NovelToon NovelToon
Cinta Gadis Jathayu

Cinta Gadis Jathayu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Beda Dunia / Romansa / Cintapertama
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mutiara Wilis

Shanaya berdiri di tepi taman halaman rumahnya, angin malam membelai sayap-sayap keabadiannya yang tersembunyi. Bintang mendekatinya, matanya memancarkan cinta yang tak terbantahkan. "Shanaya, aku tahu kita berbeda, tapi aku tidak peduli. Aku ingin menghabiskan sisa hidupku denganmu," katanya dengan suara lembut.

Shanaya menoleh, mencoba menyembunyikan air matanya "Bintang, kamu tidak tahu apa yang kamu katakan. Aku...aku bukan seperti kamu. Aku memiliki rahasia yang tidak bisa kamu terima..." Shanaya mengangkat tangan, menghentikan Bintang yang ingin mendekat. "Tolong, jangan membuat ini lebih sulit daripada yang seharusnya. Aku tidak bisa menjadi yang kamu inginkan..."

Bintang terlihat hancur, tapi dia tidak menyerah. "Aku tidak peduli dengan apa yang kamu sembunyikan, Shanaya. Aku hanya ingin kamu..."

Apakah Shanaya akan membuka hatinya untuk Bintang atau justru pergi ke langit ketujuh dan meninggalkan Bintang seorang diri di malam yang sunyi ini? Ikuti terus kisah selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutiara Wilis , isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 18. "Kerja Kelompok"

Setelah jam mata kuliah sastra dalam dunia seni berakhir, Shanaya dan geng Garuda memutuskan untuk pergi ke rumah Bintang untuk kerja kelompok bersama. Mereka berenam, termasuk Shanaya, Thalia, Ray, Joe, Felix, dan juga Nathaniel berkumpul di depan kelas menunggu Bintang yang sedang mengambil buku-buku di loker.

"Siapa yang bawa buku sastra dalam dunia kewirausahaan?" tanya Thalia sambil melihat sekeliling

"Gue bawa," jawab Bintang sambil mengacungkan buku yang berada di tangannya

"Ayo, kita berangkat. Gue laper banget nih..." imbuh Bintang

Shanaya tersenyum. "Gue juga. Apa yang bakal kita makan di rumah loe nanti?" tanyanya

Bintang tersenyum hangat, "Gue udah pesan pizza. Kita bisa makan sambil kerja kelompok..."

Mereka berenam berjalan menuju rumah Bintang yang tidak terlalu jauh dari kampus. Saat mereka tiba, Bintang membuka pintu rumahnya dan mempersilakan teman-temannya masuk. Rumah Bintang memang sangat nyaman untuk kerja kelompok. Ada ruang tamu yang luas dengan meja besar di tengahnya, serta perpustakaan pribadi yang penuh dengan buku-buku. Mereka berempat langsung menuju ruang tamu dan mulai mengeluarkan buku-buku serta laptop mereka.

"Ok, mari kita mulai kerja kelompok kita guys," ucap Bintang sambil membuka laptopnya

"Kita harus selesai hari ini juga, karena besok udah harus dikumpulkan..." imbuhnya

Shanaya dan teman-temannya mengangguk dan mulai bekerja. Mereka berempat sangat fokus dan bekerja sama dengan baik. Namun, saat mereka sedang asyik bekerja kelompok, tiba-tiba pintu rumah Bintang diketuk.

"Siapa itu?" tanya Bintang sambil berdiri untuk membuka pintu.

Mereka bertujuh asyik bekerja sama, membahas topik-topik yang terkait dengan tugas kelompok mereka. Bintang memang selalu memandang ke arah Shanaya, dan Shanaya tidak bisa tidak menyadari hal itu. Namun, Shanaya tidak mengatakan apa-apa, karena dia tidak ingin membuat suasana menjadi tidak nyaman. Sementara itu, Bu Sasmitha, mama Bintang, sedang berada di dapur membuat kue. Dia melihat ke arah ruang tamu dan melihat Bintang yang sedang memandang ke arah Shanaya dengan tatapan yang lembut penuh cinta. Bu Sasmitha merasa sedikit tidak nyaman dengan situasi ini.

"Kenapa Bintang begitu dekat dengan gadis itu?" pikir Bu Sasmitha

"Aku tidak ingin Bintang terlalu dekat dengan gadis itu. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika mereka terlalu dekat..."

Bu Sasmitha memutuskan untuk mengawasi situasi ini lebih dekat. Dia tidak ingin Bintang terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan. Setelah beberapa jam, tugas kelompok mereka selesai. Mereka bertujuh merasa puas dengan hasil kerja sama mereka.

"Thanks, guys," ucap Shanaya sambil mengumpulkan buku-bukunya

"Gue rasa kita berhasil ngebuat tugas kelompok yang bagus..."

Bintang tersenyum dan mengantar Shanaya dan teman-temannya ke pintu. "Jelas dong kita gitu lho geng Garuda..." ucapnya pongah

Saat Shanaya dan teman-temannya pergi, Bu Sasmitha memanggil Bintang ke dapur.

"Bintang, mama ingin bicara denganmu tentang sesuatu," ucap Bu Sasmitha dengan suara yang serius

Bintang merasa sedikit curiga, tapi dia tetap mendekati Bu Sasmitha.

"Apa itu, Ma?" tanya Bintang

Bu Sasmitha menarik napas dalam-dalam sebelum berbicara.

"Mama tidak ingin kamu terlalu dekat dengan gadis yang bernama Shanaya, Bintang. Mama tidak tahu apa yang akan terjadi jika kamu terlalu dekat dengan gadis itu, sudah berapa kali mama dan papa bilang kamu harus menikah dengan seorang gadis yang memiliki trah keturunan seorang Jathayu bukannya justru gadis biasa seperti itu yang kamu dekati..." ucapnya penuh penekanan

Bintang merasa heran, "Apa maksudnya, Ma? Shanaya adalah teman baikku..." ucapnya setengah berdusta

Bu Sashmita menggeleng, "Mama tahu, tapi kamu harus mendengarkan mama. Kamu memiliki tanggung jawab besar sebagai pewaris keluarga Janitra. Kamu harus menikah dengan seorang gadis yang berketurunan Jathayu yang memiliki sebuah tanaman alga merah dan daun keabadian. Kamu harus ingat nak mengenai kutukan yang ada pada dirimu sebelum kamu lahir..."

Bintang merasa terkejut, "Apa? Kenapa harus begitu, Ma?"

Bu Sashmita menatap Bintang dengan tegas, "Karena itu sudah diatur oleh leluhur kita. Kamu harus mematuhi perintah ini, Bintang. Jangan membuat kesalahan yang bisa merusak masa depan kamu, kami gak mau kehilangan kamu nak..."

Bintang merasa tidak puas, tapi dia tahu bahwa dia harus mendengarkan Bu Sashmita. "Baik, Ma. Aku akan berhati-hati tapi yang mama perlu tahu Bintang sama Shanaya gak ada hubungan apapun kami cuma sekedar sahabatan..."

Bintang terus memikirkan tentang perintah Bu Sashmita, dia tidak bisa tidak merasa bingung dan sedikit frustrasi.

"Gadis berketurunan Jathayu dengan tanaman alga merah dan daun keabadian... siapa dia? Memangnya di zaman sekarang ini ada gadis seperti yang mama sebutkan?" pikirnya frustasi

Bintang memutuskan untuk mencari informasi lebih lanjut tentang gadis itu. Dia mulai mencari di perpustakaan pribadi keluarga, ia membaca buku-buku tentang Jathayu dan mencari referensi tentang tanaman alga merah dan daun keabadian. Setelah beberapa jam mencari, Bintang menemukan sebuah buku kuno yang menyebutkan tentang sebuah keluarga Jathayu yang memiliki tanaman alga merah dan daun keabadian.

"Keluarga Zaneta...bisa jadi itu mereka," pikir Bintang menerka-nerka apa yang tercantum di dalam buku itu

Tiba-tiba, Bintang teringat tentang Zaneta, gadis yang selalu bersaing dengan Shanaya di kelas.

"Zaneta...apa dia yang dimaksud oleh mama?" Bintang merasa tidak yakin, tapi dia tidak bisa tidak merasa penasaran

Bintang merasa pikirannya semakin berputar, "Shanaya...apa dia juga memiliki hubungan dengan Jathayu?"

Dia teringat tentang sayap putih yang muncul saat dia dan Shanaya berada di dekat jendela kos Shanaya.

"Apa Shanaya yang dimaksud oleh mama?" Bintang merasa tidak yakin, tapi dia tidak bisa tidak merasa penasaran tentang kemungkinan itu

Bintang memutuskan untuk mencari kebenaran pada Shanaya esok hari dan berbicara dengan dia tentang hal ini. Bintang ingin tahu apakah Shanaya memiliki rahasia yang belum dia ketahui.

Tiba-tiba, Bintang menerima pesan dari Shanaya, "[Bintang, gue perlu bicara sama loe tentang sesuatu. Bisa kita ketemu di kantin kampus besok?]"

...****************...

Dimalam harinya bu Sashmita dan Pak Hardi duduk di kamar, membahas tentang Bintang dan Shanaya.

"Mama tidak ingin Bintang teralihkan oleh gadis biasa seperti Shanaya," ucap bu Sashmita dengan nada yang serius

Pak Hardi terkejut, "Apa maksudmu, Sashmita? Shanaya bukan gadis biasa?"

Bu Sashmita memotong, "Aku tahu apa yang kamu maksud, Hardi. Tapi kita tidak bisa mengambil risiko. Bintang harus menikah dengan gadis Jathayu yang tepat, bukan dengan gadis yang tidak jelas asal-usulnya..."

Pak Hardi menggeleng, "Tapi Sashmita, cinta tidak bisa dipaksakan. Bintang harus memilih sendiri siapa yang dia ingin nikahi nantinya..."

Bu Sashmita menatap Pak Hardi dengan tegas, "Kita gak bisa membiarkan Bintang membuat kesalahan. Mama akan memastikan bahwa Bintang menikah dengan gadis Jathayu yang tepat, tidak peduli apa yang terjadi..."

Pak Hardi merasa pasrah dengan keadaan, tapi dia tahu bahwa bu Sashmita tidak akan berubah pikiran. Mereka khawatir apabila Bintang tidak bisa terlepas dari kutukan dari leluhurnya yang hanya bisa hilang apabila ada salah satu keturunan dari keluarga Janitra yang menikah dengan seorang gadis Jathayu...

Lantas apakah bu Sashmita akan merestui hubungan Shanaya dengan Bintang nantinya? Apakah bu Sashmita tidak akan pernah mengetahui bahwa Shanaya adalah seorang gadis Jathayu.

Bersambung...

1
SANG
Aku kasih like, ya Thor. Dukung juga novel aku, ya thor👍🙏
SANG
Mampir ya, Thor. Aku kasih suka,ya ..👍
Alfaredo
well, mnrt ku ini novel seru jg. smngt ya thor. bt yg laen klian wjb bca
Mutiara Wilis 🌹: Thanks ya kak 🙏🤭🌹
total 1 replies
Yogitha Ratnajyoti ❤
Cogan semua asli 😍🔥
Mutiara Wilis 🌹: Hehehe... 🙃🤭
total 1 replies
Yogitha Ratnajyoti ❤
astaga trio sinting? 🤭
Mutiara Wilis 🌹: Wkwkwk...🤣🤭🙃
total 1 replies
Luvita Sari
mau juga dunks dibawain kangguru mas joe 🤭
Mutiara Wilis 🌹: Wkwkwk...iya kak ntar saya salamin... 🤣🙃🤭
total 3 replies
Yogitha Ratnajyoti ❤
pemerannya cakep2 😍🥰
Barat laut menuju chang'an
pliss suka banget sama akur cerita nya, oke lanjutt😍
Barat laut menuju chang'an
lanjuttt Thor semngat 💪💪
Mutiara Wilis 🌹: Ok mbak thor 👌🙏🌹
total 1 replies
Luvita Sari
agak plot twist bingits yah kk thor tiba" bngt nih shanaya sama albert Einstein itu jadi saudara kembar fraternal 🤭
Mutiara Wilis 🌹: Iya gitu dehhh kak 🤭 baru nemu ide soalnya 🙃
total 1 replies
Yogitha Ratnajyoti ❤
keren thor 😍👌🥰
Mutiara Wilis 🌹: Terimakasih kak thor 🙏🌹😍
total 1 replies
Barat laut menuju chang'an
seru kakk cerita nya btw jangan lupa mampir juga kak ya ke karya temen ku nama akunnya shtorm dan nama novel nya " di bawah bayang takdir " ini kak support yaa kak makasih banyak kak🙏🙏
Barat laut menuju chang'an: makasih banyak banyak kak🙏🙏
total 2 replies
Yogitha Ratnajyoti ❤
ini juga keren, apalagi ditambah disetiap babnya ada quotesnya hbt bgt dah dirimu thor 😍🔥
Mutiara Wilis 🌹: Makasih kak, kadang kalo nulisnya kejar2an pas banyak hal yg di urus udah gak mikir soal quotes kak soalnya itu kalo pas pikiran lagi rileks aja pake quotes... 🤭🌹🙏
total 1 replies
Yoyoh Tania
Si zaneta iri mulu deh sm Shanaya 🤣🤭
Yoyoh Tania: gedek banget sama zaneta 😄
total 2 replies
Yoyoh Tania
Keren kak thor 😍🔥
Mutiara Wilis 🌹: Terimakasih 🙏🌹
total 1 replies
Luvita Sari
Kak thor aku ngefans lho 😍🥰 suka bgt sama quotes2nya boleh japri gk nih thor 🙏🤭
Luvita Sari: Ocey thor 👌🥰
total 2 replies
Luvita Sari
Suka quotesnya nih thor 😍🔥
Mutiara Wilis 🌹: Makasih kak 🙏😍🌹
total 1 replies
Luvita Sari
Wah seru banget thor ada adegan main basketnya 😍🔥
Mutiara Wilis 🌹: Hehehe...iya kak 🙏🤭🌹
total 1 replies
Ana Maria
hdir yh thor 🙏
Mutiara Wilis 🌹: Monggo kak, terimakasih ya hadirnya 🙏🌹
total 1 replies
Luvita Sari
gedek bet dah sama si zaneta 🙄
Mutiara Wilis 🌹: Baru permulaan kak 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!