"Lupakan tentang kejadian di Paris. Anggap saja tidak terjadi apa-apa. Tubuhmu sama sekali tidak menarik. Aku tidak akan pernah sudi menyentuhmu lagi! Apalagi aku sudah punya kekasih."
Itulah yang diucapkan oleh Devano kepada Evelyn.
Devano sangat membenci Evelyn karena Evelyn adalah anak dari ibu tirinya.
"Kamu pikir aku mau melakukannya lagi? Aku juga tidak sudi disentuh lagi olehmu!"
Evelyn tak mau kalah, dia tidak ingin ditindas oleh kakak tirinya yang sangat arogan itu.
Tapi bagaimana kalau ternyata setelah kejadian malam itu, Devano malah terus terbayang-bayang bagaimana indahnya tubuh Evelyn? Membuatnya tidak bisa melupakan kejadian malam yang indah itu di kota Paris
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11
"Tidak. Aku tidak boleh ketergantungan lagi pada Devano. Aku sudah tidak mencintainya lagi. Yang aku inginkan di dalam hidupku adalah hidup bersama dengan seorang lelaki yang selalu ada untukku, selalu memperhatikan aku, dan selalu membuat aku bahagia. Dan semua itu aku mendapatkannya dari Gabriel."
Dalam kebimbangan yang Karina rasakan, dia mencoba untuk meyakinkan hatinya bahwa saat ini dia benar-benar jatuh hati pada Gabriel. Dia sangat yakin bahwa dia sudah tidak mencintai Devano lagi.
Lagi pula, Karina memang belum siap untuk menikah. Dia ingin fokus mengejar karirnya dan menikmati masa mudanya, dengan melakukan apapun yang dia inginkan.
Meskipun Karina sangat merasa kecewa, ternyata Diamond ingin menjadikannya brand ambassador, atas permintaan Devano, bukan karena telenta yang dia miliki. Tapi Karina benar-benar sudah merasa hambar dengan hubungan yang telah dia jalani bersama dengan Devano selama ini.
Ternyata Karina bukanlah seorang wanita yang sanggup menjalani hubungan secara long distance. Dia sangat haus perhatian. Setiap kali dia merasa kesepian, Gabriel selalu datang menghiburnya.
Karina lebih mementingkan perasaannya sendiri. Padahal selama ini Devano pun merasa kesepian, harus menjalani hubungan secara jarak jauh. Bahkan selama ini banyak wanita yang mencoba untuk menarik perhatiannya. Tapi Devano tidak pernah berpikir sedikit pun untuk berpaling dari Karina.
Padahal hubungan long distance ini terjadi karena Karina yang lebih mementingkan ambisinya untuk menjadi seorang model go internasional, sehingga dia menerima tawaran beberapa job di Prancis.
"Setelah ini aku akan membuktikan karir aku akan terus bersinar tanpa ada campur tangan dari Devano. Aku cantik, badanku bagus, penampilan aku menarik, dan aku cukup bertalenta untuk menjadi seorang model." Karina merasa dia sudah memiliki modal untuk menjadikannya sebagai model go internasional.
Dia terus memandangi penampilannya sendiri pada pantulan cermin. Tatapan Karina tidak sengaja melihat ke arah sebuah jam tangan mahal yang terletak di atas nakas. Semalam dia lupa untuk memberikan jam tangan tersebut kepada Gabriel, karena Gabriel terburu-buru pergi, katanya ada urusan mendesak.
"Semalam dia ada urusan apa sampai harus terburu-buru pergi?" tanya Karina pada dirinya sendiri dengan penuh tanda tanya.
"Hm, lebih baik aku pergi ke apartemennya aja. Sekalian aku ingin memberitahu kabar baik ini padanya."
Saking senangnya dia akan menjadi brand ambassador tas Diamond, sehingga Karina ingin memberitahu Gabriel tentang kabar baik tersebut.
Karina pun memutuskan untuk pergi ke apartemen Gabriel. Dengan wajah yang sumringah, Karina berjalan menyusuri koridor. Tinggal beberapa langkah lagi dia akan sampai ke apartemen Gabriel.
Namun, Karina tiba-tiba berhenti melangkah saat melihat Gabriel yang sedang keluar dari apartemen sambil merangkul mesra pundak seorang wanita asal Prancis.
Bahkan Gabriel mengecup bibir wanita itu, walaupun hanya sekilas.
"Tu me donnes toujours satisfaction. Et si on faisait l'amour demain..." (Kamu selalu membuat aku puas. Bagaimana kalau besok kita bercinta...)
Gabriel tidak meneruskan perkataannya saat melihat Karina yang sedang berdiri dihadapannya.
"Ka-Karina?" Gabriel nampak gelagapan, sehingga dia segera melepaskan rangkulannya kepada wanita yang sudah menginap di apartemennya semalam.
Karina nampak mematung, dia sangat syok dengan apa yang dia lihat dan apa yang dia dengar. Sehingga tanpa dia sadari, dia telah menjatuhkan paper bag yang sedang dia pegang.
Buukk...
Membuat kotak yang berisik jam tangan pecah.
Ternyata selama ini dia telah termakan rayuan seorang penjahat wanita. Sampai dia mengabaikan Devano yang benar-benar tulus padanya. Bahkan dia sudah menolak lamaran pria itu.
apakah kalung evelyn yg berinisial k itu adalah kiandra tp kok kyk nama cwo ya 🤭
Dan Kiandra di temukan Bu Soraya dan kasih nama Kiandra itu Evelyn
Kasihan juga ya Evelyn,kalo dia dirawat dengan Ibu kandungnya pasti bahagia
Semoga Evelyn cepat bertemu dengan Ibu kandungnya
dengerin tuh Gio nasehat Ericka...
ubah cara berpikir mu lebih baik lagi...
ingat kata kata motivasi dari Ericka ini...
jadikan motivasi untuk hidup mu lebih bijak lagi menghadapi Soraya.
apa yang di katakan ericka benar adanya dev? menyayangi ibu dan melindungi seorang ibu, adalah tugas anaknya. tapi jika seorang ibu melakuan kesalahan, anak juga punya kewajiban buat menegurnya. bukan malah turut serta dalam membantu dan melindungi kesalahan yang ibu perbuatan. kamu sebagai anak dari soraya, harus membongkar kejahatan ibumu Gio? jangan pernah lagi mau menjadi robot ibumu. kamu juga punya hak dalam menentukan jalan hidupmu sendiri. jangan selalu menuruti apa yang ibumu mau? kalau tak sejalan dengan pikiranmu tolakk dengan tegas.