Ini adalah kelanjutan cerita si wanita miskin dan sistem,didalam cerita masih banyak kerandoman Dinda yang selalu menjalankan misi dari sistemnya,meski percintaan nya penuh dengan tantangan dan masalah,dia akhirnya menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keanehan Gara
kembali lagi Disisi lain. Dinda dan Dominic saat ini mereka sedang berada di dalam mobil, Dominic hanya terdiam dia masih melihat wajah Dinda yang datar.
karna tidak tahan dengan kesunyian dan kemarahan Dinda, dia memeluk pinggangnya dengan erat.
" sayang maafkan aku,aku tidak tau jika dia ingin memelukku..!! aku juga tidak mengenalinya! aku mohon jangan marah sayang, aku sangat merindukan mu.."Ucapnya dengan suara serak.
dinda menghela nafas dan membalas pelukan Dominic,dia menepuk punggung nya dengan lembut.
" baiklah aku memaafkan mu,jika kamu dipeluk wanita lain lagi ?? apa yang harus kamu lakukan ??? "tanyanya dengan serius,dia tidak mau milik nya disentuh oleh wanita lain.
Dominic menguraikan pelukannya dan menatap Dinda dengan serius,
" sayang aku janji jika nanti ada wanita yang dengan lancang memelukku,,!! aku akan memotong tangannya !! dan akan membersihkan bekasnya tanpa meninggalkan jejaknya sedikitpun..!!"ucapnya dengan wajah bersungguh-sungguh.
mendengar ucapan kekasihnya,dia tersenyum lembut dan memeluk Dominic.
" itu yang aku mau darimu, pokoknya jangan pernah mengingkari janjimu!! apa kamu mengerti ?? "suara Dinda terdengar menekan.
Dominic mengangguk cepat dan mencium kening Dinda,dia menguraikan pelukannya dan menatap wajah kekasihnya.
" sayang ?? kenapa aku melihat kamu semakin hari, semakin cantik ? apa kamu sengaja berdandan seperti ini untuk pemuda lain ?? "geram nya melihat wajah dinda yang cantik dan menawan.
" tentu saja tidak,,!! malah aku sengaja berdandan untuk kekasihku,aku ingin membuat kejutan untukmu..! tapi aku yang malah mendapatkan kejutan tidak terduga darimu!!"dengus dinda jika mengingat kejadian itu dia sangat marah.
" terimakasih sayang,aku sangat senang kamu berdandan hanya untukku..! tapi aku mohon jangan mengingatkan kejadian itu lagi ,aku sudah meminta maaf dan tidak akan membiarkan itu terjadi lagi !!! "Ucapnya dengan yakin.
dinda mengangguk dia bersandar di dada Dominic.
" sayang bisakah besok malam kita keluar ? aku ingin membicarakan sesuatu yang penting dengan mu "ucap Dominic sembari mengelus rambut dinda.
dinda yang sedang bersandar mengangguk, dia merasakan sentuhan halus dari tangan kekasihnya.
" tentu saja sayang,aku malah ingin selalu bersamamu,,dan aku juga sangat merindukan mu.."dia melihat wajah Dominic.
Dominic tersenyum bahagia dia menatap wajah Dinda dan hidung mereka saling bersentuhan,
Dominic Mencium bibir Dinda dengan lembut,Dinda yang merasakan itu membalas dengan senyuman menyeringai.
Dominic mengangkat Dinda kepangkuan nya,mereka melepaskan rindu di dalam mobil, dan author tidak tau apa yang mereka lakukan selanjutnya.
************
disisi gara dia masih menatap wajah Alexia dengan teliti, tapi tiba-tiba dia mendengar suara seseorang.
" hmmmm.. Selamat malam tuan muda Erlangga,,!!"mereka yang mendengar suara itu tersentak dan tersadar, Alexia langsung berdiri dan merapikan bajunya dengan salah tingkah.
sedangkan gara melihat seorang pria paruh baya yang menatapnya dengan senyuman ramahnya.
" malam tuan..apakah anda pemilik pesta acara malam ini ?? "tanya gara dengan wajah datarnya.
Malik menarik tangan putrinya agar putrinya berada samping nya.
" benar tuan,,saya Malik Wangga dan ini putri saya Alexia Wangga,,mohon maaf tuan atas kelancangan putri saya "ucap Malik dengan takut-takut,siapa yang tidak tau kekejaman keluarga Erlangga.
Gara langsung menatap Alexia ,dia menatap wajah nya yang dingin dan itu membuat gara merasa penasaran sosok Alexia.
" oh..ternyata nama nya Alexia,dia sangat menarik,,OHH astaga....!!! ada apa denganku ?? kenapa aku memuji kecantikan nya..sial tidak mungkin kan aku tertarik dengannya..??"gumamnya dalam hati sembaru menggelengkan kepalanya.
" tidak apa-apa tuan.. seharusnya saya yang minta maaf karena terburu-buru saya menabrak nona ini "Ucapnya, wajahnya berusaha tetap cool agar terlihat tampan di mata Alexia.
Malik menghela nafasnya dan melihat putrinya.
" nak ajaklah tuan muda ini berkeliling,dan ingat jangan membuat ayah dalam masalah "kata yang terakhir dia berbisik pada putrinya.
Alexia hanya mengangguk malas dan melihat gara dengan wajah datarnya.
" mari tuan muda "Ucapnya berjalan dengan lebih dulu.
Malik meringis,dia hampir saja memarahi putrinya,di merasa heran kenapa putrinya tidak bersikap anggun di hadapan pemuda tampan.
gara mengangguk dan tersenyum tipis pada Malik,lalu berjalan mengikuti Alexia.
Malik membalas senyumannya dan melihat kepergian mereka berdua dengan was-was.
" semoga kali ini putri ku tidak membuat masalah lagi,"gumamnya dan meninggalkan tempat itu.
sedangkan gara dan Alexia hanya terdiam,mereka terlalu canggung karna berdua.
" nona apa saya membuat anda kesal ?? atau anda tidak mau menemani saya ?? "suara gara membuat Alexia menatap nya.
" tidak tuan muda,,saya hanya merasa canggung saja " jujurnya dengan suara agak melembut.
gara terkekeh kecil, dia menyugar rambutnya dengan gaya keren nya,dia sengaja melakukan itu agar terlihat tampan dihadapan Alexia.
benar saja Alexia melihat nya dengan tatapan terkesima.
" nona jangan panggil saya tuan muda panggil saja saya gara "ucapnya dan mereka duduk di sudut acara.
Alexia tersadar dan tersenyum tipis,
" kalau begitu panggil saya Xia "ucap nya.
gara mengangguk dan melihat jam yang melingkar di tangannya.
" nona sepertinya saya harus pulang karna ini sudah larut malam,,"ucapnya dengan serius.
Alexia mengangguk dengan sedikit lesu.
" baiklah hati-hati dijalan ,dan terima kasih sudah berkenan menghadiri acara ulang tahun saya. "ucapnya dengan berdiri dia melihat gara yang sedang merapikan jas nya.
gara mengangguk dan mengulurkan tangannya,Alexia merasa bingung tapi dia membalas uluran tangannya juga.
" selamat ulang tahun nona xia,semoga kedepannya kita semakin dekat.mmmm...maksud ku semoga kita bertemu lagi "dia merasa malu karna keceplosan dia merutuki dirinya sendiri.
Alexia terkekeh dia mengangguk dengan setuju.
" terimakasih tuan muda gara,semoga kita bisa bertemu lagi "balas nya dengan tersenyum lembut.
gara melepaskan tangannya dan membalas senyumannya.
"kalau begitu saya permisi dulu nona,,semoga tidurmu nyenyak malam ini "ucapnya dan pergi meninggalkan Alexia disana.
melihat kepergian gara dia tersadar dan menatap nya lagi.
" kenapa aku merasa jika berada di dekatnya,aku merasa nyaman dan juga baru kali ini aku melihat pemuda tampan seperti dia "gumamnya tersenyum *apalagi melihat lesung pipi gara yang menurutnya semakin menambah ketampanan nya,membuat dia semakin mengangumi ketampanan gara.
***********
kembali lagi didalam mobil,mereka yang sedang sibuk dengan kegiatannya tersadar saat jendela mobil di ketuk dengan keras.
" shittt..."umpat Dominic menatap ke arah belakang,wajahnya langsung berubah saat siapa yang dia lihat.
dinda terkekeh kecil dan turun dari pangkuan nya.
" apakah kamu masih ingin mengumpat sayang ??? bagaimana jika adik ku tau jika kamu mengumpat nya "goda Dinda dia membuka pintu mobil dan keluar dari sana.
Dominic mengusap wajahnya dengan terkejut.
" haahhh...hampir saja aku membuat adik iparku tidak merestui hubungan kami,jika sampai dia mendengar umpatan ku mungkin dia tidak akan menyukaiku dan juga dia pasti tidak akan mengizinkan ku menjadi kakak iparnya " gumamnya dan keluar dari mobil.
Sedangkan gara merasa kesal dengan mereka yang terlalu lama didalam mobil.
" sialan aku tau mereka pasti sedang bermesraan didalam mobil..!!! nasib..nasib...aku yang menjomlo tidak pernah merasakan itu "ucapnya dengan wajahnya yang muram.
tapi mengingat wajah Alexia tiba-tiba dia tersenyum dan melihat ke arah bulan.
" kenapa aku mengingat senyumannya,dan juga jantung ini berdebar kencang saat berada di dekatnya,,,sial..!! apa aku sudah jatuh dalam pesonanya..?? bagaimana jika aku saja yang terpesona dengannya sementara dia tidak....!!! "ucapnya dengan geram, dia merasa patah hati jika memang itu kenyataan nya,dia memegang jantungnya yang berdetak kencang .
Dinda yang melihat adiknya terlihat kesal merasa heran,dia meneliti wajah adiknya dengan seksama.
" ada apa denganmu ?? kenapa kamu terlihat kesal ?? apa sesuatu telah terjadi disana.?? "suara dinda membuat gara tersentak dia hampir saja mengumpat.
Dominic yang baru turun dari mobil mendengar ucapan Dinda dan melihat wajah adik iparnya.
" kakak hampir membuatku jantungan!!! dan kalian kenapa lama sekali di dalam mobil ?? aku tau kalian itu sepasang kekasih tapi jangan menunjukkan keromantisan kalian di hadapanku"ucapnya seperti orang yang merasa tersakiti.
Dinda dan Dominic tercengang dengan ucapannya, apa yang terjadi fikir mereka berdua.
melihat mereka hanya terdiam dia mendengus kesal,dan tatapan nya jatuh pada calon kakak ipar nya,dia berjalan mendekatinya dan menepuk pundaknya agak keras.
" kamu beruntung cintamu tidak bertepuk sebelah tangan,tapi tidak denganku,, malam ini aku merasa patah hati,, dan aku selalu mengakui ketampanan ku,,tapi malam ini aku merasa ketampanan ku tidak membuat gadis itu terpesona dengan ku " ucapnya dengan sedih dan langsung masuk kedalam mobil.
BRAKKKKK
mendengar suara pintu mobil ditutup dengan keras,mereka tersadar, Dinda melihat kekasihnya dengan meringis,
" sayang maafkan adikku,aku juga tidak tau kenapa dia bertingkah seperti itu.."dia mengelus pundak Dominic,dia tadi melihat adiknya menepuk pundak kekasihnya lumayan kuat.
" tidak apa-apa sayang,,sepertinya saat mendengar dari ucapan adikmu,dia mungkin jatuh cinta pada seorang gadis dan gadis itu mungkin tidak menyukainya " ucapanya, dia menggenggam tangan kekasihnya dengan lembut.
dinda yang sedang fokus mengelus pundak kekasihnya terkejut.
" apaa....???? adikku jatuh cinta ??? "ucapnya dengan kaget, dia melihat kedalam mobil dan melihat ke arah pesta.
Dominic terkekeh.
" memang kenapa jika adikmu jatuh cinta sayang ? apa ada yang salah ?. "tanyanya melihat reaksi Dinda.
" tidak sayang aku hanya terkejut,adik bungsuku tidak pernah tertarik dengan percintaan,aku hanya tidak menyangka dia jatuh cinta malam ini, dan juga merasakan patah hati "ucapnya Dinda dengan penasaran siapa gadis yang tidak terpesona dengan ketampanan adiknya.
" mungkin dia sudah mulai berfikiran dewasa,, yasudah pulanglah sayang,ini sudah larut,,,"dia membuka pintu mobil untuk kekasihnya.
Dinda berjalan dan mengangguk ,dia masuk di kursi pengemudi,
" kamu juga hati-hati dijalan sayang,jika ada sesuatu yang terjadi kabari aku..aku akan datang menyelamatkan mu "ucapnya dengan serius.
Dominic hanya terkekeh dan mengangguk kecil,dia mengira Dinda hanya bercanda saja.
" iya sayang yasudah hati-hati dijalan "ucapanya sembari menutup pintu mobil dengan pelan.
melihat kepergian mobil Dinda,dia berbalik dan berjalan masuk ke dalam mobilnya,dia melihat Haikal sudah berdiri disana, dan membuka pintu mobil untuknya.
" mari kita pulang"ucapnya dengan mode datar.
Haikal mengangguk dan masuk kedalam mobil.
mereka meninggalkan acara pesta dengan wajah kelelahan.