NovelToon NovelToon
Kembali Dan Memperbaiki Cinta Yang Diabaikan

Kembali Dan Memperbaiki Cinta Yang Diabaikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Romantis
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Quin

Setelah mengetahui fakta tentang penghianatan orang yang paling di cintai, Florin Eldes memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, namun di akhir hayatnya, seseorang yang begitu ia benci dan selalu ia siksa dengan sadis malah menangisi kepergiannya dan berharap ia tidak mati. " Kenapa kamu ingin menolongku? padahal aku sudah menyiksamu selama ini. bukankah kematianku adalah hal yang paling kamu inginkan..." Florin menutup matanya untuk terakhir kali setelah mengucapkan kalimat itu. Tapi di saat ia mengira ia sudah mati, ia Malah kembali ke malam dimana ia bertunangan dengan pria yang ia cintai sekaligus pria yang telah menghancurkan hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Quin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bella

Di perusahaan Derelick, saat ini Wilson sedang menatap foto Florin di layar laptopnya. Foto yang membuatnya tak berhenti untuk tersenyum sepanjang hari.

Suara ketukan pintu membuyarkan lamunannya dari hayalan, Wilson membetulkan duduknya. " Masuk!." ujarnya.

Ternyata Antony yang datang, di tangannya ada sebuah berkas yang sepertinya akan di tanda tangani. " Tuan, mohon tanda tangan di sini untuk peluncuran produk baru."

Wilson mengangguk, setelah ia membaca isi dokumen itu ia mulai menandatangani di bagian sudut bawah pada kertas itu, setelahnya ia menempelkan sebuah stempel resmi milik perusahaan Derelick.

"Sudah, semoga produk kali ini akan sama seperti sebelumnya, bisa mendapatkan keuntungan fantastis." ucap Wilson sambil memasukkan tangannya ke dalam saku celana.

"Pasti tuan, semua produk yang dihasilkan perusahaan Derelick akan laku keras di pasaran karena sangat diminati. Semakin mahal anda memberikan harga pada produk, maka akan semakin banyak yang membelinya tuan."

" Aku tahu itu Antony, tapi aku tidak mau mengambil keuntungan terlalu berlebihan. Di luar sana orang orang tidak selalu beruntung, nasib mereka berbeda, aku harap produk yang aku ciptakan ini bisa di nikmati oleh setiap kalangan." ucap Wilson dengan ekspresi hangat. Wilson memang di kenal tegas dan kejam, tapi hanya saat orang orang melakukan kesalahan. Tapi Wilson akan menjadi pria baik jika ia tidak mendapatkan kesalahan apapun dari orang orang sekitarnya.

" Baiklah tuan, kalau begitu saya permisi. Saya harus menyelesaikan banyak pekerjaan hari ini." ujar Antony.

Wilson mengangguk, " Silahkan."

Setelah kepergian Antony, Wilson kembali terbayang wajah cantik Florin. Wajah yang selama ini selalu menghantui pikirannya. Apalagi saat melihat perubahan sikap Florin yang sekarang, semakin membuat hatinya merasakan debaran yang tidak karuan. Ia mengingat bagaimana Florin menyentuh pipinya dengan lembut, memeluknya dengan hangat, serta menyentuh tangannya tanpa perlakuan kasar seperti selama ini. " Aku tidak sabar pergi ke New York, tapi masalahnya aku harus tinggal beberapa minggu lagi di sini karena masih banyak yang harus aku kerjakan." Terlihat Wilson memijat pelipisnya.

Namun di saat ia sedang bimbang, pintu ruangannya kembali di ketuk dari luar. " Masuk saja Antony, jangan mengetuk terus." ucap Wilson tanpa membuka matanya yang sedang terpejam.

Ia dapat mendengar suara pintu yang dibuka, setelahnya pintu itu di tutup dengan pelan. Lalu Wilson dapat mendengar langkah kaki yang pelan dan hati hati, suaranya seperti suara sepatu seorang wanita.

Wilson membuka matanya, melihat siapa yang datang menemuinya. " Bella!." gumamnya pelan.

" Silahkan duduk." tawar Wilson.

" Terimakasih kak, kakak sedang bekerja ya. Apa Bella mengganggu?." Wanita cantik berwajah bulat itu membuka suara, ia terlihat polos dan takut takut.

Wilson menghela nafas, " Tidak Bella, aku sedang tidak sibuk. Ada apa datang kemari menemui ku?." ucap Wilson.

Bella terlihat meremas tasnya yang berada di atas pangkuannya, " Kak, sebenarnya aku datang kemari karena di suruh paman Omar." ucapnya dengan ragu ragu.

Wilson menyandarkan punggungnya pada kursi yang sedang ia duduki, " Ada perlu apa lagi dia menyuruhmu datang kemari Bella?."

Bella yang masih menunduk mencoba menarik nafas untuk mulai bicara. " Sebenarnya paman Omar menginginkan kita untuk menikah kak, jadi paman memintaku untuk mendekatimu. Tapi kak Wilson tenang saja, aku sudah menolak nya dan aku datang kemari untuk membicarakan ini padamu. Kemarin saat aku datang ke rumah kakak, aku mendengar semuanya. Aku tahu kakak mencintai orang lain, jadi aku tidak akan mengganggu kakak. Aku bahagia karena ternyata kakak punya kekasih juga, aku kira kakak jomblo akut kayak Bella." terlihat Bella mulai tersenyum saat mengatakan hal itu.

" Bella, kamu gadis yang baik. Aku sudah menganggap mu seperti adikku sendiri. Keputusan mu sudah tepat untuk menolak perjodohan ini. Aku akan selalu ingat kebaikan mu ini Bella." Wilson terlihat lega saat mengetahui jika Bella juga tidak setuju dengan perjodohan mereka.

" Iya kak, Bella rasa kita memang cocok jadi adik kakak, bukan jadi suami istri." Ujar Bella.

Wilson mengangguk pelan ke arah Bella. Bella adalah anak dari teman ayahnya. Selama ini Bella sudah menjadi orang yang paling dekat dengan kedua orang tuanya, dan dia juga akrab dengan Wilson. Sedari kecil mereka kadang kadang bermain bersama, tapi saat Wilson memutuskan untuk sekolah di New York mereka tidak pernah lagi bertemu. Hingga beberapa bulan yang lalu saat Wilson kembali ke inggris untuk mengurus perusahaan, ia dan Bella kembali bertemu, dan Bella juga sering ke rumah orang tua Wilson. Tapi Wilson jarang sekali di rumah, serta ia hanya menginap di apartemen saat kembali ke inggris. Wilson tak pernah tinggal lama di Inggris, ia akan kembali ke New York secepat mungkin setelah pekerjaannya selesai.

Tiba tiba suara dering telepon mengisi keheningan di ruangan itu, ponsel Wilson berdering menampilkan nama Antony.

" Halo, ada apa Antony?." ucap Wilson.

" Tuan, ada sedikit masalah saat mengeskpor barang, saya harap tuan bisa ke gudang barang sekarang untuk melihat situasinya." ucap Antony di seberang telepon.

Tatapan Wilson seketika langsung berubah, tatapan tegas itu menandakan ia sedang marah. " Baiklah aku akan segera ke sana dan mencari tahu siapa yang sudah menyebabkan kecerobohan itu!."

Wilson langsung pergi keluar dari ruangan itu setelah mengatakan masalahnya pada Bella yang masih duduk di tempatnya, dengan langkah lebar ia pergi meninggalkan Bella sendirian di dalam ruangannya. Bella yang sungkan hanya mengangguk dan tersenyum ke arah Wilson.

Keadaan kembali hening, Bella menatap sekeliling sambil menghela nafas panjang. " Aku tidak boleh memaksa seseorang yang tidak mencintaiku." gumamnya pelan.

Bella berencana untuk pergi, namun saat melihat laptop Wilson yang setengah tertutup dan masih menyala, ia berniat untuk mematikannya. Saat ia membuka layar laptop itu, ia bisa melihat foto seorang wanita cantik sedang tersenyum manis ke arah kamera. " Apa dia wanita yang sudah mencuri hati kak Wilson?." gumamnya pelan.

Entah mengapa ada sesuatu di dalam hati Bella yang berdenyut sakit, meskipun ia sudah berusaha untuk menerima kenyataan, tapi saat melihat wajah wanita yang dicintai Wilson membuat luka hatinya kembali teriris. Ia tahu jika selama ini Wilson tak pernah memberikan perhatian lebih dari sekedar teman kepadanya, tapi hati kecilnya ingin sekali merasakan cinta dari Wilson.

Wilson adalah cinta pertama bagi Bella, bahkan selama ini Bella berusaha mendekati orang tua Wilson untuk mendapatkan restu. Bella sekarang sudah mendapatkan restu dari orang tua Wilson, tapi kenyataan bahwa Wilson tidak mencintainya membuat harapannya pupus. Dengan susah payah Bella meyakinkan dirinya sendiri untuk melupakan Wilson, tapi ia tetap tidak bisa.

Bella sudah memutuskan untuk tidak menemui Wilson setelah hari ini, Bella sudah berjanji akan pergi dari kehidupan Wilson. Ia juga sudah tidak mengharapkan cinta dari Wilson. Ia berharap Wilson akan bahagia dengan pilihannya kelak. Bella telah memutuskan untuk pergi ke New York, ia berharap bisa menemukan sosok pria yang mencintainya dengan tulus di negara itu.

Bella menutup laptop itu setelah mematikannya, kemudian ia langsung pergi dari ruangan itu dengan perasaan campur aduk.

1
partini
setelah selesai,hai florin berapa lama hati bisa berubah dasar PA
partini
ko nikah sama orang lain,,percuma balik dong
partini
dasar florin PA guooooblok,,
partini
good story
partini
semua ke NY
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!