NovelToon NovelToon
My Women

My Women

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Kisah Seorang wanita Angel Abraham yang harus menerima kenyataan bahwa suaminya, laki - laki yang berjanji mencintai dia dengan tulus, ternyata di jodohkan dengan pilihan omanya karena luka lama omanya . Kenyataan pahitnya dia harus berpisah dengan suami karena nyawanya sebagai taruhan, disaat dia sedang mengandung anak dari buah cinta mereka. Bagaimanakah nasib cinta seorang Angel Abraham??? Apakah suaminya menyesal???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Program Hamil Lagi

Malam ini, Aaron ingin menikmati waktu bersama istrinya. Dia sudah minta ijin pada Ethan, bahwa mau bersama mami, jadi Ethan bersama opa dan oma juga uncle Rido.

Dari pukul enam sore, Angel merasa ada yang kurang, biasanya Ethan selalu mencari dia, namun sampai jam segini sepulang dari wahana disney dia tidak mencari maminya.

"Mau telepon siapa sayang??"

"Cinta matiku lah."

"Kamu mau main gila di belakang kakak. Kamu habis Angel Abraham." Aaron yang penasaran langsung melihat handphone istrinya. Ternyata yang di hubungi adalah anak mereka.

"Dasar posesif."

"Jangan coba - coba sayang, aku bunuh itu cowok."

"Mami.... kenapa papi ngak asik ya?? Kan mami dan papi mau buat adek buat Ethan."

"Siapa yang bilang??"

"Papi."

"Sudah ya sayang, proses sudah mau terjadi."

Aaron tersenyum mengoda ke istrinya. Dia menyiapkan wine makanan dan memutar lagu kesukaan mereka berdua. Dia langsung membawa Angel kedalam pelukannya dan mereka berdansa bersama. Sambil menikmati wine dan cake keju. Dengan pemandangan di luar jendela menara eiffel.

"Aku ingin bersama dengan mu sayang. I love you Angel ku sayang."

"I love you too kakakku sayang."

Aaron sudah melepaskan semua kain yang menutupi tubuh seksi Angel. Kemudian dia juga melepas semua kain di tubuhnya. Membawa tubuh istrinya ke atas ranjang. Aaron berdoa dan dia mulai penyatuan. Yang begitu romantis. Terlihat mata Angel yang berbinar karena ada gendangan sedikit air matanya. Rudal Aaron sudah berada di posisi yang tepat, pada tubuh istrinya. Aaron melakukan penyatuan dengan cinta, tidak ada napsu disitu hanya cinta. Meskipun beberapa gaya dilakukan bersama istrinya itu semua sangat nikmat. Sampai mereka benar - benar mencapai puncak kenikmatan bersama.

"Terima kasih sayangku." Angel tersenyum kepada suaminya. Peluh yang keluar pada tubuh istrinya memancarkan cahaya. Sehingga mukanya berseri - seri. Aaron memberi ciuman mesra di bibir dan kening istrinya.

"I love you suamiku."

"Love you more sayangku. Istriku belahan jiwaku."

kembali Aaron memberi ciuman mesra pada bibir dan kening istrinya, dia memeluk tubuh istrinya sangat mesra.

"Jangan jauh dari adek ya kakak. Adek tidak sanggup hidup sendiri."

"Kaka, janji akan selalu bersamamu. Jika ada masalah dan cobaan dalam rumah tangga kita berdua jangan sembunyi, ceritakan kepada suamimu."

"Iya sayang. Kak, ade lelah dan lapar."

Aaron meminta Rido membeli makanan buatnya dan Angel. Kebetulan, papi, mami, Ethan dan Rido ada keluar jalan - jalan keliling kota Paris.

Pagi hari, Aaron bersama keluarganya dan Rido sudah siap untuk long trip ke Swiss. Semua paspor mereka sudah disimpan di tempat yang mudah di jangkau.

Rido dan Aaron di depan, bangku berikutnya mami dan papi, kemudian dibelakang Angel dan Ethan. Rido dan Aaron akan bergantian membawa mobil. Mereka akan mengunjungi satu desa yang pemandangannya bagus, biasa sering di kunjungi oleh seleb - selebgram. Satu pavilun sudah disewa oleh Aaron. Sebelum ke sana, mereka mampir ke supermarket membeli kebutuhan memasak mereka selama di desa ini. Juga beberapa cemilan buat Ethan dan mereka.

Aaron tidak asing dengan tempat ini. Karena selama kuliah di Eropa dia sering mengunjungi tempat ini. Jadi trip darat mengelilingi dataran eropa, tidak merupakan hal yang baru baginya. Ada empat kamar di pavilun ini. Namun Ethan memilih tidur bersama opa dan omanya.

Dua hari mereka mengeksplor desa ini gunung, sungai mereka lalui. Hanya mereka tidak bisa menikmati bermain ski karena bukan musim dingin. Terlihat Aaron sangat sweet memperlakukan istrinya. Sesekali dia mengendong Angel di belakang tubuhnya sambil berjalan. Aaron tidak mau istrinya kelelahan. Menikmati kereta gantung. Berenang di sungai yang jernih serta memanen buah di kebin buah yang tidak ada di indonesia. Masa liburan kali ini, digunakan dengan baik oleh Aaron sekeluarga. Dua hari di kampung ini, wanitanya sangat di hormati dan di sayangi.

Sekarang mereka sudah bertolak menuju salah satu kota besar yang ada di Swiss. Mereka kembali menginap di hotel mewah. Aaron kembali mengajak keluarganya ke friday market. Disana Angel dan maminya juga anaknya Ethan serta papinya di manjai dengan kemewahan.

"Sayang kemarin ade sudah dibeliin di Paris."

"Ini kan beda sayang. Beli satu."

Di friday market ini, Aaron bertemu dengan teman- teman masa kuliahnya. Satu orang perempuan langsung memeluk dan mau mencium bibir Aaron, namun Aaron menghindar darinya.

"Kim, this my wife Angel."

"Hai, nice to see you."

Kimberly hanya tersenyum. Namun Angel mendengar bisik - bisik temannya tentang hubungan antara Kimberly dengan Aaron. Angel bisa mengendalikan dirinya. Untung saat bertemu dengan Kimberly mami, papi, Ethan dan Rido sedang membeli barangnya Ethan. Aaron pun pamit dari teman - temannya. Dia tahu Angel pasti sedang menyimpan banyak pertanyaan. Sebagai seorang dokter, dia belajar psikologi dia pasti tahu gerak gerik dari Kimberly tadi.

"Siapa itu Kimberly." Muka Angel sangat serius. Aaron memeluk istrinya dia mencium bibir istrinya.

"Jawab kakak."

"Mantan pacar kakak. Waktu kuliah dulu disini."

"Masih komunikasi sayang."

"Terakhir tahun dua ribu, dua puluh empat."

"Dimana???"

"Dia ke Jakarta de."

"Kakak perna tidur dengan dia."

"Mohon maaf sayang, beban pikiran kakak banyak waktu itu. Tekanan dari oma dan usaha kakak melindungi kamu."

"Kakak???"

"Perna sayang, just fun."

"Suamiku ini memang pemain."

Angel sudah tidak mau berbicara lagi. Aaron sepanjang malam memohon maaf dan merayu istrinya. Meskipun Angel marah, dia tetap memeluk dan mencium istrinya. Dia tidak mau melepaskan istrinya.

"Maafkan kakak, dan kakak janji tidak akan mengulanginya lagi."

Malam itu pukul dua belas malam waktu Swiss di salah satu hotel bintang lima. Aaron berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya kepada Angel istrinya.

Hari ini mereka berbelanja, masalah semalam sudah Angel lupakan. Dia juga tidak menyalahkan suaminya. Karena pada saat itu kondisi rumah tangganya sedang tidak baik - baik saja. Bahkan untuk komunikasi saja tidak bisa. Karena ancamannya nyawanya Angel.

Aaron memeluk istrinya. Sepanjang jalan. Bahkan tidak segan - segan dia mengendong Angel. Pokoknya Aaron sadar bahwa Angel istrinya ini sangat besar sabarnya. Selesai membeli coklat, mereka mampir di sebuah restoran dan makan malam bersama.

"Mi, Pi, kita langsung pulang ke Bali ya. Rumah di Bali besar."

"Please opa, oma. Kita sama - sama ya."

"Apa mami dan papi tidak menjadi beban buat kamu sayang."

"Angel kan sangat berdosa jika membiarkan mami dan papi di hari tuanya berdua di Jakarta. Ikut Angel dan Ethan ya mi, pi."

"Oke mami senang sekali."

"Papi juga."

"Hore opa dan oma tinggal selama - lamanya dengan Ethan."

Rido bisa lihat sendiri, siapa yang sebenarnya disayangi oleh orangtua bosnya, anak angkat mereka. Jadi apa yang di sampaikan bosnya memang benar, bahwa papa dan mamanya lebih memilih Angel dari pada bosnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!