharusnya menjaga tatapannya,menjaga diri agar tidak menyentuh wanita yang bukan muhrimnya.tapi ia harus melakukan ini.ini semua darurat.ia tidak bisa begitu saja membiarkan seorang wanita melompat dihadapannya begitu saja.

" Lepaskan saya lebih baik saya mati."

" Sadarlah nona bunuh diri itu perbuatan dosa,anda tidak akan diterima dibumi maupun dilangit.arwah anda akan mengantung diantaranya."

Wanita itu tetap kekeh,ia berusaha melepaskan tangan laki laki itu.keringat menetes didahi pria tampan itu.ia menatap perempuan itu terjatuh dihadapannya.adnan Al Fahri putra dari kiay Husen pemilik pondok pesantren yang sangat dihormati dikota ini.

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya ia menatap perempuan dengan begitu dalam.dan untuk pertama kali

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aqilaarumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab3

Dimasa lalu

Ustadz Adnan berlari turun kebawah saat menyadari genggaman tangan wanita itu terlepas.ia melesat berlari mengarungi anak tangga satu persatu .bagai anak panah yang baru saja terlepas dari busurnya.dia seorang ustadz rasa kemanusiaannya lebih tinggi daripada orang orang yang ada disekitarnya saat itu.tapi tidak sepertinya lebih dari itu saat bayangan wanita itu menatapnya.mata yang penuh dengan keputusasaan membuat hati Ustadz itu bergejolak lain.bukan hanya sekedar rasa ingin menolong saja tapi lebih dari itu perasaan ingin melindungi tiba tiba menyusup kedalam hatinya.

Hingga akhirnya ia sampai kebawah dan membelah kerumunan yang melingkari wanita itu.

" Tolong panggilkan ambulance. " Ucapnya panik.

" Ampunilah aku yaallah tapi aku harus melakukannya."ucapnya dalam hati.

Ustadz Adnan terpaksa mengangkat tubuh wanita itu.karna kebanyakan dari mereka yang menyaksikan kenyadian itu hanya sibuk menonton saja.tanpa ada inisiatif untuk menolong.

***

masa sekarang...

"Kenapa ummi begitu yakin Devan lelaki yang suka mempermainkan hati wanita."

Ummi mengerjap seaakan batu besar menindih dadanya hingga sesak.

" Devan Abi ingin bicara nak."ucap Abi Adnan saat memperhatikan ketidaknyamanan istrinya.

" Devan juga ingin membicarakan sesuatu dengan Abi."

Dua laki laki itu berlalu dari hadapan ummi Nadya dan Kanza.

Kanza mendekat kearah ummi Nadya yang entah kenapa terlihat rapuh.

" Ummi kenapa?"kanza memegang pundak ummi nadya

" Tidak apa apa nak." Ucapnya memegang pungung tangan anak perempuannya.

Sementara didalam ruangan Abi adnan.abi Adnan tampak memandangi putranya itu dengan serius.

" Apa yang Abi ingin bicarakan?"

Abi Adnan menelan ludahnya,tadi ia hanya beralasan saja agar menghindari ketegangan antara ummi dan devan.sekarang ia tidak tahu harus mengatakan apa pada Devan.

" Kamu saja nak,mau bicara apa?"

" Abi saja dulu."

" Kamu saja dulu nak."

Helaian nafas Devan kasar.

" Abi sebenarnya Devan kesini mau membicarakan tentang wanita."

Alis Abi Adnan terangkat sepertinya ia sangat tertarik dengan apa yang dikatakan putranya barusan. Pasalnya ini yang pertama kalinya Devan berbicara tentang seorang wanita.

" Apa itu tentang alisha?"

Devan mengeleng.

"Bukan Abi."

" Lalu siapa yang berhasil menarik perhatian putra Abi ini."

Devan terdiam.

" Namanya Ayla abi.teman kampus Devan dia mahasiswa kedokteran.sejak bertemu dengannya.wajah perempuan itu sering sekali mengangu tidur devan.bahkan sesekali Devan mimpi seranjang dengan perempuan itu."

" Apakah Devan termasuk berdosa abi.jika Devan memimpikan perempuan itu diatas ranjang Devan."

Abi Adnan tersenyum, pemahaman tentang agama Devan memang belum sesempurna Abi adnan.oleh sebab itu Devan selalu bertanya perihal kebingungannya pada Abi Adnan.

" Mimpi tidak dihukum dosa karena diluar kendali dan kesadaran manusia.mimpi bukan perbuatan maksiat sehingga tidak tercatat dosa tapi jika kamu bangun dan kembali mengingat ngingat kejadian itu.nah ini baru wilayah yang sudah bisa dikendalikan.sengaja berpantasi dengan syahwat tanpa menikah termasuk yang dilarang karna bisa jadi " zina hati."dan jalan menuju zina nyata.tapi Abi menyarankan kamu segera melamar perempuan itu jika kamu memang tertarik nak.mungkin saja ini cara Allah memberimu petunjuk tentang siapa perempuan yang harus kamu nikahi."

Mata Devan terbuka sempurna.

" Menikah.?"

Devan mengeleng.

" Itu tidak mungkin abi.itu terlalu sulit."

" Sulit?"

"Perempuan itu sudah punya kekasih."

" Astagfirullah."

" Dan Abi juga tahu.ummi tidak akan mungkin suka dengan perempuan itu."

"Jika kamu menyukai perempuan itu.ummi pasti akan merestui.ummi bukan calon mertua yang memilih milih menantunya.ummi hanya tidak mau kamu menjadi laki laki yang suka menyakiti hati perempuan."

Lagi dan lagi " menyakiti hati perempuan." Devan hampir bosan mendengar kalimat itu.

" Abi juga tidak mempercayai Devan.? Apa pernah Devan membawa perempuan kedepan ummi dan Abi."

Abi mengeleng.

" Tidak nak.abi percaya.justru baru pertama kalinya Abi mendengar nama perempuan terdengar dari mulut kamu."

" Terus Devan harus bagaimana sekarang?"

" Lamar perempuan itu.?"

"Dia akan menolak Abi. Devan tahu itu.dan itu pasti."

Devan sangat tahu Ayla tidak akan mungkin menerimanya,ia bisa melihat betapa Ayla mencintai Kay begitupun sebaliknya. Bahkan satu kampus juga tahu hal itu.

" Kalau begitu dekati orang tuanya.ayla itu putri dari hazan Abdullah,salah satu pengusaha terkenal dikota ini."

Devan mengerenyit.

" Dari mana Abi tahu?"

" Dia salah satu donatur yang rajin menyumbang dipanti yang Abi urus."

Abi Adnan lantas memperlihatkan foto profil hazan Abdullah dengan sang istri.

" Kalau butuh informasi lagi tentang Ayla,apa yang dia suka dan tidak disukainya.nanti Abi akan cari tahu."

" Abi mau membantu aku untuk mendekati Ayla.?"

" Tentu.jika kamu menikah dan bisa membuktikan hanya setia pada satu wanita saja.itu artinya Abi telah menghilangkan kekhawatiran ummi kamu terhadap kamu."

Helaian Devan terdengar berat.seharusnya ummi Nadya merasa khawatir jika Devan tidak menikah tapi ia malah khawatir jika Devan menyakiti hati seorang wanita.

Ummi Nadya seperti tidak peduli dengan anaknya sendiri.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!