NovelToon NovelToon
TANGIS TERAKHIR

TANGIS TERAKHIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Identitas Tersembunyi
Popularitas:12.9k
Nilai: 5
Nama Author: Emily

Bagaimana rasanya bila sedang berduka karena kehilangan laki-laki yang sangat kita cintai secara tiba-tiba, datang wanita asing dan anak kecil yang yang tidak kita kenal sama sekali mengaku sebagai istri dan anak suami kita yang telah meninggal dunia.

Dunia seakan runtuh saat itu juga.

Hancur. Pedih. Perih...

Rasa itulah yang kini bersemayam di palung hati Mikhaela Andisti. Kepergian Dion Sadewa, memberikan luka begitu dalam bagi Mikha. Ternyata laki-laki yang selalu menunjukkan rasa cinta padanya itu telah mengkhianatinya.

Bagaimana kelanjutan kisah ini ikuti terus ya. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di setiap bab🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERMAINAN WATAK DUA WAJAH

Mikhaela memandang penuh kasih sayang Revan yang tertidur pulas setelah kenyang minum ASI. Jemari lentik Mikha mengusap lembut punggung putranya yang tertidur tengkurap. "Mama akan menjaga mu dari gangguan orang-orang itu. Kalau sudah besar nanti kamu pasti mengerti kenapa mama menjauh dari mereka. Kita tidak butuh keluarga papa mu, mereka begitu menyakiti mama", ucap Mikhaela dengan suara bergetar lirik menahan sesak di dadanya jika harus mengingat perbuatan Dion dan keluarganya yang hingga hari ini terus saja mengusik ketenangan Mikha.

Tok..

Tok..

Terdengar ketukan di pintu kamar. Mikha tak langsung menyahut, ia memilih duduk dan diam saja.

"Mikha...ini Tio. Kamu baik-baik saja?".

Mendengar suara tio, Mikha menghembuskan nafasnya. Perasaannya sedikit lega karena Tio sudah datang. Mikha masih bisa menerima Tio karena laki-laki yang seumuran dengannya itu selalu baik padanya hingga kini. Walau keluarganya yang lain sudah tidak sama lagi memperlakukan Mikha tapi tidak dengan Tio. Ia masih hangat pada Mikhaela.

Mikhaela berdiri, membuka kunci kamar.

Meski pintu tidak dibuka langsung oleh Mikha, Tio tahu Mikha memberi izin padanya untuk masuk.

Tio membuka pintu kamar pelan, lalu melangkah masuk dengan wajah yang di atur sedemikian rupa agar tampak penuh penyesalan. Ia mendapati Mikha sedang duduk melamun di tepi tempat tidur, mungkin masih terguncang setelah konfrontasi dengan Warda dan Nania tadi.

"Mikha...", suara Tio merendah, terdengar tulus. Ia duduk di kursi yang tidak jauh dari Mikha, menjaga jarak aman agar mimik wajahnya tidak dicurigai. "Aku bener-bener minta maaf soal mama dan kak Nania tadi. Aku nggak nyangka mama Warda sama kak Nania bakal nekat mendatangi mu lagi, dan mengusik kamu". Tio bersungguh-sungguh.

Mikha mendongak, matanya sedikit sembab. "Bukan salah kamu, Tio. Mereka memang dari dulu nggak pernah suka sama aku. Sekarang kakak mu sudah tidak ada, mama dan kak Nania semakin tidak suka pada aku dan Revan. Aku bisa merasakannya", ujar Mikha terlihat sedih.

Tio menghela napas panjang, berpura-pura frustrasi. Ia menyugar rambutnya dengan kasar.

"Tetap aja, aku ngerasa bersalah karena gagal menjaga kalian Mikha. Harusnya aku lebih tegas sama mama dan kak Nania. Tapi percayalah sebenarnya aku sudah memperingatkan mereka untuk tidak mengganggu kalian lagi, tapi kayaknya mereka emang udah keterlaluan sekali".

Di balik ekspresi prihatin itu, Tio merasa puas. Mikha sama sekali tidak sadar bahwa dialah yang memberikan foto-foto Mikha pada Warda dan Nania, dan dia juga yang memanas-manasi Nania dengan cerita saat foto diambil Mikha hanya berdua dengan laki-laki berwajah bule itu. Tujuannya tak lain agar mereka semakin menyerang Mikha dengan ketidak sukaan.

"Aku cuma mau tenang, Tio. Bersama anak ku," ujar Mikha lirih. Mikhaela menatap Revan yang tak bergeming dari tidur pulasnya.

Tio mendekat sedikit, memberikan senyum tipis yang menenangkan. Senyum yang menjadi topeng terbaiknya sejak kematian Dion.

"Aku janji, Mik. Aku bakal urus mereka. Aku pastikan mama dan kak Nania tidak akan menggangu mu lagi. Mulai sekarang kamu aman dan fokus saja sama diri kamu dan anak mu Mik, sisanya biar aku yang handle. Mereka tidak akan berani mengusik mu lagi".

Mikha mengangguk, merasa beruntung setidaknya ada satu orang keluarga Dion yang berdiri di pihaknya, tanpa tahu kebenarannya bahwa Tio lah orang yang sedang mempermainkan dirinya. Mengendalikan semua orang di sekitar Mikhaela.

"Terimakasih Tio. Kamu sejak dulu baik pada ku", ucap Mikha mengangkat wajahnya menatap adik iparnya itu.

Tio berdiri dari tempatnya, membalas perkataan Mikha dengan senyuman tulus yang hanya laki-laki itu tampakkan di luar saja. "Kapan pun kau membutuhkan bantuan ku jangan sungkan-sungkan Mik. Kita masih satu keluarga sampai kapan pun, apalagi sekarang sudah ada keponakan ku", jawab Tio terdengar tulus seraya menatap Revan.

"Aku akan membawa mama pulang. Setelah kejadian hari ini, aku pastikan mama dan kak Nania tidak akan lagi mengganggu mu. Kamu mengerti bagaimana kehidupan kak Nania sejak berpisah dengan suaminya. Ia selalu memanas-manasi mama, sehingga selalu nekat seperti ini. Membuat ku kesal juga".

Mikhaela menganggukkan kepalanya. "Terimakasih. Aku tidak apa-apa Tio jangan terlalu kuatir. Mama dan kak Nania hanya menyakiti ku lewat kata-kata mereka saja kok. Tidak melakukan tindakan fisik. Kau tahu aku tidak akan tinggal diam kalau mereka bertindak terlalu jauh".

Tio menganggukkan kepalanya dan mengacungkan ibu jarinya, tanda setuju dengan ucapan Mikha.

Berbanding terbalik situasinya setelah ia keluar kamar. Seketika raut wajah Tio berubah kesal. Dengan kedua tangan terkepal hingga buku-buku tangannya memutih. "Wanita itu benar-benar menyulitkan. Energinya masih menyala dan tak gentar sedikitpun walau kerap mendapat intimidasi mama dan kak Nania".

"Brengsek kamu Mikhaela! Tapi kita lihat berapa lama kamu bertahan sok gagah seperti itu. Aku harus mengambil semuanya dari mu, sebelum ada laki-laki lain di kehidupan wanita itu. Akan sulit jika ia sudah bersama orang lain. Wanita itu akan merasa semakin kuat jika mendapat support orang lain".

"Dan aku sudah bosan bermain watak seperti ini. Aku sudah tidak sabar menampilkan Ira dan Salfa kepermukaan tanpa harus menyembunyikan keduanya lagi yang merupakan bagian hidup ku. Aku ingin segera menikah secara sah dengan Ira, wanita yang aku cintai sejak lama..."

...***...

To be continue

1
Dinda Wei
Keluarga harmonis. Smg pernikahan dante dan mikha segera memiliki anak👍
Dinda Wei
Bagus
Ariany Sudjana
kamu kan pelacur murahan Audrey, mimpi kamu ketinggian untuk jadi istrinya Dante, dasar pelacur kamu
Dinda Wei
Ternyata Lon*e pro dia yak😂 Untung aja nggak jd nikah lo ama lon*e, coba kalau jd nikah bisa2 Cloe bangkit dr kubur
Dinda Wei
Diiihhh uget2 nih si Audrey
Delyana.P
Bener bener murahan kamu Audrey. Bayangkan kalau beneran dinikahi Dante. Bisa2 lgs kirim Eugene ke asrama yang letaknya jauhhh
Delyana.P
Dari sini sj sudah tau seperti apa Audrey ini. Dasarnya wanita gatel. Percaya deh dah di nikahin pst jd ibu tiri jahat.🤔
Delyana.P
Brantasss aja tuu ulat keket pengganggu. Jangan lengah. Lengah dikit pasti main embat. Dante nya jg sihh amu aja di peluk2 bikin ilfill aja😡
Fitria Syafei
hadeh deh ada uler Keket nya nih di dalam kehidupan suami istri ini nih...Jagan lengah Mikha ...🤨 KK cantik mantaf 🥰🥰
Ariany Sudjana
Dante ga bisa tegas, sudah menikah dengan Mikhaela, kok membiarkan pelacur murahan ikut diam di mansion? harusnya dibunuh saja pelacur murahan ga tau diri itu
Amelia
Ayo Mikha libassss semua hama pengganggu di pernikahan kalian. Lagian Dante main peluk2 segala di hadapan istri. Sepupu adalah maut ini mah judulnya... Waspada Mikhaela, harus tegas sama suamimu
Amelia
Hmmm...saposeee Audreyyyy jangan jangan🤔
Amelia
Syukurinnnnn kalian berdua. Gimana rasanya??? Selamat menikmati kehidupan baru Tio Nania wkwk
Ariany Sudjana
Audrey apa mungkin kekasih Dante di masa lalu?
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu Nania, mati saja kamu di penjara
Delyana.P
Vote buat karya mu yang ciamik ini kak Emily, semangat y👍🔥
Delyana.P
Selalu seru di setiap babnya thor. Kau bisa aj mengaduk2 perasaan ku dg cerita nggak bertele-tele gini 🥰
Delyana.P
Puassss baca hukuman mrk. Nikmati hidup baru kalian deh
Delyana.P
Lanjut thor dg yg manis2 pengantin baru🔥
Dinda Wei
Duh Nania nggak tobat jg. Tio dan Warda sepertinya sdh mulai sadar. Audrey? siapakah??? Lanjut thor 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!