NovelToon NovelToon
Mirasih

Mirasih

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Horor / Tumbal
Popularitas:150k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Cepat tutup pintu dan jendela, jangan sampai terbuka!"

Semua warga yang ada di desa Bondowoso tidak ada yang pernah berani keluar bila sudah Maghrib datang, mereka hanya berdiam diri dalam rumah sampai nanti pagi menyapa.

Dulu desa ini tidak seperti itu, namun sejak beberapa bulan terakhir maka mereka mendapat teror yang begitu mengerikan sekali, semua ini akibat kematian dari seorang gadis bernama Mirasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14. Belum ketemu

Pagi hari ketika azan shubuh terdengar di telinga mereka semua, maka Bu Nung segera keluar dari rumah untuk menuju hutan kembali karena tadi malam mereka tidak bisa melanjutkan pencarian, sebab hujan turun begitu deras dan menurut para warga itu sangat berbahaya untuk mereka semua sehingga lebih baik untuk pulang saja terlebih dahulu.

Jadi mau tidak mau maka Bu Nung harus menuruti mereka semua karena dia juga tidak berani bila masuk hutan secara sendirian, namun karena hari ini dia sudah sangat tidak tenang maka tanpa bantuan dari para warga Dia memutuskan untuk masuk ke dalam hutan itu saja agar bisa bertemu dengan sang anak.

Bahkan semalaman dia tidak bisa tidur karena memikirkan keberadaan Iwan yang entah ada di mana, membayangkan hutan yang begitu gelap dan belum lagi hujan turun begitu deras sehingga sudah pasti Iwan akan merasa sendirian di dalam hutan itu, belum lagi nanti beberapa hewan buas yang pasti akan datang untuk menyakiti sang anak.

Pikiran seorang Ibu sudah pasti ke mana-mana dan sekarang Dia memutuskan untuk keluar dari rumah ini agar bisa menemui Iwan yang ada di dalam hutan, firasat dia saat ini sudah sangat tidak enak karena dia pun menyadari bahwa hutan itu bukan tempat yang aman untuk para manusia.

Mungkin bila siang masih terasa begitu dingin karena pinggiran hutan terlihat begitu bersih dan ada beberapa orang yang datang untuk berburu, namun bila malam sudah datang maka pasti tidak akan nyaman untuk mereka yang tidak memiliki senjata atau bahkan kekuatan ketika sedang di serang oleh para hewan buas.

Terlebih Iwan hanya anak remaja yang tidak memiliki senjata ketika memasuki hutan itu, masuk ke dalam hutan hanya karena terpaksa setelah menyadari ada salah satu kambing peliharaan dia menghilang dari pandangan mata, pasti itu semua telah dia perhitungkan dengan matang karena bila tidak dia cari maka kambing itu akan menghilang dan mau tidak mau Iwan akan mengganti rugi dari juragan Sarbeni.

"Kau mau ke mana sepagi ini sudah keluar dari rumah?" Pak Mus menatap sang istri yang telah membawa senter dan juga parang.

"Aku akan mencari Iwan sendirian ke dalam hutan sana." Bu Nung menjawab dengan nada tinggi.

"Memang nya Kau bisa apa mencari Iwan sendirian di dalam hutan itu tanpa bantuan dari para warga!" bentak Pak Mus kepada sang istri.

"Ini kau sadar bahwa aku tidak bisa berbuat apa-apa, tapi kenapa kau sama sekali tidak ingin membantu aku untuk mencari keberadaan Iwan!" Bu Nung juga marah kepada sang suami.

"Nanti warga akan membantu kita untuk mencari Iwan, kenapa kau sangat tidak sabar sekali." Pak Mus berkata dengan santai.

"Aku adalah Ibu Iwan yang sangat khawatir dengan keselamatan dia, bila kau tidak merasa cemas maka lebih baik diam di rumah ini saja!" bentak Bu Nung tanpa berpikir dua kali.

Pak Mus yang mendapat bentaran seperti itu tentu saja menjadi semakin emosi, merasa dirinya sudah tidak di hargai lagi oleh sang istri karena sampai di bentak seperti itu, padahal selama ini dia yang tidak pernah menghargai Buk Nung dan tidak pernah memberikan uang karena dia selalu saja sibuk berjudi dan tidak ingat anak serta istri.

"Aku doa kan kau di makan sama babi hutan!" Pak Mus masih sempat menyumpahi ketika Bu Nung sudah berlalu pergi.

"Sumpah suami tidak berguna dan sampah seperti dirimu tidak akan pernah terjadi, sebab Allah juga tahu bahwa kau adalah pria yang kurang ajar!" Bu Nung masih sempat menjawab karena dia tadi mendengar.

"Heh menyesal sekali aku menikahi dia yang tidak bisa mencari uang itu." rutuk Pak Mus sambil menutup pintu.

"Bisa cari sedikit saja sudah merutuk ke sana kemari dan merasa dia yang paling berguna, padahal aku berjudi untuk menggandakan dan bila berhasil maka juga akan ku berikan kepada dia." ujar Pak Mus sambil menarik selimut dan kembali tidur.

Pikiran pria seperti ini memang selalu saja begitu karena dia beranggapan apa yang dia lakukan tidak pernah salah, padahal perjudian jelas itu sangat salah besar dan dia mendapatkan uang untuk berjudi dari kerja keras Bu Nung dan bahkan uang milik Iwan.

Namun Pak Mus sama sekali tidak menyadari bahwa dirinya adalah kepala rumah tangga yang sama sekali tidak bertanggung jawab, anak dan istri sengsara seorang diri mencari uang ke sana kemari dan ketika sedang susah seperti ini malah dia sama sekali tidak ada memberikan pertolongan.

...****************...

"Mbak mau kemana?" tegur Saleh ketika melihat Bu Nung keluar sambil membawa senter serta parang.

"Aku mau masuk ke dalam hutan mencari Iwan kembali." jawab Bu Nung dengan nada tergesa-gesa.

"Loh kan bisa nanti saja tunggu agak siang sedikit, sebentar lagi para warga juga akan berkumpul untuk mencari Iwan." Saleh berkata agak kaget.

"Tidak apa apa, aku biar pergi duluan karena diam di rumah juga tidak bisa tenang memikirkan dia." jawab Bu Nung sambil mengusap air mata.

"Ini masih gelap dan masih ada rintik hujan juga sehingga berbahaya untuk kita." nasihat Saleh walau dia tahu tentu itu tidak akan pernah berguna.

"Aku tidak apa-apa." Bu Nung berusaha tersenyum dan dia segera pergi dari hadapan Saleh.

"Ya Allah pasti dia sangat cemas memikirkan Iwan yang hilang itu." Saleh dengan nada begitu iba kepada Bu Nung.

"Ada apa, Leh?" Mansur juga mau pergi ke masjid dan melihat Saleh yang terdiam sendirian.

Saleh menoleh dan dia segera mengatakan kepada Mansur bagaimana ketika tadi dia melihat Bu Nung sudah pergi duluan untuk masuk ke dalam hutan, Mansyur juga terlihat begitu kaget karena dia tidak menyangka Bu Nung akan melakukan tindakan nekat itu karena dia pasti sangat cemas memikirkan keadaan Iwan saat ini.

"Ayo ajak para warga sekarang untuk mencari keberadaan Bu Nung serta Iwan juga!" Mansur langsung bergegas.

"Biar aku yang mengabarkan kepada Pak RT dan kau pergi salat dulu." suruh Saleh karena dia tahu Mansyur akan pergi salat.

"Oke, aku tidak lama dan nanti akan segera datang ke sini untuk pergi dengan kalian juga." Mansur agak berlari menuju masjid.

Maka kedua pria ini segera menuju lokasi masing-masing, salah menuju rumah Pak RT untuk meminta bantuan dan para warga agar mereka bisa menemani Buk Nung yang sudah masuk ke dalam hutan sendirian, emang saat ini sudah sekitar pukul lima pagi namun masih gelap juga dan bila masuk ke dalam hutan maka akan jauh lebih gelap.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
ρυтяσ✨
lagian u di bilangin sama Xiela keras kepala jadi gitu kan... duh Nana kasihan sekali tuh cakar'y lepas semua
neni nuraeni
aduh semoga mereka slmt,,, gara" kamu sih Yara semoga aja kalian slmt
Tri Lestari
cba kontak batin dgn Purnama , semoga bisa lolos ya kalian ber3
Alissia
jangan gegabah Saiyara karena ke egoisanmu membuat teman temanmu dalam bahaya dan Xiela ayo kontak batin sama Purnama
Nurr Tika
lanjut thor
Wira Bhadra
Mantap, semangat kak. Kalau berkenan... mohon dukungan jg utk saya, he
Dewi
Bnuh yg mmbunuh mu mirasih klo laila slah stu pnyebab ny si brrti bner di bunuh atau hanya mlmpiaskn dendm jdi asl bnuh yg dia gk suka
Dewi
Ini apakah bneran mirasih tau gk sih..
knpa si gk di hntui aja klo bneran hntu ny mirasih
FiaNasa
karna keegoisanmu saiyara kau membuat teman²mu dalam bahaya,,klau smpai mereka Misnah maka kau pun harus Misnah saiyara
Dewi
Apakah arwah mirasih bukan ya
Dewi
Ngeri nya lgian knpa pula di bukain pintu tgah mlm gk mgkn bu narti lah..
Eli Rahma
pagi thor...
hyooo kontak batin dgn member lain biar cpt dpt bantuan..
Laila Amalia
xiela Ayo kontak batin dgn purnama biar dpt pertolongan
Ela Jutek
pagi mak 🥱
Ratna Susianingsih
hayu thor datangkan kokojo mba purnama buat ngebantu saiyara cs setelah itu marahin saiyara biar ga gegabah ngmbil keputusan sok aing saiyara teh nyaho ges di bejaan Tonk gagabah mlhan ngalawan ayena hanjakal ya ..NU dihareupan maneh teh iblis kuat...carekan Tah...gewat mba pur dongkap KA TKP... lanjut thor semngat...💪🏻💪🏻💪🏻sehat sehat...
Raffaza Direzky87
jalak, sam, Sagara cepat datang... selamatkan kekasih kalian sebelum terlambat... atau purnama selamatkan member mu, jangan sampai ada yg musnah...
moerni🍉🍉
ni kl sampe nna sm arini knpa2...ak nangis l thor...
Salsa Bila
itulah akibat saiyara keras kepala,tapi dewa iblis kemana Thor kox belum ada keliatan apalagi ini pacar ny yg menghajar iblis pohon kapuk,,
NoviTa jungkook: pacar Saiyara itu Sagara KK, Xavier sama Yasmin
total 1 replies
Mega Kiryu
loh, Arifin ternyata tau
Mega Kiryu
ga setuju sama Bu Narti, tapi juga ga bisa full menyalahkan Bu Narti😓😓
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!