NovelToon NovelToon
Sistem Restoran Antar Dimensi

Sistem Restoran Antar Dimensi

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Isekai / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:11k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Reza adalah mantan koki yang dipecat karena difitnah, tetapi ia menemukan tujuan hidup baru setelah mendapatkan Sistem Restoran Dunia Lain.

Kini ia mengelola Restoran di mana pintunya terhubung ke dimensi kultivator dan sihir, menyajikan makanan lezat yang menyelesaikan masalah para pelanggan dari berbagai dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Dia menyuapkannya bersama sedikit nasi putih ke dalam mulutnya.

"Luar biasa nikmat," seru Yixu dengan mata berbinar.

"Rasa pedasnya sangat pas dan tahunya langsung hancur meleleh di lidah."

Melihat Yixu makan dengan sangat lahap, Penatua Zhao akhirnya memberanikan diri mengambil sendoknya.

Dia meniup kuah merah itu perlahan lalu memakan satu potong tahu.

Seketika itu juga, mata pria tua itu membelalak sangat lebar.

Rasa pedas dari pasta cabai langsung menyengat ujung lidahnya dengan kuat.

Panas dari kuah kaldu sapi dan jahe merambat turun melewati tenggorokannya dengan cepat.

"Rasa apa ini?" ucap Penatua Zhao dengan suara bergetar.

"Lidahku terasa kebas tapi perutku menjadi sangat nyaman."

Dia kembali menyendok tahu dan nasi putih itu dengan gerakan yang semakin cepat.

Rasa pedas itu seolah memiliki efek candu yang membuatnya tidak bisa berhenti mengunyah.

Keringat mulai bermunculan membasahi dahi dan pelipis pria tua tersebut.

Wajahnya yang tadinya pucat pasi kini berubah menjadi merah padam karena kepedasan.

"Ini sangat pedas tapi aku tidak bisa berhenti," kata Penatua Zhao dengan mulut penuh makanan.

Reza berdiri menyandarkan tubuhnya ke meja konter dan mengamati mereka dalam diam.

Dia tahu jahe bercahaya dari Sistem itu pasti memiliki efek khusus untuk meridiant tubuh.

Hanya butuh waktu singkat bagi Penatua Zhao untuk menghabiskan seluruh isi mangkuknya.

Pria tua itu meletakkan sendoknya dan bersandar di kursi sambil terengah-engah mencari napas.

Tiba-tiba, Penatua Zhao memegangi dada kirinya dan wajahnya berubah kesakitan.

"Jantungku terasa seperti dibakar hidup-hidup," teriak Penatua Zhao dengan panik.

"Kau menaruh racun api di makananku ya?"

Yixu langsung berdiri dari kursinya dan menatap Reza dengan ekspresi kebingungan.

"Tunggu saja sebentar, Yixu," kata Reza tetap tenang.

"Itu adalah proses pengobatan dari bahan makananku."

Hawa dingin berwarna biru pucat mulai menguar keluar dari pori-pori kulit Penatua Zhao.

Suhu udara di sekitar meja mereka langsung turun drastis layaknya di musim salju.

Namun hawa dingin itu perlahan didorong habis oleh uap panas kemerahan yang keluar dari tubuh pria itu.

Penatua Zhao terbatuk sangat keras hingga tubuhnya membungkuk ke depan meja.

Uhuk.

Dia memuntahkan segumpal darah kental berwarna hitam pekat ke atas lantai kayu.

Darah hitam itu langsung membeku menjadi serpihan es begitu menyentuh lantai.

Napas Penatua Zhao perlahan kembali teratur dan rasa sakit di dadanya menghilang total.

Pria tua itu duduk tegak dan meraba dada kirinya dengan kedua tangan gemetar.

"Sumbatan es di jantungku hancur sepenuhnya," ucap Penatua Zhao nyaris menangis.

"Bahkan akar penyakit penyimpangan Qiku sudah tercabut tak bersisa."

Dia berdiri dan menatap Reza dengan pandangan yang kini dipenuhi rasa hormat absolut.

"Senior Reza, tolong maafkan kesombonganku yang sangat bodoh tadi," kata Penatua Zhao membungkukkan tubuhnya hingga sembilan puluh derajat.

"Masakan pedas Anda adalah pil dewa elemen api tingkat tertinggi yang pernah ada di dunia ini."

"Saya sudah bilang saya hanyalah seorang koki," jawab Reza tersenyum tipis menerima permintaan maaf itu.

"Syukurlah kalau makanan saya cocok dengan tubuh Anda, Tuan Zhao."

Yixu ikut tersenyum lega melihat masalah tetua sektenya berhasil diselesaikan dengan baik.

"Berapa harga yang harus aku bayar untuk penyelamatan nyawa ini, Senior?" tanya Penatua Zhao penuh harap.

"Bayar saja sesuai dengan nilai makanan yang Anda makan," jawab Reza santai.

"Gunakan barang berharga yang Anda miliki saat ini."

Penatua Zhao langsung merogoh cincin penyimpanan yang melingkar di jari telunjuknya.

Dia mengeluarkan sebuah batu kristal seukuran kepalan tangan yang memancarkan cahaya putih sangat terang.

"Ini adalah satu buah batu roh tingkat tinggi murni," ucap Penatua Zhao meletakkannya di meja.

"Batu ini bisa menghidupi sebuah sekte kecil selama lima tahun penuh, tolong terimalah."

Reza berjalan perlahan dan menyentuh batu kristal yang terasa sejuk itu.

Ting.

Pemberitahuan Sistem langsung terdengar nyaring di dalam kepala Reza.

"Batu roh tingkat tinggi terdeteksi," lapor Sistem.

"Nilai tukar total adalah seribu Poin Sistem dan uang tunai sepuluh juta rupiah."

Jantung Reza berdegup kencang mendengar jumlah poin yang sangat besar itu.

Ini adalah bayaran paling mahal yang pernah dia terima selama membuka kedai.

"Apakah Host ingin mengonversi benda ini sekarang?" tanya Sistem.

"Konversi semuanya sekarang juga," perintah Reza dalam hati dengan sangat antusias.

Batu kristal putih itu seketika menghilang menjadi partikel cahaya keemasan di tangan Reza.

Penatua Zhao dan Yixu hanya mengangguk kagum melihat trik sihir pemindahan ruang tersebut.

"Pembayaran Anda sudah selesai, Tuan Zhao," kata Reza menyembunyikan rasa bahagianya.

"Terima kasih atas kunjungannya hari ini."

Penatua Zhao merogoh ke dalam jubahnya lagi dan mengeluarkan sebuah token kayu hitam.

"Ini adalah token tamu kehormatan Sekte Pedang Surgawi," ucap Penatua Zhao menyodorkannya pada Reza.

"Jika Senior sedang bosan dan ingin berkeliling di sekitar sekte, tunjukkan ini agar murid kami melayani Anda."

Reza menerima benda kayu ringan berukir lambang pedang tersebut.

"Terima kasih atas pemberiannya," jawab Reza mengantongi token itu.

Yixu dan Penatua Zhao memberi hormat sekali lagi sebelum berbalik menuju pintu keluar.

Mereka berjalan menuruni anak tangga batu gunung itu dengan tubuh yang sangat ringan dan bertenaga.

Reza menutup setengah pintu kedainya dan langsung duduk di kursi kasir.

"Sistem, tampilkan total Poin Sistemku sekarang," perintah Reza tidak sabar.

Layar biru transparan muncul memuat informasi status terbarunya.

"Total Poin Sistem saat ini adalah dua ribu seratus sepuluh poin," lapor Sistem.

Reza mengepalkan tangan kanannya dengan penuh semangat juang.

Jumlah poin ini sudah lebih dari cukup untuk merekrut karyawan pertama guna membantunya.

"Buka menu perekrutan karyawan dimensi sekarang," ucap Reza tegas.

Layar biru itu berganti menampilkan deretan siluet karakter dengan berbagai harga poin di bawahnya.

Reza mulai meneliti daftar itu dengan sangat hati-hati untuk mencari pelayan yang paling cocok untuk kedainya.

Dia membutuhkan seseorang yang rajin, tidak banyak menuntut, dan memiliki penampilan yang tidak terlalu aneh.

1
Yuliana Tunru
💪💪💪👍👍👍
Kasma Wati
lanjut👍👍👍👍
Alia Chans
lanjut✍️👈
Äï
loh kok dia tau?
cynth
Deja vu....
Yui: ehehehe, klo yang dah baca bayu pasti tau/Facepalm/
total 1 replies
Yuliana Tunru
cerita bagus jg santai tanpa tantangan berat reza menikmati posis koki dgn baik .. 👍👍👍up yg byk thorr
Gege
sampe bab 10 sangat ringan dan enak dibaca sebagai hiburan. saran koki akan menyiapkan menu dengan harga yang sudah dipatenkan, terkesan mahal, tapi efeknya warbyasaaah bagi tubuh. pada akhirnya pundi pundi milyaran menjadikan koki menjadi kayah rayah...
Gege
ide ceritanya menarik.. harusnya bisa jadi ratusan episode ini..💪🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!