NovelToon NovelToon
Better Half

Better Half

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Penyesalan Suami
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: fei yuu

Bagaimana jika orang yang kamu anggap biasa dan tidak penting dalam hidup mu ternyata adalah belahan jiwamu yang selama ini kamu cari.
Murat terpaksa menikahi Hanna, sahabat dari mendiang istriny zahra. Bagi Hanna ini adalah pernikahan impian karena Murat adalah cinta pertamanya, sedangkan bagi Murat pernikahan ini merupakan amanah yang harus dijalankan demi putranya.
Bagaimana kelanjutan kisahnya... stay tune yah aku harap kalian suka dengan karyaku ini 🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fei yuu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. MIMISAN LAGI

Hari ini rencananya Hanna akan janjian bertemu dengan Sarah. Mereka berencana akan berbelanja di sebuah supermarket baru yang sedang ada diskon besar besaran.

Supermarket itu letaknya tidak terlalu jauh dari komplek rumah mereka. Saat ini Hanna sedang menunggu Sarah di pelataran mesjid sambil menggendong baby Malika.

Sedangkan Keanu, sudah seminggu bocah tampan itu mengikuti kegiatan pra- school dan Hanna baru saja mengantarkan anaknya sekolah.

Tin..tin..tin..

Sarah menepikan mobilnya, Hanna yang tau itu suara klakson mobil Sarah segera mendekat. "Mbak.. Sebentar yah biar aku bantu".

Sarah turun untuk membantu Hanna membukakan pintu mobil. " Terima Kasih .." Didalam mobil, baby Malika tampak girang karena ini untuk pertama kalinya, bayi cantik itu duduk di jok depan.

" wah sepertinya baby cantiknya tante ini senang yah, mau jalan jalan". Dua ibu muda itu tersenyum bahagia melihat kelincahan baby Malika.

" Apa tidak apa apa kita pergi dengan mobilmu, apa suamimu tidak marah?" Hanna sedikit khawatir Sarah akan dimarahi suaminya, Karena sebenarnya dia yang mengajak jalan jalan temannya itu berbelanja.

"Ck..enggaklah mbak,suamiku kan sudah ada mobil kantor jadi ini memang aku yang pakai". Hanna cukup lega, karena sepertinya Sarah bahagia dengan kehidupannya yang sekarang.

" Sepertinya kita jangan terlalu lama yah Sarah, aku takut terlambat menjemput Keanu, kamu juga kan harus menjemput Adam".

" Tenang mbak, aku sudah pasang alarm takutnya kebablasan, hehehehe..." Sebenarnya Sarah juga khawatir telat menjemput Adam, maklum ibu ibu kalau belanja pasti lupa waktu.

Setelah melakukan perjalanan sekitar 15 menit, akhirnya Sarah memarkirkan mobilnya dipelataran halaman supermarket Zone. Supermarket yang sedang viral, karena ada diskon besar besaran diawal launching pembukaannya.

Mereka bersiap memasuki supermarket " Wah sepertinya kita salah timing mbak, ini sangat ramai". Terlihat supermarket dipenuhi orang orang yang sedang berbelanja.

"Namanya juga supermarket baru buka, pasti sangat ramai". Tetapi yang dipikiran Sarah tidak seperti itu, dia khawatir melihat baby Malika, pasti bayi lucu itu akan rewel.

"Baiklah, aku ambilkan dulu trolinya yah". Sarah membawakan satu troli besar. Suasana supermarket yang lumayan padat membuat mereka sedikit kesulitan untuk masuk.

Mungkin hampir lebih dari 30 menit, mereka berkeliling dan berbelanja. Tetapi Hanna merasa mulai kelelahan. Sekarang mereka sedang mengantri di kasir.

"Mbak yakin hanya segini belanjanya?" Sarah rasa ,Hanna terlalu sedikit berbelanja, dan kebanyakan yang dia beli hanya untuk keperluan rumah tangga, suami dan anak anaknya saja. Sedangkan untuk dirinya sendiri tidak ada sama sekali.

"Mbak tidak mau membeli susu untuk ibu menyusui kah? itu bagus juga untuk melancarkan Asi loh mbak". Hanna menolak karena merasa Asi nya memang cukup lancar.

Cukup lama mereka mengantri membuat tubuh Hanna merasa benar benar lelah. Kepalanya sangat pusing, sebenarnya dia sudah tidak kuat berdiri sejak tadi tetapi dia harus menahannya, apalagi dirinya sedang menggendong baby Malika.

"Mbak kenapa?" Sarah yang selesai mengantri merasa aneh melihat Hanna yang sepertinya kelelahan. "Aku tidak apa apa Sarah, bisakah kamu menggendong putriku sebentar.."

Sarah dengan sigap menggendong baby Malika. Hanna yang hampir saja pingsan langsung menyandarkan dirinya di tembok. " MBAK MIMISAN..."

Sarah sangat kaget melihat betapa pucatnya wajah Hanna ditambah lagi wanita itu mimisan. Membuat dirinya sangat panik. "Mbak kita ke Rumah Sakit yah, wajah mbak pucat sekali".

Hanna menggeleng"Tidak usah, aku takut terlambat menjemput Keanu, anak itu pasti ketakutan kalau aku telat menjemputnya".

"Tapi mbak, wajah mbak sangat pucat". Hanna berusaha menahan rasa pusingnya. Saat ini yang dia pikirkan hanya kedua anaknya.

"Tidak apa apa Sarah, aku hanya kelelahan, hanya butuh istirahat. Ayo kita pulang, anak anak pasti menunggu kita!" Sarah yang panik tidak bisa memaksa ditambah lagi baby Malika yang mulai rewel.

Akhirnya mereka pulang dengan sejuta kekhawatiran yang meliputi Sarah. Wanita tidak bisa memaksa tetapi jika memungkinkan dia akan mengantarkan Hanna untuk memeriksa kesehatannya.

1
Nurjannah Rajja
Semoga istrimu diambil Halil, kamu jahat sih, jadi kudoakan yg terburuk buat kamu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!