NovelToon NovelToon
Siapa Ayah Anakku???

Siapa Ayah Anakku???

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Hamil di luar nikah
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: S.A.Hanifa

Syela tak ingat apapun yang terjadi malam itu, berawal dari pesta di sebuah klub membuatnya harus kehilangan kegadisannya.

Apa yang harus dilakukannya pun ia tak tahu...

Apakah harus????.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S.A.Hanifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11

Nyatanya bukan sekedar beberapa hari, Syela sudah merawat bayinya selama dua minggu sendiri. Tapi sang Papa belum juga memutuskan bagaimana nasib anak itu.

Syela merasa bingung tentu saja memikirkan segala hal alasannya. Entah sang Papa sudah menerima cucu yang disebutnya anak haram itu, belum dapat panti yang pas atau pria yang akan menginjak umur kepala 5 itu punya jalan lain kah. Syela belum tau.

Beberapa hari ini jangankan bertanya sang Papa malah sering menghindarinya, sedangkan Mamanya berkata tak tahu menahu itu urusan Papamu ujarnya.

Dengan kondisi seperti itu Syela tetap menjaga dan merawat Putranya dengan baik, Youtube dan komunitas ibu dan anak di Facebook menjadi panutannya ketika ia kebingungan dalam mengurus sang bayi.

Kini Syela sudah sedikit lihai, memandikan, memakaikan baju, popok dan lainnya. Sang Putra pun nampaknya tak begitu rewel seperti bayi lainnya, anak itu jarang sekali menangis hanya jika saat lapar saja. Satu yang Syela khawatirkan karena bayi yang belum diberinya nama itu tak mau meminum susu formula, hanya ASI saja yang dia mau.

Dia takut jika sang Papa sudah memutuskan membawa anaknya itu tak mau minum susu dan akan menjadi rewel ditempat barunya nanti.

Dan tiba tiba saja pintu kamar dibuka setelah diketik tanpa Syela mempersilahkannya, Ibu muda yang baru saja selesai menidurkan anaknya itu menoleh kearah pintu.

"Keluar dulu ada tamu" ujar sang Mama datar.

"Siapa?" tanya Syela heran tumben dia diperbolehkan keluar saat ada tamu. Siapa tamu itu.

"Udah keluar aja sih" jawab sang Mama sedikit kesal. "Bawa dia juga" tambahnya menunjuk bayi yang tengah pulas itu.

Syela tambah mengernyit, "untuk apa Ma dia baru tidur, kalau cuman buat minuman aku bisa buatkan sebentar aja kan" terang Syela beranjak dari kasurnya. Pikirnya sang Mama menyuruhnya keluar hanya untuk membuatkan minum tamunya.

Wanita itu hendak bergegas keluar sebelum sang Mama mencekal tangannya. "Ckck, Mama bilang bawa ya bawa" tegasnya.

Mau tak mau Syela pun menuruti perintah Mamanya yang tak bisa ditolak itu. Digendongnya lah sang bayi membawanya keluar menuju ruang tamu mengikuti Mamanya yang berjalan didepan.

Syela melihat ada sang Papa juga seorang wanita dan pria disampingnya sepertinya méreka pasangan. Keduanya terlihat menatap bayi Syela dengan wajah penuh keharuan. Kemudian ia duduk disamping Mamanya masih menggendong sang Putra dengan eratnya, takut terbangun.

Tanpa basa basi Handoko mengambil bayi itu dari gendongannya, hingga Syela membelalakkan matanya. Dan ternyata Papanya malah memberikan Putranya pada wanita yang sekarang duduk didepannya.

Wanita itu menerima dengan suka cita, bibirnya tersenyum lebar dengan mata berkaca. "Wah Mas lihat dia tampan sekali" ujarnya girang memperlihatkan bayi itu pada suaminya.

Sang suami mengangguk mengiyakan, keduanya terlihat amat terpukau dengan mahluk kecil itu. Sedangkan Syela nampak terlalu masih tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.

"Nah untuk jaga jaga kita harus tanda tangani surat ini demi kebaikan bersama" ujar si Pria menyodorkan map berisi surat juga sebuah pulpen keatas meja.

"Tentu saja" sebelum Handoko mengambil map terbuka itu Syela lebih dulu mengambil benda tersebut. Sepertinya kewarasannya sedikit berkumpul.

Syela membaca isi surat itu dengan seksama, mata bulatnya semakin lebar padahal baru setengah dari isi surat itu yang dilihatnya.

"Apa maksudnya ini Pa, Papa mau jual anakku, iya???!!!!!" tanya Syela dengan nada sedikit keras mengejutkan semua orang disana.

Ternyata sang Papa ingin memberikan bayinya pada pasangan itu tapi tidak gratis atau ikhlas melainkan ada bayarannya. Dan pasangan itu menyanggupinya dengan syarat tanda tangan persetujuan kalau mulai saat ini hingga seterusnya keluarga Syela putus hubungan dengan anak itu, tidak boleh menemui dan menuntun gak asuh dikemudian hari. Kerahasiaan asal usul anak itupun harus dijaga dengan baik oleh kedua keluarga ini.

"Loh ada apa ini Pak Handoko, kenapa putri anda bertanya seperti itu?".

"Maaf tuan Albert nanti saya jelaskan, saya ijin permisi sebentar" jawab Handoko menarik putrinya yang tengah meminta penjelasan itu menjauh dari sepasang suami istri tersebut.

Didapur Syela menepis tangan Papanya. "Papa bener bener mau jual anak Syela, Iya?!!!" tanyanya untuk kali kedua.

"Haish, kalau iya kenapa, toh kamu yang berikan anak itu untuk papa apakan saja boleh yakan" jawab Handoko tanpa rasa bersalah.

Memang Syela memang memberikan bayinya pada sang Papa tapi tidak dijual juga dengan bayaran fantastis. Itu sama saja anaknya dianggap sebagai barang jual beli. Entah, mengetahui hal itu hati Syela sungguh sakit sampai matanya kini mengeluarkan cairan bening.

"Iya tapi nggak dijual begini Pa, anak Syela bukan barang!!" teriaknya kesal.

"Terus kamu maunya apa, Papa sudah keluar uang buat anak itu, seharusnya dia bisa berguna sedikit kan".

"Kata papa akan membawanya ke panti asuhan kan?".

"Ckck kamu pikir aman melakukan itu, kalau suatu saat anak itu mencarimu bagaimana, lalu kalau ada yang tau kita membuang seorang bayi, reputasi Papa hancur Syela".

Syela berdecih mendengar penjelasan Papanya. Hati seperti apa yang dimiliki pria itu hingga tega melakukan itu semua pada darah dagingnya sendiri. Padahal awalnya sang Papa amat menyayanginya kenapa kini jadi berubah sedrastis ini karena bayi tak bersalah itu.

Ya, bayinya tak bersalah. Dia pun sempat memikirkan untuk menggugurkan nya dulu bahkan berpikir membuangnya setelah lahir tapi untuk sekarang dan seterusnya Syela tak mau memliki fikiran bahkan niat itu lagi.

Anak itu tak bersalah dia pun jika bisa memilih tak ingin lahir dikeadaan seperti ini. Dan kenapa dia yang harus menjadi korban atas kesalahan orang tuanya. Syela tak mau menambah dosa dengan menuruti keinginan Papanya, kali ini dia akan memberontak.

Syela mengusap kasar bekas air mata diwajahnya lalu menatap tajam kepada sang Papa. "Syela nggak tau hati Papa terbuat dari apa, tapi Syela nggak akan mengikuti saran Papa kali ini, Syela nggak mau nambah dosa Syela lagi.... Mulai sekarang Syela yang akan rawat anak Syela sendiri" jawabnya tegas kemudian berlalu pergi.

Ia kembali keruang tamu mengambil paksa Putranya dari pelukan hampir calon ibu barunya itu tanpa mengatakan sepatah katapun. Syela pergi meninggalkan semua orang dalam kebingungan.

"Apa maksudnya ini Pak Handoko?" kali ini istri Tuan Albert yang bertanya dengan nada kesal juga bingung jadi satu.

Handoko menciut sedikit takut karena sepasang suami istri didepannya ini bukanlah orang biasa. Albert adalah sosok pengusaha yang sedang terkenal saat ini. Keduanya tengah mencari bayi untuk dirawat karena sudah lama menikah belum juga dikaruniai anak. .

Dan saat Handoko tau dia pun menawarkan anak Syela pada keduanya. Tentu saja dengan menjaga rahasia jika bayi itu adalah anak dari putrinya yang belum menikah.

"Kenapa sepertinya Putri tidak tau apa apa Pak Handoko?" tanya Tuan Albert curiga.

Handoko tertunduk meminta maaf "Berikan putri saya waktu lagi Tuan, mungkin dia belum siap, saya akan membujuknya lagi dan memberitahu anda jika semuanya sudah beres" pintanya memelas dan tak menyerah sepertinya.

Terlihat istri Tuan Albert nampak kecewa dengan menahan tangis. Bayi yang tadi sempat digendongnya nyatanya tak bisa dibawanya pulang hari ini.

"Baik saya akan berikan waktu 3 hari, selesaikan semuanya" titah Albert lalu pergi membawa istrinya tanpa permisi.

1
Hanifa
Sabar ya 😁😁
Pasti bakal muncul kok, cuman belum waktunya
sesuai sama judul sih aku buat ceritanya, kalau cepet ketemunya bakal pendek ceritanya
tia
cerita nya ribet banget thor ,,, sampai kapan ketemu bpk nya Ansel??
Hanifa
Salah ngetik nama, harusnya Bagas tapi ketulis Andre karena lagi ngerjain judul lain juga🙏🙏.... ada yang belum ke edit kah namanya
Marifah
bagas apa andre sih Thor namanya
tia
lanjut thor ,
EkaYulianti
apanya yg ganjil ya?
Hanifa: hayo tebak😁
total 1 replies
Marifah
lanjuttt
tia
jgn ad drama di culik kyak novel yg lainnya
tia
lanjut thor,,,
tia
dobel update thor
Hanifa: lain kali diusahakan ya😊
total 2 replies
tia
lanjut thor , tetap semangat 💪
Hanifa: komen pertama 😊😊
Terima kasih banyak dukungannya, semoga nggak bosen cara cerita aku ya😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!