Selina, seorang gadis muda yang baru saja lulus tiba-tiba bertransmigrasi ke dunia beastman ketika sedang tertidur. Hidup didunia asing yang mengandalkan kekuatan untuk bertahan hidup, Selina yang tak memiliki chat curang atau mengetahui jalan cerita takdirnya seperti yang selama ini dialami oleh para transmigator lainnya memilih untuk menggunakan ingatan dan kemampuannya di dunia modern demi bertahan hidup yang tanpa sadar upaya dan terobosan yang dibuatnya mempengaruhi kehidupan suku rubah dimana ia tinggal,membuat peradaban di suku rubah mengalami kemajuan dan seiring dengan perkembangan sukunya nama Selina pun semakin terkenal dan dianggap sebagai pelopor dan iapun yang semula hanyalah seorang betina lemah dan sakit-sakitan tanpa kemampuan berubah menjadi wanita kuat dan penuh inovasi yang membawa sukunya menjadi besar dan diperhitungkan di dunia Beastman
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julieta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KEBENARAN TERUNGKAP
Maya yang masih syok akan fakta yang baru saja diterimanya jelas tak lagi bisa tenang. Dengan otak liciknya ia mencoba memikirkan cara untuk keluar dari keadaan buruk ini.
Sebelum palu diketuk tanda jika putusan pengadilan dijatuhkan kepadanya, ia masih memiliki kesempatan untuk bisa lolos dari jeratan hukum suku yang kejam.
Kedua mata liar Maya menatap sosok Selina yang kurus kering. Seorang betina yang tak mampu memberikan keturunan sama tak sepadan dengannya dan hanya menganggapnya sebagai sampah tak berguna.
“Jika aku bisa mengungkapkan fakta jika seumur hidup jalang licik itu tak bisa memberikan keturunan, aku yakin beast jantan yang kini menjadi pasangannya pasti akan merasa tak senang dan suku mungkin akan mempertimbangkan keberadaanku karena bagaimanapun, aku sudah memiliki tiga orang anak dan terbukti sebagai betina yang subur. Kehilangan betina yang bisa memiliki garis keturunan seperti ku, bukankah sebuah kerugian bagi suku rubah”, batin Maya mulai merancang skenario kejam untuk Selina dengan harapan hasil buruk ini bisa berubah dan menguntungkan dirinya serta keluarganya.
Memikirkan jika tampaknya rencana yang ia susun dengan sangat cepat itu merupakan ide bagus maka Maya pun tak lagi sedih dan putus asa. Ia pun segera membusungkan dadanya kembali dengan angkuh.
“Kepala suku, mengenai kematian tuan Vares dan nyonya Thalita, kami sekeluarga sudah membalas budi baik itu dengan memberikan banyak hal bagus dalam hidup Arumi tanpa tahu jika ia merupakan gadis palsu, jadi bisa dibilang hal itu sudah impas”, Theodore kembali berkata dengan suara lantang seolah apa yang ia ucapkan benar adanya.
Para anggota suku pun mulai melunak setelah mendengar ucapan Theodore. Didalam suku rubah siapa yang tak tahu jika Arumi selama ini hidup dengan baik berkat perawatan dan penjagaan yang keluarga Theodore berikan.
Anggelo yang melihat jika Theodore tampaknya masih belum menyadari kesalahannya dan masih berusaha untuk terus mencari simpati tak bisa untuk tak mencibir dalam hati melihat bagaimana piawainya pria tersebut dalam bersilat lidah.
“Jika dulu kamu bisa merawat dan melindungi Arumi yang seorang putri palsu dengan sangat baik, tapi ketika putri Vares dan Thalita yang asli datang, aku sama sekali tak pernah melihatmu datang untuk menengoknya, bahkan putri kesayanganmu Maya justru hampir membuatnya mati kelaparan dengan mengambil jatah daging yang diperuntukkan untuknya padahal tertukarnya bayi itu juga merupakan kesalahan istrimu karena demi menyelamatkan anak kesayanganmu Maya, Thalita meninggalkan sejenak anaknya di semak-semak sehingga bayi itu bisa tertukar”, ucap Anggelo tajam.
Theodore terhenyak sesaat mendengar ucapan tajam Anggelo. Sebelum ia sempat membalas ucapan sang kepala suku,Anggelo pun kembali berkata, “Atau jangan-jangan kamu terlibat dalam pertukaran bayi itu dan tahu jika Arumi itu merupakan putri asli keluarga Sein dari kota Raja sehingga kamu bersikap sangat baik”.
Ucapan Anggelo membuat semua anggota suku kembali berbisik-bisik dan kali ini tatapan jijik benar-benar terarah kepada Theodore dan keluarganya.
Bahkan beberapa orang berasumsi buruk,bisa jadi kejadian berdarah tersebut ada hubungannya dengan Theodore dan Salsa karena bagaimanapun mereka tak seharusnya ada disana karena pria itu tak pergi bersama para pasukan suku rubah ketika Vares dan Thalita memimpin pasukan untuk melindungi suku rubah.
Maya yang menyaksikan keluarganya semakin terpojok merasa sangat marah, terutama karena ia adalah orang yang paling banyak mendapatkan keuntungan dari Arumi. Banyak barang berharga dari keluarga Sein dari kota Raja didapatkannya melalui kiriman yang rutin Arumi berikan kepadanya, sehingga dengan spontan Maya pun berdiri dan menatap tajam semua orang yang terus mencemoh anggota keluarganya.
“Memang kenapa kalau ia anak pahlawan suku yang sesungguhnya, perempuan mandul tak bisa memberikan keturunan seperti itu, apakah ia layak”, ucap Maya sambil menatap Selina dengan tatapan penuh provokatif.
Arvello yang semula masih diam mengamati keadaan tak lagi bisa menahan diri ketika Selina diserang seperti ini.
“Siapa yang kamu bilang mandul?! Selina saat ini tengah mengandung lima anakku dan karena anak inilah aku pergi mencari keberadaannya dan menemukan jika ia telah di tindas didalam suku rubah”, ucap Arvello lantang sambil mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat, membuat tubuh semua orang bergetar ketakutan, bahkan ada yang sampai berlutut akibat tak kuat menahan tekanan tersebut.
Maya yang kembali ditampar kenyataan perlahan mundur dan duduk kembali dikursinya dengan linglung. “Tidak mungkin! dia sudah meminum racun itu! Racun yang Arumi buat sangat ampuh, tak mungkin ia bisa memiliki anak seumur hidupnya!”.
Selina menatap Maya tajam. “Kenapa tidak mungkin. Aku hamil lima bayi sekarang dan nenek tabib bisa membuktikannya”.
Melihat Qwerty mengangguk, membenarkan ucapan Selina, Maya langsung berteriak histeris. “ Tidak mungkin!!! Racun itu sangat kuat dan Arumi menjamin siapapun betina yang meminumnya maka ia tak akan bisa memiliki keturunan! Kabar kehamilanmu itu pasti palsu! Ya, pasti palsu!!!.
Teriakan Maya membuat banyak orang merasa marah terutama Arvello yang langsung melesat cepat dan mencengkeram leher Maya dengan kuat, hingga wajah perempuan itu membiru karena kesulitan bernafas.
Para suami Maya mencoba menarik Arvello karena jika Maya mati maka mereka semua juga akan ikut mati, Karena begitulah hukum yang berlaku di dunia beastman sehingga semakin banyak suami maka keamanan dan keselamatan betina akan terjamin yang juga akan menjamin kehidupan mereka lebih lama.
Selina yang merasa jika kematian sangat mudah bagi Maya segera menghampiri Arvello dan mengusap bahunya dengan lembut.
“Lepaskan dia. Kematian sangat ringan. Aku ingin ia menderita agar bisa merasakan rasa sakit dan putus asa semua orang yang pernah ia sakiti sebelumnya”, ucap Selina berusaha meredam kemarahan Arvello.
Mendengar ucapan Selina, Arvello pun sadar,membiarkan Maya mati adalah hukuman yang sangat ringan untuknya.
“Baiklah, jika kematian terlalu mudah bagi mereka, hukuman bisa diganti dengan mengasingkan mereka semua ke lembah sunyi”, ucap Arvello kepada Anggelo.
Semua orang tak menyangka jika Arvello akan mengajukan hal itu. Mereka pun segera menatap suami Selina tersebut dengan tatapan ngeri.
Lembah sunyi!
Siapapun yang dikirim kesana akan menghadapi kehidupan yang menyedihkan dan banyak orang yang lebih memilih mati daripada diasingkan kesana.
Theodore, Salsa dan keempat pasangan lainnya terdiam dengan tubuh lemas termasuk Maya dan kedelapan pasangannya.
Begitu palu diketuk dan Anggelo mengumumkan keputusan pengasingan tersebut, tak ada jalan kembali bagi Maya dan keluarganya.
Semua orang yang mendengar keputusan tersebut merasa sangat senang karena pada akhirnya Maya dan kelurga besarnya mendapatkan hukuman yang pantas untuknya.
Arvello yang cukup tahu wilayah lembah sunyi karena ia pernah hidup disana selama beberapa waktu akan mempersiapkan hadiah kejutan untuk Maya dan keluarganya, yang bisa membuat hidup mereka sengsara namun tak bisa mati meski mereka sangat ingin.
gak bertele tele
semangat y kk buat karya bgus bagus nya