NovelToon NovelToon
Ku Pilih Jodoh Pilihan Bunda

Ku Pilih Jodoh Pilihan Bunda

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: Depi Delita

Iqram, seorang laki-laki yang sudah cukup umur dan sudah mapan dalam pekerjaan nya,menerima jodoh yang di carikan bunda nya karena kecewa pada wanita yang dia cintai .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Depi Delita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

perjodohan yang di tolak

" Tutup mulut mu Vania, jangan bikin malu keluarga kita. Kalau sampai keluarga besar papa tau kamu mau merebut suami orang,papa akan sangat malu. Kayak nggak laku aja" ucap papa nya Vania.

" Kalau kamu nekat mau mengganggu rumah tangga laki laki itu,papa akan usir kamundari rumah ini. Jadi pikir kan baik baik apa yang akan kamu lakukan" ancam papa nya Vania.

Vania terdiam mendengar ancaman papa nya. Dia menundukkan kepala nya tak ingin lagi melihat kearah papa nya.

**

Malam hari di rumah Haris,tampak buk Sonya sedang sibuk melihat cacatan barang yang akan dia beli untuk persiapan pernikahan Haris dengan Aisyah.

Pembantu rumah mereka mendatangi buk Sonya. " Maaf nyonya,ada tamu mau bertemu " ucap si bibik.

Buk Sonya melihat ke arah asisten rumah tangga nya itu," siapa bik" tanya beliau.

" Kata nya sih sahabat nyonya " jawab si bibik.

Buk Sonya kemudian berdiri," suguhkan minuman dan beberapa cemilan ya buk. Saya temui tamu nya dulu" ucap beliau.

Si bibik mengangguk," baik nyonya" jawab nya, kemudian dia berjalan ke arah dapur untuk mempersiapkan apa yang di perintahkan oleh bos nya.

Buk Sonya langsung tersenyum melihat siapa yang datang mencari nya. " Ambar,apa kabar. Tumben datang kesini" apa beliau sebelum akhirnya mereka saling berpelukan.

" Lagi kangen sama kamu" jawab buk Ambar.

Buk Sonya melihat kearah seorang gadis cantik yang ikut bersama teman nya itu. " ini Arini" tanya beliau.

Buk Ambar langsung mengangguk sambil tersenyum. Arini pun langsung menyalami buk Sonya.

Mereka kemudian berbincang bincang sejenak sampai akhir nya buk Ambar menanyakan kabar tentang Haris.

" Haris sekarang makin sukses ya. Kamu beruntung sekali punya anak seperti dia. Udah lah ganteng,pintar, CEO perusahaan lagi" puji buk Ambar.

Buk Sonya tersenyum mendengar pujian itu. " Alhamdulillah . Arini juga cantik dan pintar. Kamu juga beruntung dapat anak seperti dia" ucap buk Sonya balas memuji.

Buk Ambar tersenyum, kemudian dia kembali bicara. " Aku berniat untuk menjodohkan Arini dengan Haris. Haris kan belum menikah,jadi mereka bisa di satukan. Bagaimana menurut mu. Haris pasti akan ikut apa kata mu" ucap buk Ambar.

Buk Sonya terkejut mendengar ucapan teman nya itu. Buk Sonya kemudian tersenyum," aduh maaf Ambar,Haris udah punya calon. Mereka bentar lagi mau menikah" ucap buk Sonya yang membuat raut wajah buk Ambar sedikit berubah.

" Sudah punya calon istri? Anak siapa? Apa sama sama anak pengusaha atau putri pejabat " tanya buk Ambar

buk Sonya menggeleng sambil tersenyum," bukan putri pejabat atau putri pengusaha seperti kami. Tapi seorang gadis biasa yang berprofesi sebagai seorang bidan " jawab buk Sonya.

Buk Ambar langsung tertawa mendengar ucapan teman nya itu. " Seorang gadis biasa yang berprofesi sebagai seorang bidan. Selera kamu kok rendahan begitu sih cari menantu" ucap buk Ambar yang membuat hati buk Sonya merasa sangat tersinggung. Tapi untuk menghargai teman nya,dia masih memaksakan senyuman nya.

" Kalau hanya dengan gadis seperti itu,Arini jauh lebih pantas menjadi pendampingnya Haris. Kamu batalkan saja pernikahan mereka dan minta Haris untuk menikahi Arini yang jauh lebih pantas untuk mendampingi dia" ucap buk Ambar dengan nada menyombong.

Buk Sonya langsung menggeleng sambil tersenyum," gadis itu pilihan hati nya Haris. Aku tidak bisa main batalkan begitu saja " ucap beliau.

" Haris itu bukan tipe laki laki yang mudah jatuh cinta. Dari sekian banyak nya gadis gadis yang mendekati nya,tidak ada satu pun yang berhasil memikat hati nya. Tapi saat dia bertemu dengan Aisyah,calon istri nya itu,Haris langsung berubah. Haris yang meminta kami datang untuk melamar gadis itu dan Haris juga yang ingin mempercepat hari pernikahan mereka " ucap buk Sonya.

Buk Ambar langsung tersenyum miring mendengar ucapan teman nya itu. " Dan kamu menerima begitu saja pilihan Haris tanpa mempertimbangkan bibit bobot bebet wanita itu. Kamu jangan terlalu lembek Sonya. Baik boleh,tapi jangan bodoh juga sehingga mudah untuk di manfaatkan " ucap buk Ambar.

Buk Sonya menatap teman nya itu," apa maksud mu" tanya nya.

" Kalau kamu menerima begitu saja pilihan Haris,kamu akan di tertawa kan oleh teman teman mu nanti. Punya menantu itu harus yang bisa di banggakan. Kamu juga harus punya besan yang bisa di banggakan di depan semua orang. Jangan asal setuju aja" jawab buk Ambar.

Buk Sonya langsung tersenyum setelah mendengar ucapan teman nya itu. " Calon istri nya Haris itu seorang bidan dan dia anak dari seorang guru. Asal usul nya jelas,kurang apa lagi" ucap buk Sonya yang masih berusaha mengeluarkan suara selembut mungkin.

Buk Ambar kembali tersenyum tipis saat mendengar ucapan buk Sonya," kalau begitu,sudah di pastikan kekayaan mereka jauh di bawah kekayaan keluarga kalian " ucap nya.

Buk Sonya membalas senyuman itu." Haris itu sudah mapan dalam segala hal. Jadi saya tidak perlu mencari besan dari keluarga kaya raya lagi. Karena dalam berumah tangga nanti,Haris lah yang harus menafkahi penuh istri nya" ucap buk Sonya.

" Bagi saya yang terpenting itu kebahagiaan anak anak saya. Toh harta kami pun nggak akan habis kalau hanya untuk membiayai hidup menantu menantu kami nanti" ucap buk Sonya lagi.

Buk Ambar merasa tidak suka mendengar jawaban buk Sonya. " jadi kamu menolak menjodohkan Arini dengan Haris" tanya beliau.

Buk Sonya tertawa kecil mendengar pertanyaan teman nya itu. " bagaimana saya akan menerima nya kalau Haris sendiri sudah punya calon istri" jawab buk Sonya.

" kalau kamu mau, kamu pasti bisa menjadikan Arini sebagai menantu mu" ucap buk Ambar.

Arini yang sedari tadi diam langsung ikut bicara. " mama ini gimana sih,udah jelas jelas mas Haris itu mau menikah dengan gadis pilihan nya,kenapa mama masih maksa untuk menjodohkan dia sama aku,bikin malu aku aja" ucap Arini dengan nada kesal.

" Kamu diam saja,ini urusan mama" ucap buk Ambar pada anak nya

Arini langsung menggeleng," ma,mas Haris itu bukan orang yang bisa di atur kalau masalah jodoh. Kalau dia tidak suka,dia akan tetap pada pendiriannya walau mami nya sendiri yang mendesak nya. Jadi tolong jangan bikin malu aku" ucap Arini.

Arini kemudian melihat kearah buk Sonya," maaf ya Tante. Aku tadi nya juga nggak tau kalau mama ngajak aku kesini buat minta Tante menjodohkan aku sama mas Haris. Kalau aku tadi tau,aku pasti menolak nya. Dan selamat ya Tante, akhirnya mas Haris menikah juga dengan gadis pilihan hati nya" ucap Arini sambil tersenyum.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!