NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Dokter Bedah Jenius Di Dunia Hybrida

Reinkarnasi Dokter Bedah Jenius Di Dunia Hybrida

Status: sedang berlangsung
Genre:Dunia Hybrid / Satu wanita banyak pria / Fantasi / Reinkarnasi / Dokter Genius / Harem
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Lorong Smartphone

Lilyana Cooper, ialah seorang dokter bedah jenius dengan tingkat keberhasilannya dalam mengobati pasien 99% membuatnya diagung-agungkan sebagai dewi penyembuh oleh orang-orang.

Akan tetapi dalam 1% itu ialah hasil dari kegagalannya, entah kutukan atau apa tetapi ia selalu gagal mengobati orang yang ia sayang, termasuk suaminya sendiri.

Ditengah keterpurukan dan kehilangan orang yang ia mata cintaku, setelah ia gagal menyelamatkannya, tiba-tiba dia terbunuh saat sudah menyelamatkan seseorang ditangan seorang anak kecil, membuatnya langsung mati di tempat berdampingan dengan jasad suaminya.

Bukannya menyusul suaminya dan mati tetapi ia malah terlempar ke zaman kuno dimana semua penduduknya yaitu ras beasthuman, dan ia terlahir kembali sebagai salah satu penduduk disana, sebagai manusia setengah binatang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lorong Smartphone, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kisah-kisah yang belum terselesaikan

"Tik...tik...tik....

Hujan terus berjatuhan membasahi tanah ditambah langit yang amat sangat mendung seolah mengekpresikan kesedihan yang terlampir di wajah orang-orang, walaupun air membasahi kulit mereka hingga basah kuyup, tapi para beasthuman abai karena terlarut emosi masing-masing.

Hari ini ialah hari pemakaman massal untuk para korban upacara Hanome yang dikumpulkan dari semua rumah warga entah korban dari jaman dulu atau sekarang, kepala mereka dikuburkan masing-masing bersamaan dengan mencocokkan pada indentitas yang sama yaitu jasad tubuh anak-anak yang sudah gugur akibat pertarungan tersebut.

Sebuah fasad dingin semuanya retak bahkan begitu banyak orang menangis terisak-isak akibat menyesali membiarkan semua ini terjadi, bahkan para beastman yang selama ini keras kepala akan tradisi tersebut ingin tetap melestarikannya tapi tidak dipungkiri mereka semua merasakan satu hal sama yaitu dendam, tidak berdaya, dan penyesalan yang amat sangat, berharap jika waktu diputar kembali mereka tidak akan membiarkan anak-anak mereka mati akibat pertarungan tersebut.

Sang patriak, Roger hanya diam terpaku menatap sendu makam adik laki-lakinya yang dulu mati akibat pertarungan Hanome, dan baru sekarang kepalanya dikuburkan bersamaan dengan tubuhnya setelah dua puluh tahun lamanya, sedangkan Renova yang berada di sisinya sedang terisak-isak terduduk menangisi kematian anak laki-laki pertamanya yang dulu mati akibat pertarungan tersebut, dan sama baru sekarang dikuburkan.

"Maafkan ibu, maafkan ibu tidak becus melindungimu... maafkan ibu, Tigo." Ucapnya tergagap sembari memeluk batu nisan bertulisan nama Tigo Danura temara, air mata terus membasahi wajahnya yang bahkan tidak disamarkan oleh hujan, hampir terbaring di atas permukaan makam jika tidak dipeluk suaminya, Roger sendiri.

Roger hanya bisa memeluknya untuk menguatkan tapi ia juga terisak, merasa penyesalan terus berlomba-lomba meledak datang, merasa sebagai ayah ia gagal selalu mengedepankan tugas Patriak sehingga tidak bisa melindungi anak sendiri.

"Ini salahku jangan menyalahkan dirimu sendiri istriku, akulah yang tidak becus sebagai ayah sehingga gagal melindungi Tigo."

Emura yang terdiam mengamati di samping sembari memegang adik perempuannya, akibat tidak tahan lagi perlahan ia mengajaknya Lily pergi area dari makam, meninggalkan keduanya agar mempunyai waktu bersama saling menguatkan masing-masing.

Lily hanya menurut sembari terdiam di sepanjang perjalanan, tidak menyangka selama ini ia juga punya saudara lain, ragu-ragu ia mulai bertanya.

"Siapa sebenarnya Tigo?"

Terdiam selama beberapa saat akhirnya Emura menghela nafas menyadari sekarang tidak ada salahnya menjelaskan apalagi ini soal keluarganya sendiri, ia tersenyum tipis mengengam tangannya sembari berjalan.

"Dia kakak laki-lakiku, seharusnya anak pertama ibu dan ayah, bukan aku, namanya Tigo,.....dulu kita hanya berinteraksi singkat karena kakak selalu sibuk dengan pendidikan ekstra ayah untuk menjadi Patriak, kita tidak dekat bahkan mungkin hubungan kita asing sebagai saudara, hubungan keluarga kita dulu rumit dan renggang ditambah waktu pertarungan Hanome berlangsung, saat upacara kedewasaannya, kakak terbunuh oleh lawannya yang licik karena membawa racun tambahan dari beasthuman lain."

Lily tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan ibunya akibat kehilangan kakak laki-laki pertamanya dulu, apalagi melihatnya tadi begitu amat sedih dan menyalahkan dirinya sendiri.

"Dia pasti orang yang sangat baik."

"Tentu saja, jika ada kesempatan untuk untuk mengulang waktu, aku akan berusaha dekat dengannya, dia orang yang baik, ramah dan pintar, jika bertemu denganmu dia pasti akan sangat memanjakanmu juga." Tambah Emura bersemangat sebelum air matanya mengalir, merasa emosinya pecah yang coba ia tahan, akhirnya ia membenamkan wajahnya ke tangan untuk menutupinya.

"Mata kakak kelipatan, maaf Lily."

Lily hanya menatapnya sendu menyadari kepura-puraannya membuat mengalihkan pandangan pura-pura tidak tahu.

"Ya, banyak binatang kecil yang berkeliaran, menganggu penglihatan."

"Jangan beritahu siapapun ya?"

"Emm baiklah."

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Sepuluh tahun kemudian...

Desa Jenu yang awalnya hanya pemukiman sederhana dan terbelakang sekarang berubah dalam beberapa tahun menjadi desa yang sangat makmur dan maju, terutama desain rumah disini sekarang berubah dan rata-rata dibangun dengan fondasi juga rangka kayu sehingga menjadikan masing-masing rumah amat kokoh, baju mereka yang awalnya hanya seadanya untuk hanya menutupi alat kelamin masing-masing, sekarang digantikan kain dari binatang dan sutra dengan berbagai gaya dan model, bahkan alat-alat masak perlengkapan dapur semuanya ada, hingga begitu banyak bumbu masakan ditemukan.

Terutama hubungan para beasthuman berubah, awalnya para beastwoman seringkali diratukan dianggap esensi mutlak untuk memerintah bahkan menjadi kepala keluarga, kekuatan mereka sedikit berubah walaupun kedudukan mereka masih dan status sama yaitu hubungan dengan beberapa beastman sekaligus, sekarang para wanita mulai berusaha berlaku adil memperlakukan para partner mereka atau beastman, bahkan berusaha jadi ibu yang baik, merawat dan mengasihi anak-anak mereka tanpa gender pembatas seperti dulu pria atau wanita.

Semua perubahan itu disebabkan oleh satu orang, Lily Noberia Temara yang bertahun-tahun bekerja keras mengubah pandangan dan cara kerja orang-orang selama ini.

"Bagaimana keadaan anak saya?"

"Luka saya harus dibagaimanakan, apakah perlu kesini setiap hari?"

"Nona Lily, tolong periksa saya terlebih dahulu, saya yang pertama!"

"Ini darurat, istriku sedang melahirkan, apa yang kalian ributkan?!"

Ya semua itu berasal dari suara orang-orang dari klinik sederhana yang dibuat Lily lima tahun lalu, klinik kesehatan bernama Hassen sekarang padat oleh pengunjung berbagai beasthuman yang datang berobat massal, ia satu-satunya yang menangani pasien merangkap menjadi dokter berbagai spesialis penyakit, sehingga kelimpungan karena harus satu-persatu memeriksa mereka.

Akhirnya ia bangkit mendekati seorang beastwoman yang sedang berbaring di matras sedang merintih kesakitan, rambutnya lepek basah, wajahnya memerah terus mengaduh kesakitan.

"Sakit Nona Lily..."

Membuat Lily akhirnya memerhatikan menyadari sedang adanya pembukaan sembilan, berarti sekarang akan segera melahirkan, melihat beberapa beastman berkumpul, ia sadar mereka pasangannya.

"Selain ayahnya tolong semuanya keluar, terutama kalian semua, tolong mengantri karena ini darurat." Lily berbicara tegas menatap orang-orang yang berkumpul membuat mereka mau tidak mau berjalan pergi.

Awalnya para beastman tidak mau akan tetapi memikirkan keselamatan istri mereka, akhirnya menyerah meninggalkan sang ayah dari ibu yang melahirkan tersebut, ia beastman kucing bernama Vero.

Vero hanya bisa menggenggam tangan istrinya mengelus rambutnya memerhatikan dengan cemas dan ketakutan.

"Apa yang harus saya lakukan?"

Lily awalnya tidak menjawab sibuk untuk mempersiapkan langkah-langkah hingga semua alat untuk persiapan berlangsungnya persalinan, mulai bersiap-siap dari memakai sarung tangan medis dan tentu saja dibantu oleh asistennya yang selalu menemaninya hingga saat ini, Yul.

Yul terus-menerus membantu berinisiatif untuk belajar medis, setelah kejadian upacara Hanome, hubungan ia dengan keluarganya berubah bahkan ayahnya, ia hanya fokus lebih memilih mementingkan keinginan dan cita-citanya sendiri.

"Siap Nona." Tegasnya setelah memakai sarung tangan miliknya pertama, memasangkan masingmasing sarung tangan ke tangan sang dokter, dan membawa wadah berisi air hangat dan satu gelas air berisi larutan gula.

Bagus."

Lily mulai menatap sang pasien kemudian tersenyum. "Anda perlu menguatkan istri anda supaya dia bisa termotivasi untuk sekuat tenaga mengenjan, jangan biarkan istrimu tidur, apakah anda mengerti?"

Sang beastman kucing tersebut kemudian mengangguk akhirnya menatap lembut, mengengam tangannya berusaha menguatkan.

"Apakah anda siap Bu? Saya akan kasih anda aba-aba mulai sekarang, tolong tarik nafas dalam-dalam kemudian buang sembari mengenjan, usahakan anda selalu sadar selama persalinan ini berlangsung."

"Ayo bu sedikit lagi!"

"Uhhh.... sakit, sangat sakit.."

"Anda harus bersemangat, lihat? Anda sudah mengeluarkan dua bayi, sekarang tinggal empat bayi lagi."

"Ayo, semangat, dorong perlahan, jangan menyerah!"

"Uhhh...

"Ayo sedikit lagi...!"

"Oeekk...Oeek..

.

.

.

.

.

.

.

.

Akhirnya Lily keluar menghela nafas lelah meninggalkan sang ibu yang baru melahirkan itu bersama dengan pasangannya, melihat ruangan tersebut sekarang dipenuhi orang-orang yang berkunjung dengan kelahiran bayi tersebut.

Saat baru melangkah berusaha untuk beristirahat sejenak langkahnya terhenti melihat sang ibu ternyata menjemputnya, ia mulai berlari memeluknya erat

"Ibu, kau datang lagi!"

Renova hanya tersenyum lembut mengelus helai rambutnya, perlahan menarik diri menyeka keringat yang membasahi wajah sang anak.

"Bagaimana? pasti melelahkan mengurus pasien begitu banyak."

Lily hanya menggeleng tersenyum merasakan tangannya digenggam, seketika hanya bisa tersipu dan tersenyum, merasa amat bersyukur ia terus dimanjakan walaupun umurnya perlahan mulai besar.

"Ya banyak, tadi Bu Nako melahirkan enam bayi, semuanya beastman kucing." jawab Lily membalas, menimpali.

"Oh ternyata begitu, keadaannya baik-baik saja?"

"Ya bu, mereka semua baik-baik saja, mungkin setelah ini aku harus mengecek mereka kembali memastikan keadaan mereka stabil, tapi tadi aku melihat semua suaminya perhatian, berebut untuk menemaninya melahirkan.

"Begitu ya....."

Seketika Lily menatap Renova kemudian terdiam sejenak memikirkan selama ini sang ibu hanya punya satu pasangan dibandingkan beastwoman lainnya, bahkan mungkin ia satu-satunya yang tidak menikahi banyak beastman sebagai suami.

"Mengapa ibu hanya menikahi ayah? Apakah karena dia Patriak sehingga melarangmu punya pasangan lain?"

Renova terdiam tidak menyangka pertanyaan itu muncul dari mulut putrinya, seketika ia terkekeh menggeleng.

"Kau melihat ayahmu seperti itu ya? Dia tidak memaksa ibu sama sekali, dulu ibu pertama kali bertemu ayahmu saat ibu hampir dilecehkan oleh para beastman, untung saja dia tidak terlambat menyelamatkan ibu, setelah itu hubungan kita dekat, ibu tidak tau dia putra dari seorang Patriak, dulu ayahmu kaku pendiam, membuat ibu salah paham dia orang tempramental."

Melihat raut lembut dan senyuman ibunya membuat Lily akhirnya mengerti, hubungan keduanya murni karena cinta apalagi melihat hubungan keduanya amat dekat dan langgeng hingga sekarang, tidak pernah ia melihat keduanya bertengkar hebat kecuali hanya pertengkaran tipis itupun karena hal sepele, tidak serius.

"Setelah itu Ayahmu melamar ibu, waktu itu amat geger bagaimanapun dia rela memohon pada kakekmu seorang raja ras rubah, untuk membawaku ke desa ini, dengan tekad dan perjuangan bertahun-tahun bahkan dititik ayahmu selalu sekarat melakukan apapun perintah kakekmu yang tidak masuk akal, akhirnya ia luluh menyetujui dan kita menikah, ibu ingat waktu itu sangat ricuh karena ibu memutuskan untuk menikah dengan satu pasangan, yaitu hanya ayahmu."

"Sampai saat ini, ibu tidak pernah menyesal memilih hal itu, jikapun waktu diputar kembali ibu akan tetap sama menikahi ayahmu, ayahmu akan tetap jadi satu-satunya pasangan ibu, dan sampai sekarang ibu bersyukur punya kalian semua, ayahmu, Emura dan juga kau."

Lily hanya terdiam menatap raut wajah ibunya yang terus-menerus bersinar menceritakan masa lalu, membuat seketika ia kembali tersenyum.

"Lily juga beruntung bisa menjadi anak ibu."

Enam kata singkat terdengar sederhana tapi tulus membuat batin Renova tersentuh dan matanya berkaca-kaca, perlahan berusaha menguatkan diri agar emosinya tidak terlihat di hadapan putrinya, cepat-cepat memutar topik.

"Bagaimana dengan Lily, kau ingin punya pasangan banyak? Ibu dan ayah tidak akan memaksa dan menahanmu melakukan apapun yang kau inginkan."

"Banyak pasangan ya..."

Setelah tenggelam pikiran selama beberapa menit, Lily akhirnya menggeleng kemudian tersenyum membalasnya. "Lily ingin seperti ibu, ingin mencintai satu orang yang sama, apakah boleh?"

"Tentu saja! Bagaimana mungkin ibu melarang, yang terpenting kau harus mencari pria setia, tampan, ras yang unggul, pintar, kuat, seperti ayahmu, pokoknya......

Lily hanya tersenyum mendengarkan semua celotehannya, seketika pikirannya buyar matanya melihat ke atas, menatap sendu langit, sembari mulai membatin.

"Stevan... aku merindukanmu.... kuharap kau juga sama, terlahir kembali dan kita dipertemukan kembali."

1
Musdalifa Ifa
semoga Lily tidak apa"
Sraine Annase
maaf kak lagi sibuk juga pasca lebaran sama nunggu kontrak juga, 😓 insyaallah deh sehari sekali bisa up
Musdalifa Ifa
jangan lama-lama up nya Thor🙏
Musdalifa Ifa
ada manusia lain yg melintas dunia binatang yah
Musdalifa Ifa: iya Thor seru, semangat up yah 💪
total 2 replies
Sraine Annase
siap kak😁 mungkin akan update dua hari sekali, saya akan usahain biar cepet2, soalnya butuh 1 jam lebih buaat bikin satu chapter 😭
Musdalifa Ifa
rajin dan semangat up Thor ceritanya bagus 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!