NovelToon NovelToon
I AM A GOD IN ANOTHER WORLD

I AM A GOD IN ANOTHER WORLD

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Sistem
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: WERWET

we Lin seorang penjaga toko perhiasan yang di kirim ke dunia lain dan menjadi karakter op di dunia lain

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WERWET, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17 Gulungan yang Terbuka Sendiri

Gulungan yang Terbuka Sendiri

Suasana toko kembali tenang.

Tidak ada pelanggan.

Tidak ada suara langkah kaki.

Hanya terdengar suara sapu yang digerakkan perlahan oleh We Lin.

"Sapu dulu..."

"Baru bereskan etalase..."

gumamnya pelan.

Di atas meja kasir, gulungan undangan dari Organisasi Rasi Bintang masih tergeletak begitu saja.

Sejak diterima tadi, We Lin bahkan belum membukanya.

Baginya itu tidak terlalu penting.

Kalau ada waktu nanti, baru dibaca.

Di pojok toko, Tetua Morcant duduk sambil meminum teh hangat yang entah dari mana asalnya.

Matanya sesekali melirik ke arah gulungan itu.

Kemudian ke arah We Lin.

Lalu kembali minum teh.

"Kenapa tidak dibuka?"

tanya Tetua Morcant tiba-tiba.

"Hm?"

We Lin menoleh.

"Yang mana?"

"Undangannya."

"Oh."

We Lin melirik gulungan biru tua di atas meja.

"Nanti saja."

Tetua Morcant terdiam.

"Nanti kapan?"

"Kalau sempat."

"Kalau tidak sempat?"

"Besok."

Tetua Morcant hampir tersedak teh.

Sudut matanya berkedut.

Seandainya para tetua Organisasi Rasi Bintang mendengar jawaban itu, mungkin mereka akan pingsan di tempat.

Namun We Lin sendiri tidak menyadari hal tersebut.

Baginya itu hanya sebuah undangan biasa.

Tidak lebih.

Saat itulah—

Buzz...

Sebuah getaran kecil terdengar dari atas meja.

We Lin mengangkat kepala.

"Hm?"

Getaran itu berasal dari Cermin Mata Dewa.

Artefak tersebut masih diam.

Namun permukaannya sedikit bergetar.

Kemudian—

Gulungan biru di sampingnya ikut bergerak.

"Eh?"

We Lin berkedip.

Gulungan itu perlahan terbuka sendiri.

"Angin?"

gumamnya.

Padahal semua jendela sedang tertutup.

Tetua Morcant yang melihat kejadian itu memilih diam sambil meminum tehnya.

Seolah tidak melihat apa pun.

Perlahan tulisan di dalam gulungan mulai terlihat.

Undangan Resmi Organisasi Rasi Bintang

Dengan hormat mengundang Tuan We Lin untuk menghadiri Pertemuan Bintang Tujuh yang akan diselenggarakan tujuh hari dari sekarang.

Seluruh biaya perjalanan akan ditanggung oleh organisasi.

We Lin membaca sampai selesai.

Lalu mengangguk.

"Oh."

Tetua Morcant menunggu.

Beberapa detik berlalu.

"Sudah?"

tanyanya.

"Sudah."

"Pendapatmu?"

We Lin berpikir sejenak.

"Lumayan."

Tetua Morcant hampir menjatuhkan cangkir tehnya.

"Lumayan?"

"Iya."

"Bagian mana yang lumayan?"

"Mereka bilang biaya perjalanan ditanggung."

"......"

Tetua Morcant mendadak merasa kepalanya sedikit pusing.

Jauh di markas Organisasi Rasi Bintang.

Para tetua masih berkumpul.

Tidak ada yang meninggalkan aula.

Karena masalah Mata Dewa terlalu penting.

Saat itu seorang anggota muda berlari masuk.

"Tetua!"

"Ada apa?"

"Artefak penghubung bereaksi!"

Semua orang langsung berdiri.

"Bereaksi?"

"Ya!"

"Cepat tunjukkan!"

Anggota itu segera mengaktifkan sebuah layar hologram.

Tulisan perlahan muncul di udara.

Undangan telah dibaca.

Seluruh aula langsung menjadi sunyi.

Salah satu tetua mengepalkan tangannya.

"Beliau membacanya."

Tetua lain mengangguk.

"Setidaknya itu pertanda baik."

Namun seorang tetua yang lebih tua terlihat berpikir.

"Belum tentu."

"Hm?"

"Beliau hanya membacanya."

"Belum tentu menerima."

Mendengar itu, suasana kembali tegang.

Karena mereka tahu itu benar.

Di toko perhiasan.

We Lin masih memegang gulungan undangan.

"Pertemuan Bintang Tujuh..."

gumamnya.

"Apa ya acaranya?"

Tetua Morcant menyesap teh.

"Biasanya pertemuan penting."

"Kalau makan-makan?"

"Mungkin ada."

Mata We Lin langsung sedikit berbinar.

"Oh."

Tetua Morcant menatapnya.

Kemudian menghela napas panjang.

Dari semua kemungkinan alasan untuk menghadiri pertemuan Organisasi Rasi Bintang...

Makanan ternyata masuk daftar paling atas.

Sementara itu, di atas meja kasir...

Cermin Mata Dewa yang selama ini diam tiba-tiba memunculkan satu baris tulisan kecil.

[Rekomendasi Sistem]

[Menghadiri acara memiliki tingkat keuntungan 97%]

We Lin membaca tulisan itu.

Lalu mengangguk pelan.

"Nah, kalau sistem saja bilang untung..."

Tetua Morcant yang mendengar itu perlahan meletakkan cangkir tehnya.

Perasaan tidak enak mulai muncul di hatinya.

Karena setiap kali sistem aneh milik We Lin ikut campur...

Biasanya sesuatu yang besar akan terjadi.

Dan firasatnya mengatakan...

Pertemuan Bintang Tujuh kali ini tidak akan berjalan biasa-biasa saja.

1
WER
assalamualaikum teman-teman maaf di episode ini terasa ngulang karena author lupa cek ulang episode nya, tapi tenang episode nya udah aku benerin jadi gak ada lagi ulang adegan sekali lagi maaf 🙏🙏
Clevareus
wei lin spek kulkas 🥶🧊
WER: ❄️❄️ dingin tetapi tidak kejam 🗿
total 1 replies
grimreaper
aman aja. Ada tetua yang jaga
WER: makasih bang udah support 😆👍👍
total 1 replies
SANG
Lanjutkan💪👍💪👍
SANG
Semangat💪👍
WER
assalamualaikum teman-teman coba kasih aku saran atau masukan,kritik dll supaya ceritanya lebih bagus lagi /Smile/
Quinnela Estesa
tujuan ada, tapi konflik internal dan eksternal masih belum jelas🙄 posisi tokonya seolah berada di antabaranta😌
WER: iya kak karena di episode itu aja yang yambung
total 15 replies
SANG
Lanjut ya Thor👍💪
SANG
Semangat💪
SANG
Asik banget💪👍
SANG
🍒 seru
SANG: Iya masama dek
total 2 replies
SANG
Aku kasih suka ya Thor💪👍
SANG
Aku kasih like ya Thor💪👍
SANG: Oke dek👍💪
total 2 replies
WER
maaf kalo ada yang salah kata kerena ini author ngerjain nya buru buru ✍️
WER
maaf temen temen di episode ini bakalan panjang karena author ingin cerita ini mendapatkan kontrak jadi maaf 🙏
Vida77
hiatus kah? thor
WER: gak juga besok update 😄✍️
total 1 replies
grimreaper
seratus cincin itu over power semua ga Thor?
WER: op semua bang makasih bang udah support 👍👍😆😆👍👍👍👍
total 1 replies
Clevareus
detik detik sebelum gosip panas 🗿
WER: hehh detik detik nya bang, makasih bang udah support 😆
total 1 replies
Clevareus
bro wei lin si penjual yang tidak tahu apa yang dijual 🤣🙏
Clevareus
Bro Teo benar benar ingin mencari informasi kepada orang yang baru datang ke dunianya 😭
WER: ya kan bang Teo kan gak tau kalo we Lin terlempar ke dunia lain.makasih bang udah support dan komentar 😆👍👍👍👍👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!