––Tak ada angin, tak ada hujan, Ailena di ajak oleh seorang laki-laki yang entah muncul darimana tiba-tiba menarik nya menuju kantor urusan agama (KUA).
"Cepat katakan nama mu! Dan tanda tangan setelah nya" desak Haikal dengan nada tegas.
"Tapi kita nggak saling kenal!"
"Nanti kenalan!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hanisanisa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
(14) Mulai Menerima
"Mau apa?" tanya Ailena dengan nada ketus saat Haikal masuk ke kamar nya menyusul setelah mengobati luka mereka.
Haikal memutar bola mata jengah. "Mau tidur lah istri" jawab Haikal nada bicara nya yang sedikit mendayu.
"Tidur di kamar?" tanya Ailena di angguki malas oleh Haikal yang sudah duduk di ujung kaki Ailena dan hendak menutup pintu.
"Sempit gini, maksa banget buat tidur disini. Di luar aja" Ailena memberi saran yang membuat Haikal menatap datar nya.
"Nggak papa, sempit-sempitan sama istri sendiri" balas Haikal membuat Ailena terdiam mati kutu.
Ailena berdecak dan sedikit bergeser ke arah tembok, ia lebih suka tidur menghadap tembok.
Haikal langsung merebahkan tubuh nya di samping Ailena yang sudah membelakangi nya.
"Nggak kepanasan?" tanya Haikal ikut memiringkan tubuh nya menghadap Ailena.
"Kan ada kipas, nanti juga dingin" jawab Ailena sekena nya, ia mencoba untuk memejamkan mata dan menenangkan gemuruh jantung nya.
"Bukan gitu maksud ku istri ku sayang.. Kamu nggak mau lepas kerudung mu itu? Betah sekali di bawa tidur" ucap Haikal kembali mengulang pertanyaan nya dengan jelas.
Ailena berdehem malas, biasa nya dia akan melepas kerudung nya dan bahkan hanya memakai pakaian tanpa dalam an, tapi kini rasa nya canggung karena kehadiran Haikal yang tiba-tiba masuk ke dalam kehidupan nya.
"Nggak usah peduliin" ketus Ailena kembali mencoba memejamkan mata nya.
"Masih canggung ya karna keberadaan ku? Padahal aku suami kamu loh, baik buruk kamu akan aku terima, begitu juga sebaliknya" ujar Haikal bahkan tanpa sadar tangan merayap ke pinggang Ailena yang tertutup kaos.
Deg..
Entah kenapa setelah mendengar perkataan Haikal, Ailena memilih untuk membiarkan tangan Haikal yang memeluk pinggang nya.
"Pelan-pelan saling terima.. Kamu bisa tolak pernikahan ini sebenarnya tapi kamu memilih untuk terima, tapi kenapa saat sudah bersama kamu masih canggung? Kita memang sama-sama baru, makanya aku mau belajar buat hal baru bersama istri ku ini" Haikal benar-benar membuat Ailena bungkam tak bisa menjawab lagi.
"Tapi aku nggak akan maksa kamu buat nerima aku sekarang, setidak nya kamu nggak nolak pelukan ku, perhatian ku, dan segala nya yang aku usahakan buat kamu" lanjut Haikal lalu mengecup pundak Ailena yang terlihat tegang namun tak protes.
Haikal tersenyum melihat perubahan Ailena yang berproses dengan pelan mencoba menerima nya walau mungkin terpaksa.
Hingga akhirnya terdengar dengkuran halus dari Ailena yang ternyata sudah terlelap dengan nyaman di dalam pelukan nya.
Haikal tersenyum dan memeluk Ailena dengan erat tapi tetap menyisakan ruang untuk bernafas.
"Tinggal beberapa langkah lagi, aku pasti bisa dapatin hati nya dengan mudah" gumam Haikal lalu menyusul Ailena untuk tidur.
#~
#~
Sudah hampir seminggu status Ailena berubah menjadi istri dari Haikal yang mampu membolak-balikkan hati nya.
Terkadang Haikal membuat nya jengah dengan tingkah manja nya di tengah malam saat dia pulang kerja, tapi Haikal juga dengan mudah nya membujuk saat Ailena merajuk.
Seperti hari ini, Ailena di buat kesal karena Haikal yang dengan enteng nya menghabiskan sabun mandi nya yang sebenarnya memang sisa dikit, apakah dia tak bisa hidup hemat?
Hingga Ailena memilih untuk mendiamkan Haikal dan mengurung diri di dalam kamar.
"Sayang, kamu nggak mau di puk-puk kah? Aku kangen puk-puk kamu loh" melas Haikal yang duduk di dinding samping pintu yang terkunci dari dalam.
Semenjak satu minggu ini, Ailena terkadang di peluk atau di ciumi oleh Haikal saat diri nya telah kembali dari kampus dan bersiap bekerja.
"Malas!" ketus Ailena dari dalam kamar.
Haikal menghela nafas pelan dan memilih untuk membiarkan Ailena sejenak, ia akan membujuk nya lagi 15 menit kemudian.
👍👍👍👍👍
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
❤️❤️❤️❤️❤️
sehat-sehat ya kakkk ❤️